Postingan

RESAH

Jumat, 5 September 2025 RESAH Sebuah rasa yang entah apa itu Sedih bukan Bahagia juga bukan Tetapi selalu melalang buana di pikiran Selalu ambil bagian di setiap kejadian Bahkan saat menulis ini pun, aku resah dan tergesa-gesa. Entah itu rasa apa, tapi aku resah memikirkannya...

KERTAS BARU

  Pekanbaru, 27 Februari 2023 KERTAS BARU By: Tulisan Mila   Aku melihat selembar kertas diantara tumpukan lembaran penuh tinta, Selembar kertas polos yang belum tersentuh tinta setitik pun. Tentu saja kertas itu menarik perhatianku. Kertas itu kuberi nama cintaku, Sebagai tanda bahwa aku ingin memilikinya.   Bagaimana bisa kertas polos itu berada diantara kertas-kertas penuh tinta? Apakah dia   tidak terlihat oleh manusia? Apakah tidak ada yang ingin menyentuhnya? Atau dia terlupakan?   Wahai cintaku, izinkan aku yang memberimu tinta. Sebisaku, akan kupenuhi setiap inchi lembaranmu dengan tinta yang kupunya. Tintaku adalah tinta dengan penuh warna, Sehingga cintaku akan menjadi selembar kertas terindah yang ada. Kamu harus mengizinkan aku mencoret-coret permukaanmu.   Aku bahagia bisa menemukan kertas baru. Cintaku juga bahagia bisa bertemu denganku. Bagaimana jika kita bercinta saja? Aku mencintaimu, dan cin...

KISAH SERUPA

  Jakarta, 10 Januari 2022 KISAH SERUPA By: Tulisan Mila   Malam tadi, Untuk pertama kalinya aku merasakan sesak. Bukan paru-paruku yang tidak berfungsi, Namun hatiku terasa sakit tak henti, terisak.   Video berdurasi 15 detik di layarku itu, Menayangkan dua sejoli yang saling mencintai. Pria yang dulu kuketahui sangat tidak menyukai organisasi, Wanita yang kuketahui baru berkenalan dengan pria yang kusayangi. Kini mereka bertukar kemesraan saling mencintai.   Teruntuk pria yang ternyata kini sudah sangat mencintai organisasi, Teruntuk wanita yang kini ia sayangi, Berbahagialah. Meski aku yang masih terisak tersakiti. Sungguh, Melihat kalian, Aku seperti melihat kisah serupa di tahun 2021 lalu.   Bedanya, Aku wanita yang mencintai organisasi, Dan pria itu yang menyayangi ku sepenuh hati.    Tips move on dong!!!

RUMIT

  Pekanbaru, 17 November 2021 Rumit By : Tulisan Mila   Perkara hati, Memang rumit ya?   Aku pernah mencoba untuk menutup hati Lalu, kamu datang mengacak-acaknya seenak hati. Sempat terpikir, Bahwa hati sudah mati.   Belasan lelaki pernah mendobrak pintu hati ini, Cuma kamu yang berhasil merusaknya. Ya.. Dugaanku benar.   Kamu, Hanyalah menambah luka baru lagi! Aku, yang terlalu berekspetasi tinggi. Maaf..   Akan kututup kembali pintu hati ini, Untuk kamu. Untuk siapapun itu.   Terimakasih atas kerumitan yang kamu beri Aku pamit, berharap kamu mengerti.

MENCOBA

  Pekanbaru, 29 Juli 2019 Mencoba By : Tulisan Mila   Memang benar, Ternyata hidup sangat sulit dalam mewujudkan ekspektasi, Lebih pahit dari jus sambiloto, Lebih asam dari buah belimbing wuluh.   Tapi..   Kalau aku bertekad membahagiakan diriku, Maka hidupku akan Lebih manis dari gulali merah muda, Lebih segar dari es campur, Dan lebih berwarna dari pelangi di langit.   Kalo bukan kita yang membahagiakan diri sendiri, Terus siapa lagi?

DEBU KEYAKINAN

  Pekanbaru,16 Desember 2018 Debu Keyakinan By : Tulisan Mila   Aku akan selalu disini Setia.. Tetap menunggumu dan tidak akan kemana-mana Jangan khawatir, badai terburuk pun akan kulalui dengan Sepenuh keyakinan..   Jarak bukanlah menjadi sebuah alasan Senyum, berbahagialah kamu disana Lakukan apa yang ingin kau lakukan   Sekali-kali, lihatlah aku di belakang Tenang, aku tetap disini, Segala harapan dan doa kutujukan padamu   Berbagai musim sudah kita lalui Berjatuhan hingga terbang melayang Disini aku akan melakukan yang terbaik untukmu, dan Disana kau akan terus menjadi kebanggaanku.

HANYA SEBUAH KISAH

  Pekanbaru, 16 Desember 2018 Hanya Sebuah Kisah By: Tulisan Mila   Terik mentari memanasi hari itu, Tepat di jalan setapak ini aku berdiri, Dengan segenap cinta yang kubawa dan sunggingan senyum ceria, Hangatnya mentari tidak menggoyahkan niatku kala itu.   Apakah disini hanya aku yang mencintaimu? Sepertinya hanya aku yang merasakan getaran itu, tidak. Kamu bahkan tidak melihat ke arahku, Genggaman tangan penuh kasih sayang, Senyuman hangat yang kau berikan, Perih rasanya, mengingat itu bukan perlakuanmu kepadaku.   Bahkan, dengan jarak sedekat nadi pun kamu tidak menyadari keberadaanku. Apakah aku berarti bagimu? Atau hanya bayangan semu?   Aku tersenyum puas mengingat hal itu. Hari ini, di setapak kenangan kita, Aku bisa merasakan apa itu arti cinta sesungguhnya, Meski itu bukan dari kamu.