Kabupaten Pinrang
Kabupaten Pinrang
Tana Pénrang Wanua Pénrang | |
|---|---|
| Transkripsi bahasa daerah | |
| • Lontara Bugis | ᨈᨊ ᨄᨙᨋ |
| • Lontara (bahasa Indonesia) | ᨀᨅᨘᨄᨈᨙ ᨄᨗᨋ |
Air Terjun Sarambu di Desa Benteng Paremba | |
| Etimologi: Versi 1, Bugis: "Benrang" (air genangan)[1] Versi 2, Bugis: "Pinra" (berubah)[1] | |
| Julukan: Bumi Lasinrang[2] | |
| Motto: Pinrang Berseri (Bersih, Sehat, Elok, Rapi, dan Indah) | |
![]() | |
| Koordinat: 3°48′S 119°36′E / 3.8°S 119.6°E | |
| Negara | |
| Provinsi | |
| Tanggal berdiri | 28 Januari 1960[1] |
| Dasar hukum | UU Nomor 29 Tahun 1959[1] Keputusan Mendagri No: UP-7/3/5-392[1] |
| Hari jadi | 19 Februari 1960[3] |
| Pendiri | Aliansi 4 kerajaan (Kerajaan Sawitto, Kerajaan Batulappa, Kerajaan Kassa, dan Kerajaan Suppa) |
| Dinamai berdasarkan | Kondisi topografi |
| Ibu kota | Watang Sawitto |
| Jumlah satuan pemerintahan[4] | |
| Pemerintahan | |
| • Bupati | Andi Irwan Hamid |
| • Wakil Bupati | Sudirman Bungi |
| • Sekretaris Daerah | Andi Tjalo Kerrang |
| • Ketua DPRD | H. Muhtadin |
| Luas | |
| • Total | 1.961,77 km2 (757,44 sq mi) |
| Ketinggian (Gunung Talo Banua) | 2.165 m (7,103 ft) |
| Ketinggian tertinggi | 2.165 m (7,103 ft) |
| Ketinggian terendah | 0 m (0 ft) |
| Populasi (30 Juni 2025)[5] | |
| • Total | 425.460 |
| • Kepadatan | 220/km2 (560/sq mi) |
| Demonim | Pinrangan (Inggris) To Pinrang/Tau Pinrang (Bugis) |
| Demografi | |
| • Agama | |
| • Bahasa | Bahasa Indonesia (resmi) Bahasa Bugis (Dialek Sawitto) - Bahasa Pattinjo - Mandar |
| • IPM | ( Tinggi )[6] |
| Zona waktu | [[UTC]] (WITA (UTC +8)) |
| Kode pos | |
| Kode BPS | |
| Kode area telepon | +62 0421 |
| Kode ISO 3166 | ID-SN |
| Pelat kendaraan | DP xxxx D*/R*/S* |
| Kode Kemendagri | 73.15 |
| Kode SNI 7657:2023 | PIN |
| APBD | Rp 1.271.882.601.612,00- (TA 2023)[8][9] |
| PAD | Rp 169.400.000.000,00- (TA 2023)[8] |
| DAU | Rp 698.457.413.000,00- (TA 2023) |
| DAK | Rp 44.674.855.000,00- (fisik, TA 2023) Rp 198.453.157.000,00- (nonfisik, TA 2023) Rp 243.128.012.000,00- (total, TA 2023) |
| Slogan pariwisata | Pesona Bumi Lasinrang |
| Flora resmi | Palia'[10] |
| Fauna resmi | Udang windu |
| Situs web | www |
Kabupaten Pinrang (Bugis: ᨓᨊᨘᨓ ᨄᨙᨋ) adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kotanya adalah Kecamatan Watang Sawitto. Kabupaten ini terletak 185 km dari Kota Makassar arah utara yang berbatasan dengan kabupaten Polewali Mandar, provinsi Sulawesi Barat. Pada semester pertama tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Pinrang sebanyak 425.640 jiwa, dengan kepadatan 210 jiwa/km2.[4][5]
Luas wilayah kabupaten Pinrang yakni 1.961,77 km² dan terbagi ke dalam 12 kecamatan, yang meliputi 68 desa dan 36 kelurahan serta terdiri dari 86 lingkungan dan 189 dusun.[11]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Asal mula nama Pinrang
[sunting | sunting sumber]Ada versi mengenai asal pemberian nama Pinrang yang berkembang di masyarakat Pinrang sendiri. Versi pertama menyebut Pinrang berasal dari bahasa Bugis yaitu kata "benrang" yang berarti "air genangan" bisa juga berarti "rawa-rawa". Hal ini disebabkan pada awal pembukaan daerah Pinrang masih berupa daerah rendah yang sering tergenang dan berawa. Versi kedua menyebutkan bahwa ketika Raja Sawitto bernama La Dorommeng La Paleteange, bebas dari pengasingan dari kerajaan Gowa. Kedatangan disambut gembira tetapi mereka terheran karena wajah raja berubah dan mereka berkata "Pinra bawangngi tappana puatta pole Gowa", yang artinya berubah saja mukanya Tuan Kita dari Gowa. Setelah itu rakyat menyebut daerah tersebut sebagai Pinra yang artinya berubah, kemudian lambat laun menjadi Pinrang.
Sumber lain mengatakan pemukiman Pinrang yang dahulu rawa selalu tergenang air membuat masyarakat berpindah-pindah mencari pemukiman bebas genangan air, dalam bahasa Bugis disebut "Pinra-Pinra Onroang". Setelah menemukan pemukiman yang baik, maka tempat tersebut diberi nama: Pinra-pinra.
Masa penjajahan
[sunting | sunting sumber]Cikal bakal Kabupaten Pinrang berasal dari Onder Afdeling Pinrang yang berada di bawah afdeling Pare-Pare, yang merupakan gabungan empat kerajaan yang kemudian menjadi self bestuur atau swapraja, yaitu Kassa, Batulappa, Sawitto dan Suppa yang sebelumnya adalah anggota konfederasi kerajaan Massenrengpulu (Kassa dan Batulappa) dan Ajatappareng (Suppa dan Sawitto). Selanjutnya Onder Afdeling Pinrang pada zaman pendudukan Jepang menjadi Bunken Kanrikan Pinrang dan pada zaman kemerdekaan akhirnya menjadi Kabupaten Pinrang.
Masa kemerdekaan
[sunting | sunting sumber]Kemudian setelah proklamasi Republik Indonesia bersama dengan kerajaan kerajaan di Sulawesi Selatan Kerajaan Batulappa, Kerajaan Sawitto, Kerajaan Suppa, dan Kerajaan Kassa dan juga 4 kerajaan-kerajaan ini merupakan kerajaan utama (Arung Tungke/Pemerintahan Tunggal) di wilayah Pinrang kemudian menyatakan bergabung kedalam Republik Indonesia, dan daerah-daerah di indonesia yang masih berbentuk monarki menjadi dan diteruskan status sebagai daerah swapraja atau pemerintahan sendiri dari tahun 1945-1960. Kawedanaan Pinrang meliputi 4 Swapraja yakni Swapraja Batulappa berpusat di Bungi, Swapraja Sawitto berpusat di Sawitto, Swapraja Suppa berpusat di Majennang, Swapraja Kassa berpusat di Bilajeng. Pada masing-masing Arung & Kepala Swapraja merupakan (Arung/Datu) dari Dinasti yang memerintah kerajaannya masing-masing menggunakan gelar raja yang berbeda beda seperti Arung (Batulappa & Kassa), Addatuang (Sawitto), Datu (Suppa), sedangkan Penguasa pada tahun 1945 dari masing masing kerajaan adalah:
• Andi Tanri Petta ArungngE Karaeng Lolo Petta MatinroE Ri Bungi, Arung Batulappa (1941-1945) di Bungi.
•Andi Tenri Fatimah, Datu Tenri adalah Addatuang Sawitto (1940-1951) sekaligus Arung Rappang XXI.
•Andi Makkasau Parenrengi Datu Suppa Toa (1926-1944). Datu Suppa pro Republik.
• Andi Tjoppo Puatta To Sappewali Arung Kassa (1936-1952) di Biladjeng.
Pada Masa Selanjutnya, pemerintahan Kerajaan (Swapraja) dilanjutkan hingga pada tahun 1960 pembentukan Kabupaten Pinrang, dan para Arung yang memerintah selanjutnya yaitu:
• H. Andi Mangga Tanri Petta MatinroE Ri Boengi Arung Batulappa.
• Hj. Andi Bau Rakiyah, Addatuang Sawitto 1951-1957.
• Hj. Andi Soji Datu Kanjenne. Datu Kanjenne adalah Datu Suppa 1947-1984
• Andi Dirman Toro Puang Larung, Arung Kassa terakhir
Pada tahun 1952 terjadi perubahan daerah di Sulawesi Selatan, pembagian wilayahnya menjadi daerah swatantra. Daerah swantantra yang dibentuk adalah sama dengan wilayah afdeling. Perubahan adalah kata afdeling menjadi swatantra dan Onder Afdeling menjadi kewedaan. Dengan perubahan tersebut maka Onder Afdeling Pinrang berubah menjadi kewedanaan Pinrang yang membawahi empat swapraja dan beberapa distrik.
Pada tahun 1959 keluarlah undang-undang nomor 29/1959 yang berlaku pada tanggal 4 Juli 1959 tentang pembentukan daerah-daerah tingkat II di Sulawesi termasuk membentuk Daerah Tingkat II Pinrang. Pada tanggal 28 Januari 1960, keluar surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: UP-7/3/5-392 yang menunjuk H.A. Makkoelaoe menjadi Kepala Daerah Tingkat II Pinrang, karena pada saat itu unsur atau organ sebagai perangkat daerah otonomi telah terpenuhi maka tanggal tersebut dianggap sebagai tanggal berdirinya Kabupaten Pinrang.
Geografi
[sunting | sunting sumber]Kabupaten Pinrang dengan ibu kota Pinrang terletak disebelah 185 km utara ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, berada pada posisi 3°19’13” sampai 4°10’30” lintang selatan dan 119°26’30” sampai 119°47’20” bujur timur. Secara administratif, Kabupaten Pinrang terdiri atas 12 kecamatan, 39 kelurahan dan 65 desa. Batas wilayah kabupaten ini adalah sebelah Utara dengan Kabupaten Tana Toraja, sebelah Timur dengan Kabupaten Sidenreng Rappang dan Enrekang, sebelah Barat Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat dan Selat Makassar, sebelah Selatan dengan Kota Parepare. Luas wilayah Kabupaten mencapai 1.961,77 km².[5]
Kabupaten Pinrang memiliki garis pantai sepanjang 93 Km sehingga terdapat areal pertambakan sepanjang pantai, pada dataran rendah didominasi oleh areal persawahan, bahkan sampai perbukitan dan pegunungan. Kondisi ini mendukung Kabupaten Pinrang sebagai daerah Potensial untuk sektor pertanian dan memungkinkan berbagai komoditas pertanian (Tanaman Pangan, perikanan, perkebunan dan Peternakan) untuk dikembangkan. Ketinggian wilayah 0–500 mdpl ( 60,41%), ketinggian 500–1000 mdpl ( 19,69% ) dan ketinggian 1000 mdpl (9,90%)
Batas Wilayah
[sunting | sunting sumber]Kabupaten Pinrang berbatasan dengan beberapa daerah berikut:
| Utara | Kabupaten Tana Toraja |
| Timur | Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Sidenreng Rappang |
| Selatan | Kota Pare Pare |
| Barat | Selat Makassar dan Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat |
Demografi
[sunting | sunting sumber]Jumlah penduduk pada tahun 2021 sebesar 407.882 jiwa yang terdiri atas 203.389 jiwa laki-laki dan 206.493 jiwa perempuan dengan tingkat kepadatan penduduk mencapai 208 jiwa/km².[5]
Bahasa
[sunting | sunting sumber]Bahasa resmi instansi pemerintahan di Kabupaten Pinrang adalah bahasa Indonesia. Menurut Statistik Kebahasaan 2019 oleh Badan Bahasa, terdapat beberapa bahasa daerah di Kabupaten Pinrang,[12] yaitu bahasa Bugis (khususnya dialek Pinrang), bahasa Pattinjo[13] dan bahasa Mandar. Bahasa Mandar yang sebagian besar penuturnya berada di Sulawesi Barat juga dituturkan di Kabupaten Pinrang, khususnya di Desa Lero, Kecamatan Suppa.[14]
Pemerintahan
[sunting | sunting sumber]Kepala Daerah
[sunting | sunting sumber]| No. | Bupati | Awal | Akhir | Wakil Bupati | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 15 | Andi Irwan Hamid | 20 Februari 2025 | Petahana | Sudirman Bungi | |||||
Dewan Perwakilan
[sunting | sunting sumber]Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Pinrang dalam dua periode terakhir.
| Partai Politik | Jumlah Kursi dalam Periode | |
|---|---|---|
| 2014–2019 | 2019–2024 | |
| PKB | ||
| Gerindra | ||
| PDI-P | ||
| Golkar | ||
| NasDem | (baru) 2 | |
| Berkarya | (baru) 4 | |
| PKS | ||
| Perindo | (baru) 1 | |
| PPP | ||
| PAN | ||
| Hanura | ||
| Demokrat | ||
| PBB | ||
| Jumlah Anggota | ||
| Jumlah Partai | ||
Birokrasi dan lembaga
[sunting | sunting sumber]Kelembagaan Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Pinrang diatur melalui Peraturan Daerah Kabupaten Pinrang Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.
Perangkat daerah di Kabupaten Pinrang antara lain terdiri atas:
- Sekretariat Daerah
- Sekretariat DPRD
- Inspektorat Daerah Kab. Pinrang
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
- Dinas Kesehatan
- Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang
- Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi
- Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup
- Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
- Dinas Sosial
- Dinas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi
- Dinas Ketahanan Pangan
- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
- Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
- Dinas Perhubungan dan Pertanahan
- Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian
- Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah
- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
- Dinas Perikanan
- Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga
- Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura
- Dinas Peternakan, dan Perkebunan
- Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral
- Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitiandan Pengembangan Daerah
- Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah
- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah
- Badan Kesatuan Bangsa, dan Perlindungan Masyarakat
- Rumah Sakit Umum Lasinrang
- Rumah Sakit Umum Madising
Wilayah administrasi
[sunting | sunting sumber]Kabupaten Pinrang terdiri dari 12 kecamatan, 40 kelurahan dan 69 desa. Pada tahun 2017, kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.961,67 km² dan jumlah penduduk sebesar 411.837 jiwa dengan sebaran penduduk 210 jiwa/km².[15][16]
Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Pinrang, adalah sebagai berikut:
| Kode Kemendagri | Kecamatan | Jumlah Kelurahan | Jumlah Desa | Status | Daftar Desa/Kelurahan |
|---|---|---|---|---|---|
| 73.15.12 | Batu Lappa | 1 | 4 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 73.15.08 | Cempa | 1 | 6 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 73.15.06 | Duampanua | 5 | 10 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 73.15.10 | Lanrisang | 1 | 6 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 73.15.07 | Lembang | 2 | 14 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 73.15.03 | Mattiro Bulu | 2 | 7 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 73.15.01 | Matirro Sompe | 2 | 7 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 73.15.11 | Paleteang | 6 | - | Kelurahan | |
| 73.15.05 | Patampanua | 4 | 7 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 73.15.02 | Suppa | 2 | 8 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 73.15.09 | Tiroang | 6 | - | Kelurahan | |
| 73.15.04 | Watang Sawitto | 8 | - | Kelurahan | |
| TOTAL | 40 | 69 |
Pariwisata
[sunting | sunting sumber]Tempat Wisata
[sunting | sunting sumber]Pantai Salopi
Pantai Salopi adalah salah objek wisata yang berada di bagian Utara kabupaten Pinrang dengan jarak perjalan skitar 42 Km dari pusat kota Pinrang. Pantai Salopi dikenal dengan destinasi wisata pantai yang mudah di jangkau skitar 200 m dari jalan poros trans Sulawesi. Letaknya di dusun Salopi, Desa Binanga Karaeng Kabupaten Pinrang. Bukan hanya itu pantai Salopi jg dikenal memiliki Pantai terindah yang ada di kabupaten Pinrang, dengan pohon kelapa secara horizontal berjejer di sekitar bibir pantai.
Permandian Air Panas Sulili
[sunting | sunting sumber]Ada dua sumber air yang mendukung suplai air untuk pemandian air panas Sulili, salah satunya yaitu sumber air panas yang terletak tidak jauh dari kolam utama tempat berendam, keunikanya ialah sumber air panas ini seolah-olah muncul dari perut bumi dan bukan berasal dari gunung berapi seperti sumber-sumber air panas lainnya yang lazim ditemui. Terletak di lingkungan Sulili, Kelurahan Mamminasae, Kecamatan Paleteang, bagian selatan Kabupaten Pinrang.
Pemandian Air Panas Lemo Susu
[sunting | sunting sumber]Udara di sini cukup sejuk sehingga cocok bagi wisatawan yang mendambakan udara pedesaan yang segar dengan suasana yang tenang jauh dari polusi dan kebisingan kota besar. Terletak di Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.
Air Terjun Kali Jodoh
[sunting | sunting sumber]Air terjun kali jodoh memiliki empat sumber air, berada pada kawasan yang luasnya sekitar 2 Ha. Lokasi air terjun berada sekitar 3 Km dari ruas jalan poros Bakaru yang harus ditempuh melalui jalanan menanjak. Konon bagi pasangan yang mengunjungi tempat ini akan sejodoh, dan bagi mereka yang belum memiliki pasangan akan menemukan pasangannya seperti yang diinginkan. Terletak di Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.
Pantai Ujung Tape
[sunting | sunting sumber]Salah satu objek wisata bahari yang terletak di kelurahan Langnga, Kecamatan Mattirosompe, Pinrang ± 25 km arah barat kota Pinrang, Untuk mencapai tempat ini diperlukan waktu perjalanan ± 20 menit melalui jalan darat dan beraspal. Kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri, pada sore hari kita dapat menikmati angin pantai yang sejuk. Pantai Ujung Tape ramai dikunjungi masyarakat utamanya pada hari libur dan hari raya.[17]
Karomba Pinrang
[sunting | sunting sumber]Tempat wisata Pinrang Puncak Karomba ini lokasinya berada di Desa Sali-sali, Kecamatan Lembang dan baru dibuka sekitar 2016 lalu. Kini tak sedikit orang sudah mulai mengabadikan keberadaan mereka di tempat ini.
Tentunya, selain disuguhi keindahan panorama di tempat wisata ini. Pengunjung juga bisa merasakan sensasi berjalan kaki di atas jembatan gantung yang nyaris setiap harinya diselimuti awan.[18]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 5 Tim Redaksi Attoriolong (13 Desember 2019). "Inilah Sejarah Pinrang, Dari Kerajaan Hingga Terbentuknya Kabupaten". attoriolong.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-05. Diakses tanggal 5 Agustus 2023.
- ↑ Redaksi suaracelebes.com (31 Agustus 2022). "Bumi Lasinrang Siap Kedatangan Crosser Profesional, Bupati Pinrang: Kami Dukung Penuh Kesuksesan Kejurnas Motorcross!". suaracelebes.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-05. Diakses tanggal 5 Agustus 2023.
- ↑ Dinas Kominfo Pinrang (19 Februari 2023). "Seremoni Puncak Peringatan HUT Pinrang Berlangsung Meriah". pinrangkab.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-05. Diakses tanggal 5 Agustus 2023.
- 1 2 3 BPS Kabupaten Pinrang (28 Februari 2023). "Kabupaten Pinrang Dalam Angka 2023". pinrangkab.bps.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-05. Diakses tanggal 5 Agustus 2023.
- 1 2 3 4 5 "Kuantitas Penduduk-Tabel Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama". layanan-dukcapil.sulselprov.go.id. Diakses tanggal 11 Januari 2026.
- ↑ BPS RI. "Indeks Pembangunan Manusia 2024". www.bps.go.id. Diakses tanggal 11 Januari 2026.
- ↑ Ainun, Nur (4 Februari 2023). "Kode Provinsi Sulawesi Selatan Lengkap 24 Kabupaten/Kota". www.detik.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-05. Diakses tanggal 5 Agustus 2023.
- 1 2 Tim redaksi djpk.kemenkeu.go.id (2023). "APBD Tahun Anggaran 2023 Kabupaten Pinrang". djpk.kemenkeu.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-11. Diakses tanggal 10 Agustus 2023.
- ↑ Pemkab Pinrang (28 November 2022). "Eksekutif dan Legislatif Setujui Bersama Ranperda APBD 2023". pinrangkab.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-05. Diakses tanggal 5 Agustus 2023.
- ↑ Redaksi www.kabarbugis.id (6 Maret 2022). "Manfaat Daun Paliasa Ramuan Tradisional Suku Bugis". www.kabarbugis.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-05. Diakses tanggal 5 Agustus 2023.
- ↑ "Kabupaten Pinrang Dalam Angka 2021". www.pinrangkab.bps.go.id. hlm. 7, 48, 144. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2021-08-23. Diakses tanggal 23 Agustus 2021.
- ↑ Statistik Kebahasaan 2019. Jakarta: Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan. 2019. hlm. 11. ISBN 9786028449182. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-04-30. Diakses tanggal 2020-05-24.
- ↑ Dewi, Mirna; Abdis, Nur Karmilawati; Marlika, Marlika; Analisa, Nur (2018). "LEKSIKOSTATISTIK PADA BAHASA PATTINJO DAN BAHASA BUGIS DI PINRANG BAGIAN UTARA KABUPATEN PINRANG". Jurnal PENA : Penelitian dan Penalaran (dalam bahasa Inggris). 5 (2): 989–1003. ISSN 2355-3766. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-09-08. Diakses tanggal 2020-12-15.
- ↑ "Bahasa di Provinsi Sulawesi Selatan". Bahasa dan Peta Bahasa di Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-13. Diakses tanggal 23 Mei 2020.
- ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
- ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
- ↑ "6 Wisata Air Terjun di Pinrang yang Saingi Air Terjun Bantimurung Maros, Wisata di Kota Makassar". masmedia. 22 Juni 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-10-22.
- ↑ "Tempat Wisata Pinrang Puncak Karomba, Ini Fotonya". cafeberita. 20-1-2021. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-10-19. Diakses tanggal 2021-10-14. ;
