Cara Mencari Jurnal di Scopus: Panduan Lengkap dan Efektif
body {font-keluarga: Arial, sans-serif; tinggi garis: 1,6; margin: 20 piksel; } h1, h2, h3 { warna: #333; } h1 { ukuran font: 2em; } h2 { ukuran font: 1,5em; } h3 { ukuran font: 1.2em; } p { margin-bawah: 1em; } ul, ol { margin-bawah: 1em; } li { margin-bawah: 0,5em; } a { warna: #007bff; dekorasi teks: tidak ada; } a:hover { dekorasi teks: garis bawah; } .highlight { warna latar belakang: #ffffe0; bantalan: 2px 5px; }
Scopus adalah salah satu database sitasi dan abstrak terbesar yang mencakup literatur peer-review: jurnal ilmiah, buku, dan prosiding konferensi. Mencari jurnal yang tepat di Scopus sangat penting untuk memastikan penelitian Anda dipublikasikan di platform yang bereputasi dan terindeks dengan baik. Panduan ini akan memandu Anda melalui berbagai metode dan strategi untuk mencari jurnal di Scopus secara efektif.
Memahami Antarmuka Pencarian Scopus
Sebelum memulai pencarian, penting untuk memahami antarmuka Scopus. Anda dapat mengakses Scopus melalui langganan universitas atau lembaga penelitian Anda. Setelah masuk, Anda akan melihat beberapa opsi pencarian, termasuk:
- Dokumen: Mencari artikel ilmiah berdasarkan kata kunci, judul, penulis, afiliasi, dan lainnya.
- Penulis: Mencari profil penulis berdasarkan nama, afiliasi, dan bidang minat.
- Afiliasi: Mencari informasi tentang institusi berdasarkan nama, lokasi, dan bidang penelitian.
- Sumber: Mencari jurnal, seri buku, dan prosiding konferensi yang terindeks di Scopus.
Untuk mencari jurnal, kita akan fokus pada opsi Sumber.
Mencari Jurnal Menggunakan Fitur ‘Sources’
Fitur ‘Sources’ memungkinkan Anda mencari jurnal berdasarkan berbagai kriteria. Berikut langkah-langkahnya:
- Akses ‘Sources’: Klik tab ‘Sources’ di bilah navigasi utama Scopus.
- Metode Pencarian: Anda akan melihat beberapa opsi pencarian:
- Judul: Mencari jurnal berdasarkan judulnya. Ini berguna jika Anda sudah mengetahui nama jurnal yang Anda cari.
- Penerbit: Mencari jurnal berdasarkan penerbitnya.
- ISSN: Mencari jurnal menggunakan International Standard Serial Number (ISSN) uniknya.
- Bidang Subyek: Mencari jurnal berdasarkan bidang subjek yang relevan. Ini adalah cara yang sangat efektif untuk menemukan jurnal yang sesuai dengan topik penelitian Anda.
- Masukkan Kriteria Pencarian: Masukkan kriteria yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya, jika Anda mencari jurnal di bidang “Artificial Intelligence”, pilih “Subject Area” dan ketik “Artificial Intelligence” di kotak pencarian.
- Klik ‘Cari sumber’: Setelah memasukkan kriteria, klik tombol ‘Find sources’.
Memanfaatkan Filter Pencarian untuk Mempersempit Hasil
Setelah melakukan pencarian, Scopus akan menampilkan daftar jurnal yang sesuai dengan kriteria Anda. Seringkali, daftar ini cukup panjang. Untuk mempersempit hasil dan menemukan jurnal yang paling relevan, Anda dapat menggunakan filter pencarian yang tersedia di sisi kiri halaman.
Beberapa filter yang berguna meliputi:
- Bidang Subyek: Filter lebih lanjut berdasarkan sub-bidang yang lebih spesifik. Misalnya, jika Anda awalnya mencari “Artificial Intelligence”, Anda dapat memfilter lebih lanjut berdasarkan “Machine Learning” atau “Computer Vision”.
- Jenis Sumber: Filter berdasarkan jenis sumber, seperti jurnal, seri buku, atau prosiding konferensi. Untuk mencari jurnal saja, pastikan untuk memilih “Journal”.
- Penerbit: Filter berdasarkan penerbit jurnal. Ini berguna jika Anda memiliki preferensi terhadap penerbit tertentu.
- Skor Kutipan: Filter berdasarkan CiteScore, metrik yang menunjukkan dampak sitasi jurnal. Jurnal dengan CiteScore yang lebih tinggi umumnya dianggap lebih berpengaruh.
- SJR (Peringkat Jurnal SCImago): Filter berdasarkan SJR, metrik lain yang mengukur pengaruh jurnal berdasarkan sitasi dan prestise jurnal yang mensitasi.
- SNIP (Sumber Dampak Normalisasi per Kertas): Filter berdasarkan SNIP, metrik yang mengukur dampak sitasi jurnal dengan mempertimbangkan perbedaan dalam praktik sitasi di berbagai bidang.
- Akses Terbuka: Filter untuk hanya menampilkan jurnal yang bersifat Open Access.
Dengan menggunakan filter-filter ini, Anda dapat mempersempit hasil pencarian dan fokus pada jurnal yang paling relevan dengan topik penelitian Anda.
Menggunakan Operator Boolean untuk Pencarian yang Lebih Presisi
Operator Boolean (AND, OR, NOT) memungkinkan Anda menggabungkan kata kunci pencarian untuk mendapatkan hasil yang lebih presisi. Berikut cara menggunakannya:
- DAN: Menggabungkan dua kata kunci, hanya menampilkan hasil yang mengandung kedua kata kunci tersebut. Contoh: “Artificial Intelligence AND Machine Learning” akan menampilkan jurnal yang membahas baik Artificial Intelligence maupun Machine Learning.
- ATAU: Menampilkan hasil yang mengandung salah satu dari dua kata kunci. Contoh: “Artificial Intelligence OR Machine Learning” akan menampilkan jurnal yang membahas Artificial Intelligence, Machine Learning, atau keduanya.
- BUKAN: Mengecualikan hasil yang mengandung kata kunci tertentu. Contoh: “Artificial Intelligence NOT Robotics” akan menampilkan jurnal yang membahas Artificial Intelligence tetapi tidak membahas Robotics.
Anda dapat menggabungkan operator Boolean untuk membuat kueri pencarian yang lebih kompleks. Misalnya: “(Artificial Intelligence OR Machine Learning) AND Healthcare NOT Robotics” akan menampilkan jurnal yang membahas Artificial Intelligence atau Machine Learning di bidang Healthcare, tetapi tidak membahas Robotics.
Mengevaluasi Jurnal yang Ditemukan
Setelah menemukan daftar jurnal yang potensial, penting untuk mengevaluasi setiap jurnal untuk memastikan bahwa jurnal tersebut sesuai dengan kebutuhan dan tujuan publikasi Anda. Pertimbangkan faktor-faktor berikut:
- Cakupan: Pastikan topik penelitian Anda sesuai dengan cakupan jurnal. Periksa deskripsi jurnal dan artikel-artikel yang telah dipublikasikan sebelumnya.
- Hadirin: Pertimbangkan audiens target jurnal. Apakah jurnal tersebut dibaca oleh peneliti di bidang Anda?
- Faktor Dampak: Perhatikan metrik dampak jurnal seperti CiteScore, SJR, dan SNIP. Meskipun bukan satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan, metrik ini dapat memberikan indikasi tentang pengaruh jurnal.
- Proses Peninjauan: Cari tahu tentang proses peer-review jurnal. Jurnal dengan proses peer-review yang ketat cenderung lebih bereputasi.
- Biaya Publikasi: Periksa apakah jurnal mengenakan biaya publikasi. Jika ya, pastikan Anda memiliki dana yang cukup untuk menutupi biaya tersebut.
- Opsi Akses Terbuka: Jika Anda ingin menerbitkan artikel Anda secara Open Access, periksa apakah jurnal menawarkan opsi tersebut dan berapa biayanya.
- Pengindeksan: Pastikan jurnal terindeks di database lain yang relevan dengan bidang Anda, selain Scopus.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, Anda dapat memilih jurnal yang paling tepat untuk publikasi penelitian Anda.
Tips Tambahan untuk Pencarian Jurnal yang Efektif
- Gunakan sinonim dan kata kunci terkait: Jangan hanya menggunakan satu set kata kunci. Coba gunakan sinonim dan kata kunci terkait untuk memperluas pencarian Anda.
- Periksa daftar jurnal yang relevan yang di

