<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0" xmlns:cc="http://cyber.law.harvard.edu/rss/creativeCommonsRssModule.html">
    <channel>
        <title><![CDATA[Stories by MANDAPA PERS on Medium]]></title>
        <description><![CDATA[Stories by MANDAPA PERS on Medium]]></description>
        <link>https://medium.com/@mandapers_?source=rss-6052274fac0e------2</link>
        <image>
            <url>https://cdn-images-1.medium.com/fit/c/150/150/1*Pieai8bWUS1dxSJ5JW-Bng.png</url>
            <title>Stories by MANDAPA PERS on Medium</title>
            <link>https://medium.com/@mandapers_?source=rss-6052274fac0e------2</link>
        </image>
        <generator>Medium</generator>
        <lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 08:27:49 GMT</lastBuildDate>
        <atom:link href="https://medium.com/@mandapers_/feed" rel="self" type="application/rss+xml"/>
        <webMaster><![CDATA[yourfriends@medium.com]]></webMaster>
        <atom:link href="http://medium.superfeedr.com" rel="hub"/>
        <item>
            <title><![CDATA[Resital Teater MAN 2 Kota Bogor: Harmoni Nusantara dalam Hangatnya Kekeluargaan]]></title>
            <link>https://medium.com/@mandapers_/resital-teater-man-2-kota-bogor-harmoni-nusantara-dalam-hangatnya-kekeluargaan-425ad5c35831?source=rss-6052274fac0e------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/425ad5c35831</guid>
            <dc:creator><![CDATA[MANDAPA PERS]]></dc:creator>
            <pubDate>Fri, 22 May 2026 13:49:50 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2026-05-22T13:49:50.564Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*uJgqn9dXKPymfaUmMawiyQ.jpeg" /></figure><p>Kamis, 21 Mei 2026 — Kegiatan pementasan Resital Teater telah kembali dilaksanakan di Aula MAN 2 Kota Bogor. Resital teater ini menjadi bagian dari ujian praktik seni budaya untuk kelas X. Dalam ujian praktik ini, para peserta didik diberikan kebebasan dalam mengembangkan cerita teater untuk kelasnya masing-masing. Mengusung tema “Harmoni Nusantara dalam Hangatnya Kekeluargaan”, pementasan ini menghadirkan berbagai kisah yang kaya akan nilai budaya, mulai dari cerita rakyat dan legenda daerah hingga cerita bertema keluarga penuh makna yang mampu menghadirkan suasana hangat bagi para penonton yang hadir.</p><p>Selama pertunjukan berlangsung, para peserta didik berhasil menampilkan beragam penampilan yang menarik dan memukau. Tidak hanya menampilkan kemampuan akting, mereka juga memperlihatkan penampilan olah vokal, tarian, pendalaman karakter, hingga ekspresi panggung untuk menghidupkan suasana cerita. Setiap penampilan dikemas dengan kreativitas yang berbeda-beda, sehingga membuat jalannya pementasan terasa lebih berwarna dan tidak monoton. Antusiasme dan riuh tepuk tangan penonton terlihat sepanjang acara berlangsung, karena setiap kelas mampu menghadirkan atmosfer pertunjukan yang unik dan berkesan.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*ogxyC3MDl4tgjkCB4YMBfQ.jpeg" /></figure><p>Salah satu peserta didik sekaligus penari dalam teater kelas X-6, Sarah Emeraldi,menerangkan bahwa ketika ia dan kelasnya tampil, rasa tegang sempat memuncak karena ramainya penonton beserta juri yang menyaksikan penampilan mereka. Namun, berkat latihan yang sering mereka lakukan, penampilan dapat berjalan dengan lancar dan memuaskan.</p><p>Selain Sarah, Naila Kirania A turut menjelaskan bagaimana proses pembuatan teater X-6 berjalan,</p><p>“Untuk pemilihan peran dan aktor dimulai Januari dan Februari, naskah selesai di bulan Mei dan kita latihan disela-sela libur yang ada,” ucap Naila.</p><p>Selain mengambil peran dalam persiapan teater, beberapa perwakilan kelas ditunjuk untuk menjadi Tim Manajemen (TM) merekalah sosok yang berada di balik panggung untuk menyiapkan resital teater secara internal. Para tim manajemen belajar menyiapkan sebuah kegiatan secara terorganisir.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*10l9zchZwuNaals71yqfMQ.jpeg" /></figure><p>Di balik suksesnya pementasan tersebut, seluruh peserta didik terlibat mengambil peran dalam berbagai proses persiapan teater. Mulai dari penulisan naskah, penataan panggung, pengaturan properti, hingga latihan penampilan. Kekompakan dan kerja sama antarpeserta didik menjadi salah satu kunci utama dalam menyukseskan kegiatan ini. Proses ini akhirnya menumbuhkan rasa percaya diri. Mereka berusaha memberikan penampilan terbaik sebagai hasil dari latihan dan persiapan yang telah dilakukan sebelumnya.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*xVkWYjnwKsupgTxwDid16w.jpeg" /></figure><p>Kegiatan Resital Teater ini tidak hanya menjadi ajang penilaian praktik seni budaya, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk menyalurkan kreativitas, melatih keberanian tampil di depan umum, serta mempererat kebersamaan antaranggota kelas. Resital teater pada hari ini ditutup dengan pengumuman para pemenang dan penutupan. Pemenang-pemenang resital teater hari ini adalah:</p><p>Nominasi Resital Teater 2026 :<br><br>1. Penulis naskah terbaik X.1<br>2. Sutradara terbaik X.11<br>3. PU Pria terbaik X.11<br>4. PU Wanita terbaik X.9<br>5. Pemain Favorit X.3<br>6. Koreografi terbaik X.2<br>7. Musik terbaik X.11<br>8. Artistik terbaik X.1<br>9. Tata rias terbaik X.5<br>10. Tata busana terbaik X.6<br>11. Poster terbaik X.10<br>12. Kelas terbersih X.5<br>13. Penampilan terbaik X.11</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=425ad5c35831" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Resital Musik MAN 2 Kota Bogor: Seni Melodi dan Ekspresi]]></title>
            <link>https://medium.com/@mandapers_/resital-musik-man-2-kota-bogor-seni-melodi-dan-ekspresi-158dd436b4d5?source=rss-6052274fac0e------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/158dd436b4d5</guid>
            <dc:creator><![CDATA[MANDAPA PERS]]></dc:creator>
            <pubDate>Fri, 22 May 2026 13:26:44 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2026-05-22T13:26:44.161Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*hLyID9A4wzcsNOyfJWWKJg.jpeg" /></figure><p>Pada hari Rabu (20/5/26), MAN 2 Kota Bogor mengadakan Asesmen Praktik Sumatif akhir semester seni budaya yang berbentuk Resital Musik. Asesmen ini merupakan ujian akhir sebelum kenaikan kelas.</p><p>Dalam rangkaian Resital Musik ini, kelas 11 menampilkan resital musik yang menghadirkan suasana yang meriah, menyajikan seni tari dan seni musik yang berpadu, serta membuat visual yang indah sekaligus memukau. Hal tersebut menjadikan Resital Musik ini bukan hanya sekadar pemenuhan nilai Praktik Seni Budaya, tetapi juga sebagai hiburan bagi para penonton, yaitu siswa/siswi MAN 2 Kota Bogor, para orang tua, dan juga para guru.</p><p>Pak Yudi, sivitas MAN 2 Kota Bogor menyampaikan pendapatnya bahwa Resital Musik ini bukan hanya bermanfaat sebagai media pembelajaran biasa, siswa-siswi dapat menyalurkan minat dan bakatnya, melatih kepercayaan dirinya, serta kreativitasnya. Selain itu, masih banyak manfaat lain yang didatangkan dari resital musik ini.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*MnCRPCJuIRkIWp2uqW7fQg.jpeg" /></figure><p>Resital Musik dimulai pada jam 7:45 s.d. 14:15, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan dari Ibu Dra. Hj. Baeti Suharti selaku Waka Kurikulum, kemudian dilanjutkan dengan penampilan-penampilan resital musik dari masing-masing kelas 11, dan istirahat sholat dan makan. Seiring berjalannya acara, penonton semakin banyak berdatangan. Penonton berasal dari kalangan murid, guru, dan orang tua. Para penonton ikut antusias dalam menonton penampilan resital musik ini.</p><p>Penampilan resital musik diawali oleh kelas 11–2 yang membawakan tema Hip-hop, kemudian dilanjut dengan penampilan dari kelas 11–6 yang membawakan tema Jazz, kemudian dilanjut oleh kelas 11–3 dengan tema R&amp;B, kelas 11–9 dengan tema Pop Rock, kelas 11–10 dengan tema Reggae, 11–7 dengan tema Ballad, dan penampilan terakhir sebelum istirahat sholat makan adalah dari kelas 11–1 dengan tema Dangdut. Setelah istirahat sholat makan, penampilan Resital Musik dilanjutkan oleh kelas 11–5 dengan tema Band, kelas 11–8 dengan tema Daerah Indonesia, dan penampilan terakhir oleh kelas 11–4 yang membawakan tema Country.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*9xxKEIcKIsLNo_gjDXR13g.jpeg" /></figure><p>Untuk mencapai penampilan yang maksimal, peserta didik kelas 11 telah melakukan latihan selama kurang lebih 2 bulan. Hal ini dinyatakan langsung oleh peserta resital musik, Emira Ediva, terkait persiapan resital musik ini.</p><p>“…Kami mempersiapkan resital ini sudah lama sih, semenjak bulan Ramadan awal kami sudah latihan…” Ujar Kak Diva selaku peserta didik dari kelas 11–8.</p><p>Masing-masing kelas telah menampilkan resital musiknya dengan sangat baik. Di balik penampilan yang maksimal ini, ada beberapa kendala yang Kak Diva alami. Ia berkata bahwa beberapa kendala ada pada dirinya sendiri dan ada yang tergantung dengan temannya.</p><p>“… Kendala yang aku alamin sih palingan di latihan vokal ya… aku <em>gak</em> terbiasa untuk jadi orang yang vokal sehingga ini agak sulit bagi aku untuk latihannya. Kendala untuk keseluruhan, menurut aku, karena ada beberapa koreografi yang harus disamain sama temen yang lain, jadi itu sih kendalanya…” Jawab Kak Diva. Setelah penampilannya pun, ia tidak merasa kecewa, bahkan puas dan lega, sebab tampilannya maksimal dan ia telah berhasil tampil pada hari ini.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*ovbwsSA2trPxjNz5_fzriQ.jpeg" /></figure><p>Resital musik bukan hanya sekadar hiburan yang tidak bermakna, sebab dalam resital ini para murid dapat menyalurkan hobinya, minat dan bakatnya, kerja sama tim, kreativitas, dan lain sebagainya. Resital Musik pada hari ini ditutup dengan pengumuman para pemenang dan penutupan. Pemenang-pemenang Resital Musik hari ini adalah:</p><p>Nominasi Resital Musik 2026 :</p><p>Pemain Musik Terbaik :<br>1. XI-8<br>2. XI-9<br>3. XI-3</p><p>Vokal Terbaik :<br>1. XI-8<br>2. XI-4<br>3. XI-9</p><p>Koreografi Terbaik :<br>1. XI-8<br>2. XI-10<br>3. XI-5</p><p>Musik Terbaik : <br>1. XI-8<br>2. XI-4<br>3. XI-9</p><p>Harmoni Terbaik :<br>1. XI-4<br>2. XI-8<br>3. XI-9</p><p>Gagasan Terbaik :<br>1. XI-4<br>2. XI-7<br>3. XI-8</p><p>Favorit Dewan Juri : <br>1. XI-4<br>2. XI-6<br>3. XI-2</p><p>Penampilan Terbaik<br>1. XI-4<br>2. XI-8<br>3. XI-7</p><p>Kelas Terbaik :<br>1. XI-8<br>2. XI-4<br>3. XI-9</p><p>Like Terbanyak :<br>1. XI-8<br>2. XI-10<br>3. XI-1</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=158dd436b4d5" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Studi Banding MAN 2 Kota Bogor dan MAN 2 Kota Serang: Berbagi Inspirasi, Mengukir Prestasi.]]></title>
            <link>https://medium.com/@mandapers_/studi-banding-man-2-kota-bogor-dan-man-2-kota-serang-berbagi-inspirasi-mengukir-prestasi-fdd2271c463e?source=rss-6052274fac0e------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/fdd2271c463e</guid>
            <dc:creator><![CDATA[MANDAPA PERS]]></dc:creator>
            <pubDate>Fri, 15 May 2026 19:13:52 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2026-05-15T19:17:51.339Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*sTxIrO4bynGtSIPRcsjCsw.png" /></figure><p>Pada Rabu, 13 Mei 2026, MAN 2 Kota Bogor menerima kunjungan studi banding dari MAN 2 Kota Serang. Dengan mengangkat tema “Berbagi inspirasi, Mengukir Prestasi.” Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusiasme ini menjadi wadah berbagi wawasan dan pengalaman berorganisasi antarsekolah yang diharapkan mampu mempererat hubungan baik sekaligus memotivasi kedua madrasah untuk terus berkembang dan berprestasi bersama.</p><p>Rangkaian kegiatan studi banding ini diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan acara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Acara semakin hangat dengan sambutan dari ketua pelaksana, Raden Maulana Dzatul Kahfi Assary, yang merupakan anggota OSIM Seksi Bidang 5, MAN 2 Kota Bogor.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*OrOLSigVNHXG1tmBHbMt0g.png" /></figure><p>Sambutan juga dilanjutkan oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 2 Kota Bogor, Ibu Shofiyah Gumanti, S.Ag., dan Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 2 Kota Serang, Bapak Yudia Wahyudi, S.Ag., S.Pd. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemutaran video profil MAN 2 Kota Bogor serta pemberian plakat sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan antarkedua madrasah yang diwakili oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan masing-masing sekolah. Acara inti yang berlangsung di Aula MAN 2 Kota Bogor pun ditutup dengan doa bersama yang penuh khidmat dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.</p><p>Usai rangkaian acara inti, rangkaian acara berikutnya berupa school tour yang mengajak peserta dari MAN 2 Kota Serang berkeliling mengenal lebih dekat lingkungan dan fasilitas yang dimiliki MAN 2 Kota Bogor. Mulai dari ruang kelas, area organisasi, perpustakaan, hingga beberapa fasilitas penunjang lainnya, diperkenalkan secara langsung oleh panitia dan pengurus OSIM MAN 2 Kota Bogor. Suasana school tour terasa hangat karena para peserta tidak hanya berkeliling, tetapi juga saling berbagi cerita dan pengalaman selama berada di sekolah masing-masing.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*_MrxmujgV_zzilib7qfRaw.png" /></figure><p>Kegiatan berlanjut pada sesi pemaparan program kerja dari OSIM MAN 2 Kota Bogor dan OSIS MAN 2 Kota Serang. Pada sesi ini, masing-masing organisasi mempresentasikan program unggulan, sistem kepengurusan, serta berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan. Selanjutnya, <em>Sesi Focus Group Discussion</em> (FGD) menjadi salah satu kegiatan paling interaktif dalam studi banding ini. Dalam sesi tersebut, peserta saling bertukar pendapat dan pengalaman mengenai organisasi, program kerja, hingga kepemimpinan. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai ide serta pandangan baru yang dibagikan oleh masing-masing peserta.</p><p>Walaupun terdapat beberapa penyesuaian pada waktu dan susunan acara, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan lancar dan disambut antusias oleh para peserta. Antusiasme tersebut semakin terasa saat jeda istirahat, ketika peserta dari MAN 2 Kota Serang berkesempatan mencicipi roti unyil khas Bogor.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*ATUxHSS3QWIcZPlZL6UEgA.png" /></figure><p>Menurut Priscillia, salah satu peserta dari MAN 2 Kota Serang, kegiatan studi banding ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Ia mengaku menikmati seluruh rangkaian acara sejak keberangkatan hingga kegiatan berakhir. Ia juga menceritakan bahwa perjalanan menuju Bogor sempat mengalami sedikit kendala. “<em>Tadi pas kita keluar tol sempat nyasar karena cari jalan pintas, tapi untungnya cuma sebentar. Selebihnya, seluruh bagian acara dan perjalanan berjalan sesuai harapan,</em>” ungkapnya. Ia juga merasa kegiatan ini memberikan banyak pengalaman baru serta kesempatan untuk mengenal lebih dekat peserta dari MAN 2 Kota Bogor.</p><p>Melalui kegiatan studi banding ini, semua peserta mengharapkan hubungan baik antara MAN 2 Kota Bogor dan MAN 2 Kota Serang dapat terus terjalin dengan erat. Dengan berakhirnya seluruh rangkaian acara, studi banding ini meninggalkan banyak kesan dan pengalaman berharga bagi kedua madrasah.</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=fdd2271c463e" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Harmoni “Ragam Rasa,Merajut Nusantara”: Menjelajahi Pesona Sumatera Selatan di Festival Budaya…]]></title>
            <link>https://medium.com/@mandapers_/harmoni-ragam-rasa-merajut-nusantara-menjelajahi-pesona-sumatera-selatan-di-festival-budaya-910316cdb5c3?source=rss-6052274fac0e------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/910316cdb5c3</guid>
            <dc:creator><![CDATA[MANDAPA PERS]]></dc:creator>
            <pubDate>Fri, 15 May 2026 19:02:07 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2026-05-15T19:17:13.785Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Harmoni “Ragam Rasa,Merajut Nusantara”: Menjelajahi Pesona Sumatera Selatan di Festival Budaya ke-17 Vokasi IPB</strong></h3><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*YzsPKXy2bcYntvHcPjCvAA.jpeg" /></figure><p>BOGOR — Semangat pelestarian budaya Nusantara kembali bergelora di lingkungan Sekolah Vokasi IPB melalui gelaran Festival Budaya (Fesbud) ke-17. Mengusung tema “Ragam Rasa, Merajut Nusantara”, acara tahunan ini sukses menyatukan 22 kebudayaan dari seluruh Indonesia dalam satu panggung besar yang bertepatan dengan perayaan hari jadi Kabupaten Bogor.</p><p>Festival ini dibuka dengan meriah lewat parade maskot budaya, bazar produk daerah, hingga penampilan spesial dari teman-teman penyandang disabilitas di bawah naungan PPDI Bogor.</p><p>Keberhasilan acara berskala besar ini tentu tidak lepas dari persiapan yang matang. Akmal Rasyid Janika, mahasiswa Komunikasi Digital dan Media angkatan 62 yang menjabat sebagai Ketua Pelaksana, mengungkapkan bahwa timnya telah bekerja keras selama berbulan-bulan.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*74KEG_PsrE2cpnjoDAwzUQ.jpeg" /></figure><p><em>“Untuk persiapan kegiatan ini sendiri disiapkan tiga bulan lebih dua minggu. Pastinya banyak sekali kendala-kendala, tapi banyak juga hal-hal yang disenangi. Jujur, banyak hal yang improve dan banyak hal yang masih miss juga, tapi itu ditutup dengan improve-nya saking banyaknya,”</em> ujar Akmal.</p><p>Senada dengan Akmal, Kai Zhafallah, mahasiswa angkatan 62 yang turut meramaikan suasana, menyampaikan kesan positifnya terhadap keberagaman yang dihadirkan di festival ini.</p><p><em>“Jujur seru banget, karena dari acara ini kita bisa mengenal langsung berbagai macam budaya di Indonesia tanpa kita perlu harus muter-muter Indonesia. Kita lebih mengetahui tentang budaya-budaya dari segi makanannya, baju-baju adatnya, maupun rumah-rumah adatnya,”</em> kata Kai.</p><p>Tahun ini, kebudayaan Sumatera Selatan tampil begitu memikat perhatian. Melalui kategori lomba, kontingen Sumatera Selatan berhasil menunjukkan eksistensinya dengan meraih gelar juara ke-3 Tampilan <em>Instagram </em>Terbaik.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*4lFTWtiP1_4tH_jsO1zBLA.jpeg" /></figure><p>Dalam sesi wawancara, Kak Hulwa, salah satu partisipan asal Sumatera Selatan yang berasal dari Palembang dan tinggal di Lahat, membagikan sisi lain dari kuliner daerahnya. Ia menjelaskan bahwa Sumatera Selatan memiliki varian pempek yang sangat beragam di luar yang sudah populer.</p><p><em>“Pempek itu banyak jenisnya, ada pempek tahu, pempek pistel atau pempek kates yang isinya tumisan pepaya muda, ada pempek kulit, adaan, lenjer, dan banyak lagi,”</em> ungkapnya dengan antusias.</p><p>Nuansa tradisi semakin kental dengan penampilan drama tari yang mengangkat sejarah kerajaan di Sumatera Selatan. Kak Hasan menceritakan filosofi di balik penampilan mereka yang membawakan Tari Zapin Palembang.</p><p><em>“Zapin Palembang itu berbeda dengan Zapin Melayu. Liriknya lebih menekankan pada kekayaan budaya Palembang yang tak terkalahkan,”</em> jelasnya. Mereka juga menampilkan fragmen cerita tentang persatuan Kerajaan Hulu dan Kerajaan Hilir yang dipersatukan oleh sosok Putri Kembang Dadar.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*m0bKz8XjnHRJDCYsxt7Nqg.jpeg" /></figure><p>Kemeriahan ditutup dengan pengumuman penghargaan bagi daerah-daerah yang tampil maksimal:</p><p>Stand Terbaik:</p><p>1. Maluku, 2. Bali, 3. Gorontalo.</p><p>Penampilan Budaya Terbaik:</p><p>1. Yogyakarta, 2. Papua, 3. NTB.</p><p>Penampilan Maskot Terbaik:</p><p>1. Jawa Barat, 2. Jawa Timur, 3. Yogyakarta.</p><p>Pengetahuan Budaya Terbaik:</p><p>1. Jawa Timur, 2. Sulawesi Selatan, 3. Sumatera Barat.</p><p>Budaya Berbudi Luhur:</p><p>1. Kalimantan Selatan, 2. Sulawesi Selatan, 3. Lampung.</p><p>Festival Budaya ke-17 ini membuktikan bahwa identitas bangsa akan tetap hidup selama generasi muda, seperti mahasiswa Sekolah Vokasi IPB, terus merajut rasa bangga terhadap akar budaya mereka sendiri.</p><p>Sampai jumpa di Festival Budaya tahun depan!</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=910316cdb5c3" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[GO GREEN GO FUN: Hijaukan Bumi, Serukan Aksi!]]></title>
            <link>https://medium.com/@mandapers_/go-green-go-fun-hijaukan-bumi-serukan-aksi-e28f483f8368?source=rss-6052274fac0e------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/e28f483f8368</guid>
            <dc:creator><![CDATA[MANDAPA PERS]]></dc:creator>
            <pubDate>Sat, 09 May 2026 13:58:36 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2026-05-09T13:58:36.322Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*JL3OMVXqgwoYZykFnhcc2g.jpeg" /></figure><p>Pada tanggal 07 Mei 2026, MAN 2 Kota Bogor mengadakan acara Go Green Go Fun, yang bertemakan “Hijaukan Bumi, Serukan Aksi!”. Acara ini merupakan suatu hal yang baru diadakan di MAN 2 Kota Bogor, di mana acara ini mengajak para siswa-siswi untuk belajar cara mendaur ulang sampah dengan baik dan benar, serta pentingnya lingkungan yang hijau untuk beraktivitas. Dengan begitu, diadakannya lomba pada acara ini mengajak para siswa-siswi untuk berpartisipasi dalam mendaur ulang sampah, menghijaukan lingkungan, serta menggunakan kreativitas mereka untuk berkarya.</p><p>Agar acara berjalan dengan lancar, terlebih dahulu dilaksanakan salat dhuha bersama yang dilanjutkan dengan tadarus serta doa bersama di lapangan upacara MAN 2 Kota Bogor. Siswa-siswi juga diminta membawa buku bacaan untuk literasi bersama, selain menambah wawasan, juga meningkatkan semangat membaca. Literasi bersama ini juga dapat menjadi momen berharga karena, siswa-siswi dapat membagikan dan menceritakan kembali buku bacaan mereka satu sama lain.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*MRoQh3-yHwwTWRHK2xkjAQ.jpeg" /></figure><p>Acara Go Green Go Fun dimulai dengan pembukaan yang meriah oleh MC, dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Kepala Madrasah, Drs. H. Eman Supriyatman, M.Pd. Beliau memberikan sambutan serta apresiasi kepada para panitia yang sudah membawakan acara yang sangat bermanfaat ini. Sebagai penutup, beliau berkata, “Kita menghijaukan bumi kita, mulai dari lingkungan kita. Sebagai bentuk wujud cinta kita kepada tanah air” Ucapnya.</p><p>Setelah sambutan hangat dari Bapak Kepala Madrasah, acara dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis. Setelahnya, Azam Al Ghani, selaku ketua pelaksana, menyampaikan sambutannya beserta ucapan semangat kepada siswa-siswi yang akan mengikuti lomba. Tepat setelah sambutan dari ketua pelaksana, acara Go Green Go Fun resmi dimulai.</p><p>Pertama-tama, para peserta lomba fashion show diberi waktu untuk menyelesaikan karya mereka sebelum dipentaskan. Di sela-sela waktu itu, dilakukan penanaman bersama-sama dengan teman-teman satu kelas, sebagai bentuk dari tema yang diambil, yaitu Hijaukan Bumi. Di sela-sela waktu itu pun, banyak siswa-siswi yang mulai mengumpulkan sampah botol plastik sekelasnya hasil dikumpulkan bersama-sama, yang kemudian sampah plastik itu akan dijadikan sesuatu yang bermanfaat.</p><p>Tak terasa, waktu untuk perlombaan fashion telah tiba. Banyak siswa-siswi yang antusias untuk melihat karya-karya unik para peserta fashion show yang berlokasi di lapangan upacara. Fashion show diawali dengan tepukan meriah para penonton, dilanjutkan dengan penampilan pertama oleh kelas XI-7. Begitu banyak penampilan yang menakjubkan dari awal hingga akhir. Lomba fashion show ditutup dengan parade dan foto bersama para peserta lomba.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*5KhBh-AB7K7byBhHW0cIrg.jpeg" /></figure><p>Lomba selanjutnya yaitu video yang akan diputar di Aula MAN 2 Kota Bogor. Videotersebut berisikan pembahasan yang sesuai dengan tema acara kali ini. Selesai pemutaran video, acara dilanjutkan dengan ISHOMA. Selesai ISHOMA, masih ada lagi lomba yang tidak kalah seru, yaitu lomba poster dan kerajinan dari sampah di Aula MAN 2 Kota Bogor.</p><p>Para peserta menampilkan hasil karya poster mereka di meja yang akan dinilai oleh para juri. Sembari dinilai, para peserta lomba poster mempresentasikan kepada juri yang menilai mengenai makna dan tema poster yang mereka pilih. Dibarengi dengan lomba kerajinan dari sampah, para peserta menampilkan hasil karya mereka yang didaur ulang dari sampah. Para peserta mempresentasikan dengan maju ke panggung aula. Kedua lomba tersebut merupakan lomba penutup untuk acara Go Green Go Fun ini.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*Twy-YZ7_uAu3IwdaU_4FJw.jpeg" /></figure><p>Alandra Shazia dari kelas XI-3 menyampaikan kesan dan harapan untuk acara Go Green Go Fun sebagai panitia bahan humas. Shazia menyampaikan betapa senangnya dirinya karena hasil kerja yang selama ini dilakukan beserta segala kendalanya terbayarkan di hari H acara dengan hasil yang memuaskan. Apalagi, acara ini sesuai sekali dengan kesenangannya terhadap alam. Harapan Shazia untuk acara Go Green Go Fun yang mendatang semoga partisipannya lebih banyak dan semakin banyak juga lomba yang lebih menarik serta lebih meriah dari acara Go Green Go Fun tahun ini.</p><p>Adila Tyas Astuti dari kelas XI-3 juga memberikan kesan dan pesannya sebagai peserta lomba poster. Adila mengungkapkan bahwa ia mengikuti lomba poster ini karena ingin mencoba hal baru dan mengasah kemampuannya dalam menggambar serta mengasah otaknya untuk berpikir kreatif.</p><p>Acara Go Green Go Fun kali ini ditutup dengan semangat MC serta panitia yang tidak pernah berkurang. Acara ini juga memberikan banyak manfaat dan menjadikan momen untuk saling akrab bersama teman sekelas.</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=e28f483f8368" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[LA SEMAINE FRANÇAISE UNJ 2026]]></title>
            <link>https://medium.com/@mandapers_/la-semaine-fran%C3%A7aise-unj-2026-0b1c240e0a74?source=rss-6052274fac0e------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/0b1c240e0a74</guid>
            <dc:creator><![CDATA[MANDAPA PERS]]></dc:creator>
            <pubDate>Sat, 25 Apr 2026 14:32:56 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2026-04-25T14:40:28.376Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*ctbUTsRfT2s7ovVdF-WGog.jpeg" /></figure><p>Senin, 20 April 2026, BEM Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis Universitas Negeri Jakarta kembali menyelenggarakan event “La Semaine Française” yang berisikan kegiatan menarik seperti perlombaan, pentas seni, talkshow hingga bazar makanan Prancis selama sepekan penuh.</p><p>La Semaine Française merupakan event yang rutin dilaksanakan. Tahun ini menjadi event LSF ke-19 sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 1989. Tema yang diangkat pada tahun ini adalah “La langue française, I’IA, et l’emphatie: former les apprenants mondiaux de demain” atau “Bahasa Prancis, AI, dan empati: melatih para pembelajar global masa depan”.</p><p>Di hari pertama La Semaine Française telah dilaksanakan pembukaan acara yang diawali dengan penampilan tarian tradisonal dan tarian prancis yang kemudian membangun suasana meriah dan disambut dengan tepuk tangan dari para penonton.</p><p>Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemberiaan sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Pelaksana LSF, kemudian dilanjutkan oleh Ketua BEMP PBP. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa “LSF merupakan momen untuk merayakan kebudayaan, serta meningkatkan kecintaan berbahasa prancis.”</p><p>Sambutan selanjutnya diberikan oleh Koordinator Program Studi Bahasa Prancis UNJ, yaitu Dr. Ratna, S.Pd., M.Hum. Sambutan hangat yang beliau berikan membuat suasana kekeluargaan di ruangan tersebut. Selanjutnya, sambutan diberikan oleh Institut Français Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan penayangan video sambutan kedutaan Swiss.</p><p>Sebagai penutup rangkaian sambutan, Dekan FBS UNJ memberikan sambutan sekaligus meresmikan dimulainya acara La Semaine Française. Peresmian ditandai dengan cara pemukulan gong. Setelah gong dipukul, ruangan pun dipenuhi tepuk tangan yang meriah dan antusiasme para peserta acara yang hadir.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*Fniwbi36qV-iVlZBqE4dQQ.jpeg" /></figure><p>Beranjak ke agenda berikutnya, yaitu sesi talkshow yang dimoderatori oleh Madame Ratna dengan narasumber Bapak Angga Putra Fidrian selaku Co-Founder Wamesa Consulting. Sesi pertama dimulai dengan pembacaan CV narasumber, Bapak Angga. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan langsung oleh beliau.</p><p>Tema yang diangkat kali ini adalah “Keseimbangan antara Kecerdasan Buatan, Kemanusiaan, dan Pendidikan untuk Membentuk Pelajar Masa Depan”. Pada awal penyampaian beliau menyebutkan tentang pemerintah Prancis memiliki track record yang baik dalam pengelolaan kota yang berlandaskan empati. Contohnya kebijakan penataan ruang di kota yang menerapkan “15-minutes city”. Di mana tempat-tempat yang menjadi pusat kegiatan bisa diakses hanya dalam waktu 15 menit saja.</p><p>Masuk ke materi utama beliau mulai menjelaskan poin penting yaitu selain adanya kesenjangan akses, terjadi juga kesenjangan pengetahuan yang mempengaruhi kemampuan anak untuk membentuk mimpi yang ingin diraihnya. Oleh sebab itu, dengan adanya AI diharapkan dapat menjadi alat untuk mengisi kesenjangan pengetahuan tersebut. Di mana ketika pengetahuan anak-anak semakin luas maka semakin besar pula potensi dan mimpi yang bisa dibangun oleh anak-anak di masa depan</p><p>Setelah pemaparan materi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pertanyaan pertama membahas fenomena pelajar yang takut untuk melakukan kesalahan saat mengerjakan tugas, sehingga lebih mengandalkan AI untuk menyelesaikan pekerjaan tanpa melalui proses belajar yang sebenarnya. Menanggapi hal tersebut, Bapak Angga menjelaskan bahwa rasa takut salah merupakan hal manusiawi dan justru menjadi pembeda antara manusia dengan AI. Kesalahan dalam proses belajar bukanlah sesuatu yang harus dihindari, melainkan bagian penting dari pembelajaran itu sendiri. Dari kesalahan tersebut, peran guru menjadi penting untuk membimbing dan mengarahkan pelajar kembali ke pemahaman yang benar, sehingga proses belajar tetap bermakna dan membangun.</p><p>Setelah sesi talkshow ditutup, rangkaian acara kembali dipimpin oleh MC. Di penghujung agenda hari pertama La Semaine Française, kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi foto bersama. Suasana yang hangat dan penuh antusiasme terlihat dari para peserta yang hadir, yang menunjukkan semangat untuk mengikuti rangkaian acara pada hari-hari berikutnya.</p><p>Memasuki hari ketiga pelaksanaan La Semaine Française, lomba cerdas cermat menjadi agenda utama. Rangkaian kegiatan berlanjut di Aula Bung Hatta, Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta Kampus A. Registrasi peserta dibuka pada pukul 08.30 WIB dan disambut dengan kehadiran peserta yang mulai memadati lokasi acara. Sebanyak sekitar 21 tim yang masing-masing beranggotakan tiga orang dari berbagai sekolah turut berpartisipasi.</p><p>Tidak hanya para peserta, suasana juga diramaikan oleh kehadiran para suporter dari masing-masing sekolah. Mereka terdiri dari teman-teman siswa, guru bahasa Prancis, serta orang tua yang turut memberikan dukungan secara langsung.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*uSJdksEw8w0ovAPI-2NeUg.jpeg" /></figure><p>Saat pelaksanaan cerdas cermat yang menggunakan platform Quizizz, beberapa tim mengalami kendala pada perangkat yang digunakan, sehingga sempat menyebabkan penundaan waktu dalam perlombaan. Sebagai solusi atas kendala yang terjadi, sistem pelaksanaan cerdas cermat kemudian diubah. Lomba dibagi menjadi tujuh sesi, dengan setiap sesi diikuti oleh tiga tim.</p><p>Mekanisme menjawab dilakukan melalui sistem adu cepat memencet bel, di mana tim yang paling sigap akan mendapatkan kesempatan pertama untuk menjawab. Namun jika jawaban yang di berikan tim tersebut salah, maka tim yang menjawab mendapatkan pengurangan nilai sebesar 5 poin, dan pertanyaan di lempar terhadap dua tim lainnya. Peraturan ini mendorong peserta untuk tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga mempertimbangkan ketepatan dalam setiap jawaban yang diberikan.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*s6PSzEYkWzC5gTO4O81sPQ.jpeg" /></figure><p>Setelah melalui babak semifinal, terpilih tiga tim yang berhasil masuk ke babak final, yaitu tim Labschool Cibubur, Pesantren Daar El Qolam 3 Kampus Dza ’Izza, dan MAN 1 Yogyakarta. Setelah melalui perebutan nilai di babak final, Labschool Cibubur berhasil meraih posisi pertama dengan perolehan 190 poin. Posisi kedua ditempati oleh Pesantren Daar El Qolam 3 Kampus Dza ’Izza dengan perolehan 160 poin, sementara MAN 1 Yogyakarta berada di posisi ketiga dengan perolehan 85 poin. Hasil ini menutup jalannya lomba cerdas cermat dengan persaingan yang berlangsung hingga akhir.</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=0b1c240e0a74" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[SEMINAR RAMADHAN FEST 2026
Pemuda Berintegritas di Tengah Krisis Global]]></title>
            <link>https://medium.com/@mandapers_/seminar-ramadhan-fest-2026-pemuda-berintegritas-di-tengah-krisis-global-66233810e97c?source=rss-6052274fac0e------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/66233810e97c</guid>
            <dc:creator><![CDATA[MANDAPA PERS]]></dc:creator>
            <pubDate>Sun, 05 Apr 2026 11:19:57 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2026-04-05T11:19:57.273Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*SSUxHp-0nm3wFxGfaQUZWw.jpeg" /></figure><p>Sabtu, 14 Maret 2026, Gerakan Kolaboratif Transformatif (GKT), yang merupakan kolaborasi antara Komunitas Poros Literat, MPK MAN 1 Kota Bogor, dan PRIS SMAN 10 Bogor, telah menyelenggarakan kegiatan Seminar Ramadhan Fest 2026 yang bertemakan “Krisis Identitas Pemuda di Tengah Krisis Global” di Fakultas Pertanian, IPB University.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1000/1*NqgTgmnSdIsYzuiw4dNtBQ.jpeg" /></figure><p>Acara tersebut diawali dengan sambutan dari Ketua Komunitas Poros Literat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum terbaik bagi para pemuda untuk berubah ke arah yang lebih baik. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Dheandhia Lanovondra. Beliau menyampaikan, “Dengan adanya acara ini, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi ajang menjalin relasi bagi kita semua. Meskipun memiliki latar belakang yang berbeda, dengan visi yang sama kita dapat menciptakan aksi nyata.”</p><p>Selanjutnya, MC menyerahkan keberlangsungan acara kepada moderator, yaitu Kak Intan Hidayat, seorang pegiat literasi. Setelah itu, para pemateri memasuki ruangan. Pemateri pertama adalah M. Azzam Alauddin, Sekretaris Jenderal BKIM IPB sekaligus seorang aktivis muslim. Pemateri kedua adalah Dava Aliansyah, Jajaka Kota Bogor 2025 sekaligus aktivis pelajar di SMAN 4 Bogor. Pemateri ketiga adalah Sofwatul Hanim, S.K.M., yang merupakan mahasiswa S2 di Universitas Indonesia.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1000/1*SCuo1Jbruq3_m-yoodV9zA.jpeg" /></figure><p>Pemaparan materi pertama disampaikan oleh Kak Azzam Alauddin. Dalam materinya, beliau mengangkat tema <em>Uncertain World</em> atau dunia yang tidak pasti. Pada awal penyampaian, beliau menjelaskan berbagai krisis yang terjadi di dunia, mulai dari krisis geopolitik, lingkungan, hingga sosial dan moral. Untuk mengatasi krisis tersebut, kita perlu menemukan akar penyebabnya. Beliau menyampaikan, “Penyebab dari krisis yang terjadi di dunia adalah adanya perubahan dalam cara pandang manusia terhadap dunia. Ketika manusia merasa ‘memiliki’ dunia, manusia cenderung melakukan eksploitasi, menimbun sumber daya, dan bahkan berperang untuk memperebutkannya.” Pada akhir pemaparan, beliau juga menceritakan kisah penaklukan Mekkah yang dilakukan tanpa adanya satu pun pertumpahan darah sebagai contoh penyelesaian krisis dengan cara damai. Para peserta menyimak materi yang disampaikan dengan tenang sambil mencatat poin-poin penting yang mereka dapatkan.</p><p>Selanjutnya, pemaparan materi kedua disampaikan oleh Kak Dava Aliansyah. Dalam materinya, beliau mengangkat tema “Realia Masa Kini”. Pemaparan materi dimulai dengan penjelasan mengenai efek globalisasi dan digitalisasi, di mana informasi sangat mudah untuk didapatkan. Dengan mudahnya akses terhadap media informasi pada masa kini, hal tersebut sering kali disalahgunakan hingga membentuk sikap apatis dalam diri seseorang, khususnya pada generasi sekarang. Beliau juga menyampaikan mengenai peran para pemuda dalam mengatasi krisis tersebut. “Para pemuda berperan sebagai pencegah langkah yang salah di masa depan, sekaligus sebagai motivator yang memberikan pengetahuan secara luas. Selain itu, pemuda juga berperan sebagai negosiator yang menyebarkan visi yang dimiliki, aktivator sebagai penggerak perubahan dengan melaksanakan visi dan misi, serta influencer yang mampu memengaruhi orang lain dengan dibarengi ilmu pengetahuan.”</p><p>Beranjak ke materi selanjutnya yang disampaikan oleh Kak Sofwatul Hanim, S.K.M. Dalam materinya, beliau mengangkat tema “Membangun Literasi Qur’ani untuk Menghadapi Krisis Global”. Beliau menyampaikan materinya dengan pendekatan yang cukup islami. Pemaparan tersebut diawali dengan penjelasan mengenai krisis identitas, serta dampak dari algoritma media sosial yang sering kali hanya menyuguhkan konten sesuai dengan informasi yang kita sukai sehingga menimbulkan efek kecanduan. Dalam materinya, beliau juga menjelaskan bagaimana Allah memerintahkan manusia untuk melakukan literasi serta bersikap kritis terhadap kondisi di sekitar. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai filter dalam memilah informasi yang kita peroleh dari algoritma media sosial. Beliau menyampaikan, “Krisis identitas tersebut akan berhenti ketika kita mencari tujuan hidup dalam Al-Qur’an, sehingga kita dapat berfokus pada standar dan perintah Allah serta berhenti memenuhi standar manusia yang tidak ada habisnya.”</p><p>Demikianlah sesi pemaparan materi dari ketiga pemateri tersebut. Suasana ruangan dipenuhi semangat serta tepuk tangan atas materi yang telah disampaikan. Selanjutnya, moderator membuka sesi tanya jawab. Para peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai organisasi, komunitas, dan sekolah mulai mengangkat tangan dengan penuh antusiasme untuk menyampaikan pertanyaan mereka masing-masing.</p><p>Berikut salah satu pertanyaan beserta tanggapannya:<br><strong>Pertanyaan:</strong><br>“Apa yang lebih memengaruhi krisis identitas tersebut, apakah arus globalisasi atau faktor lingkungan keluarga dan sekitarnya?”</p><p><strong>Jawaban:</strong><br>Kak Dava: “Keduanya memiliki peranan penting. Baik globalisasi maupun lingkungan sekitar dapat mempercepat ataupun memperlambat terjadinya fenomena krisis identitas tersebut.”</p><p>Kak Sofwatul Hanim: “Keluarga merupakan unsur penting dalam membentuk generasi yang unggul. Jika sebuah keluarga telah memahami identitas dan tanggung jawabnya, anak-anak sebagai generasi penerus dapat berkembang menjadi lebih baik. Oleh karena itu, lingkungan sekitar sangat berpengaruh, karena arus globalisasi yang sulit dikendalikan dapat ditekan dengan adanya lingkungan yang baik.”</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*8HtIDp-r_YaKy-qpWnfXJQ.jpeg" /></figure><p>Acara dilanjutkan dengan sesi penyerahan sertifikat kepada para pemateri, diikuti dengan sesi dokumentasi foto bersama para peserta, pemateri, dan panitia. Setelah itu, peserta diberikan waktu istirahat untuk melaksanakan salat Ashar.</p><p>Setelah waktu istirahat salat Ashar, acara dilanjutkan dengan penampilan teater monolog yang menghadirkan suasana tenang dan penuh makna. Selanjutnya, para peserta mengikuti sesi diskusi yang kemudian dipresentasikan oleh masing-masing kelompok. Ramadhan Fest 2026 ditutup dengan kegiatan buka bersama antara peserta dan panitia, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan di bulan Ramadhan yang indah.</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=66233810e97c" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[EUFORIA: Evolution Of The Incredible Tetra]]></title>
            <link>https://medium.com/@mandapers_/euforia-evolution-of-the-incredible-tetra-a21d0bab5181?source=rss-6052274fac0e------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/a21d0bab5181</guid>
            <dc:creator><![CDATA[MANDAPA PERS]]></dc:creator>
            <pubDate>Wed, 04 Feb 2026 13:20:56 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2026-02-04T13:20:56.256Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/585/1*IKE70-haq3seNQX6skalOQ@2x.jpeg" /></figure><p>27 Juli 2025, SMAN 4 Kota Bogor berhasil memeriahkan acara yang digelar oleh OSIS SMAN 4 Kota Bogor. Acara tersebut ialah EUFORIA atau <em>Evolution Of The Incredible Tetra</em>. EUFORIA merupakan sebuah acara pentas seni dan musik di mana para siswa menampilkan penampilan seperti band, teater, dan tarian baik tradisional maupun modern.</p><p>Acara dibuka oleh <em>Master of Ceremony</em> dengan hangat. Kemudian dilanjutkan dengan santunan kepada anak yatim yang diserahkan oleh pihak guru SMAN 4 Kota Bogor. Hingga tibalah pada acara yang ditunggu-tunggu oleh para peserta EUFORIA, yakni penampilan-penampilan.</p><p>Penampilan pertama dimulai dengan tarian tradisional oleh Ekstrakurikuler Tari Tradisional, KABENGBAT. Para penari membawakan tariannya dengan lembut dan indah. Disusul dengan penampilan kedua yakni penampilan musik Band WISH yang dibawakan dengan lengkap oleh gitaris, bassist, dan drummer. Penampilan musik berikutnya dibawakan oleh kelas XI-4.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/585/1*GpMAf8wuL6S15jzvmjmXdQ@2x.jpeg" /></figure><p>Rangkaian acara masih berlanjut. Penampilan dan sorak sorai penonton juga menjadi lebih meriah. Dimulai dari penampilan SC oleh Ibu Ratna yang berkolaborasi dengan Jihan, Modern Dance yang dibawakan begitu energik oleh BIZZARE, penampilan kelas EXONEDERFULL yang membawakan lagu teman sejati oleh HIVI!, hingga penampilan Tari Saman RATOH JORE yang tak kalah menakjubkan sebelum memasuki waktu istirahat untuk ISHOMA.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/585/1*JP_SovOD_j9jgpErakVA_A@2x.jpeg" /></figure><p>Setelah ISHOMA, acara kembali dilakukan. Meski matahari semakin terik, penampilan kelas oleh TWORCHIER tetap terlihat begitu kompak dengan membawakan pertunjukan Cerita Pulang Sekolah. Masih dengan penampilan kelas, kini SCOBAND tampil membawakan beberapa lagu yang turut dinyanyikan oleh audiens. Selanjutnya, ialah penampilan musik oleh KESTRA (1) yang pada kesempatan ini membawa lagu Sandiwara Semu dari Rumahsakit sebagai salah satu lagu yang dibawakannya.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/585/1*L-_6wU_FAvfzi5VoM9fWIQ@2x.jpeg" /></figure><p>Berbagai macam penampilan masih memeriahkan lapangan SMAN 4 Kota Bogor. Ada penampilan kelas dari THE BANDITO, tarian tradisional yang kembali dilakukan oleh KABENGBAT, penampilan-penampilan musik oleh KESTRA, THREEFOURFIVE, THE BAMBOO’S, RETORIC, dan juga teater musikal oleh ARKA.</p><p>Tibalah EUFORIA di penghujung acaranya pada hari ini, yakni penutupan. Acara ditutup oleh <em>Master of Ceremony</em> dan tepukan tangan yang meriah dari para penonton. Demikianlah rangkaian acara EUFORIA yang berhasil membuat para peserta pulang dengan rasa senang.</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=a21d0bab5181" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Festival Sore 2026: Bungo di Ateh Karang]]></title>
            <link>https://medium.com/@mandapers_/festival-sore-2026-bungo-di-ateh-karang-eb0377ffc666?source=rss-6052274fac0e------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/eb0377ffc666</guid>
            <dc:creator><![CDATA[MANDAPA PERS]]></dc:creator>
            <pubDate>Sun, 25 Jan 2026 14:19:54 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2026-01-25T14:19:54.002Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*4FlXSYEJ37nlPSTlTsjuTQ@2x.jpeg" /></figure><p>Festival Sore atau FESOR kembali diadakan oleh Teater I’tibar MAN 2 Kota Bogor pada Sabtu, 24 Januari 2026. Acara ini digelar di Aula MAN 2 Kota Bogor yang dihadiri oleh 230 pasang mata. FESOR adalah sebuah acara yang menampilkan teater, monolog, tari, dan juga pertunjukan musik. FESOR tahun ini berjudul ‘Bungo Di Ateh Karang’ dengan mengangkat tema yang berbeda dari tahun tahun sebelumnya yaitu ‘perempuan’ yang menceritakan kisah Siti Nurbaya. Keberlangsungan acara ini dipandu oleh Muhammad Hasan Abdusalam dan Khaysa Hatta Latiefa selaku MC.</p><p>Pada sambutan ketua pelaksana FESOR 2026, Khumaira Nur Rahman, disampaikan alasan pemilihan tema yang berbeda tahun. Mengusung tema perempuan karena dimaknai sebagai simbol ke teduhan dan keindahan yang tetap tumbuh meski di atas karang yang keras.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*rnR3gh2qbLHuzwPi8dBSaA@2x.jpeg" /></figure><p>FESOR kali ini menceritakan teater kisah Siti Nurbaya yang terpaksa menikah dengan Datuk Maringgih sebagai cara untuk membebaskan ayahnya yang di penjara dan melunasi hutang-hutang ayahnya kepada Datuk Maringgih. Akan tetapi di sisi lain, Siti Nurbaya menjalin hubungan dengan Samsul. Siti Nurbaya menikah dengan Datuk Maringgih di saat Samsul sedang bersekolah di Belanda untuk mencapai cita-citanya sebagai pengacara. Pesan moral dari penampilan teater Siti Nurbaya ini adalah perjuangan perempuan dalam melawan patriarki serta perjuangan hak-hak perempuan untuk mendapatkan sebuah kebebasan.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*I0n4kvhYreMzOYFgq8UHyg@2x.jpeg" /></figure><p>Selain teater, ada beberapa penampilan monolog yang sangat luar biasa sukses membuat para penonton terkagum-kagum. Salah satunya pada saat penampilan monolog Anton yang dibawakan oleh Nagib. Pada penampilannya, Nagib beberapa kali berinteraksi dengan para penonton dengan memarahi penonton yang mengobrol dan mengambil video pada saat ia tampil, hal ini membuat suasana menjadi meriah karena menimbulkan gelak tawa penonton dan memberikan kesan tersendiri bagi penonton yang kena marah oleh Anton.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*cld71Q5VKPjqUDY3owS5vg@2x.jpeg" /></figure><p>Selain tema yang berbeda di tahun ini, FESOR juga memberikan penampilan yang berbeda yaitu penampilan dari Band Teater I’tibar yang membawakan lagu berjudul Terbuang Dalam Waktu milik Barasuara. Sebagai penutup, FESOR mengadakan Doorprize dan penyampaian pesan kesan penonton. Salah satu penonton berkata, “Aku selama nonton amazed banget sama penampilannya. Dari (mulai) tarian, akting pemainnya bikin aku merinding dan mau nangis di akhir”.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*CCFjxVLzAra6z3-fPGPrqA@2x.jpeg" /></figure><p>FESOR memberikan kesan tersendiri bagi penontonnya melalui kisah cinta yang tragis dan mengandung makna mendalam tentang suatu kebebasan. Semoga FESOR dapat selalu memberikan penampilan yang luar biasa lagi kedepannya dan memberikan banyak kesan bagi para penontonnya.</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=eb0377ffc666" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[KOMPRA 2025 : Ukir Cerita, Ekspresikan Rasa, Kreativitas tak Terhingga]]></title>
            <link>https://medium.com/@mandapers_/kompra-2025-ukir-cerita-ekspresikan-rasa-kreativitas-tak-terhingga-016416d11b0e?source=rss-6052274fac0e------2</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/016416d11b0e</guid>
            <dc:creator><![CDATA[MANDAPA PERS]]></dc:creator>
            <pubDate>Wed, 24 Dec 2025 09:31:57 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2025-12-24T09:31:57.231Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/640/1*NAcrUkdw5l2BqenlgbK1wg@2x.jpeg" /></figure><p>KOMPRA (Kompetisi Pramuka) kembali hadir mewarnai MAN 2 Kota Bogor. Dengan tagline terbarunya “Ukir Cerita, Ekspresikan Rasa, Kreativitas tak Terhingga”, kompetisi tahun ini menghadirkan nuansa penuh warna dan keceriaan. Kali ini kompetisi diadakan selama dua hari, yakni hari Sabtu, 20 Desember 2025 sampai Minggu, 21 Desember 2025. Kompetisi meriah ini dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai pangkalan. Meski kegiatan disambut dengan rintik hujan, semangat dan kegigihan para peserta tidak surut dalam mengikuti KOMPRA 2025.</p><p>Pembukaan KOMPRA dilaksanakan secara khidmat di Aula MAN 2 Kota Bogor oleh perwakilan peserta dari setiap pangkalan dan beberapa pejabat selaku tamu undangan. Sesi pembukaan dipandu oleh Ali haidar dan Siti Salamah sebagai Master of Ceremony. Pembukaan diisi dengan pembacaan sandi ambalan, penyambutan pejabat, menyanyikan Indonesia Raya dan Hymne Satya Darma Pramuka, sambutan oleh bapak Yayat Supriatna, simbolis dan penyematan, penampilan, serta. diakhiri dengan pembacaan doa.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/640/1*DAPw5mNrga5WV6UYs9xfHA@2x.jpeg" /></figure><p>Pelaksanaan di hari pertama KOMPRA diisi dengan berbagai lomba, yakni Wide Games SD yang dilaksanakan di tiga pos diantaranya pos 1: Kecamatan Bogor Timur, pos 2: Panti Asuhan Darussalihat, dan pos 3: Lapangan Koboy, Scout of Champions yang bertempat di ruang kelas XII-5 dan XII-6, Kolone Tongkat yang bertempat di lapangan utama MAN 2 Kota Bogor, Penyisihan IPN di Kecamatan Bogor Timur, pelaksanaan RRSA yang terbagi menjadi tiga pos, pos 1: SDN Bangka dan SDN Otista, pos 2: SMPN 3 Kota Bogor, pos 3: SDN Ciheulet. Berikutnya mata lomba Daphore Taksasi yang berlokasi di Aula MAN 2 Kota Bogor, Aransemen Musik Budaya Nusantara yang betempat di ruang kelas XI-4 dan XI-5, serta Dongeng Legenda Cerita Rakyat yang bertempat di ruang kelas X-3 dan X-4.</p><p>Sorak para peserta dan pengunjung memberikan kesan penuh antusias pada KOMPRA tahun ini. Dengan nuansa penuh warna dan kreativitas, ajang perlombaan KOMPRA menciptakan pengalaman baru dan mengesankan untuk setiap peserta dan pengunjung yang hadir.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/640/1*IygsPYy7wJcFiyfCbsC3fw@2x.jpeg" /></figure><p>“Untuk KOMPRA saya harap terus maju dan lebih baik kedepannya serta saya berharap di KOMPRA 2026 ambalan kami dapat ikut kembali.” Ujar salah satu peserta dari SMKN 1 Kota Bogor. Selanjutnya serangkaian kegiatan di hari pertama KOMPRA 2025 ditutup dengan hiburan dari Aufklarung, PR2C Band, dan KATROZZ Band sebagai special performance.</p><p>Kegiatan KOMPRA 2025 pada hari kedua berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta. Sejak pagi hari, seluruh rangkaian acara telah berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh panitia. Hari kedua difokuskan pada final lomba dan pengumuman hasil lomba KOMPRA.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*nW56j1FS9zLiCIHR_R-F_A@2x.jpeg" /></figure><p>Salah satu momen penting pada hari kedua adalah kehadiran Hanin Dhiya sebagai <em>guest star</em> di acara KOMPRA 2025, yang di mana turut memberikan pesan motivasi kepada peserta. Dalam sesi wawancara bersama media partner, Hanin Dhiya menyampaikan pesan penuh semangat kepada seluruh peserta KOMPRA. Ia mengatakan, “Semoga teman-teman yang hadir hari ini semangat terus belajarnya, semangat terus dalam berkegiatan positif, karena aku selalu pengen anak-anak muda tuh bisa berkontribusi di hal-hal yang positif untuk mereka sendiri dan untuk lingkungannya.”</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/640/1*gfXLcFeuTbWYBR6SwoQs-w@2x.jpeg" /></figure><p>Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi tersendiri untuk para peserta. Peserta mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh semangat, menunjukkan sikap disiplin, kerja sama tim, serta rasa tanggung jawab. Panitia juga berperan aktif dalam mengarahkan jalannya kegiatan agar tetap kondusif dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.</p><p>Sebagai penutup rangkaian kegiatan Day 2, panitia KOMPRA 2025 menyampaikan pengumuman hasil perlombaan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan oleh para peserta. Pengumuman dilakukan secara tertib dan disambut dengan antusias, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, kerja keras, dan partisipasi aktif seluruh peserta. Melalui pengumuman ini, diharapkan peserta semakin termotivasi untuk terus mengembangkan potensi diri serta berani berkompetisi secara sehat dalam kegiatan positif.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*E0LOXf_pmcjPJ-Lmg0UMJg@2x.jpeg" /></figure><p>Berikut hasil pengumuman pemenang lomba KOMPRA 2025:</p><p>Lomba Wide Games SMA/SMK/MA(Putra):</p><p>Juara I : SMKN 1 Bogor</p><p>Juara II : SMAN 1 Ciawi</p><p>Juara III : SMAN 1 Tamansari</p><p>Harapan I : SMAN 10 Kota Bogor</p><p>Harapan II : SMK Wikrama</p><p>Harapan III : SMKN 4 Kota Bogor</p><p>Juara per Pos:</p><p>Juara Pos 1 : SMKN 2 KOTA BOGOR</p><p>Juara Pos 2 : SMAN 1 CIGOMBONG</p><p>Juara Pos 3 : SMKN 1 BOGOR</p><p>Lomba Wide Games SMA/SMK/MA. (Putri):</p><p>Juara I : SMKN 1 Bogor</p><p>Juara II : SMAN 1 Ciawi</p><p>Juara III : SMAN 1 Kota Bogor</p><p>Harapan I : SMAN 2 Bogor</p><p>Harapan II : SMKN 2 Kota Bogor</p><p>Harapan III : SMKN 4 Kota Bogor</p><p>Juara per Pos:</p><p>Juara Pos 1 : SMKN 1 BOGOR</p><p>Juara Pos 2 : SMKN 3 BOGOR</p><p>Juara Pos 3 : SMKN 1 BOGOR</p><p>Lomba Kreasi Bangunan SMA/SMK/MA. (Terpadu):</p><p>Juara I : SMAN 1 Ciomas</p><p>Juara II : SMK Bina Informatika</p><p>Juara III : SMK Bhinneka Nusantara</p><p>Harapan I : SMAN 1 Citeureup</p><p>Harapan II : SMAN 1 Ciawi</p><p>Harapan III : SMA Al-Hikmah Tenjolaya</p><p>Kreasi Bangunan Favorit I : SMKN 2 Kota Cilegon</p><p>Kreasi Bangunan Favorit II : SMAN 1 Ciawi</p><p>Lomba Dance Semaphore dan Tari Kreasi SMA/SMK/MA. (Terpadu) :</p><p>Juara I : SMKN 1 Bogor</p><p>Juara II : SMKS Dasa Semeata</p><p>Juara III : SMK Bina Informatika</p><p>Harapan I : SMKN 3 Kota Bogor</p><p>Harapan II : SMAN 1 Tamansari</p><p>Harapan III : SMAN 8 Kota Bogor</p><p>Kostum Terbaik I : SMKS Dasa Semesta</p><p>Kostum Terbaik II : SMKN 1 BOGOR</p><p>Tarian Terbaik : SMKS Dasa Semesta</p><p>Dance Sempahore Favorit : SMKN 1 Bogor</p><p>Lomba Aransemen Musik Budaya Nusantara SMA/SMK/MA (Terpadu) :</p><p>Juara I : SMA BP FAI UMJ</p><p>Juara II : SMKN 1 Bogor</p><p>Juara III : SMAN 3 Bogor</p><p>Harapan I : SMAN 1 Ciawi</p><p>Harapan II : SMAN 10 Kota Bogor</p><p>Harapan III : SMA Al Ghazaly Kota Bogor</p><p>Musik Terbaik : SMA BP FAI UMJ</p><p>Vokal Terbaik : SMAN 1 Ciawi</p><p>Harmoni Terbaik : SMA BP FAI UMJ</p><p>Juara Umum Penegak SMA/SMK/MA : SMKN 1 Bogor</p><p>Lomba Reportase Pramuka Penegak SMA/SMK/MA :</p><p>Juara I : SMAN 1 Ciomas</p><p>Juara II : SMKN 4 Kota Bogor</p><p>Juara III : SMK Al Asiyah</p><p>Harapan I : SMAN 1 Ciawi</p><p>Harapan II : SMA Pesat Kota Bogor</p><p>Harapan III : SMA Al Ghazaly</p><p>Lomba Wide Games SMP/MTS (Putra) :</p><p>Juara I : SMPN 1 Bojonggede</p><p>Juara II : SMPN 12 Kota Bogor</p><p>Juara III : SMPN 18 Kota Bogor</p><p>Harapan I : SMPN 1 Sukaraja</p><p>Harapan II : MTSN 2 Bogor</p><p>Harapan III : SMPN 1 Kota Bogor</p><p>Juara per Pos:</p><p>Pos 1 : SMPN 1 Bojonggede</p><p>Pos 2 : SMPN 12 Kota Bogor</p><p>Pos 3 : SMPN 1 Bojonggede</p><p>Lomba Wide Games SMP/MTS (Putri) :</p><p>Juara I : SMPN 1 Bojonggede</p><p>Juara II : SMPN 1 Megamendung</p><p>Juara III : SMPN 1 Tamansari</p><p>Harapan I : SMPN 10 Kota Bogor</p><p>Harapan II : SMPIT Al Muttaqien</p><p>Harapan III : MTSN 2 Bogor</p><p>Juara per Pos:</p><p>Pos 1 : SMPIT Al Muttaqien</p><p>Pos 2 : SMPN 2 Cibungbulang</p><p>Pos 3 : SMPN 1 Tamansari</p><p>Lomba Kolone Tongkat SMP/MTS (Terpadu) :</p><p>Juara I : SMPN 2 Cibungbulang</p><p>Juara II : SMPN 12. Kota Bogor</p><p>Juara III : SMPN 10 Kota Bogor</p><p>Harapan I : SMPN 1 Megamendung</p><p>Harapan II : SMP PGRI 5 Kota Bogor</p><p>Harapan III : MTSN 2 Bogor</p><p>Komandan Terbaik I : SMPN 12 Cibungbulang</p><p>Komandan Terbaik II : SMPN 12 Kota Bogor</p><p>Komandan Terbaik III : SMPN 10 Kota Bogor</p><p>Variasi Formasi Terbaik I : SMPN 10 Kota Bogor</p><p>Variasi Formasi Terbaik II : SMPN 2 Cibungbulang</p><p>Variasi Formasi Terbaik III : SMPN 18 Kota Bogor</p><p>Juara Umum Kolone Tongkat : SMPN 2 Cibungbulang</p><p>Lomba Idola Penggalang Nusantara SMP/MTS (Putra) :</p><p>Juara I : SMPN 1 Bojonggede</p><p>Juara II : SMPN 15. Kota Bogor</p><p>Juara III : SMPN 12 Kota Bogor</p><p>Harapan I : SMP Pesat Kota Bogor</p><p>Harapan II : SMPN 18 Kota Bogor</p><p>Harapan III : SMPN 10 Kota Bogor</p><p>Intelegent Penggalang Putra : SMPN 18 Kota Bogor</p><p>Bakat Terbaik : SMPN 15 Kota Bogor</p><p>IPN Medsos I : SMPN 1 Bojonggede</p><p>IPN Medsos II : SMP Islam Al Mustarih</p><p>IPN Video Perkenalan : SMP Pesat kota Bogor</p><p>Lomba Idola Penggalang Nusantara SMP/MTS (Putri) :</p><p>Juara I : SMPN 12 Kota Bogor</p><p>Juara II : SMPN 15. Kota Bogor</p><p>Juara III : SMP Pesat Kota Bogor</p><p>Harapan I : SMPN 1 Sukaraja</p><p>Harapan II : MTS Yatashi Kota Bogor</p><p>Harapan III : MTSN 2 Bogor</p><p>Intelegent Penggalang Putra : SMP Pesat Kita Bogor</p><p>Bakat Terbaik : SMPN 1 Ciomas</p><p>IPN Medsos I : SMPN 1 Bojonggede</p><p>IPN Medsos II : SMP Islam Al Mustarih</p><p>IPN Video Perkenalan : SMP Pesat kota Bogor</p><p>Lomba Idola Penggalang Nusantara SMP/MTS (Gabungan) :</p><p>Juara umum : SMPN 1 Bojonggede (Putra)</p><p>Juara 1 : SMPN 12 Kota Bogor (Putri)</p><p>Juara 2 : SMPN 18 Kota Bogor (Putra)</p><p>Juara 3 : SMPN 12 Kota Bogor (Putra)</p><p>Lomba Miniatur Rumah Adat SMP/MTS (Terpadu) :</p><p>Juara I : SMPN 1 Bojonggede</p><p>Juara II : MTSN 2 Bogor</p><p>Juara III : SMPN 1 Cipeundeuy</p><p>Harapan I : SMPN 2 Tamansari</p><p>Harapan II : SMPN 12 Kota Bogor</p><p>Harapan III : SMP Islam Al Mustarih</p><p>Juara Umum Penggalang SMP/MTS : SMPN 1 Bojonggede</p><p>Lomba Dongeng SMP/MTS :</p><p>Juara I : SMP Islam Al Mustarih</p><p>Juara II : SMPN 1 Megamendung</p><p>Juara III : SMPN 1 Cipeundeuy</p><p>Harapan I : SMPN 1 Bojonggede</p><p>Harapan II : SMPN 19. Kota Bogor</p><p>Harapan III : SMPN 3 Kota Bogor</p><p>Lomba Wide Games SD/MI. (Putra) :</p><p>Juara I : SDN Semplak 1</p><p>Juara II : SDN Papandayan</p><p>Juara III : SDN Bangka 3</p><p>Harapan I : SDN Neglasari</p><p>Harapan II : SDS IT At Thoriq</p><p>Harapan III : SDN Semeru 1 Kota Bogor</p><p>Juara per Pos:</p><p>Pos 1 : SDN Semplak 1</p><p>Pos 2 : SDN Harjasari 2</p><p>Pos 3 : SDN Semplak 1</p><p>Lomba Wide Games SD/MI. (Putri) :</p><p>Juara I : SDN Semplak 1</p><p>Juara II : SDN Bangka 3</p><p>Juara III : SDN Papandayan</p><p>Harapan I : SDN Bantarkemang 6</p><p>Harapan II : SDN Semeru 1 Kota Bogor</p><p>Harapan III : SDN Margajaya 1</p><p>Juara per Pos:</p><p>Pos 1 : SDN Semplak 1</p><p>Pos 2 : SDS IT At Thoriq</p><p>Pos 3 : SDN Semplak 1</p><p>Lomba Scout of Champions SD/MI (Terpadu) :</p><p>Juara I : SDN Semplak 1</p><p>Juara II : SDN Margajaya 1</p><p>Juara III : SDN Semeru 1 Kota Bogor</p><p>Harapan I : SDN Taman Pagelaran</p><p>Harapan II : SDS IT At Thoriq</p><p>Harapan III : SDN Kedung Halang 5</p><p>Best Gamers 1 : SDS IT At Thoriq</p><p>Best Gamers 2 : SDN Semeru 1</p><p>Best Gamers 3 : SDN Semplak 1</p><p>Lomba Dance Semaphore dan Variasi Kolone Tongkat SD/MI (Terpadu) :</p><p>Juara I : SDN Semplak 1</p><p>Juara II : SDN Papandayan</p><p>Juara III : MIS Athfaliyyah</p><p>Harapan I : SDN Harjasari 1</p><p>Harapan II : SDN Semeru 1 Kota Bogor</p><p>Harapan III : SDN Gunung Batu 1</p><p>Dance dan Tarian Terbaik : SDN Semplak 1</p><p>Kostum Terfavorit : SDN Kebon Pedes 1</p><p>Lomba Idola Cilik SD/MI (Terpadu) :</p><p>Juara I : SDN Polisi 1 Kota Bogor</p><p>Juara II : SDN Polisi 5</p><p>Juara III : SDIT Aliya</p><p>Harapan I : SDN Harjasari 1</p><p>Harapan II : SDN Bangka 3</p><p>Harapan III : SDN Gunung Batu 2</p><p>Harmoni Terbaik 1 : SDN Polisi 1</p><p>Harmoni Terbaik 2 : SDN Polisi 5</p><p>Juara Umum Penggalang SD/MI : SDN Semplak 1</p><p>Lomba Vlog SD/MI (Terpadu) :</p><p>Juara I : SDN Semplak 1</p><p>Juara II : SDN Gunung Batu 2</p><p>Juara III : SDN Semeru 1 Kota Bogor</p><p>Harapan I : MIS Athfaliyyah</p><p>Harapan II : SDN Batutulis 2</p><p>Harapan III : SDN Bantarkemang 6</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/640/1*pt5zPZ0j66QWv40jyH-oog@2x.jpeg" /></figure><p>Secara keseluruhan, pelaksanaan KOMPRA 2025 pada hari kedua berjalan dengan lancar yang didukung cuaca yang cerah dan memberikan pengalaman yang bermakna bagi panitia dan pesertanya. Kehadiran sosok inspiratif seperti Hanin Dhiya semakin memperkuat nilai kegiatan ini sebagai wadah untuk menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, pengumuman hasil perlombaan turut menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas dan partisipasi aktif para peserta. Hari kedua turut menjadi bagian penting dalam rangkaian KOMPRA 2025 dalam mendorong generasi muda untuk terus berkarya, berkompetisi secara sehat, dan berkontribusi secara positif.</p><p>Demikianlah rangkaian kegiatan KOMPRA 2025. Selamat kepada para pemenang!</p><p>Fotografer: Indah Ayu Kirana, Hani Fauziah, Adnan Zulfaiq Anas, Humaira Winnie Salimah</p><p>Penulis: Sheela Amira Maslan, Syifa Fauziah Kamil</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=016416d11b0e" width="1" height="1" alt="">]]></content:encoded>
        </item>
    </channel>
</rss>