Lanjut ke konten
31 Desember 2012 / Jeffrey Hermanto Halimsetiawan

Telerik’s RadBusyIndicator for Windows Phone

Saat aplikasi sedang melakukan suatu proses secara asynchronous seperti melakukan pengunduhan data dari server, sebaiknya aplikasi menampilkan suatu indikator bahwa aplikasi sedang melakukan pengunduhan data. Indikator tersebut dapat berupa text yang berisi “loading…”, progress bar yang menunjukkan berapa persen proses telah berjalan ataupun sebuah busy indicator. Hal yang paling umum digunakan adalah sebuah busy indicator yang saya buat secara manual seperti pada game Petualangan Aksara di Tanah Jawa ataupun menggunakan kelas PerformanceProgressBar.

Kini dengan adanya Nokia Premium Developer Program yang memberikan Rad Controls for Windows Phone dari Telerik, hal tersebut dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Langkah-langkah manualnya adalah sebagai berikut:

  1. Tambahkan definisi namespace berikut pada PhoneApplicationPage atau UserControl yang ingin ditambahkan RadBusyControl.
    xmlns:telerikCore="clr-namespace:Telerik.Windows.Controls;assembly=Telerik.Windows.Core"
    xmlns:telerikPrimitives="clr-namespace:Telerik.Windows.Controls;assembly=Telerik.Windows.Controls.Primitives"
  2. Tambahkan RadBusyIndicator pada Grid atau StackPanel ataupun container lainnya sesuai keinginan.
    <telerikPrimitives:RadBusyIndicator x:Name="ldrNews"
                                        AnimationStyle="AnimationStyle2"
                                        Foreground="#FFF49805" 
                                        FontSize="18" />
  3. Ubah property AnimationStyle sesuai dengan bentuk busy indicator yang diinginkan.
  4. Untuk mengaktifkan busy indicator tersebut cukup dengan menuliskan kode berikut.
    ldrNews.IsRunning = true;

Mudah sekali bukan, semoga bermanfaat!

8 Agustus 2012 / Jeffrey Hermanto Halimsetiawan

Windows Phone Dev Center, Pengganti App Hub

Pagi tadi saat saya mencoba untuk masuk ke akun App Hub saya, saya mendapati pesan bahwa App Hub akan offline untuk sementara waktu karena sedang mengalami maintenance pada tanggal 6 Agustus 2012 (Pacific Time). Sore ini tiba-tiba saya dikejutkan tentang artikel berjudul “Meet the Windows Phone Dev Center” pada Windows Phone Team Developer Blog. Saya coba untuk kembali membuka App Hub dan ternyata tampilannya pun telah berubah.

Tampilan Baru App Hub

Dan berikut adalah tampilan Windows Phone Dev Center sebagai pengganti App Hub dengan banyak market dan fitur baru yang ditambahkan.

Tampilan Windows Phone Dev Center

Beberapa penambahan fitur yang baru antara lain:

  • Penambahan market
  • Penentuan price yang unik untuk market tertentu
  • Simplifikasi proses submission aplikasi
  • Integrasi dengan Microsoft Advertising’s pubCenter
  • Report dan analytics jumlah unduhan aplikasi yang lebih baik
  • Pengiriman data tax secara elektronik tanpa harus melalui fax
  • Dukungan terhadap Paypal untuk pengiriman uang yang diperoleh
7 Agustus 2012 / Jeffrey Hermanto Halimsetiawan

Mendapatkan Screenshot pada Windows Phone Device

Screenshot dari aplikasi merupakan salah satu elemen penting yang dibutuhkan saat kita melakukan submission aplikasi ke Windows Phone Marketplace melalui App Hub. Salah satu cara yang lazim digunakan adalah melakukan screenshot pada saat aplikasi di-deploy pada Windows Phone Emulator. Namun, kinerja dari emulator tersebut sangatlah berat sehingga emulator tersebut akan berjalan dengan sangat lambat sekali terutama pada komputer dengan spesifikasi rendah. Alternatif lain yang dapat digunakan adalah dengan mendapatkan screenshot secara langsung pada device dengan menggunakan aplikasi Screen Capturer. Aplikasi tersebut tidak tersedia pada Windows Phone Marketplace sehingga tentu saja syarat yang wajib dipenuhi adalah Windows Phone Device yang telah teregistrasi pada App Hub (developer unlock).

Langkah-langkah untuk mendapatkan screenshot pada Windows Phone Device adalah sebagai berikut:

  1. Unduh file XAP dari aplikasi Screen Capturer v3 pada tautan berikut.
  2. Install file XAP tersebut pada Windows Phone Device dengan menggunakan Application Deployment pada Windows Phone SDK.
  3. Application Deployment Tool

  4. Jalankan aplikasi Screen Capturer pada device.
  5. Screen Capturer pada Start Screen

  6. Tekan buttonStart Capture Task’ untuk mulai mendapatkan screenshot dari device.
  7. Start Capture Task pada Screen Capturer

  8. Hasil screenshot tersebut akan secara otomatis tersimpan pada Saved Pictures.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

7 Agustus 2012 / Jeffrey Hermanto Halimsetiawan

Selected as Nokia Developer Champion

Pada tanggal 30 Maret 2012 yang lalu, saya sempat terkejut ketika memperoleh sebuah e-mail pemberitahuan bahwa saya telah terpilih menjadi salah satu Nokia Developer Champion (NDC). Saya yakin banyak orang yang masih tidak familiar tentang apakah itu NDC. NDC merupakan sebuah penghargaan selama 1 tahun yang diberikan kepada seorang Nokia Developer atas performa yang luar biasa di bidang mobile development dan pelayanan kepada komunitas Nokia Developer. Syarat selengkapnya untuk menjadi seorang NDC dapat dilihat pada tautan berikut. Dan tentu saja, seorang NDC akan memperoleh banyak sekali keuntungan dari Nokia yang detailnya dapat dilihat pada tautan berikut. Salah satu keuntungannya adalah profil seorang NDC akan dipromosikan pada situs NDC seperti profil saya pada tautan ini. Saat ini, jumlah NDC yang tersebar di seluruh dunia berjumlah 159 developer dan 6 diantaranya berasal dari Indonesia.

NokiaDeveloperChampionProfile_Jeffrey

Keuntungan lainnya menjadi seorang NDC adalah mendapatkan welcome gift berupa NDC Device dan Diploma. Kebetulan saat ini saya sedang berada di Indonesia dan kemarin saya baru saja menerima sebuah paket dari Nokia Finlandia. Paket tersebut merupakan welcome gift dari program NDC yaitu berupa Nokia 808 PureView dan juga NDC Diploma.

NDC Device and Diploma - Jeffrey

Penghargaan NDC ini bukanlah merupakan suatu tujuan akhir namun lebih merupakan dari konsekuensi atas apa yang telah saya lakukan selama ini. Diawali dengan perjalanan saya menjadi seorang mahasiswa Teknik Informatika ITS Surabaya (Agustus 2007 – Maret 2011) yang mengenalkan saya pada dunia kompetisi dan mobile development dengan J2ME, Microsoft Student Partner (Maret 2010 – May 2011) yang mengenalkan saya pada Windows Phone 7 SDK dan memberikan pengalaman untuk berbagi ilmu tentang Windows Phone 7 pada rekan-rekan mahasiswa yang lain, kontestan Jogja Game Expo 2011 (April 2011) yang mengenalkan saya dengan Pak Narenda Wicaksono dan Nokia Indonesia yang selalu memberikan dukungan teknis maupun non-teknis kepada Aksara Studio, serta co-founder dan developer Aksara Studio (April 2011 – sekarang) yang memacu saya untuk mengembangkan game, aplikasi dan theme yang lebih baik dan juga membuka kesempatan bagi saya untuk menulis sebuah artikel yang dimuat di majalah. Saya menyadari bahwa NDC ini tidak hanya sebuah penghargaan tetapi juga tanggung jawab bagi saya untuk dapat membantu rekan-rekan Nokia Developer lainnya agar dapat meraih sukses bersama. Berhubung saat ini saya sedang menempuh studi master saya di Taipei, Taiwan, saya mungkin tidak dapat banyak berpartisipasi pada offline event. Namun, saya akan berusaha yang terbaik untuk terus membagikan sedikit ilmu yang saya miliki melalui blog ini karena saya percaya sedikit ilmu tersebut bisa saja sangat berguna bagi orang lain.

Nokia Developer Champion Logo

Nokia Developer Champion Logo

Akhir kata, terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Mari saling berbagi untuk kemajuan developer lokal Indonesia!

7 Agustus 2012 / Jeffrey Hermanto Halimsetiawan

StringTokenizer pada Java ME

Java ME merupakan salah satu cara yang paling umum untuk mengembangkan aplikasi pada perangkat mobile dengan limited resource. Namun, beberapa class dan method yang ada pada Java Virtual Machine tidak terdapat pada MIDlet Virtual Machine. Hal ini disebabkan karena Java ME dibuat sesederhana dan se-compact mungkin.

Salah satu kelas pada Java SE yang lazim digunakan dalam melakukan koneksi ke jaringan adalah StringTokenizer. Kelas ini berfungsi untuk memecah sebuah String menjadi beberapa tokens. Sebagai contoh:

Penggunaan StringTokenizer pada sebuah String str yang berisi “Jeffrey,Hermanto,Halimsetiawan” dengan delimiter “,” akan menghasilkan 3 buah String yaitu: “Jeffrey”, “Hermanto”, dan “Halimsetiawan”.

Salah satu solusi untuk menggunakan StringTokenizer pada Java ME adalah J2ME StringTokenizer yang tersedia pada tautan berikut. Langkah-langkah untuk menggunakannya adalah sebagai berikut:

  1. Tambahkan file StringTokenizer.java pada Project yang akan dikembangkan.
  2. Siapkan dan tentukan format sebuah String yang akan diubah menjadi beberapa tokens, sebagai contoh berikut adalah String response yang berisi:
    "aksara studio","08123456789","12121","2012-07-09","[email protected]"
    
    "aksara games","08123456789","5459","2012-07-08","[email protected]"
    
    "jeffrey","0878969535","184","2012-07-13","[email protected]"
    
    "jeff","0988153405","42","2012-07-13","[email protected]"
    
  3. Tambahkan potongan kode di bawah ini untuk memperoleh setiap elemen yang ada. Ada 2 buah objek StringTokenizer yang digunakan, yang pertama digunakan untuk memecah antar baris dan yang kedua digunakan untuk memecah antar elemen yang dipisahkan dengan tanda “,”.
    StringTokenizer st = new StringTokenizer(response, "\n", false);
    while (st.hasNext()){
        String line = st.nextToken();
        StringTokenizer st2 = new StringTokenizer(line, ",");
    
        while (st2.hasNext()){
            String token = st2.nextToken();
            System.out.println(token.substring(1, token.length() - 1));
        }
    }

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai