Poltekkes Kemenkes Semarang: Layanan Umum, Kemahasiswaan, serta Penjaminan Mutu Pendidikan Kesehatan

Memuat

Program

Program

1. Program Pendidikan

  • Pendidikan vokasi kesehatan pada jenjang Diploma (D3 dan/atau D4 Terapan sesuai jurusan).

  • Pembelajaran berbasis kompetensi: teori, praktikum laboratorium, skill lab, praktik klinik, praktik lapangan, dan PKL/magang.

  • Program pembekalan uji kompetensi dan peningkatan kesiapan kerja lulusan.

2. Program Praktik Klinik dan Praktik Lapangan

  • Praktik klinik terstruktur di fasilitas pelayanan kesehatan (rumah sakit, klinik, puskesmas).

  • Praktik komunitas/lapangan: promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, gizi masyarakat, KIA, dan program pencegahan penyakit.

  • Program pendampingan pembimbing (dosen dan pembimbing lahan) serta evaluasi logbook praktik.

3. Program Penelitian Terapan

  • Penelitian dosen dan mahasiswa yang fokus pada solusi masalah kesehatan, mutu layanan, dan inovasi alat/metode sederhana.

  • Seminar, publikasi ilmiah, serta diseminasi hasil penelitian untuk pemanfaatan di layanan kesehatan dan masyarakat.

4. Program Pengabdian kepada Masyarakat

  • Penyuluhan kesehatan (PHBS, gizi, KIA, kesehatan gigi, pencegahan penyakit).

  • Pemeriksaan dasar dan skrining sederhana sesuai kompetensi.

  • Pendampingan sanitasi, kesehatan lingkungan, pemberdayaan keluarga, dan program komunitas sehat.

5. Program Kemahasiswaan dan Pengembangan Karakter

  • Organisasi mahasiswa dan UKM (minat-bakat, olahraga, seni, kerohanian, kewirausahaan, dan lainnya).

  • Pelatihan kepemimpinan, pembinaan disiplin, etika profesi, dan soft skills komunikasi.

  • Program kreativitas mahasiswa, lomba akademik/nonakademik, serta kegiatan sosial kemanusiaan.

6. Program Kerja Sama dan Jejaring

  • Kerja sama lahan praktik dengan rumah sakit, puskesmas, klinik, dan instansi kesehatan.

  • Kolaborasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan mitra lain untuk riset, pengabdian, dan penyerapan lulusan.

7. Program Penjaminan Mutu

  • Evaluasi pembelajaran berkala, audit mutu internal, perbaikan kurikulum berbasis kebutuhan layanan.

  • Penguatan standar praktik, tata kelola, dan kualitas layanan akademik.