Menjelajahi Universitas Sriwijaya: Kebanggaan Sumatera Selatan Menuju World Class University
Sumatera Selatan tidak hanya terkenal dengan Pempek atau Jembatan Ampera yang ikonik, tetapi juga sebagai rumah bagi salah satu institusi pendidikan tinggi terbesar dan paling bersejarah di Indonesia: Universitas Sriwijaya (UNSRI). Mengambil nama dari kerajaan maritim terbesar di Nusantara, Kerajaan Sriwijaya, kampus ini membawa semangat kejayaan masa lalu untuk membangun masa depan pendidikan Indonesia.
Dengan jas almamater berwarna kuning yang khas, mahasiswa UNSRI—atau yang sering disebut sebagai "Kampus Kuning"—memenuhi dua lokasi kampus utama: Bukit Besar di jantung Kota Palembang dan Indralaya di Kabupaten Ogan Ilir. Artikel ini akan mengupas tuntas profil UNSRI, mulai dari sejarah berdirinya, 10 fakultas unggulan, fasilitas unik seperti kereta kertalaya, hingga dinamika organisasi mahasiswa seperti IKBIM.
1. Sejarah: Semangat Kebangkitan Sriwijaya
Ide pendirian universitas negeri di Sumatera Selatan telah muncul sejak awal tahun 1950-an. Keinginan ini didorong oleh semangat para tokoh masyarakat untuk memiliki pusat pendidikan tinggi yang dapat mencetak intelektual muda. Pada tanggal 29 Oktober 1960, Universitas Sriwijaya resmi berdiri di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Syakhyakirti.
Awalnya, UNSRI berpusat di Bukit Besar, Palembang. Namun, seiring dengan visi pengembangan kampus yang masif, pada tahun 1990-an, UNSRI mengembangkan kampus baru di Indralaya, Ogan Ilir, dengan luas lahan mencapai 712 hektar. Hal ini menjadikan UNSRI sebagai universitas dengan luas lahan kampus terbesar di Asia Tenggara. Kampus Indralaya kini menjadi pusat administrasi dan kegiatan akademik utama untuk jenjang sarjana.
2. Mengenal 10 Fakultas dan Program Pascasarjana
Universitas Sriwijaya saat ini memiliki 10 Fakultas dan 1 Program Pascasarjana yang menawarkan berbagai disiplin ilmu. Berikut adalah gambaran singkatnya:
a. Fakultas Ekonomi (FE)
Salah satu fakultas tertua dan favorit. Menawarkan prodi Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Pembangunan. FE UNSRI memiliki kampus di Bukit Besar (untuk D3 dan S2/S3) dan Indralaya (untuk S1), serta aktif dalam riset ekonomi regional Sumatera bagian selatan.
b. Fakultas Hukum (FH)
Fakultas Hukum UNSRI hanya memiliki satu program studi sarjana, yaitu Ilmu Hukum, namun dengan konsentrasi yang beragam. FH UNSRI terkenal dengan alumninya yang banyak berkiprah di kancah hukum nasional.
c. Fakultas Teknik (FT)
Fakultas Teknik adalah salah satu pilar kekuatan UNSRI, mengingat Sumsel adalah lumbung energi. Jurusan Teknik Pertambangan, Teknik Kimia, Teknik Sipil, dan Teknik Mesin menjadi primadona. FT UNSRI memiliki fasilitas laboratorium yang lengkap untuk menunjang riset energi dan industri.
d. Fakultas Kedokteran (FK)
FK UNSRI adalah salah satu fakultas kedokteran terbaik di Sumatera. Selain Pendidikan Dokter, terdapat prodi Kedokteran Gigi, Ilmu Keperawatan, dan Psikologi. Kampus FK tersebar di Madang (dekat RS Mohammad Hoesin) dan Indralaya.
e. Fakultas Pertanian (FP)
Mengingat potensi agraris wilayah Ogan Ilir dan sekitarnya, FP UNSRI memegang peran vital. Prodi seperti Agribisnis, Agroekuteknologi, dan Teknologi Hasil Pertanian fokus pada pengembangan pertanian lahan basah dan gambut.
f. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
Fakultas dengan jumlah mahasiswa terbanyak. FKIP UNSRI mencetak calon guru profesional melalui prodi Pendidikan Bahasa, Pendidikan MIPA, Pendidikan Sejarah, hingga PGSD. Kampus FKIP juga tersebar di Palembang (Ogan/Km 5) dan Indralaya.
g. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
Mengkaji dinamika sosial, FISIP menawarkan prodi Sosiologi, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Komunikasi, dan Hubungan Internasional. FISIP UNSRI aktif dalam kajian kebijakan publik dan diplomasi.
h. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Pusat pengembangan sains murni dan terapan. Jurusan Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi dilengkapi dengan prodi Ilmu Kelautan yang memanfaatkan potensi maritim daerah.
i. Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM)
Fakultas modern yang menjawab tantangan era digital. Memiliki prodi Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Sistem Komputer. Fasilkom UNSRI memiliki gedung yang ikonik dan modern di kampus Indralaya.
j. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM)
Fokus pada preventif dan promotif kesehatan. Prodi Kesehatan Masyarakat dan Gizi menjadi andalan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sumatera Selatan.
3. Fasilitas Kampus: Dari Bus Kuning hingga Kereta Kertalaya
Kampus UNSRI Indralaya yang sangat luas didukung oleh fasilitas transportasi yang unik. Selain "Bus Kuning" kampus yang melegenda mengantar mahasiswa dari Palembang ke Indralaya, terdapat juga Stasiun Kereta Api Kampus UNSRI.
- Kereta Api Kertalaya: Moda transportasi mahasiswa dari stasiun Kertapati (Palembang) langsung menuju stasiun di dalam kampus Indralaya. Ini adalah salah satu keunikan UNSRI yang jarang dimiliki kampus lain.
- Danau & Arboretum: Kampus Indralaya memiliki danau buatan yang luas dan arboretum (hutan kampus) yang menjadi paru-paru kawasan serta tempat rekreasi mahasiswa.
- Perpustakaan Pusat: Gedung megah di Indralaya yang menyediakan ribuan koleksi buku dan akses jurnal digital.
- Asrama Mahasiswa: Rusunawa di dalam kampus Indralaya menyediakan hunian terjangkau bagi mahasiswa rantau dan penerima beasiswa.
- Masjid Al-Ghazali: Masjid kampus terbesar di Indralaya yang menjadi pusat kegiatan spiritual sivitas akademika.
4. Dinamika Mahasiswa dan Komunitas IKBIM
Kehidupan organisasi di UNSRI sangat dinamis. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNSRI dikenal kritis dan aktif dalam isu-isu nasional. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) juga sangat beragam, mulai dari seni (Teater Gabi), olahraga, hingga pecinta alam (Mapala).
Di antara banyaknya organisasi, IKBIM UNSRI (Ikatan Keluarga Besar Mahasiswa Bidikmisi/KIP-K) memegang peranan penting. Komunitas ini menjadi wadah kekeluargaan bagi mahasiswa penerima beasiswa untuk saling mendukung, berprestasi, dan berkontribusi sosial. IKBIM sering mengadakan kegiatan mentoring, seminar beasiswa, dan pengabdian masyarakat di desa-desa sekitar Ogan Ilir, membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk berprestasi tinggi.
5. Jalur Masuk: Menjadi Bagian dari Keluarga Sriwijaya
Untuk menjadi mahasiswa UNSRI, terdapat tiga pintu gerbang utama:
- SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi): Jalur undangan tanpa tes, berdasarkan nilai rapor dan prestasi akademik/non-akademik siswa SMA/SMK/MA.
- SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes): Menggunakan skor UTBK. UNSRI selalu masuk dalam jajaran PTN dengan pendaftar terbanyak di luar Pulau Jawa.
- USM UNSRI (Ujian Saringan Masuk): Jalur mandiri yang diselenggarakan oleh UNSRI. USM ini terdiri dari jenjang S1 dan D3/Alih Jenjang. Tes dilakukan secara mandiri dengan materi yang disesuaikan dengan rumpun Saintek atau Soshum.
Kesimpulan
Universitas Sriwijaya terus bergerak maju mewujudkan visi sebagai World Class University. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, biaya kuliah yang kompetitif (sistem UKT), dan biaya hidup di Sumatera Selatan yang relatif terjangkau, UNSRI adalah destinasi pendidikan yang sangat layak diperhitungkan.
Mari bergabung bersama ribuan mahasiswa lainnya, kenakan jaket kuning kebanggaan, dan ukir sejarahmu di Bumi Sriwijaya!