Archive Page 3

16
Jun
08

BANTUAN KHUSUS MAHASISWA….MAU???

BEM UNS ……………….
kawan sebagai kompensasi pemerintah telah menaikan harga BBM katanya mahasiswa yang tidak mampu akan mendapat Bantuan Khusus Mahasiswa(BKM)ada logika MEMBINGUNGKAN kawan :
1.katanya pemerintah ingin menyelamatkan anggaran negara dengan menaikan BBM..padahal pemerintah hanya mengikuti skenario global..karenan ternyata cost anggaran dari hasil menaikan harga bbm adalah tidak untuk prioritas perbaikan bangsa ini tapi buat BLT yang jelas2 itu sangat tidak produktif…
2.pemerintah memberikan bantuan itu secara langsung melalui tim yang di tunjuk pemerintah pusat ..alih2 mau ngebantu warga malah jadi kampanye terselubung nih…..kan 2009 dah deket .
3.di tengah gencarnya aksi mahasiswa pemerintah memberikan bantuan khusus buat mahasiswa …padahal banyak orang yang buat makan aj susah malh g dapet BLT tapi mahasiswa yang di kampusnya dah banyak beasiswa silih berganti dateng malah di beri dengan alasan untuk meningkatkan kesejahteraan beasiswa …menaikan kesejahteraan ato nyogok ya??
4.banyak sekali kasus penyaluran BLT yang tidak tepat sasaran …yang seharusnya buat orang miskin malah buat orang pake perhiasan dan motor bagus …..padahal dengan tidak tepat sasaran itu kita telah mendzolimi rakyat miskin.
5.buat mahasiswa yang menerima BKM g salah kok tapi sekedar tau itu ada jatah orang melarat yang di alihkan buat anda …..asalkan idealisme kita tidak tergadaikan oke!!

09
Jun
08

info dari bem uns tentang pilgub jateng

Wilayah Kampanye Pilgub Jateng dan Larangan Kampanye Bagi PNS

 

Daerah kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah berdasarkan Keputusan KPU Jateng No. 3/2008 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Kampanye Pilgub Jawa Tengah (Jateng) dibagi menjadi lima wilayah.

Ketua Pokja Kampanye KPUD Jateng, Hasyim Asy’ari di Semarang, Sabtu (10/5) mengatakan, pembagian wilayah diberlakukan untuk kampanye tertentu, yakni kampanye dalam bentuk rapat umum, pertemuan terbatas, dan tatap muka yang sifatnya mengumpulkan massa.Namun, untuk kegiatan lain, seperti penyebaran alat peraga kampanye serta kampanye di media massa baik cetak maupun elektronik bisa dilakukan sepanjang masa kampanye pada tanggal 5-18 Juni 2008 dan tidak dibagi per wilayah.”Dengan demikian, pembagian wilayah ini khusus bagi kampanye yang sifatnya mengumpulkan massa saja,” katanya.Lima wilayah kampanye meliputi, wilayah I yang terdiri atas Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, Demak, Jepara, dan Kudus. Wilayah II Kabupaten Grobogan, Pati, Rembang, Blora, Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri.Wilayah III Kabupaten Sukoharjo, Kalten, Boyolali, Kota Surakarta, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan Purworejo. Wilayah IV kabupaten Kebumen, Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, dan Cilacap. Wilayah V Kabupaten Batang, Pekalongan, Kota pekalongan, Kabupaten Pemalang, Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Brebes. Hasyim mengatakan, pembagian kampanye menurut ketentuan perundang-undangan KPU hanya menyusun jadwal sebagaimana yang diusulkan setiap pasangan calon/tim kampanye.”Setelah kita coba tawarkan kebetulan ada lima wilayah kampanye dan lima pasangan calon, maka kemudian disepakati untuk diurutkan saja. Hari pertama wilayah satu untuk pasangan nomor urut satu dan seterusnya sampai wilayah lima jatah calon nomor urut lima,” katanya.

Sesuai jadwal, katanya, kampanye berlangsung pada tanggal 5 Juni-18 Juni 2008. Namun tanggal 5 Juni 2008 digunakan untuk penyampaian visi misi di DPRD Jateng sehingga waktu kampanye hanya 13 hari.Ia mengatakan, pada dasarnya semua calon mempunyai kesempatan waktu kampanye yang sama, yaitu selama 13 hari. Hanya saja kalau dibuat putaran lima wilayah, nantinya semua mempunyai tiga kali kesempatan perputaran.”Hanya saja, pada putaran ketiga masing-masing punya jatah untuk tiga wilayah saja. Tentang jatuhnya di wilayah mana berdasarkan nomor urut,” katanya.Untuk menyelenggarakan kampanye terbuka, katanya, setiap pasangan calon harus mendapatkan kepastian tempat dan harus mendapatkan izin dari pengelola tempat. Tempat (lapangan dan gedung)itu milik pribadi, swasta, dan pemerintah yang bisa dipakai untuk kampanye

          Terkait dengan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Tengah di wilayah Klaten, jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) diingatkan kembali agar menjaga kenetralitasannya. Pasalnya PNS sesuai dengan peraturan dilarang terlibat dalam politik praktis.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Klaten, Sartyasto mengingatkan agar PNS tetap netral, jika terbukti terlibat dalam politik praktis menjelang Pilgub Jateng ada sanksi tegas dari bupati berupa teguran sampai pemberhentian.
“Sanksi bagi PNS yang tidak netral dan terlibat dalam politik praktis menjelang Pilgub ini nanti akan ada teguran keras bahkan sampai ada pemberhentian jika memang diperlukan,” ungkap Sartyasto di kantor Pemkab Klaten, akhir pekan lalu.
Netralitas PNS, lanjut Sartyasto, merupakan amanat dari bupati lewat surat edaran tahun 2007. “Bupati lewat pimpinan satker, intinya mengamanatkan PNS harus netral, dan amanat tersebut harus benar-benar dilaksanakan. Apa yang terjadi jika PNS nanti melanggar amanat itu, sanksi pasti akan kita berikan dan yang terberat adalah pemberhentian

,”tegasSartyasto.
Sartyasto menambahkan sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan tentang adanya PNS yang terlibat dalam politik praktis dalam event Pilgub Jateng.

 

 

16
Mei
08

keanehan media

12 mei kami bem seluruh indonesia melakukan aksi di jakarta tepatnya di istana negara ,aksi tersebut dilakukan oleh hampir 10 ribu massa dari bem-bem seluruh indonesia.aksi yang kami lakukan adalah untuk menuntut presiden SBY dan jk untuk menandatangani tugu rakyat (tujuh gugatan rakyat ) sebagai sebuah kesepakatan yang akan di resalisasikan di sisa waktu pemerintahannya .

tapi ternyata pa sby tidak ada di istana dan akhirnya kita harus menginap di sana untuk menunggu kedatangan sby di keesokan harinya .

bagi kami tugu rakyat adalah harga mati untuk memberikan solusi permasalahan bangsa ini,pemerintah selalu memebuat kebijakan yang sangat merugikan rakyat dari mulai penjualan aset-aset kita ke pemerintah ,komersialisasi pendidikan ,komersialisasi hutan -hutan di indonesia dan banyak lagi kebujakan- kebijakan yang amt sangat merugikan.

tapi ada keanehan yang terjadi :

1.aksi sebesar itu tidak di muat scara masiv oleh media2 baik lokal dan nasional

2.ada bebrapa media yang meliput aksi kita tapi ternyata tapi aksi kita malah di belokan menjadi aksi menolak kenaikan harga bbm,karena memang di sebelah kami ada juga massa yang melakukan aksi menolak kenaikan harga bbm

tapi sangat tidak masuk akal jika sebegitu banyak jumlah massa kami dan sebegitu besar baliho kami yang bertuliskan tugu rakyat tapi malah yang di release media aksi kita adalah aksi menolak kenaikan bbm..sungguh aneh!!

semoga saja media2 kita tidak lagi dikekang oleh penguasa rezim ..sekarang saatnya media bebas untuk menulis berita ..jangan cuma mengatkan kebebasan pers pada saat medi memblow up hal- hal yang bersifat pornografi tapi aj y g?

tulisan ini tidak untuk menyinggung siapapun.ok

15
Mei
08

tugu rakyat

ImageTUGU RAKYAT (tujuh gugatan rakyat)
1. nasionalisasi aset-aset strategis bangsa.
2. wujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi rakyat.
3. tuntaskan kasus BLBI dan korupsi Soeharto beserta kroni-kroninya.
4. kembalikan kedaulatan bangsa pada sektor pangan, ekonomi, dan energi.
5. jamin ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi rakyat.
6. tuntaskan reformasi birokrasi dan berantas mafia peradilan
7. selamatkan lingkungan dan tuntaskan kasus lumpur lapindo brantas




Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai