Perjuangan Berarti

Hai Kawan PojokBadu! namaku Naashiruddin Fikri Qushoyyi dulu aku sering di panggil udin. Aku alumnus SMA Negeri 2 Banguntapan tahun 2019 jurusan MIPA. Ini adalah sebuah cerita dan pengalaman ku meperjuangkan cita cita dan mimpi ku untuk di terima di Universitas Gadjah Mada prodi Geografi Lingkungan. 

Dulu aku bukan lah orang yang berprestasi dalam bidang akademik saat SMA. Jangan kan ikut lomba dan olimpiade, 10 besar dalam kelas saja tidak pernah. Tapi cita cita dan mimpi sangat tinggi yaitu di terima di salah satu kampus top di Indonesia. Banyak mungkin yang berkata kepada ku jika aku hanya berangan-angan atau hanya berhalusinasi saja, ya memang benar dahulu itu cuma angan-angan ku saja karena aku sadar dengan kemampuan ku yang hampr setiap ulangan dan ujian mendapat langganan untuk remidi.

Awal kelas 12 aku sudah mulai bertekad untuk mewujudkan mimpi dan cita cita ku. Namun, aku masih belum tau jelas untuk memilih jurusan apa. Seperti orang pada umum nya, cita cita waktu kecil adalah menjadi dokter. Benar saja sampai kelas 12 aku masih bercita-cita menjadi seorang dokter. Namun, cita-cita ku dari kecil itu harus aku kubur dalam-dalam sebulum berperang karena ada sebuah kekurangan dari fisik ku yang menghalangi aku untuk menjadi dokter.

Proses untukku mencari jurusan apa yang cocok tidak lah cepat. Banyak kebimbangan dan kurang di setujui nya oleh orang tua. Sambil mencari-cari jurusan, aku pun mulai belajar sbmptn karena aku sudah yakin tidak lolos penyaringan snmptn. Saat pengumuman penyaringan snmptn tiba, ya benar saja aku tidak terjaring untuk ikut snmptn. Tidak terjaring nya aku untuk ikut snmptn tidak membuat ku patah hati, tetapi membuat aku semakin bersemangat untuk mengejar sbmptn.

Semua aku usahakan semaksimal mungkin untuk lolos sbmptn walaupun aku belum tau mau di jurusan apa. Aku mulai merelakan keluar dari circle teman-teman ku di SMA dan mencari circle baru dari SMA SMA top di Jogja untuk menambah jaringan dan relasi belajar ku. Tidak mudah untuk mengikuti cara dan pola belajar teman baru ku. Perlu adaptasi dan akrab agar bisa mendapat frekuensi cara dan pola belajar yang sama. Aku terus berusaha dengan belajar dan memaksa diriku untuk tidak malas belajar.

Hingga saat UTBK tiba, aku cukup gugup untuk melaksanakan UTBK sebab menjadi pengalaman pertama untuk bersaing dengan orang orang se-Indonesia. UTBK 2019 pertama dan kedua aku hanya mendapat hasil yang biasa saja dan berata di rentang rata-rata nilai UTBK se-Indonesia.

Hal yang paling berat bagi ku pun datang juga, menentukan jurusan untuk mendaftar SBMPTN dengan ketidaktauan arah dan tujuan ku kemana menjadi faktor utama aku gagal di SBMPTN 2019. Saat itu aku mengambil jurusan Sistem Informasi UPNVY dan jurusan baru Teknologi Informasi UNY.

 Pengumuman SBMPTN pun tiba, saat menyimak pers saja aku sudah berfirasat tidak lolos karena pilihan kedua ku menjadi jurusan terketat nomor 2 di Indonesia, sedangkan nilai ku hanya biasa biasa saja. Saat membuka pengumuman pun benar saja apa yang telah aku firasat kan, ya, aku Mendapat kata TIDAK DITERIMA PADA SBMPTN LTMPT 2019.

Aku pun mengikuti berbagai jalur mandiri di Jogja dan semua nya tidak ada yang menerima ku. Sedih? Ya pasti nya dan itu menjadi titik terendah dalam hidupku. Melihat teman teman ku yang sudah menjadi mahasiswa di pilihan nya membuat ku semakin bersedih dan iri. Bagaimana tidak? Aku masih tidak jelas ingin kemana.

Orang tua ku menyuruhku untuk mendaftar swasta dan aku lolos disalah satu swasta di Jogja. Belum ada komunikasi antara aku dan orang tua ku untuk mengambil swasta itu atau tidak, tetapi orang tua ku langsung membayar UKT. Aku sangat sedih karena aku belum mantap untuk kuliah disitu dan masih penasaran dengan lolos PTN.

Aku hanya bisa bedoa memohon petunjuk Allah untuk memberi jalan yang terbaik untukku. Kemudian, aku pun mantap untuk memutuskan GapYear. Tantangan baru pun dimulai, awal aku ingin berkata ke orang tua untuk memutuskan gap saja sudah ditolak dan dimarahi. Bagaimana tidak? Jutaan rupiah sudah keluar untuk swasta.

Aku berusaha mengatakan dan menyampaikan tujuanku sambil terus berdoa agar orang tua ku luluh dan mengizinkan ku untuk GapYear. Akhirnya, orang tua ku pun mengizinkanku gap dan mengikhlaskan jutaan rupiah tidak kembali ke tangan. Atas pengorbanan orang tua ku pun aku bertekad berjanji kepada diriku sendiri dan ke orang tua ku untuk tidak menyia-nyiakan pengorbanan nya. Berbagai konsekuensi dan tanggung jawab atas keputusanku harus aku ambil.

Di awal mula GapYear ku di mulai, aku sudah menekatkan diriku untuk lolos di UGM apapun prodi nya. Ditambah lagi melihat teman yang sangat hype saat ospek UGM semakin menguatkan tekad ku untuk lolos di UGM. Lagi-lagi jalan apapun untuk belajar aku tempuh, mengulang materi yang di pelajari selama 3 tahun dan merangkum aku lakukan demi kampus impian ku. Tidak jarang aku sering berjam jam di perpustakaan kota maupun provinsi untuk belajar. Berbagai platform try out pun aku ikuti. Jika dulu aku hanya belajar 2-4 jam saja untuk utbk sbmptn, kini aku menambah jam belajar ku menjadi 5-10 jam sehari. Relasi belajar dengan teman baru makin aku perluas. Semua demi menggapai mimpi dan angan-angan ku untuk lolos di UGM.

Meskipun badai corona virus datang dan membuat seluruh rencana LTMPT berantakan, aku tetap berfokus dengan mewujudkan mimpi ku karena aku sadar waktu hanya tinggal sebentar lagi. Hari demi hari semakin mantap dan yakin dengan ilmu yang aku dapat setelah belajar lagi. Ditambah lagi aku memiliki modal sebagai anak GapYear yang adek kelas tidak miliki yaitu modal pengalaman.

Modal pengalaman ini sangat berpengaruh dalam perjuangan ku untuk meraih mimpi. Seluruh langkah yang aku ambil untuk UTBKSBMPTN aku lihat dari pengalaman ku ditahun lalu. Sebagai orang gagal yang baik menurutku yang terpenting adalah belajar dari pengalaman baik dari diri sendiri maupun dari orang lain. Jika orang-orang memiliki waktu lebih karena corona untuk beristirahat, tetapi tidak dengan aku. Aku semakin menambah waktu belajar dan latian ku.

Saat menjelang pendaftaran UTBKSBMPTN pun tiba. Aku belum mantap ingin di jurusan apa. Kemudian aku hanya iseng-iseng ngobrol dan bertanya dengan teman ku yang kuliah di Fakultas Geografi UGM. Apa itu geografi? Yang aku tau geografi adalah mapel IPS yang dulu disekolah tidak pernah di dapat waktu SMA. Namun, Geografi di UGM adalah klaster dari IPA membuat ku tertarik untuk mengetahui apa itu geografi. Rasa penasaranku pun semakin jadi karena saat di ceritakan tentang geografi aku sangat antusias dan merasa kalo geografi itu ada dalam jiwaku. Lalu malam nya aku hanya berdoa lagi kepada Allah apa benar geografi menjadi tujuan ku? Dan keajaiban pun datang saat itu juga. Aku mendapat mimpi yang hubungan nya mengarah ke geografi dan lingkungan. Tidak lagi pikir panjang, pagi hari nya aku langsung memutuskan dan mendaftar SBMPTN di geografi lingkungan UGM dan Peternakan UGM.

Hari UTBK SBMPTN pun tiba. Beberapa hari sebelum UTBK aku cukup hopeless dengan kuantitatif karena memang aku bukan orang yang pintar matematika. Namun, saat mengerjakan UTBK keajaiban pun datang lagi kepadaku aku merasa bisa dan lancar saat mengerjakan soal kuantitatif. Lucu nya saat pengumuman nilai kuantitatif ku yang menjadi nilai tertinggi dan mendulang aku untuk lulus SBMPTN.

14 Agustus 2020 Hari dimana pengumuman SBMPTN tiba juga. Perasaan ku cukup campur aduk. Antara aku sudah ikhlas apabila takdir ku memang tidak mengizinkan ku kuliah di PTN atau sangat percaya diri aku akan lolos di pilihan pertama ku. Pukul 15.00 setelah menunaikan sholat asar aku memutuskan untuk membuka pengumuman bersama ayahku yang tahun lalu sangat marah dengan ku karena telah membiarkan jutaan rupiah hilang karena ego ku.

Hasil pengumuman pun aku buka. Saat itu aku hanya melihat barcode saja aku langsung memeluk ayah ku dan menangis histeris. Lalu Ketika aku melihat tulisan “SELAMAT! ANDA DINYATAKAN LULUS SELEKSI SBMPTN LTMPT 2020 DI PTN UNIVERSITAS GADJAH MADA PROGRAM STUDI GEOGRAFI LINGKUNGAN” tangisan ku semakin menjadi-jadi dan semakin histeris. Aku sangat Bahagia dan tidak menyangka perjuangan ku selama 2 tahun membuahkan hasil yang indah untuk ku. Biar pun dahulu kata orang aku hanya berangan-angan saja, semua sudah terjawab. Angan-angan dan mimpi ku menjadi kenyataan atas jeri payah dan perjuangan keras ku. Orang tua ku yang sudah ikhlas jutaan rupiah hilang karena egoku juga sudah merasa terganti dengan hadiah yang di berikan Allah kepada ku dan orang tua ku.

Sekarang aku bisa membantah orang yang mengatakan bahwa “GAPYEAR ITU AIB”. Gapyear memang aib jika kita tidak bisa belajar dari kegagalan yang telah melanda kita. Namun, gapyear menjadi prestasi jika kita bisa belajar dari kesalahan dan kegagalan yang pernah melanda pada kita. Jangan pernah meremehkan pengalaman kegagalan. Belajar dari pengalaman diri sendiri maupun orang lain adalah modal besar untuk kita meraih kesuksesan kelak nanti.

Teruntuk adek adek kelas 12, jangan pernah patah semangat apabila kalian merasa bodoh saat tidak bisa mengerjakan sebuah soal, terus belajar terus latian hingga batas dari kemampuan kita. Kenali diri, mencari relasi belajar, dan keluar dari zona nyaman adalah kunci untuk sukses SBMPTN. Semangat terus adek-adek ku kejar mimpi dan angan-angan kalian dan wujudkan mimpi itu. SEMANGAT UTBK SBMPTN 2021.

Lalu teruntuk adek adek ku yang belum beruntung di UTBK SBMPTN 2020 dan ingin gapyear. Jangan terus berlarut dalam kesedihan. Segeralah bangkit dan memulai lagi. Perjuangan belum berakhir. Tahun depan masih bisa mewujudkan mimpi dan angan mu. Tetap ingat saingan kalian tidak akan pernah berkurang. Perkuat belajar nya, menambah jam belajar dan latian, dan belajar dari pengalaman akan menjadi modal kuat kalian untuk LOLOS SBMPTN 2021

SEMANGAT ADEK ADEK KU!!! KAMI TUNGGU DI UNIVERSITAS GADJAH MADA DAN MENJADI SEJARAH BARU UNTUK SMA NEGERI 2 BANGUNTAPAN. KITA BUKTIKAN KALAU MURID SEKOLAH KITA MAMPU BERSAING DENGAN SEKOLAH TOP TOP DI INDONESIA

Image

PROTOKOL PELAKSANAAN UTBK 2020

Hallo, Calon Mahasiswa Indonesia!

Melaksanakan tes ditengah pandemi merupakan tantangan baru bagi kita semua. Tidak hanya mahasiswa, panitiapun dituntut untuk dapat tanggap dan segera menyesuaikan dengan segala kondisi yang ada.

Sehingga menaati protokol kesehatan dan tetap menjaga kebersihan menjadi tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai pelaksanaan UTBK justru membawa dampak negatif baik bagi peserta maupun lebih luas bagi negara.

Yuk kita simak bersama Protokol Pelaksanaan UTBK 2020!

A. TAHAP PERSIAPAN

14 hari sebelum pelaksanaan UTBK seluruh peserta wajib menjaga kesehatan dan direkomendasikan untuk diam di rumah. Pada H-1 peserta mencari informasi lokasi tes tanpa datang langsung dan membuat estimasi waktu tempuh dari tempat tinggal menuju lokasi.

B. SEBELUM UJIAN

Peserta wajib berangkat dalam kondisi sehat dan bersih. Selain itu juga sudah makan di tempat masing-masing. Jangan lupa untuk membawa dokumen yang dibutuhkan.

Peserta juga wajib menggunakan masker dan direkomendasikan menggunakan sarung tangan, serta faceshield.

Pasti akan muncul pertanyaan, dokumen apa saja yang harus dibawa?

Jawabannya adalah Kartu Tanda Peserta UTBK- SBMPTN 2020 (terbaru), fotokopi Ijazah bagi lulusan 2018 dan 2019, Surat Keterangan Lulus bagi angkatan 2020 serta identitas diri lain seperti KTP atau SIM.

Selain itu, pastikan peserta tiba sebelum waktu pelaksanaan ujian dimulai dan langsung menuju area tunggu yang disediakan.

Sebelum dapat masuk ke ruangan, peserta akan dipastikan telah menaati seluruh protokol kesehatan yang diterapkan.

Pada tahap ini peserta akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh. Dimana bagi peserta yang suhu tubuhnya diatas 37,5 derajat celsius tidak diperkenankan untuk mengikuti tes dan dipersilahkan menuju ruangan khusus guna diperiksa lebih lanjut oleh tim.

Lima belas menit sebelum waktu dimulai, pastikan peserta sudah berbaris rapi dan tertib di depan ruang ujian sesuai protokol kesehatan.

Jangan lupa gunakan maskernya ya!

Peserta memasuki ruang ujian sesuai dengan instruksi pengawas. Persiapkan dokumen yang dibutuhkan dan letakan peralatan lainnya termasuk jam tangan di meja yang disediakan.

Perlu diingat setelah memasuki ruangan, peserta tidak diperkenankan untuk keluar selama ujian berlangsung.

C. TAHAP PELAKSANAAN UJIAN

Peserta wajib menyimak instruksi yang diberikan pengawas. Yang akan dilanjutkan dengan melakukan latihan ujian. Dan mulai tahap ini peserta dilarang keras untuk berbicara dengan peserta lain.

Pada pukul 09.30 dan 14.30, peserta mulai melaksanakan ujian dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan yang diterapkan. Peserta dilarang untuk menanyakan tentang materi soal pada siapapun. Dan apabila ada siswa yang merasa sakit, harap segera melapor pada pengawas.

Pada pukul 11.15 dan 16.15 peserta mengakhiri semua kegiatan ujian.

Pada tahap ini, peserta diminta untuk tetap duduk tenang sampai diinstruksikan untuk keluar dan tetap menaati standar protokol kesehatan yang diterapkan.

D. SETELAH PELAKSANAAN UJIAN

Peserta diwajibkan untuk langsung pulang meninggalkan lokasi ujian. Dan setibanya dirumah sera membersihkan diri dan mencuci pakaian yang dipakai selama melaksanakan tes.

Bagaimana apakah Calon Mahasiswa Indonesia sudah menyimak dengan baik pemaparan diatas? Jangan sampai ada yang terlewat yaa!

Yuk pahami dan taati bersaama demi kesehatan kita semua.

Semoga tahun ini menjadi momentum bagi peserta UTBK 2020 untuk dapat meraih cita-citanya belajar di Perguruan Tinggi idaman masing-masing.

Selamat berjuang dan tetap jaga kesehatan!

Sumber : http://www.ltmpt.ac.id

Pasca Pandemi #2: Serumpun Karya dari Kita untuk Kita

20200428_161052_0000(1)

Senang rasanya bisa kembali dari Pasca Pandemi yang pertama, yang lebih mengarah ke esai, kini Pasca Pandemi #2 hadir lebih lebar. Seri ini mengarah ke cerpen dan puisi yang diisi oleh Warga BADU yang menyelakan waktunya sekaligus mendukung gerakan #DiRumahAja.

Hadir dalam kemasan yang lebih tebal, Warga BADU bisa menaikmati beberapa tulisan yang kami sajikan. Pun, kami kemas sesederhana mungkin dan enak dibaca untuk menemani kalian selama di rumah saja.

Dengan mengucap syukur dan permohonan maaf karena keterlambatan, ini adalah sajian dari kita untuk kita. Untuk kalian yang senyumnya selalu berharga.

Unduh Pasca Pandemi #2 Gratis