Politeknik Pariwisata Bandung dikenal luas sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi vokasi terkemuka di Indonesia dalam bidang pariwisata dan perhotelan. Di kalangan masyarakat, nama yang paling familiar adalah Poltekpar NHI Bandung, sebuah identitas yang melekat kuat karena sejarah panjang lembaga ini dalam menyiapkan tenaga profesional hospitality dan kepariwisataan. Kehadirannya tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai pusat pembinaan kompetensi yang memadukan keterampilan teknis, pembentukan karakter, serta pemahaman standar layanan industri. Dengan karakter pendidikan vokasi yang kuat, Poltekpar Bandung menempatkan praktik sebagai roh utama pembelajaran sehingga lulusan diharapkan memiliki kesiapan kerja yang tinggi dan mampu bersaing pada level nasional maupun global.
Apa itu Poltekpar Bandung
Politeknik Pariwisata Bandung (Poltekpar NHI Bandung) adalah perguruan tinggi vokasi yang berfokus pada penyelenggaraan pendidikan bidang pariwisata, perhotelan, layanan makanan dan minuman, perjalanan wisata, serta bidang keahlian lain yang relevan dengan industri. Pendidikan vokasi menekankan kompetensi terukur dan keterampilan aplikatif, sehingga proses belajar tidak berhenti pada teori, melainkan diarahkan pada kemampuan menjalankan pekerjaan sesuai prosedur operasional standar di dunia usaha dan dunia industri. Dalam konteks kepariwisataan, penguasaan kompetensi tersebut mencakup keterampilan layanan, manajemen operasional, komunikasi profesional, budaya kerja, serta etika pelayanan yang menjadi fondasi utama industri hospitality.
Visi dan Misi
Secara kelembagaan, Poltekpar Bandung mengusung visi menjadi institusi pendidikan tinggi kepariwisataan berdaya saing global yang mengedepankan personalitas dan keterampilan dalam mewujudkan sumber daya manusia maju. Visi ini menegaskan dua kata kunci: daya saing global dan pembentukan personalitas. Artinya, selain menguasai kompetensi teknis, lulusan diarahkan memiliki karakter profesional, integritas, dan budaya layanan yang kuat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, misi institusi dijalankan melalui penyelenggaraan pendidikan vokasi yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan industri, pengembangan budaya akademik dan pembinaan karakter, pelaksanaan penelitian terapan yang berdampak bagi sektor pariwisata, penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan, serta penguatan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat nasional maupun internasional. Seluruh misi tersebut pada intinya bertujuan menjaga keterhubungan kampus dengan industri agar lulusan benar-benar siap masuk dunia kerja.
Tujuan
Tujuan Poltekpar Bandung dapat dipahami sebagai arah operasional yang ingin dicapai melalui pendidikan, penelitian, dan layanan kelembagaan. Tujuan utamanya adalah menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, beretika, dan siap kerja sesuai standar industri pariwisata dan perhotelan. Selain itu, Poltekpar Bandung juga bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik, membangun karakter dan personalitas mahasiswa, menghasilkan penelitian terapan yang relevan dan bermanfaat, serta melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung peningkatan kapasitas pelaku pariwisata. Di sisi kelembagaan, tujuan lainnya adalah memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, sekaligus mewujudkan tata kelola institusi yang akuntabel dan berkelanjutan.
Fungsi
Sebagai perguruan tinggi vokasi, fungsi Poltekpar Bandung mencakup beberapa aspek strategis. Pertama, menyelenggarakan pendidikan tinggi vokasi melalui pembelajaran teori dan praktik yang terintegrasi. Kedua, melaksanakan penelitian terapan untuk menghasilkan inovasi layanan dan rekomendasi pengembangan industri. Ketiga, menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pemberdayaan. Keempat, menjalankan penjaminan mutu agar seluruh proses akademik dan layanan pendukung memenuhi standar yang ditetapkan. Kelima, melaksanakan pengelolaan kemahasiswaan untuk membentuk soft skills dan karakter profesional. Keenam, membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan keterhubungan kampus dengan kebutuhan nyata industri pariwisata.
Tugas Pokok
Dalam operasionalnya, Poltekpar Bandung menjalankan tugas pokok berupa penyelenggaraan pendidikan vokasi, penyusunan dan pengembangan kurikulum yang selaras dengan standar industri, pelaksanaan praktikum laboratorium dan unit praktik, penyelenggaraan praktik industri atau magang, pelaksanaan penelitian terapan, penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat, pembinaan kemahasiswaan, penyediaan layanan administrasi akademik dan nonakademik yang tertib, serta pelaksanaan penjaminan mutu internal. Seluruh tugas tersebut dipadukan dalam tata kelola yang akuntabel dengan orientasi layanan publik dan peningkatan mutu berkelanjutan.
Struktur Organisasi
Secara umum, struktur organisasi perguruan tinggi vokasi pariwisata seperti Poltekpar Bandung dipimpin oleh Direktur dengan dukungan unsur pertimbangan akademik berupa Senat. Dalam pelaksanaan harian, terdapat Wakil Direktur yang membidangi Akademik, Umum dan Keuangan, serta Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni. Unsur pelaksana administrasi biasanya terdiri dari Bagian Akademik dan Kemahasiswaan serta Bagian Umum dan Keuangan yang membawahi subbagian sesuai tugasnya. Pada sisi akademik, jurusan/program studi menjadi pusat pelaksanaan pendidikan yang didukung kelompok dosen (kelompok bidang keahlian) dan laboratorium/unit praktik. Selain itu, terdapat unit strategis seperti Unit Penjaminan Mutu (SPMI/UPM), unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M/LPPM), unit Kerja Sama dan Hubungan Industri, serta Unit Pelaksana Teknis layanan seperti perpustakaan, teknologi informasi, pusat bahasa, dan pengelolaan sarana laboratorium.
Sejarah Singkat
Poltekpar Bandung memiliki akar sejarah yang panjang dan mengalami perkembangan kelembagaan dari masa ke masa. Cikal bakalnya berasal dari pendidikan perhotelan yang berkembang sejak akhir 1950-an dan kemudian mengalami transformasi menjadi lembaga pendidikan tinggi kepariwisataan. Identitas “NHI” menjadi salah satu nama yang paling dikenal dalam perjalanan sejarahnya. Seiring perkembangan kebutuhan SDM pariwisata, lembaga ini mengalami penguatan mandat, pembaruan bentuk kelembagaan, dan penegasan jalur vokasi yang lebih spesifik. Transformasi tersebut mengantar institusi ke bentuk Politeknik Pariwisata yang menegaskan orientasi pendidikan berbasis kompetensi dan praktik.
Fasilitas
Untuk mendukung pendidikan vokasi, fasilitas menjadi elemen kunci. Poltekpar Bandung pada umumnya memiliki ruang kuliah untuk pembelajaran teori, laboratorium praktik perhotelan dan hospitality yang melatih layanan front office dan operasional hotel, laboratorium housekeeping dan laundry untuk standar kebersihan dan tata graha, serta laboratorium tata boga dan pastry/bakery sebagai pusat penguatan kompetensi kuliner. Selain itu, terdapat laboratorium tata hidang (food & beverage service) yang menyiapkan kompetensi pelayanan restoran, laboratorium perjalanan wisata dan ticketing untuk layanan perjalanan, serta ruang pendukung pembelajaran MICE dan event. Fasilitas penunjang lainnya meliputi perpustakaan, layanan teknologi informasi, pusat bahasa, ruang kegiatan kemahasiswaan, serta sarana pendukung administrasi dan layanan akademik. Kehadiran fasilitas tersebut memastikan proses belajar berjalan dalam suasana yang mendekati lingkungan kerja nyata.
Pendidikan dan Pola Pembelajaran
Pendidikan di Poltekpar Bandung menekankan keseimbangan teori dan praktik. Mahasiswa dibiasakan memahami konsep dan standar, kemudian menerapkannya dalam praktikum laboratorium dan simulasi operasional. Model ini dirancang agar kompetensi berkembang secara bertahap, mulai dari penguasaan dasar hingga kesiapan menjalankan pekerjaan pada level yang lebih kompleks. Pembelajaran berbasis proyek juga menjadi pendekatan penting karena menuntut mahasiswa menyelesaikan masalah nyata, bekerja dalam tim, mengelola waktu, serta menghasilkan keluaran yang terukur. Pada tahap tertentu, mahasiswa mengikuti praktik industri (magang/PKL) agar memperoleh pengalaman langsung, memahami ritme kerja, budaya organisasi, serta tuntutan kualitas layanan di lapangan.
Program dan Kegiatan
Program di Poltekpar Bandung mencakup pendidikan vokasi, praktik industri, sertifikasi kompetensi, pengembangan bahasa, penelitian terapan, pengabdian masyarakat, kerja sama industri, pembinaan kemahasiswaan, layanan karier dan alumni, serta penjaminan mutu internal. Program tersebut diterjemahkan dalam kegiatan nyata seperti perkuliahan dan praktikum terjadwal, seminar dan kuliah tamu dari praktisi industri, pelaksanaan uji kompetensi, keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi keterampilan, penelitian terapan dosen dan mahasiswa, serta kegiatan pengabdian berupa pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata.
Layanan Umum
Dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, layanan umum kampus mencakup layanan administrasi akademik, layanan kemahasiswaan, perpustakaan, teknologi informasi, pengelolaan laboratorium dan unit praktik, bimbingan akademik, layanan karier dan alumni, layanan kerja sama dan hubungan industri, fasilitasi penelitian dan pengabdian, serta layanan informasi dan pengaduan. Layanan-layanan ini menjadi satu kesatuan yang memastikan mahasiswa mendapatkan dukungan yang memadai sejak proses akademik, pengembangan kompetensi, hingga persiapan karier.
Kemahasiswaan
Bidang kemahasiswaan berperan penting membentuk soft skills dan karakter. Poltekpar Bandung membina organisasi kemahasiswaan dan UKM sebagai wadah pengembangan kepemimpinan, manajemen kegiatan, kreativitas, dan kerja tim. Selain itu, pembinaan karakter dan disiplin profesi diarahkan pada etika pelayanan, komunikasi, serta budaya kerja hospitality. Kegiatan kewirausahaan juga menjadi bagian penting untuk mendorong mahasiswa memiliki mental inovatif dan mandiri. Melalui pembinaan prestasi dan partisipasi dalam kompetisi, mahasiswa dilatih berani tampil, menjaga kualitas, dan berorientasi pada standar yang tinggi.
