Tuhan selalu hebat, dari dulu sampai kiamat. Dialah yang teragung, walau dosa kita semakin menggunung. Dialah yang terbesar, meski semakin banyak manusia yang ingkar. Dia Maha Pengampun, bahkan kepada seorang penyamun yang tak kenal ampun.
Dia Maha Mencinta, memberi tanpa diminta. Dia selalu menang tanpa harus repot berperang. Dia tak tergantikan, walau seluruh semesta menggelar pemilihan. Dia tetap Yang Terindah, walau tak sekeping hati pun sudi menyembah. Dia begitu dekat, hingga mata tak mampu melihat.
Dia segalanya, membuat siapa saja kehabisan kata ketika memujanya…
*****
Engkau memang Pecinta Terhebat, membuat semua orang merasa menjadi sahabat-Mu yang terdekat, kekasih-Mu yang terlekat. Kami langsung cemburu, jika ada yang lain juga merasa sedekat itu. Merasa Engkau sebagai Kekasih, mereka yang juga ngaku-ngaku membuat kami risih, dan ingin rasanya memutilasi mereka menjadi serpih, kecil, tipis, pipih…


