
盾の勇者の成り上がり atau The Rising of the Shield Hero merupakan serial animasi Jepang yang dibuat berdasarkan sebuah novel ringan dengan judul yang sama. Tokoh utama pada serial ini tentunya adalah Sang Shield Hero. Berasal dari Jepang modern, Naofumi Iwatani (Kaito Ishikawa) seketika masuk ke dalam dunia lain dimana ia menjadi seorang Shield Hero.
Pada serial ini, dikisahkan bahwa terdapat berbagai dunia paralel. Beberapa dunia saring berbenturan dan menciptakan gelombang serangan. Setiap gelombang serangan memunculkan berbagai monster yang semakin lama semakin kuat. Konon, dunia yang gagal bertahan dari serangan ini akan dianggap kalah dan musnah.
Setiap dunia dapat memanggil 4 Cardinal Heroes yang berasal dari berbagai versi Jepang era modern. Kekuatan Cardinal Heroes di setiap dunia berbeda-beda. Beberapa diantaranya unik dan agak aneh. Sial bagi Naofumi, ia justru masuk ke dunia dimana terdapat Spear Hero, Bow Hero dan Sword Hero. Kesatria dengan senjata yang secara umum dianggap sebagai senjatan sungguhan. Apa guna perisai pada peperangan besar ini?

Diremehkan dan dianggap tak berarti menjadi awal petualangan Naofumi. Fitnah dan kelicikan terus menurus hadir pada serial ini. Nampaknya, serial ini lebih banyak mengeksplorasi berbagai intrik di luar pertarungan pada gelombang serangan. Muncul berbagai tokoh yang menyebalkan. Sesuatu yang membuat Naofumi dan penonton gemas.


Godaaan untuk menggunakan kekuatan gelap memang akan terus menghantui Sang Shield Hero. Ternyata perisai Shield Hero menyimpan kekuatan yang dahsyat. Bahkan pada beberapa wilayah lainnya, Shield Hero dipuja dan dianggap sebagai dewa penyelamat. Yaaahhhhh, di dalam setiap dunia terdapat kerajaan. Setiap kerajaan memiliki intriknya masing-masing. Sesuatu yang membuat serial ini semakin berwarna.


Menjadi super kuat dan mengalahkan lawan bukan fokus utama The Rising of the Shield Hero. Sisi drama pada serial ini ternyata cukup kental. Hal ini terkadang membuat tokoh antagonis yang menyebalkan kurang tersiksa ketika kalah hehehe. Meskipun patut saya akui, adegan aksi Naofumi dan kawan-kawan terbilang seru dan menghibur. Bagian ketika Naofumi menggunakan kekuatan gelap bisa dibilang merupakan bagian yang seru. Walaupun hal ini dianggap sebagai tindakan yang salah. Bagaimana pun juga, serial ini tetap pada jalur dimana kebaikan mengalahkan kejahatan.


Naofumi harus tetap bertahan menjadi orang yang baik. Sudah ada beberapa individu yang menjadi Shield Hero. Naofumi harus menjadi Shield Hero yang spesial agar dapat mengakhiri prahara antar dunia ini.

Menyaksikan bagaimana tokoh yang dianggap lemah dan tak berguna. Untuk kemudian menjadi ternama dan puja, bahkan menjadi raja disuatu daerah. Ini menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk disaksikan. Meskipun beberapa unsur drama serial terkadang agak membosankan dan berjalan lambat.
Bukan hanya kisah Shield Hero yang ada di sini. Rekan-rekan seperjuangan Naofumi pun memiliki kisahnya masing-masing. Uniknya, rekan-rekan Naofumi itu perempuan. Beberaoa diantaranya adalah loli. Loli ini bisa dibilang sebagai tokoh wanita mungil yang menonjolkan keimutan. Namun bagi saya pribadi, yaa seperti anak kecil ya. Entah ini merupakan bagian dari fan service atau bagaimana. Bagi saya pribadi ini agak janggal sih hehehehe.

Pada akhirnya saya rasa Serial The Rising of the Shield Hero layak untuk memperoleh nilai 3 dari skala maksimum 5 yang artinya “Lumayan”. Serial ini pun terbilang relatif aman dari adegan yang aneh-aneh :’D.
Sumber: kinemacitrus.biz







































































