Feeds:
Posts
Comments

Aku Jatuh Cinta

nice song…..

Awalnya tak mengerti apa yg sedang kurasakan
Segalanya berubah dan rasa rindu itu pun ada
Sejak kau hadir di setiap malam di tidurku
Aku tahu sesuatu sedang terjadi padamu

Sudah sekian lama ku alami pedih putus cinta
Dan mulai terbiasa hidup sendiri tanpa asmara
Dan hadirmu membawa cinta sembuhkan lukaku
Kau berbeda dari yang ku kira

Aku jatuh cinta kepada dirinya
Sunguh sungguh cinta oh apa adanya
Tak pernah ku ragu namun tetap selalu menunggu
Sungguh aku jatuh cinta kepadanya

Coba-coba dengarkan apa yang ingin aku katakan
Yang selama ini sungguh telah lama terpendam
Aku tak percaya membuatku tak berdaya
Tuk ungkapkan apa yang kurasa

Kadang aku cemburu, kadang aku gelisah
Seringnya ku tak tentu lalui hariku
Tak dapat ku pungkiri hatiku yang terdalam
Betapa aku jatuh cinta kepadanya

Medio: January 2009

metrosexualModernisasi dan industrialisasi telah menimbulkan pergeseran sosial, gaya hidup dan perubahan sikap mental dalam rangka penyesuaian dengan lingkungan baru. Ini tercermin dari kehidupan desa-kota yang sama tercerabut dari nilai-nilai tradisional dan kearifan lokalnya. Social capital bangsa timur yang kaya akan norma (norm), kegotong-royongan (networking) dan saling percaya (trust) telah digantikan oleh nilai barat yang individualis, materialis, elitis dan sekuler. Demikian halnya dengan interaksi pria-wanita serta aspek-aspek privasinya yang memunculkan fenomena baru yakni Metroseksual. Fenomena ini tumbuh dan berkembang pesat di kota-kota besar di Indonesia.

Mark Simpson (1994)_penulis dan pengamat lifestyle Inggris_pertama kali mengedepankan hadirnya para pria metroseksual ditengah masyarakat. Menurutnya, metroseksual adalah sosok pria muda berpenampilan dendi yang sangat peduli dengan penampilan (performance), tertarik pada fashion dan berani menonjolkan sisi femininnya, senang memanjakan diri dan menjadi pusat perhatian. Umumnya mereka sosok yang narsistik, mencintai diri sendiri secara berlebihan dan tergila-gila dengan gaya hidup urban berkualitas metropolitan.
Continue Reading »

2009, tahun jawaban???

“the beautiful of life doesn’t depends on how we are, but how happy others are because of us…”

2009Membaca pesan singkat (SMS) kiriman teman diatas tadi, sesaat saya membentangkan pikiran dan imaginasi ke belakang, ke tahun 2008 yang sesaat lagi akan kita sama tinggalkan. Terlampau banyak warna yang menghiasi perjalanan hidup saya di tahun 2008. Tahun 2008, dimana saya mengharapkan diawal sebagai tahun jawaban atas pertanyaan yang sering saya terima, tahun jawaban atas semua mimpi yang telah di buat sebelumnya, namun juga ternyata tahun 2008 belum merupakan tahun jawaban seutuhnya.

Sepak terjang 2008 diawali dengan selesainya kuliah S2 dan bermula dari itu, makin banyak tangung jawab yang harus saya emban. Beragam pelajaran berharga tentang memahami karakter orang-orang disekitar saya dapat di perjalanan 2008. Dari yang asalnya baik, kemudian menjadi sangat baik. Dari yang tidak baik menjadi sangat (juga) tidak baik. Wah 1001 problema, 1001 warna masalah yang menghampiri terkadang membuat kita menyerah, namun semuanya coba di kuatkan untuk ditapaki.

Pelajaran mengenal hidup, mengenal persahabatan, mengenal perpisahan semuanya bersambut mewarnai rentang perjalanan hari-hari di 2008. Awal yang selalu manis terkadang tak selamanya manis. Awal yang selalu indah terkadang harus kita sisahkan separuh rasa dalam hati kita untuk kecewa, sedih dan terluka. Perjalanan hidup terkadang tak selamanya indah. Akan ada kerikil tajam dan serpihannya yang menghambat, selalu dan selalu ada.

Tahun 2008 segera berlalu, semua yang pernah tertoreh tetap akan menjadi patokan. Bila baik, bolehlah dibawa terus dan dikenang, bila kurang baik, silahkan diambil pelajaran didalamnya. Maafkan bila ada khilaf yang sempat tertoreh, maafkan bila ada silap kata yang sempat terucap. Mari kita songsong 2009 dengan harap dan asa yang lebih bermanfaat. Semoga tahun 2009 menjadi tahun jawaban, benar-benar tahun jawaban, amien…..

Terimakasih juga untuk semua teman-teman baru saya yang telah datang dan mewarnai 2008 saya, terimakasih untuk friendship ini.

Selamat Tahun Baru 2009.

FILSAFAT PENSIL

“Setiap orang membuat kesalahan. Itulah sebabnya,  pada setiap pensil ada penghapusnya” (Pepatah Jepang)

pencil-on-pad-of-paperKali ini saya ingin menceritakan kepada Anda sebuah kisah  penuh hikmah dari sebatang pensil. Dikisahkan, sebuah pensil  akan segera  dibungkus dan dijual ke pasar. Oleh pembuatnya,  pensil itu dinasihati mengenai tugas yang akan diembannya.  Maka, beberapa wejangan pun diberikan kepada si pensil. Inilah  yang dikatakan oleh si pembuat pensil tersebut kepada  pensilnya.

“Wahai  pensil, tugasmu yang pertama dan utama adalah membantu  orang sehingga memudahkan mereka menulis. Kamu boleh melakukan  fungsi apa pun, tapi tugas utamamu adalah sebagai alat  penulis. Kalau kamu gagal berfungsi sebagai alat tulis. Macet,  rusak, maka tugas utamamu gagal.”

“Kedua, agar dirimu bisa  berfungsi dengan sempurna, kamu akan mengalami proses  penajaman. Memang meyakitkan, tapi itulah yang akan membuat  dirimu menjadi berguna dan berfungsi optimal”.

“Ketiga, yang penting  bukanlah yang ada di luar dirimu. Yang penting, yang utama dan  yang paling berguna adalah yang ada di dalam dirimu. Itulah  yang membuat dirimu berharga dan berguna bagi manusia”.  Continue Reading »

nice article yang dikirimi teman tadi sore, Selamat Hari Ibu my Mom….

Suatu ketika… seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia.
Menjelang diturunkannya, ia bertanya kepada Tuhan.
” Para melaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimkanku ke dunia. Tapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah” kata si bayi.

Tuhan menjawab, “Aku telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan mengasihimu”
“Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa.

Ini cukup bagi saya untuk bahagia” Demikian kata si bayi

Tuhan pun menjawab,

“Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia”

Si bayi pun bertanya kembali

“Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?” Sekali lagi Tuhan menjawab,

“Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdo’a”

Si bayi masih belum puas. ia pun bertanya lagi, “Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungi
saya ?”

Dengan penuh kesabaran Tuhan menjawab,

“Malaikatmu akan melindungimu bahkan dengan taruhan jiwanya sekalipun”

Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya,

“Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi”

Dan Tuhan pun menjawab,

“Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku. dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku. walaupun sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu”

Saat itu surga begitu tenangnya. sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya,

“Tuhan… Jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahu siapa nama malaikat di rumahku nanti ?”

Tuhanpun menjawab,

“Kamu dapat memanggil malaikatmu.. . . IBU”

Kenanglah ibu yang menyayangimu. Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi… Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu. Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ? Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit ? Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan

Kembalilah memohon maaf padanya yang selalu rindu akan senyumanmu.  Jangan sampai kau kehilangan saat-saat yang kau rindukan di masa datang. Ketika ibu telah tiada… Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia

Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya, Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya,  Tak ada lagi
Dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo’akanmu disetiap hembusan nafasnya, Kembalilah segera…

Peluk ibu yang selalu menyayangimu. ..

Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik untuk ibu

Selamat saya ucapkan kepada Mantan Mahasiswa saya di Jurusan Teknik Informatika Program Studi D3 Manajemen Informatika yang telah lulus sebagai CPNSD Tahun 2008 Propinsi Gorontalo, semoga makin sukses, amien. Berikut daftar nama-namanya:

Supraitno Adam, S.Kom (Angktan 2004) – CPNS Provinsi
Hestin Talipi, Amd (Angkatan 2004) – CPNS Pohuwato
Heriyanto Bau, Amd (Angkatan 2002) – CPNS Provinsi
Marlon D. Lewan (Angkatan 2002) – CPNS Kab. Gtlo
Farida Budianto, Amd (Angkatan 2004) – Kejaksaan
Hamida Hiola, Amd (Angkatan 2004) – BRI
Kifli Husain, S.Kom (Angkatan 2004) – CPNS Huk&HAM
Prihari Gani, S.Kom (Angkatan 2004) – CPNS Huk&HAM
Sulastri Mohamad (Angkatan 2001) CPNS Kab. Gtlo
Kasmawaty N. Pade (Angkatan 2001) CPNS Kab. Gtlo
Yuyan U. Gobel (Angkatan 2001) CPNS Kab. Gtlo
Anton Buheli (Angkatan 2002) CPNS Kab. Gtlo
Lastri Kum (Angkatan 2002) CPNS Kab. Boalemo
Maryam Abas (Angkatan 2003) CPNS Kab. Boalemo
Mimin Datau (Angkatan 2001) CPNS Provinsi
No remember (Angkatan 2002) CPNS Kab. Gtlo

Dan untuk yang belum lulus, semoga keberhasilan selalu menyertai. Amien.

dsc03433-31. Selalu melihat jam tangan pada saat presentasi

Memperhatikan waktu merupakan hal yang sangat penting pada saat presentasi, ini menyebabkan banyak sekali presenter keseringan melihat jam tangan pada saat presentasi. Kebiasaan ini jika terlalu sering akan mengakibatkan audiens malah terfokus pada waktu bukan pada informasi yang disampaikan presentator. Ada baiknya anda menggunakan jam duduk yang anda letakan di tempat yang mudah terlihat bagi anda tetapi cukup tersembunyi buat audiens, atau jika memungkinkan minta tolonglah pada audiens yang ada didekat anda untuk memberitahukan waktu jika 10 menit lagi presentasi akan usai sehingga cukup waktu anda untuk closing.

2. Menggunakan filler words pada saat presentasi

Seringkali pada saat presentasi kita menggunakan kata ehmm, enggh, atau kata yang diulang seperti kamu tahu, dan, tetapi yang diulang berkali-kali. Kadangkala kita melakukan itu tanpa menyadarinya. Ada baiknya kita menggunakan tape recorder untuk merekam presentasi kita untuk mengetahui apa yang menjadi filler words kita pada saat presentasi.

3. Jauhkan tangan anda dari pakaian anda

Seringkali kita melihat banyak presentator memasukkan tangan kedalam saku, atau presentator wanita memegang blus mereka. Hal ini mengganggu audiens, selain itu akan membuat gesture tubuh anda menjadi terlihat kaku dan anda tidak dapat memanfaatkan body languange anda secara optimal.

4. Jauhkan pergerakan tubuh yang tidak perlu

Berdiri tegak secara nyaman kadangkala jauh lebih efektif dibandingkan bergerak ke kiri, kanan, kedepan dan balik ke belakang seperti tarian samba. Kecuali pergerakan ini berlangsung secara natural sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan.

5. Perhatikan ketika anda berjalan

Usahakan untuk tidak membelakangi audiens, atau bagi anda yang menggunakan slide projector atau infocus pastikan anda tidak berjalan atau berdiri pas didepan lampu proyektor.

Sumber: http://www.ibsctvpresenter.com

Presentasi dan Berbicara

Berbicara didepan publik dan mempersiapkannya dengan baik adalah kunci kita menampilkan suatu cara berpresentasi dengan maksimal. Hal ini dirasa sangat perlu agar supaya apa yang kita sampaikan dapat tersampaikan dan dapat membuat audience yang mendengar presentasi kita terhibur dan merasakan mendapatkan sesuatu yang baru.

dsc03417-2dsc03422-2dsc03428-2dsc03418-2

Berikut saya tampilkan materi presentasi seminar saya TEKNIK PRESENTASI dan PUBLIC SPEAKING yang berlangsung SABTU, 14 Desember 2008 di Gedung Serba Guna UNG,  silahkan diunduh.

Terimakasih.

Seorang ahli filsuf Yunani, SOCRATES pernah berkata bahwa ia tidak tahu apa-apa. Jika kita berfikir dengan kebesaran seorang Socrates yang kita tahu sekarang, barangkali kita akan mengatakan bahwa dia mengada-ngada atau hanya becanda dengan mengatakan semua itu. Namun apa yang dia katakan barangkali bukan hanya sekedar bualan saja, tapi adalah bener. Karena terkadang kita semakin menyadari bahwa semakin banyak yang kita tahu maka yakinlah kita masih banyak yang kita tidak ketahui.

Memiliki semangat seorang Socrates tentunya terbuka peluang bagi siapa saja: saya, anda dan kita semua. Hari ini (contohnya), saya kembali mengajar Mata Kuliah Bahasa Inggris. Menyenangkan sekali apa yang saya alami dan lakukan, karena barangkali disinilah saya bisa mengeksplore kemampuan saya berbicara (English). Walaupun terkadang saya menyadari mereka (mahasiswa) saya terbengong-bengong dengan apa yang saya katakan.

Continue Reading »

Dinas Pendidikan Kota Gorontalo akhirnya melarang Awaludin mengajar untuk sementara waktu. Guru SMK Negeri 3 Gorontalo itu dituduh melakukan aksi kekerasan terhadap belasan muridnya. Di lain pihak, Awaludin berdalih terpaksa menghukum para siswa karena mereka bungkam saat diminta menunjukkan pelaku kegaduhan. [http://www.liputan6.com/kutipan/?id=169654&countrytabs=0]

Menarik sekali melihat apa yang terjadi dan sempat menjadi Headline di media lokal dan berita di media nasional tentang Pemukulan Siswa oleh Guru SMK 3 Gorontalo, informasinya disini.
Sekedar informasi, saya alumnus SMK 3 Gorontalo atau dulu STM Negeri Gorontalo.

Beberapa waktu yang lalu di Fakultas tempat saya bekerja sempat terjadi perbincangan ini, dan saya yang kebetulan berada disitu, secara tidak langsung mengatakan bahwa saya ok saja dengan perlakuan Guru tersebut, karena jujur dulu waktu masih jadi Siswa di STM saya sempat beberapa kali mendapatkan perlakuan serupa, dari Tamparan, Tendangan, cubitan, dan berbagai pukulan lainnya. Anehnya saat itu, saya dan beberapa teman yang mendapatkan perlakuan itu, tidak sedikitpun mengeluh atau melaporkan ke Orang Tua kami. Saya jadi ingat dulu saya pernah ditampar dari jarak dekat dan pernah juga ditampar dari depan kelas sampai di belakang kelas oleh Guru, tapi saya merasakan hal itu adalah ganjaran atas ‘kenakalan’ saya. Dan tidak sedikitpun saya melaporkan hal itu ke orang tua saya. Bahkan ada teman saya yang di tampar saat kelas satu dan langsung jatuh sakit dan dia baru bisa masuk sekaolah lagi saat kami (teman-temannya) sudah kelas tiga. Dan tidak ada apa-apa.

Continue Reading »

Design a site like this with WordPress.com
Get started