JavaScript isn't enabled in your browser, so this file can't be opened. Enable and reload.
Pengukuran Kompetensi Atasan/Bawahan/Rekan Kerja
* Indicates required question
Email
*
Record my email address with my response
Nama Lengkap Penilai
*
Your answer
Jabatan Penilai
*
Your answer
Anda Menilai Sebagai?
*
Choose
Atasan
Bawahan
Rekan Kerja
Inisial Karyawan Yang Dinilai
*
Your answer
Orientasi pada Layanan
Kemampuan dalam melaksanakan tugas-tugas dan kegiatan pemenuhan kebutuhan pelayanan secara profesional, transparan, mengikuti standar
pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok/golongan/partai politik, cepat, akurat, dan berbasis solusi.
*
● - Karyawan tersebut mampu menjalankan tugas mengikuti standar pelayanan.
□ - Karyawan tersebut mampu mensupervisi/mengawasi/menyelia dan menjelaskan proses pelaksanaan tugas-tugas/pelayanan secara transparan
∆ - Karyawan tersebut mampu memanfaatkan kekuatan kelompok serta memperbaiki standar pelayanan di lingkup unit kerja
◊ - Karyawan tersebut mampu memonitor, mengevaluasi, memperhitungkan dan mengantisipasi dampak dari isu-isu jangka panjang, kesempatan, atau intervensi dalam hal pelayanan kebutuhan pemangku kepentingan yang transparan, objektif, dan profesional
⌂ - Karyawan tersebut mampu memastikan dan melakukan penyesuaian kebijakan-kebijakan pelayanan yang menjamin terselenggaranya pelayanan yang objektif, netral, tidak memihak, tidak diskriminatif, serta tidak terpengaruh kepentingan pribadi/kelompok/instansi/partai politik.
Integritas dan Kepatuhan
Konsisten berperilaku selaras dengan nilai, norma dan/atau etika organisasi, dan jujur dalam hubungan dengan manajemen, rekan kerja, kelompok kerja, dan pemangku kepentingan, menciptakan budaya etika tinggi, bertanggungjawab atas tindakan atau keputusan beserta risiko yang menyertainya.
*
⌂ - Karyawan tersebut mampu menjadi role model dalam penerapan standar keadilan dan etika di tingkat nasional
□ - Karyawan tersebut mampu mengingatkan, mengajak rekan kerja untuk bertindak sesuai nilai, norma, dan etika organisasi
◊ - Karyawan tersebut mampu menciptakan situasi kerja yang mendorong kepatuhan pada nilai, norma, dan etika organisasi
∆ - Karyawan tersebut mampu memastikan, menanamkan keyakinan bersama agar anggota yang dipimpin bertindak sesuai nilai, norma, dan etika organisasi, dalam lingkup formal
● - Karyawan tersebut mampu bertindak sesuai nilai, norma, etika organisasi dalam kapasitas pribadi.
Orientasi pada Hasil
Kemampuan mempertahankan komitmen pribadi yang tinggi untuk menyelesaikan tugas, dapat diandalkan, bertanggung jawab, mampu secara sistematis mengidentifikasi risiko dan peluang dengan memperhatikan keterhubungan antara perencanaan dan hasil, untuk keberhasilan organisasi.
*
∆ - Karyawan tersebut mampu menetapkan target kerja yang menantang bagi unit kerja, memberi apresiasi dan teguran untuk mendorong kinerja.
⌂ - Karyawan tersebut mampu meningkatkan mutu pencapaian kerja organisasi.
◊ - Karyawan tersebut mampu mendorong unit kerja mencapai target yang ditetapkan atau melebihi hasil kerja sebelumnya
□ - Karyawan tersebut mampu berupaya meningkatkan hasil kerja pribadi yang lebih tinggi dari standar yang ditetapkan, mencari, mencoba metode alternatif untuk peningkatan kinerja.
● - Karyawan tersebut mampu bertanggung jawab untuk memenuhi standar kerja.
Kerjasama
Kemampuan menjalin, membina, mempertahankan hubungan kerja yang efektif, memiliki komitmen saling membantu dalam penyelesaian tugas, dan mengopkelompokalkan segala sumberdaya untuk mencapai tujuan strategis organisasi.
*
◊ - Karyawan tersebut mampu membangun komitmen kelompok dan sinergi.
□ - Karyawan tersebut mampu menumbuhkan kelompok kerja yang partisipatif dan efektif.
⌂ - Karyawan tersebut mampu menciptakan situasi kerja sama secara konsisten, baik di dalam maupun di luar instansi.
∆ - Karyawan tersebut mampu efektif membangun kelompok kerja untuk peningkatan kinerja organisasi.
● - Karyawan tersebut mampu berpartisipasi dalam kelompok kerja.
Adaptabilitas dan Ketangguhan
Kemampuan dalam menyesuaikan diri dengan situasi yang baru atau berubah dan tidak bergantung secara berlebihan pada metode dan proses lama, mengambil tindakan untuk mendukung dan melaksanakan insiatif perubahan, memimpin usaha perubahan, mengambil tanggung jawab pribadi untuk memastikan perubahan berhasil diimplementasikan secara efektif.
*
□ - Karyawan tersebut mampu proaktif beradaptasi mengikuti perubahan.
◊ - Karyawan tersebut mampu memimpin perubahan pada unit kerja.
● - Karyawan tersebut mampu mengikuti perubahan dengan arahan.
∆ - Karyawan tersebut mampu membantu orang lain mengikuti perubahan, mengantisipasi perubahan secara tepat.
⌂ - Karyawan tersebut mampu memimpin, menggalang dan menggerakkan dukungan pemangku kepentingan untuk menjalankan perubahan secara berkelanjutan pada tingkat instansi/nasional.
Kesadaran Risiko dan Kualitas
Kemampuan sadar risiko dan kualitas pengambilan keputusan yang baik secara tepat waktu dan dengan keyakinan diri setelah mempertimbangkan prinsip kehati-hatian,dirumuskan secara sistematis dan seksama berdasarkan berbagai informasi, alternatif pemecahan masalah dan konsekuensinya, serta bertanggung jawab atas keputusan yang diambil.
*
□ - Karyawan tersebut mampu menganalisis masalah secara mendalam.
◊ - Karyawan tersebut mampu menyelesaikan masalah yang mengandung risiko tinggi, mengantisipasi dampak keputusan, membuat tindakan pengamanan, dan mitigasi risiko.
∆ - Karyawan tersebut mampu membandingkan berbagai alternatif, menyeimbangkan risiko keberhasilan dalam implementasi.
● - Karyawan tersebut mampu mengumpulkan informasi untuk bertindak sesuai kewenangan.
⌂ - Karyawan tersebut mampu menghasilkan solusi dan mengambil keputusan untuk mengatasi permasalahan jangka panjang/strategis, berdampak nasional.
Inovasi dan Perbaikan Berkelanjutan
Kemampuan untuk meningkatkan pengetahuan dan menyempurnakan keterampilan diri, menginspirasi orang lain untuk mengembangkan, menyempurnakan pengetahuan, keterampilan yang relevan dengan pekerjaan dan pengembangan karir jangka panjang, mendorong kemauan belajar sepanjang hidup, memberikan saran/bantuan, umpan balik, dan bimbingan untuk membantu orang lain untuk mengembangkan potensi dirinya.
*
⌂ - Karyawan tersebut mampu menciptakan situasi yang mendorong organisasi untuk mengembangkan kemampuan belajar secara berkelanjutan dalam rangka mendukung pencapaian hasil.
● - Karyawan tersebut mampu melakukan pengembangan diri.
◊ - Karyawan tersebut mampu menyusun program pengembangan jangka panjang dalam rangka mendorong manajemen pembelajaran.
□ - Karyawan tersebut mampu meningkatkan kemampuan tim dengan memberikan contoh dan penjelasan cara melaksanakan suatu pekerjaan.
∆ - Karyawan tersebut mampu memberikan umpan balik dan membimbing.
Komunikasi
Kemampuan untuk menerangkan pandangan dan gagasan secara jelas, sistematis disertai
argumentasi yang logis dengan cara-cara yang sesuai baik secara lisan maupun tertulis,
memastikan pemahaman, mendengarkan secara aktif dan efektif, mempersuasi, meyakinkan dan
membujuk orang lain dalam rangka mencapai tujuan organisasi.
*
∆ - Karyawan tersebut mampu berkomunikasi secara asertif, terampil berkomunikasi lisan/ tertulis untuk menyampaikan informasi yang sensitif/ rumit/kompleks.
⌂ - Karyawan tersebut mampu menggagas sistem komunikasi yang terbuka secara strategis untuk mencari solusi dengan tujuan meningkatkan kinerja.
● - Karyawan tersebut mampu menyampaikan informasi dengan jelas, lengkap, dan pemahaman yang sama
◊ - Karyawan tersebut mampu mengemukakan pemikiran multidimensi secara lisan dan tertulis untuk mendorong kesepakatan dengan tujuan meningkatkan kinerja secara keseluruhan.
□ - Karyawan tersebut mampu aktif menjalankan komunikasi secara formal dan informal, bersedia mendengarkan orang lain, menginterpretasikan pesan dengan respon yang sesuai, mampu menyusun materi presentasi, pidato, naskah, laporan, dll.
Anti Fraud
Kemampuan dalam uraian pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang diperlukan dalam rangka penyusunan dan evaluasi strategi anti fraud.
*
∆ - Karyawan tersebut mampu mengidentifikasi kebijakan dan strategi pengawasan aktif anti fraud.
⌂ - Karyawan tersebut mampu memberikan rekomendasi dan koreksi implementasi kebijakan anti fraud.
● - Karyawan tersebut mampu mengikuti standar strategi anti fraud.
□ - Karyawan tersebut mampu mengevaluasi strategi anti fraud.
◊ - Karyawan tersebut mampu melaksanakan pengawasan penerapan strategi anti fraud.
Lokasi Kerja Karyawan Yang Dinilai Saat Ini
Choose
Kantor Pusat
Cabang/Perwakilan
Next
Clear form
Never submit passwords through Google Forms.
This content is neither created nor endorsed by Google. -
Terms of Service
-
Privacy Policy
Does this form look suspicious?
Report
Forms
Help and feedback
Contact form owner
Help Forms improve
Report
×
Advertisement