<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0" xmlns:cc="http://cyber.law.harvard.edu/rss/creativeCommonsRssModule.html">
    <channel>
        <title><![CDATA[Everidea - Medium]]></title>
        <description><![CDATA[Everidea is a Bandung-based company that creates digital interactive content through collaborative initiation to inspire, deliver values, and give a whole new experience for creative audience. - Medium]]></description>
        <link>https://medium.com/everidea?source=rss----52c9d2dcf788---4</link>
        <image>
            <url>https://cdn-images-1.medium.com/proxy/1*TGH72Nnw24QL3iV9IOm4VA.png</url>
            <title>Everidea - Medium</title>
            <link>https://medium.com/everidea?source=rss----52c9d2dcf788---4</link>
        </image>
        <generator>Medium</generator>
        <lastBuildDate>Thu, 28 May 2026 19:02:08 GMT</lastBuildDate>
        <atom:link href="https://medium.com/feed/everidea" rel="self" type="application/rss+xml"/>
        <webMaster><![CDATA[yourfriends@medium.com]]></webMaster>
        <atom:link href="http://medium.superfeedr.com" rel="hub"/>
        <item>
            <title><![CDATA[Bagaimana Teknologi Mengubah Hidup Kita]]></title>
            <link>https://medium.com/everidea/bagaimana-teknologi-mengubah-hidup-kita-2f4e9f24441?source=rss----52c9d2dcf788---4</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/2f4e9f24441</guid>
            <category><![CDATA[internet]]></category>
            <dc:creator><![CDATA[Muhamad Rachmat Maulana]]></dc:creator>
            <pubDate>Thu, 22 Sep 2022 07:42:27 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2022-09-22T07:42:27.073Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Eps. 2 “Apa yang akan terjadi jika tidak ada Internet”</strong></p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*nAAcLD8XWRMTYdXwCdG5zA.jpeg" /><figcaption><a href="https://unsplash.com/photos/_SFJhRPzJHs">https://unsplash.com/photos/_SFJhRPzJHs</a></figcaption></figure><p>Bagaimana jika kamu terbangun dan diluar dugaan tidak ada internet? Tanpa Google Maps untuk menyusuri jalan di kota yang asing, tanpa kartu kredit untuk membayar makan siang kamu?</p><p>Seketika kita mengalihkan pandangan dari layar dan memulai percakapan nyata satu sama lain, kita akan menggunakan kembali mesin faks, dan mulai membuat catatan dengan tangan.</p><p>Dunia tidak akan berantakan. Faktanya, dengan hampir 3 miliar orang tidak memiliki akses ke Internet di seluruh dunia, setengah dari umat manusia tidak akan menyadari perbedaan dalam jangka pendek. Tapi tidak untuk kamu, pengguna Internet yang hebat. kamu akan segera menyadarinya!</p><p>Jika Internet tiba-tiba menghilang, pengguna media sosial akan mulai menelepon satu sama lain di telepon, membebani sistem telekomunikasi yang berfungsi. Kecuali menara telepon seluler dan saluran telepon juga ditutup. Kemudian kamu akan kembali menulis surat dan mengirimnya melalui pos.</p><p><strong>Bisakah kita menghidupkan kembali kebiasaan dan infrastruktur lama?</strong></p><p><strong>Apakah ini masih berfungsi?</strong></p><p>Dalam dua tahun, jumlah website online berkembang dari ratusan menjadi ribuan. Dari langkah kecil ini, internet menguasai hampir seluruh entitas kehidupan, minimal untuk beberapa orang. Tapi bagaimana jika semuanya hilang?</p><p>Menghilangnya internet di dunia akan lebih terasa berdampak pada beberapa generasi.</p><p>Kakek-nenek berusia 85 tahun mungkin masih lebih nyaman menggunakan telepon rumah kuno untuk menelepon cucu mereka daripada mengirim pesan, suatu kegiatan yang saat ini hanya dilakukan beberapa orang kali setiap hari.</p><p>Jadi tidak ada SMS, tidak ada lagi situs web surfing, dan tentu saja mengucapkan happy anniversary pada media sosial. Kamu akan sadar bahwa tweet terakhir yang kamu kirimkan tentang tiket konser Justin Bieber yang sulit didapatkan akan menjadi yang terakhir. Sekarang pikirkan tentang ekonomi.</p><p>Dengan data keuangan yang umumnya disimpan di server, layanan perbankan sangat bergantung pada Internet. E-transfer tidak mungkin dilakukan, kartu kredit dan debit Anda akan menjadi plastik yang tidak berguna.</p><p><strong>Pikirkan kembali bagaimana cara kamu bertransaksi</strong></p><p><strong>Kembali ke uang tunai</strong></p><p>Dan bagaimana dengan semua bitcoin yang kamu hasilkan dengan susah payah?</p><p>Diperkirakan 85% orang Amerika menggunakan Internet dengan berbagai cara, tidak hanya untuk Facebook dan Twitter. Ekonomi global telah bergeser ke ketergantungan yang semakin meningkat pada belanja online dan transaksi keuangan.</p><p>E-transfer akan dihapus, orang-orang harus kembali menulis cek sewa pemilik rumah mereka. Kerugian triliunan dolar akan dirasakan oleh berbagai industri di seluruh dunia.</p><p>Negara-negara yang sangat bergantung pada Internet untuk membantu pertumbuhan dan stabilitas ekonomi mereka akan terbawa dengan negara-negara yang kurang paham teknologi ketika saluran perdagangan online yang dibangun di seluruh dunia runtuh.</p><p>Lebih dari itu, perusahaan besar seperti Google, Facebook, dan Amazon akan menghilang dari dunia bisnis, kehilangan pendapatan mereka hampir 440 juta dollar. Google sendiri memiliki 80.000 karyawan full time, ratusan dari ribuan orang akan tidak memiliki pekerjaan.</p><p>Bahkan perusahaan yang hanya menggunakan internet sebagai iklan akan ikut terdampak. Negara berkembang akan kehilangan sebagian industri dan menghadapi krisis ekonomi.</p><p>Bagaimana dengan negara yang hanya menggunakan sedikit internet?</p><p><strong>Penggunaan kertas akan semakin meroket</strong></p><p>Mereka akan terdampak juga, pasar internasional bergantung pada internet. Jadi dunia transit dengan tidak adanya internet akses antara bandara, pesawat, kapal, kereta, dan truk komersial, kita akan kembali memantau perdagangan dengan kertas.</p><p>Ini akan meningkatkan nilai pasar dari transportasi produk, akan menjadi lebih membingungkan untuk mengirimkan barang ke toko-toko. Tetapi minimal kamu masih tetap bisa berlibur meskipun kamu tidak memiliki instagram untuk membagikan liburan selfie kepada siapapun.</p><p>Lalu apakah mungkin internet mati?</p><p>Mungkin, tidak seluruh dunia. Beberapa negara sebetulnya pernah memperkenalkan “kill switch” untuk sengaja mematikan internet dan saluran komunikasi telepon.</p><p>Tetapi untuk mematikan seluruh internet lebih sulit daripada hanya memotong beberapa kabel bawah laut. Internet adalah jaringan global dari banyak jaringan komputer lain. Tidak bergantung pada satu mesin, bahkan jika satu bagian offline, yang lain akan tetap berfungsi.</p><p><strong>Akhir dari dunia yang seperti kita ketahui</strong></p><p>internet masih belum menjadi segalanya dan mengakhiri semua layanan yang tersedia bagi umat manusia, tetapi hilangnya internet akan segera mengubah dunia kita seperti yang kita kenal.</p><p>Ada langkah-langkah untuk memastikan bahwa skenario ini tidak akan pernah terjadi, tetapi tidak ada salahnya untuk memindahkan beberapa video Youtube favorit Anda ke dalam compact disc untuk berjaga-jaga.</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=2f4e9f24441" width="1" height="1" alt=""><hr><p><a href="https://medium.com/everidea/bagaimana-teknologi-mengubah-hidup-kita-2f4e9f24441">Bagaimana Teknologi Mengubah Hidup Kita</a> was originally published in <a href="https://medium.com/everidea">Everidea</a> on Medium, where people are continuing the conversation by highlighting and responding to this story.</p>]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Teknologi Mengubah Cara Hidup Manusia]]></title>
            <link>https://medium.com/everidea/teknologi-mengubah-cara-hidup-manusia-c92c3878ce2f?source=rss----52c9d2dcf788---4</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/c92c3878ce2f</guid>
            <category><![CDATA[technology]]></category>
            <dc:creator><![CDATA[Muhamad Rachmat Maulana]]></dc:creator>
            <pubDate>Fri, 16 Sep 2022 03:51:52 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2022-09-16T03:51:52.005Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Eps. 1 “Ancaman atau Peluang”</strong></p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*qKE-fgf80HbusoX9XSjtRw.jpeg" /><figcaption><a href="https://unsplash.com/photos/p-xSl33Wxyc">https://unsplash.com/photos/p-xSl33Wxyc</a></figcaption></figure><p>Teknologi, satu kata yang sangat berperan penuh dalam perkembangan kehidupan manusia saat ini. Di Era seperti saat ini mungkin hampir sebagian penduduk di seluruh dunia termasuk di Indonesia sendiri pun sudah menikmati kemajuan teknologi. Berbicara tentang teknologi tidak akan terpisahkan dengan internet dan Gadget yang merupakan hasil dari teknologi itu sendiri.</p><p>Teknologi pada dasarnya adalah cara kita mengeksekusi penemuan sains dan memadukannya dengan kebutuhan kita sendiri. Teknologi adalah istilah umum yang digunakan untuk merujuk pada berbagai alat, mesin, dan peralatan yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Alat dan perlengkapan ini telah diciptakan oleh manusia untuk membuat tugas lebih cepat, lebih mudah dan lebih nyaman.</p><p>Sejak penemuan komputer dan ponsel, teknologi telah berkembang pesat. manusia telah mencapai bulan dan menjelajahi luar angkasa hanya karena kemajuan di bidang aeronautika.</p><p>Beberapa dekade terakhir, kita bisa melihat lompatan teknologi. Manusia, yang sebelumnya beberapa puluh tahun lalu masih menggunakan komputer berukuran besar dan berat kini sudah bisa menenteng <em>smartphone</em> dengan performa yang bahkan jauh lebih hebat.</p><p>Inovasi teknologi ini juga berpengaruh pada berbagai lini kehidupan manusia. Penggunaan uang kertas yang semakin jarang, konsumsi kertas untuk berbagi informasi yang makin sedikit, dan serta kecepatan pengiriman informasi yang membuat manusia mudah mengetahui apa pun dan di mana pun.</p><p>Berikut beberapa inovasi teknologi berpengaruh yang sudah kami rangkum:</p><p><strong>Smartphone</strong></p><p>Jika kamu adalah bagian dari generasi Z, mungkin tidak menemui masa di mana <em>smartphone</em> masih menjadi barang yang mahal. Bahkan, sebelumnya, ponsel berbentuk layar yang bisa disentuh sempat dijadikan impian yang biasanya ada pada film fiksi ilmiah saja.</p><p>Padahal, jika merunut lebih jauh, sejarah <em>smartphone</em> ternyata cukup panjang. Secara teknis, <em>smartphone</em> pertama dibuat IBM pada awal tahun 1990-an. Sedangkan <em>smartphone</em> klasik pertama dirilis pada akhir 2000-an.</p><p>Kini, <em>smartphone</em> menjadi salah satu kebutuhan masyarakat. Mengisi dan menemani seluruh aktivitas masyarakat. Dan menjadi sesuatu yang wajar dalam pandangan masyarakat.</p><p><strong>Artificial Intelligence</strong></p><p>Kecerdasan Buatan saat ini masih jadi bahan diskusi dan debat yang panas. Teknologi ini pada dasarnya mensimulasikan kecerdasan manusia untuk melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan jenis teknologi lainnya.</p><p>Meskipun baru ramai dibahas selama beberapa tahun terakhir, gagasan mengenai Kecerdasan Buatan ternyata berusia panjang. Bahkan, mencapai abad 14 SM.</p><p>Di masa itu, penyair dan teolog asal Catalan diketahui merancang konsep kasar dari Kecerdasan Buatan. Namun, baru pada tahun 1995 terminologi <em>Artificial Intelligence</em> mulai dipublikasikan.</p><p>Publikasi tersebut datang bersamaan dengan penggunaan program komputer AI pertama yang dikembangkan oleh Allen Newell, Herbert Simon, dan Cliff Shaw.</p><p>Dengan perkembangan teknologi, globalisasi semakin meningkat. Dunia menjadi lebih dekat, dan sistem ekonomi dunia menjadi saling bergantung satu sama lain. Informasi dapat disebarkan dengan cepat dan mudah dari seluruh penjuru negeri.</p><p>Media sosial merupakan salah satu model komunikasi yang tersedia karena teknologi. Sekarang lebih mudah dari sebelumnya untuk berbagi foto dan informasi tentang hidup Anda dengan orang yang Anda kenal di seluruh dunia. Bahkan, saat ini perangkat mobile juga menawarkan beberapa jenis komunikasi video call dengan adanya fitur dual kamera menggunakan aplikasi seperti Skype atau program lainnya. Misalnya, Apple yang memiliki Facetime, yang memungkinkan pengguna iPhone untuk berbicara secara tatap muka dengan pengguna iPhone lainnya.</p><p>Dunia bisnis juga merasakan manfaat untuk memangkas biaya yang lebih efisien bagi perusahaan dan konsumen dengan menggunakan teknologi informasi. Perampingan tenaga akan meningkatkan produktivitas usaha serta memberikan keuntungan lebih besar, yang memungkinkan perusahaan untuk menawarkan gaji yang lebih baik dan kondisi kerja yang lebih ringan.</p><p>Sayangnya, bersamaan dengan penciptaan lapangan kerja baru dan menarik, teknologi juga menyebabkan kenaikan pengangguran. Dengan merampingkan proses bisnis, redudansi pekerjaan, perampingan tenaga dan outsourcing terjadi. Banyak pekerjaan tingkat rendah dan menengah telah berpaling ke tenaga dari negara-negara lain, yang menyebabkan orang lebih banyak menganggur.</p><p>perkembangan teknologi dapat menjadi ancaman karena kedepannya aspek Sumber Daya Manusia (SDM) sebuah perusahaan akan berkurang karena adanya tenaga berbasis teknologi.</p><p>Sedangkan dari sisi peluang, perkembangan teknologi dapat memberikan kemudahan, efisiensi, dan efektif pada segala sesuatu yang dikerjakan terlebih untuk milenial.</p><p>Perkembangan teknologi itu bisa menjadi ancaman dan bisa menjadi peluang, bagaimana kita melihat pandangannya saja, seperti api, api bisa untuk memasak tapi juga bisa membakar diri kita.</p><p>Jadi siapkah kita dengan perkembangan teknologi yang semakin masif ini Everian?</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=c92c3878ce2f" width="1" height="1" alt=""><hr><p><a href="https://medium.com/everidea/teknologi-mengubah-cara-hidup-manusia-c92c3878ce2f">Teknologi Mengubah Cara Hidup Manusia</a> was originally published in <a href="https://medium.com/everidea">Everidea</a> on Medium, where people are continuing the conversation by highlighting and responding to this story.</p>]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Penggalangan Dana ala Metaverse]]></title>
            <link>https://medium.com/everidea/penggalangan-dana-ala-metaverse-4c478b71c581?source=rss----52c9d2dcf788---4</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/4c478b71c581</guid>
            <dc:creator><![CDATA[Zarisya V. Aziz]]></dc:creator>
            <pubDate>Fri, 20 May 2022 04:41:38 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2022-05-20T04:41:38.680Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<p>Semakin berkembangan teknologi, maka tidak ada hal yang tidak mungkin. Manusia menciptakan teknologi, dan manusia pula yang harus bisa beradaptasi dengan perkembangannya yang cukup pesat.</p><p>Untuk mengoptimalkan teknologi, ada berbagai faktor pendukung yang harus dipersiapkan. Manusia dengan imajinasinya bisa merancang ide dan konsep perkembangan teknologi, tetapi pertimbangan lainnya harus tetap ada agar tidak berlebihan dan tetap seimbang.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*zzKQ-4LM_UqAq1LIsmtm6A.jpeg" /></figure><p>Baru-baru ini, ada sebuah tren dan konsep NFT yang lain dari sebelumnya. Jika sebelumnya NFT digunakan untuk menjual karya dan creator mendapat keuntungan dari penjualan tersebut, maka sekarang perkembangan NFT bisa dikatakan lebih universal dan bisa bermanfaat bagi orang banyak.</p><p>NFT bisa menjadi sarana untuk beramal. Individu maupun perusahaan bisa menggalang dana menggunakan NFT, dan mendistribusikannya kepada orang yang membutuhkan. Setelah membuka peluang yang sangat lebar bagi creator, sekarang NFT membuka peluang yang lebih luas lagi untuk sosial.</p><p>Kekuatan teknologi bisa membuat hal yang terlihat mustahil menjadi mungkin. Siapa sangka NFT bisa digunakan sebagai tempat penggalangan dana amal? Malah, keunggulan-keunggulan NFT bisa membuat penggalangan dana tersebut bisa lebih simple dan transparan.</p><p>Teknologi blockchain bisa meningkatkan transparansi karena semua transaksi tercatat di history. Dengan menggunakan blockchain, pengumpul dana tidak perlu menggunakan auditor untuk memastikan laporan sesuai dengan realisasi. Selain itu, mata uang crypto juga memperluas aliran pendapatan.</p><p>Creator juga tidak hanya bisa memperkaya diri sendiri, tetapi bisa turut serta dengan penggalangan dana. Contohnya, creator bisa menjual karya seninya dan hasilnya akan disumbangkan kepada yayasan amal atau perusahaan yang sedang melakukan penggalangan dana. Creator tidak hanya bisa mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri, tetapi juga berdampak secara sosial.</p><p>Virtual reality dan AI juga ikut serta mendukung perkembangan teknologi NFT untuk penggalangan dana. Virtual reality bisa membuat experience yang berdampak secara digital, dan AI bisa otomatis menarik donatur. Intinya, NFT menawarkan cara baru dalam penggalangan dana.</p><p>Kalau kamu punya ide lain gimana cara memanfaatkan NFT untuk sosial?</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=4c478b71c581" width="1" height="1" alt=""><hr><p><a href="https://medium.com/everidea/penggalangan-dana-ala-metaverse-4c478b71c581">Penggalangan Dana ala Metaverse</a> was originally published in <a href="https://medium.com/everidea">Everidea</a> on Medium, where people are continuing the conversation by highlighting and responding to this story.</p>]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Menebak Arah Masa Depan NFT]]></title>
            <link>https://medium.com/everidea/menebak-arah-masa-depan-nft-a4337ede5e7d?source=rss----52c9d2dcf788---4</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/a4337ede5e7d</guid>
            <dc:creator><![CDATA[Zarisya V. Aziz]]></dc:creator>
            <pubDate>Fri, 13 May 2022 09:18:43 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2022-05-13T09:18:43.452Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<p>Pernah mendengar mengenai GameStop yang gagal melibatkan NFT ke dalam bisnisnya? Apakah GameStop akan mengubah model bisnisnya? Atau tidak menyerah dan mencari strategi lain dengan masih menggunakan NFT? Nyatanya, di balik hingar-bingar NFT akan ada perusahaan yang mendapatkan untung dan ada pula yang tidak.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/850/1*uWVqC9BuoatM8BDLo5Gihw.jpeg" /><figcaption>Pics: <a href="http://www.business2community.com">www.business2community.com</a></figcaption></figure><p>Tidak hanya <em>creator</em> individu, perusahaan juga bisa mengikuti <em>hype </em>NFT dan mengambil keuntungan dari produk digital tersebut. Tapi, perusahaan masih belum bisa menemukan posisi yang tepat karena masih mencari tahu dan <em>trial error. </em>Yang pasti, perusahaan asli <em>Crypto </em>seperti Autograph, OpenSea dan Dapper Labs optimis terhadap masa depan NFT.</p><p>Selain mereka, beberapa perusahaan besar juga mulai menganggap serius NFT untuk masuk ke ekonomi digital, baik dengan membuat proyek NFT milik perusahaan mereka sendiri atau dengan mendukung proyek populer. Perusahaan juga harus berkomitmen untuk keterlibatan penuh mereka dalam pertumbuhan ekosistem NFT.</p><p>Ruang bagi NFT yang masih terbuka lebar dan bisa dieksplor lebih lanjut membuat banyak proyek baru bermunculan dan mendorong batas-batas teknologi. Potensi mulai terlihat dan kekuatan mulai dibangun.</p><p>Di Hollywood, salah satu agen bakat terbesar di sana mengelola IP yang baru dibuat dan menyewa penulis buku terlaris New York Times Neil Strauss untuk menulis buku dan menggunakan IP ini. Penjualan royalti buku akan mengalir ke masyarakat. Melihat fenomena ini, NFT bukan hanya sekedar proyek yang ‘kebetulan’ <em>booming</em> dan tanpa masa depan. Kondisi ini menghasilkan dunia yang luas dan proyek-proyek yang kreatif dan saling terkait.</p><p>NFT mengubah cara manusia untuk berinteraksi dengan orang lain dan juga brand. Creator dan pemegang token sebagai pembeli karya juga tidak bisa sebatas transaksi pembelian saja, tetapi juga bisa menjalin hubungan yang kuat dan menciptakan ekosistem baru yang luar biasa.</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=a4337ede5e7d" width="1" height="1" alt=""><hr><p><a href="https://medium.com/everidea/menebak-arah-masa-depan-nft-a4337ede5e7d">Menebak Arah Masa Depan NFT</a> was originally published in <a href="https://medium.com/everidea">Everidea</a> on Medium, where people are continuing the conversation by highlighting and responding to this story.</p>]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Menggalang Dana Amal Lewat NFT, Bagaimana Caranya?]]></title>
            <link>https://medium.com/everidea/menggalang-dana-amal-lewat-ntf-bagaimana-caranya-80a865de0acf?source=rss----52c9d2dcf788---4</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/80a865de0acf</guid>
            <dc:creator><![CDATA[Zarisya V. Aziz]]></dc:creator>
            <pubDate>Tue, 10 May 2022 06:35:20 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2022-05-12T04:11:38.939Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sempat viral dengan transaksi digital yang unik dan limitless, sekarang ada banyak inovasi NFT yang digagas penggunanya. Tidak hanya untuk transaksi jual beli, tetapi sekarang NFT bisa digunakan sebagai salah satu cara menggalang dana amal. Lalu, bagaimana caranya?</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/672/1*Ax0dT9knAH1Cb0oyda5BTw.gif" /><figcaption>The Balance / Nusha Ashjaee</figcaption></figure><p>Secara singkat, NFT merupakan singkatan dari Non-Fungible Token yang merupakan sebuah aset digital yang dimiliki oleh creator. Sebagian besar NFT menggunakan teknologi blockchain ethereum untuk merekam transaksi di dalamnya sehingga akan ada riwayat pembeli dalam setiap aset digital. Barang yang dijual dengan bentuk NFT bsa merupakan aset game, foto, video, musik, dll.</p><p>Yang unik dari NFT adalah harga jualnya yang tergantung dari faktor subjektif seperti kualitas, kreativitas dan reputasi dari creator. Saat ini, NFT sudah tidak terbatas untuk industri tertentu.</p><p>Sudah banyak badan amal yang cerdas memanfaatkan hiruk-pikuk NFT untuk menghimpun dana amal secara transparan dengan melibatkan audiens baru dan meningkatkan awareness melalui teknik lelang. Sederhananya, karya seni baik itu digital, film atau musik, bisa dilelang menggunakan pasar Rarible, OpenSea atau Foundation. Karya seni tersebut dilelang, dan dana terkumpul disumbangkan ke organisasi nirlaba. Seperti pengumpulan dana amal biasa, tetapi bedanya ini di dunia digital.</p><p>Sebagai contoh, pada Maret 2021 ada seorang seniman digital dan pencipta NFT yang melelang ‘Ocean Font’ dan berhasil terkumpul $6 juta untuk Open Earth Foundation. Seniman itu bernama Beeple. Yang perlu diperhatikan adalah pengaturan alamat pembayaran ke alamat dompet cryptocurrency organisasi yang dituju.</p><p>Selain itu, kamu juga bisa menggunakan platform seperti The Giving Block yang bisa membantu badan amal untuk menerima sumbangan kripto. Selain itu, The Giving Block juga secara aktif menggalang dara kripto dan mendukung lebih dari 200 organisasi nirlaba AS.</p><p>Teknologi jika dipergunakan dengan tepat memang akan memudahkan kita dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga harus adaptif terhadap perkembangan teknologi yang semakin canggih dan beragam.</p><p>Jadi, apakah kamu tertarik untuk menggalang dana amal dengan menggunakan NFT?</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=80a865de0acf" width="1" height="1" alt=""><hr><p><a href="https://medium.com/everidea/menggalang-dana-amal-lewat-ntf-bagaimana-caranya-80a865de0acf">Menggalang Dana Amal Lewat NFT, Bagaimana Caranya?</a> was originally published in <a href="https://medium.com/everidea">Everidea</a> on Medium, where people are continuing the conversation by highlighting and responding to this story.</p>]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Mengenal GameFi, Pay-to-Earn Game era NFT!]]></title>
            <link>https://medium.com/everidea/mengenal-gamefi-pay-to-earn-game-era-nft-61999e82d729?source=rss----52c9d2dcf788---4</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/61999e82d729</guid>
            <dc:creator><![CDATA[Zarisya V. Aziz]]></dc:creator>
            <pubDate>Fri, 01 Apr 2022 05:34:32 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2022-04-01T05:34:32.193Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<p>Dengan boomingnya NFT dimulai dari Syahrini hingga Gozali, masyarakat jadi tahu bahwasannya di NFT, kita bisa menghasilkan uang. Selain bisa memperjualbelikan karya, NFT juga hadir dalam bentuk game.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*OxFiSDRXKVD8EnL1T8nBNw.jpeg" /></figure><p>NFT game memungkinkan penggunanya untuk mendapatkan penghasilkan saat mereka bermain game. Sebelumnya, konsep <em>play-to-earn</em> sudah sering digunakan dalam dunia gaming. Sistemnya, pemain mengumpulkan aset dan <em>item</em> dalam <em>game</em>. Aset tersebut bisa ditukarkan menjadi uang ataupun alat tukar lainnya.</p><p>Seiring dengan berkembangnya teknologi, konsep <em>pay-to-earn</em> game ini digabungkan dengan teknologi blockchain yang disebut GameFi dan pertama kali dikenalkan founder Yearn Finance, pada September 2020 lalu.</p><p>Bagaimana cara bermain NFT game?</p><p>NFT game ini merupakan GameFi yang memadukan video game dengan keuangan. Aturan, mekanisme dan interaksi pemain menggunakan konsep NFT.</p><p>Saat bermain <em>game</em>, pemain bisa menemukan item digital yang berupa NFT. NFT ini bisa ditukar dan diperdagangkan dengan pemain lain untuk mendapatkan keuntungan. Semakin lama bermain, semakin banyak reward yang didapatkan.</p><p><em>Reward</em> ini bisa digunakan untuk membeli item dalam game, jual beli aset digital, hingga ditukarkan dalam bentuk uang flat. Untuk jumlah uang yang didapat, bergantung pada mekanisme <em>game</em> yang diikuti dan permintaan pasar.</p><p>Apakah kamu tertarik bermain GameFi?</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=61999e82d729" width="1" height="1" alt=""><hr><p><a href="https://medium.com/everidea/mengenal-gamefi-pay-to-earn-game-era-nft-61999e82d729">Mengenal GameFi, Pay-to-Earn Game era NFT!</a> was originally published in <a href="https://medium.com/everidea">Everidea</a> on Medium, where people are continuing the conversation by highlighting and responding to this story.</p>]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Lebih Baik Virtual Building atau Virtual Island?]]></title>
            <link>https://medium.com/everidea/lebih-baik-virtual-building-atau-virtual-island-9e760142275a?source=rss----52c9d2dcf788---4</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/9e760142275a</guid>
            <dc:creator><![CDATA[Zarisya V. Aziz]]></dc:creator>
            <pubDate>Mon, 28 Mar 2022 04:18:54 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2022-03-28T04:18:54.765Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<p>Berbicara mengenai metaverse, beberapa hal yang menjadi sedikit familiar bagi orang awam adalah mengenai virtual building dan virtual island. Lantas, seperti apa kedua virtual metaverse tersebut?</p><p>Everidea Interactive baru-baru ini membuat Everidea Island atau jenis virtual island untuk mengakomodasi keperluan event virtual sebagai <em>technology partner </em>dalam rangka anniversary ke-7 Komunitas Startup Bandung.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/669/1*1TwPd9Ga0R7koHUO4PzQ5g.jpeg" /></figure><p>Secara sederhana, virtual building merupakan bangunan virtual dengan berbagai fungsi dan fitur didalamnya. Sedangkan virtual island merupakan sebuah pulau yang bisa berisi beberapa gedung dengan fungsi dan fitur yang berbeda-beda.</p><p>Di virtual island, kita bisa beraktivitas baik di dalam atau di luar ruangan sesuai dengan fitur virtual island yang dibuat. Di virtual building pun sama, hanya konsepnya kita hanya bisa beraktivitas di dalam gedung virtual yang telah dibuat.</p><p>Lantas, lebih baik virtual building atau virtual island?</p><p>Yang lebih baik adalah yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Secara teknis pun, kesulitan pembuatan virtual building dan virtual island tidak berdasarkan konsep, tetapi seberapa luas area yang dibuat, design dan fitur yang ada didalamnya.</p><p>Apakah kamu tertarik untuk membuat virtual building atau virtual island?</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=9e760142275a" width="1" height="1" alt=""><hr><p><a href="https://medium.com/everidea/lebih-baik-virtual-building-atau-virtual-island-9e760142275a">Lebih Baik Virtual Building atau Virtual Island?</a> was originally published in <a href="https://medium.com/everidea">Everidea</a> on Medium, where people are continuing the conversation by highlighting and responding to this story.</p>]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Gamifikasi Sebagai Pintu Masuk Berbisnis di Metaverse]]></title>
            <link>https://medium.com/everidea/gamifikasi-sebagai-pintu-masuk-berbisnis-di-metaverse-e78c8cbcb0b7?source=rss----52c9d2dcf788---4</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/e78c8cbcb0b7</guid>
            <dc:creator><![CDATA[Zarisya V. Aziz]]></dc:creator>
            <pubDate>Wed, 23 Mar 2022 09:00:46 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2022-03-23T09:00:46.775Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<p>Kalian sering mendengar bahwa game erat kaitannya dengan metaverse? Mengapa bisa demikian?</p><p>Game yang dulunya merupakan hobi yang identik dengan laki-laki, sekarang sudah tidak begitu lagi. Beragam orang bisa menikmati game, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan saat ini, game berperan penting dalam perubahan mendasar dari <em>habit</em> manusia. Pembagian waktu antara dunia virtual dengan dunia fisik dapat dikatakan hampir merata.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*zb0ja44ll1htpC4BSd88UQ.jpeg" /></figure><p>Metaverse menjadi fase selanjutnya dari eksistensi game. Metaverse bisa menyatukan digital dan fisik dengan begitu mulus sehingga bisa memperkaya satu sama lain dengan didukung oleh budaya, teknologi, dan bakat game.</p><p>Sebenarnya game dan ruang virtual telah terjalin sejak lama. Dunia online pertama adalah Commodore 64’s Habitat tahun 1987 dan video game <em>open-world </em>pertama adalah Taito’s Western Gun di tahun 1975. Pengguna Habitat, dulu diwakili oleh avatar yang dapat melihat dan berbicara dengan pengguna lain.</p><p>Prinsip yang diterapkan di Habitat ini bisa dilihat di platform seperti Roblox dan Fortnite, serta platform Web3 yang baru lahir termasuk Sandbox, Decentraland dan Somnium Space.</p><p>Metaverse sebenarnya cukup kompleks dan membutuhkan beragam teknologi untuk memenuhi potensinya diantaranya pusat data yang andal, VoIP, infrastruktur pembayaran, CPU, IoT, kecerdasan buatan (AI), kartu grafis, realitas yang diperluas (XR) dan penyimpanan cloud.</p><p>Perangkat keras game termasuk konsol, PC dan <em>smartphone</em> adalah portal menuju metaverse bagi sebagian besar konsumen. Sedangkan perangkat lunak game juga mendorong metaverse kedepannya. Contohnya adalah mesin pengembangan game seperti Unity dan Unreal digunakan untuk membuat hampir semua <em>item virtual</em>, sementara perangkat lunak streamingnya dapat digunakan untuk memastikan pengguna mengalami pengalaman virtual secara <em>real time</em>.</p><p>Selain itu, untuk membuat dunia virtual bermerek seperti Nikeland, dibutuhkan desainer pengembang, seniman 3D, programmer yang pekerjaan sehari-harinya kemungkinan besar melibatkan pembuatan game.</p><p>Jadi, game bisa dikatakan adalah gerbang awal menuju metaverse. Game memiliki kredensial warisan, teknologi dan bakat untuk membangun metaverse.</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=e78c8cbcb0b7" width="1" height="1" alt=""><hr><p><a href="https://medium.com/everidea/gamifikasi-sebagai-pintu-masuk-berbisnis-di-metaverse-e78c8cbcb0b7">Gamifikasi Sebagai Pintu Masuk Berbisnis di Metaverse</a> was originally published in <a href="https://medium.com/everidea">Everidea</a> on Medium, where people are continuing the conversation by highlighting and responding to this story.</p>]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[Hype Metaverse Menarik Perhatian Dunia Entertainment, Agensi Blackpink buat NFT dan Game Metaverse]]></title>
            <link>https://medium.com/everidea/hype-metaverse-menarik-perhatian-dunia-entertainment-agensi-blackpink-buat-nft-dan-game-metaverse-f43e0148a21a?source=rss----52c9d2dcf788---4</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/f43e0148a21a</guid>
            <dc:creator><![CDATA[Zarisya V. Aziz]]></dc:creator>
            <pubDate>Mon, 21 Mar 2022 07:00:13 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2022-03-21T07:00:13.857Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<p>Hype Metaverse yang dimulai sejak tahun 2021 semakin terdengar gaungnya di tahun 2022 ini. Bukan hanya perusahaan atau orang-orang dengan latar belakang teknologi saja yang meramaikan hadirnya Metaverse, dunia entertainment juga tidak mau kalah.</p><p>Jika di Indonesia ada Syahrini yang berhasil membuat NFT dan terjual kurang dari 24 jam dengan total milyaran rupiah, agensi girlband Blackpink asal Korea, YG Entertainment juga ikut terjun ke bisnis dunia virtual. YG Entertainment bekerjasama dengan Binance untuk meluncurkan NFT dan membuat game Metaverse.</p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/653/1*E7yZ8SNeRnhz7owfJSyieg.jpeg" /></figure><p>Binance merupakan penyedia infrastruktur blockchain global yang meluncurkan NFT atau non-fungible token. Selain meluncurkan NFT, YG Entertainment juga akan membuat game virtual atau Metaverse. YG Entertainment dan Binance akan bekerjasama dalam berbagai proyek blockchain.</p><p>Kolaborasi ini cukup menarik karena Binance akan meyediakan platform NFT dan infrastruktur teknologi, sedangkan YG Entertainment akan memasok konten. For your information, NFT merupakan aset digital yang menggambarkan objek asli seperti karya musik, seni atau item yang terdapat pada video dan game. Aset digital ini tidak dapat digandakan atau diganti karena ada historinya.</p><p>Selain NFT, game berbasis Binance Smart Chain juga akan dikembangkan. Game dibangun di dunia virtual atau Metaverse untuk mencari aset digital lainnya.</p><p>Kerjasama antara YG Entertainment dan Binance juga memberikan kesempatan artist untuk mendapatkan royalti dan peluang bisnis. Selain itu, mereka juga tidak hanya memasarkan konten, tetapi juga turut serta membangun ekosistem NFT inovatif dan ramah lingkungan.</p><p>Menurut kamu, gimana nih potensi NFT dan game Metaverse yang akan dibuat Binance dengan YG Entertaiment?</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=f43e0148a21a" width="1" height="1" alt=""><hr><p><a href="https://medium.com/everidea/hype-metaverse-menarik-perhatian-dunia-entertainment-agensi-blackpink-buat-nft-dan-game-metaverse-f43e0148a21a">Hype Metaverse Menarik Perhatian Dunia Entertainment, Agensi Blackpink buat NFT dan Game Metaverse</a> was originally published in <a href="https://medium.com/everidea">Everidea</a> on Medium, where people are continuing the conversation by highlighting and responding to this story.</p>]]></content:encoded>
        </item>
        <item>
            <title><![CDATA[5 Museum Terbaik di Dunia yang Bisa Dikunjungi Secara Virtual]]></title>
            <link>https://medium.com/everidea/5-museum-terbaik-di-dunia-yang-bisa-dikunjungi-secara-virtual-f5fe1a51b254?source=rss----52c9d2dcf788---4</link>
            <guid isPermaLink="false">https://medium.com/p/f5fe1a51b254</guid>
            <dc:creator><![CDATA[Zarisya V. Aziz]]></dc:creator>
            <pubDate>Mon, 21 Mar 2022 06:59:52 GMT</pubDate>
            <atom:updated>2022-03-21T06:59:52.020Z</atom:updated>
            <content:encoded><![CDATA[<p>Seiring dengan perkembangan zaman, berkembang juga teknologi yang semakin canggih dan membuat dunia seperti tak terbatas. Hal ini membuat banyak hal yang tadinya <em>impossible</em> menjadi <em>possible</em>. Salah satu yang diuntungkan dengan dunia tanpa batas ini adalah pencinta seni.</p><p>Jika dahulu terasa mimpi bisa mengunjungi berbagai museum terkenal di dunia, sekarang dengan adanya teknologi membuat semuanya bisa menjadi ‘mungkin’, Bukan hanya satu atau dua museum, tetapi banyak museum di dunia yang membangun <em>virtual museum </em>sehingga pecinta seni di seluruh dunia bisa melihat. Termasuk, 5 museum terbaik di dunia ini.</p><ol><li><strong>J Paul Getty Museum, Los Angeles</strong></li></ol><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/999/1*McyVvkqkTVaW8KlUT9_0eg.jpeg" /></figure><p>Museum ini merupakan salah satu museum terbaik di Amerika Serikat dengan harta karun lebih dari 6.000 tahun lalu mulai dari patung tanah liat neoitik hingga Irises karya Van Gogh dan La Promenade karya Renoir.</p><p>Kunjungi museum terbaik ini melalui <a href="http://getty.edu">getty.edu</a></p><p><strong>2. Museum Vatican, Roma</strong></p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*yKFNqJv8hwzJkP36w7_YyA.jpeg" /></figure><p>Museum megah satu ini identik dengan langit-langit berkubah yang menjulang tinggi, mural dan permadani yang rumit. Ini merupakan salah satu museum yang kaya akan kratifitas.</p><p>Virtual museum disini menggunakan konsep 360 derajat. Kamu juga bisa menjelajahi seluruh Kota Vatikan dengan tour Ypu Visit lengkap dengan pemandu wisata.</p><p>Mau lihat kemegahan museum ini? Kunjungi <a href="http://museivaticani.va">museivaticani.va</a></p><p><strong>3.Natural History Museum, London</strong></p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*NkARXYcms6SfvR1SIfDiMA.jpeg" /></figure><p>Natural History Museum adalah salah satu favorite warga London maupun turis asing sejak lama. Koleksi di museum ini mulai dari diplodocus hingga dodo, dari mulai botani hingga kupu-kupu dan dari kristal raksasa hingga spesimen dalam toples, lengkap.</p><p>Kamu bisa melihat koleksi Nasional History Museum secara virtual melalui <a href="http://nhm.ac.uk">nhm.ac.uk</a></p><p><strong>4. National Museum of Modern and Contemporary Art, Korea Selatan</strong></p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*9UtNXv0DRGv3PcUIv_hQfQ.jpeg" /></figure><p>Ada beberapa situs yang bisa kamu pilih untuk mengunjungi museum ini. Ada galeri utama di Gwacheon dan cabang di Deoksugung, Seoul dan Cheongju. Tur virtual disini mengeksplorasi campuran isnpirasi cetak, desain, patung, fotografi, media baru dan instalasi skala besar lainnya.</p><p>Kamu bisa virtual tour di <a href="http://mmca.go.kr">mmca.go.kr</a></p><p><strong>5. MASP, São Paulo, Brazil</strong></p><figure><img alt="" src="https://cdn-images-1.medium.com/max/1024/1*RRAU1c8FcvYuUkU7E8q2Ow.jpeg" /></figure><p>Museum de Arte de São Paulo memiliki salah satu koleksi sejarah terluas mulai dari abad ke-14 hingga ke-20. Ada juga pameran retrospektif sementara oleh artis pop Brasil Teresinha Soares.</p><p>Kunjungi melalui <a href="http://masp.org">masp.org</a>.br</p><p>Jadi, kamu mau mengunjungi museum yang mana aja nih?</p><img src="https://medium.com/_/stat?event=post.clientViewed&referrerSource=full_rss&postId=f5fe1a51b254" width="1" height="1" alt=""><hr><p><a href="https://medium.com/everidea/5-museum-terbaik-di-dunia-yang-bisa-dikunjungi-secara-virtual-f5fe1a51b254">5 Museum Terbaik di Dunia yang Bisa Dikunjungi Secara Virtual</a> was originally published in <a href="https://medium.com/everidea">Everidea</a> on Medium, where people are continuing the conversation by highlighting and responding to this story.</p>]]></content:encoded>
        </item>
    </channel>
</rss>