Sendiri

Terkadang hati ini jurang yang curam
Membelah puing-puing kesenangan
Merasuki kegelapan siang yang dingin
Sendiri di pojok pintu keluar
Bersemayam dan melayang-layang
Di lautan semerbak asin
Beraromakan kulit perawan kembang desa
Betapa parah manusia berhati sendiri
Menyalahkan sendiri yang dingin ketika
Hadir musim panas yang sejuk
Orang-orang ini gugur seakan-akan jika
Melihat yang lain menerima bola kehidupan
Bayangkan saja hatimu jurang

Sendiri

Mutiara Hitam

Mutiara, yang indah adalah dirimu..

engkau laut dalam samudraku,

berkecamuk-kecamuk ombakmu menerpa karangku..

apakah aku karang yang selalu terdiam ketika di hempas ombak putihmu?,

atau, burung camar yang singgah menuju langit pantaimu?,

atau karang yang menjaga bibir pantaimu, dekat selalu berjarak?,

bahkan kau bayangan pohon kelapaku, yang aku berada dalam gelap malam tanpamu?,

sungguh, aku ingin menjaga sungaimu

Mutiara Hitam

Menuju Pagi

Waktu hujan, kemarau menerjangku

Kau datang kepadaku dengan penawaran manismu

Dengan segala senjata kau menaklukannku

Aku tak takluk,

Aku malah berlari memelukmu

Meski dengan waktu

Karna tak ingin semu.

Sayangmu atau janjimu yang mengunci pintu jendelaku

Kau terlalu sibuk memprotes jendelaku, dan mahkotamu

tanpa sekedar melongok dalam rumahku.

Bukan karena kasihan Aku sayang..

Tapi hanya tak mampu membuka kembali untuk mawar-mawar lain,

Selainmu.

Bila ku mampu, mungkin sore kemarin rumahku sudah terhias oleh mawar-mawar

yang mungkin,

lebih indah darimu

cukup kamu saja bagiku.

Tapi

kau terpaksa merantau menyakitiku dan dirimu sendiri saat ini.

Pulanglah,

Ke dirimu.

sampai batasnya nanti,

aku tetap menunggu pagi.

Singosari-Malang, 28072011

Menuju Pagi

Wanita Bersayapkan Kupu-kupu

Image

Ini sangat susah sekali untuk dilupakan, mungkin jika Ida berbicara jujur dan mengaku bahwa dia mendua, akan menjadi mudah untuk menghilangkan kenangan-kenangan berdua, karena sakit hati adalah obat paling mujarab untuk membantu melupakan seseorang yang dikasihi, lah ini tidak, Ida malah mengirimkan surat dengan akhir kata bertuliskan ;”tetapi aku masih sayang padamu”. Lanjutkan membaca “Wanita Bersayapkan Kupu-kupu”

Wanita Bersayapkan Kupu-kupu

Tak Berjudul

Rindu sedang bernyanyi

Nyanyian lagu sunyi

Sunyi senyawa mati

Mati hati ini kala berperan permaisuri

Permaisuri di singgasana lemari putih jernih senyawa susu murni yang keluar dari puting sapi

Marah sedang bersedih

Sedih memang menepi

Tepian pantai yang berbui

Bui hati ini kal berperan santri

Santri di singgasana lemari hitam kelabu senyawa kopi murni yang keluar dari gerusan biji pohon kopi

Malang, 22 June 2011

Tak Berjudul

Ambil

Kalau bisa di ambil ya di ambil saja

Jangan bisa, tapi tak di ambil

Alah, ambil kalau sedang ingin saja

Kawan  dalam pengambilan harusnya…

“Saya instruksikan untuk tidak mengambil”

Jangan!, tolong Pak jangan di ambil

“Dilarang mengambil yag bukan haknya!”

Wong Cuma sebatas larangan

Ayo ambil ayo ambil!

Hahaha!

Ambil