Jepara, ikbimunisnu.com – Di tengah masyhurnya Kabupaten Jepara sebagai "The World Carving Center" atau pusat ukiran dunia, terdapat sebuah mercusuar intelektual yang memancarkan cahaya ilmu pengetahuan dan nilai-nilai religius. Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara hadir bukan sekadar sebagai perguruan tinggi, melainkan sebagai benteng kaderisasi ulama dan intelektual muslim yang siap menghadapi tantangan global.
Sebagai perguruan tinggi kebanggaan warga Nahdliyin dan masyarakat Jawa Tengah pada umumnya, UNISNU telah membuktikan diri mampu memadukan tradisi pesantren yang kental dengan modernitas sains dan teknologi. Artikel ini akan mengajak Anda menyelami lebih dalam tentang kampus hijau ini, mulai dari sejarah, filosofi pendidikan, hingga kehidupan mahasiswanya.
1. Sejarah Penggabungan dan Visi Besar
UNISNU Jepara secara resmi berdiri pada tahun 2013, namun akar sejarahnya telah tertanam jauh sebelumnya. Universitas ini merupakan hasil penggabungan (merger) dari tiga sekolah tinggi yang telah lama berkiprah di Jepara, yaitu STIENU (Ekonomi), STISIP (Sosial Politik), dan STID (Dakwah/Tarbiyah). Penyatuan ini didasari oleh semangat luhur para sesepuh NU Jepara untuk menghadirkan universitas yang komprehensif dan berdaya saing.
Berlokasi di kawasan strategis Tahunan, Jepara, kampus UNISNU berdiri megah di atas lahan yang luas. Visinya jelas: "Menjadi Universitas taraf internasional yang Cendekia dan Berakhlakul Karimah". Ini bukan sekadar slogan. "Cendekia" berarti unggul secara intelektual dan kompetensi, sementara "Berakhlakul Karimah" menekankan pada integritas moral dan adab yang bersumber dari nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) An-Nahdliyah.
2. Membumikan Nilai Aswaja dalam Akademik
Salah satu ciri khas utama UNISNU adalah kurikulumnya yang mengintegrasikan nilai-nilai Aswaja. Di sini, mahasiswa tidak hanya belajar coding, akuntansi, atau desain produk, tetapi juga dibekali dengan pemahaman agama yang moderat (wasathiyah), toleran (tasamuh), dan seimbang (tawazun).
"Ilmu pengetahuan tanpa agama akan buta, dan agama tanpa ilmu pengetahuan akan lumpuh. UNISNU hadir untuk menyatukan keduanya dalam satu tarikan nafas pendidikan."
Setiap mahasiswa baru wajib mengikuti masa orientasi yang mengenalkan tradisi NU, serta mata kuliah Aswaja yang dirancang secara akademis. Hal ini bertujuan untuk mencetak sarjana yang tidak hanya pintar, tetapi juga menjadi agen perdamaian dan rahmat bagi semesta alam (Rahmatan Lil Alamin).
3. Fakultas dan Program Studi: Ragam Pilihan Masa Depan
UNISNU Jepara memiliki 5 Fakultas dan Program Pascasarjana dengan pilihan program studi yang sangat relevan dengan kebutuhan industri masa kini:
- Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK): Menawarkan prodi seperti Teknik Informatika (salah satu favorit), Sistem Informasi, Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Desain Komunikasi Visual (DKV) yang sangat mendukung industri kreatif Jepara.
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB): Pusat pencetak entrepreneur muda dan profesional bisnis melalui prodi Manajemen dan Akuntansi.
- Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK): "Kawah candradimuka" bagi calon guru PAI dan Bahasa Inggris yang kompeten.
- Fakultas Syariah dan Hukum (FSH): Mengkaji hukum Islam dan hukum positif secara beriringan.
- Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK): Menghasilkan komunikator handal dan jurnalis muslim.
4. Fasilitas Kampus yang Modern
Stigma bahwa kampus di kota kecil minim fasilitas dipatahkan oleh UNISNU. Kampus ini terus berbenah menjadi Smart Campus. Beberapa fasilitas unggulan meliputi:
- Perpustakaan Digital: Gedung perpustakaan yang nyaman dengan akses jurnal internasional.
- Laboratorium Terpadu: Lab Komputer spek tinggi untuk desain dan programming, Lab Bahasa, hingga Lab Microteaching.
- Masjid Ar-Robbaniyyin: Pusat spiritualitas kampus yang megah, tempat mahasiswa menunaikan ibadah dan kajian kitab kuning.
- Rusunsawa: Asrama mahasiswa yang dikelola dengan nuansa pesantren (Ma'had).
- Sport Center: Fasilitas olahraga untuk menunjang kesehatan fisik mahasiswa.
5. Dinamika IKBIM dan Organisasi Mahasiswa
Di laman ikbimunisnu.com ini, kami juga menyoroti betapa hidupnya suasana kemahasiswaan. Organisasi mahasiswa (Ormawa) di UNISNU sangat beragam. Tentu saja, organisasi bercorak Nahdliyin seperti PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) dan KMNU (Keluarga Mahasiswa NU) tumbuh subur dan menjadi wadah kaderisasi kepemimpinan.
Namun, UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) lainnya juga berprestasi. Ada UKM Robotika yang sering juara kontes nasional, Paduan Suara Mahasiswa, Teater, hingga Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam). IKBIM (Ikatan Keluarga Besar Mahasiswa) berfungsi sebagai perekat yang memastikan sinergi antar elemen mahasiswa berjalan harmonis.
6. Kontribusi untuk Jepara dan Bangsa
UNISNU tidak hidup di ruang hampa. Melalui program KKN (Kuliah Kerja Nyata) dan pengabdian dosen, UNISNU aktif mendampingi UMKM ukir dan mebel di Jepara agar bisa go digital. Mahasiswa DKV dan Informatika sering dilibatkan dalam pembuatan branding dan website desa wisata.
Selain itu, UNISNU juga aktif dalam kajian lingkungan, mengingat posisi Jepara yang memiliki garis pantai panjang dan potensi maritim. Ini membuktikan bahwa UNISNU adalah kampus yang solutif bagi permasalahan daerah.
Kesimpulan: Mengapa UNISNU?
Memilih tempat kuliah adalah investasi akhirat dan dunia. UNISNU Jepara menawarkan paket lengkap: Ilmu yang mumpuni untuk karir (dunia) dan karakter akhlakul karimah untuk bekal hidup (akhirat).
Bagi Anda yang mencari kampus yang tenang, kondusif, biaya terjangkau, namun memiliki kualitas akademik yang diakui dan jaringan alumni NU yang sangat kuat, UNISNU adalah jawabannya. Mari bergabung menjadi bagian dari Keluarga Besar Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara.
Siap menjadi Cendekiawan Muslim yang Berakhlak Mulia? Kunjungi laman pendaftaran kami atau datang langsung ke Kampus Tahunan Jepara. UNISNU: Cendekia & Berakhlakul Karimah.