Articles

Solve Centos URL file-access is disabled in the server configuration

In Teknologi on June 8, 2012 by Chandra Saputra

Setelah beberapa lama tak menulis, sebetulnya lama sekali maka sebuah tulisan niubi kembali dituliskan. Beberapa waktu yang lalu saya  mengalami error  “URL file-access is disabled in the server configuration” pada server centos saya. Hasil diskusi dengan mbah google kami mendapatkan permasalahan ternyata karena mungkin saya melakukan remot akses ke salah satu web atau file  untuk proses grabbing data lewat RSS al hasil muncul error seperti diatas.

Solusinya adalah dengan merubah config yang ada di file php.ini pada bagian :

  • allow_url_fopen = Off menjadi –> allow_url_fopen = On

Kita juga bisa menambahkan solusi ini yang kita tambahkan pada file .htaccess

  • php_flag allow_url_fopen on

Sumber : Klik disini

Demikian Informasi dari saya, semoga bermanfaat. Mohon maaf jika ada salah2 kata.. 😀

Articles

How to control browser caching

In Teknologi on December 30, 2010 by Chandra Saputra

Sebuah tulisan niubi kembali dituliskan. Seperti yang saya tuliskan kemarin tentang web performance, kali ini akan saya sharing tentang browser caching. Browser caching berfungsi untuk menyimpan segala atribut dan data pada browsernya. Hal ini menjadikan sewaktu kita mengakses web tersebut lebih cepat dan menghemat bandwith *paling 😀

Adapun tips dan triknya antara lain :

  • Pastikan modul berikut telah di enable :
Module expires already enabled
    • Jika server anda centos pastikan bahwa konfigurasi http anda meload library mod_expires dibawah ini, untuk file konfigurasinya bisa anda dapatkan di /etc/httpd/conf/httpd.conf
LoadModule expires_module modules/mod_expires.so

Jika bertanda # maka hilangkan tanda tersebut

    • Tambahkan script ini pada file .htaccess anda
ExpiresActive on
ExpiresByType application/javascript "access plus 1 months"
ExpiresByType image/jpg "access plus 1 month"
ExpiresByType image/jpeg "access plus 1 month"
ExpiresByType image/gif "access plus 1 month"
ExpiresByType image/png "access plus 1 month"
ExpiresByType text/css "access plus 1 months"
    • Aktifkan pula rerwite engine untuk direktori anda (jika perlu)
# Turn on URL rewriting
RewriteEngine On

# Installation directory
RewriteBase /

# Protect application and system files from being viewed
RewriteRule ^(application|modules|system) - [F,L]

# Allow any files or directories that exist to be displayed directly
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d

# Rewrite all other URLs to index.php/URL
RewriteRule .* index.php/$0 [PT,L]

Sumber : Klik di sini

Demikian Informasi dari saya, semoga bermanfaat. Mohon maaf jika ada salah2 kata.. 😀

Articles

How to use GZIP

In Teknologi on December 29, 2010 by Chandra Saputra

Kembali tulisan seorang niubi.
Salah satu penilaian sebuah website adalah performansi akses dari sebuah web, disini bila kita bicara mengenai performa tentu saja akan berbicara masalah load page sebuah halaman web. Seperti yang ada pada web performance test ada beberapa penilaian tentang performa sebuah website, penilaian itu antara lain keep-alive connection, GZIP-Teks, Compress Images, Enable browser caching, Combine static CSS, Use a CDN, Minify JS, Proper cookie usage dan JQuery Selectors.

Pada kesempatan ini saya akan sedikit berbagi mengenai penggunan GZIP.  Gzip Compression bekerja dengan konsep mengkompresi ukuran halaman web/blog sebelum digunakan browser. Pada saat sebuah browser merequest alamat website, server akan merespon hasil request tersebut dan mengembalikan informasi (tampilan web) ke browser tersebut. Ukuran real size dari halaman itu misalkan 200KB, tentu saja proses ini akan membutuhkan waktu yang lama, apalagi kompleksitas halaman web yang sangat hebat maka perlu ada sebuah kompresi terhadap halaman tersebut agar lebih enteng diload oleh browser. Disinilah fungsi utama dari GZIP, yang akan kita manfaatkan adalah HTTP Gzip Compression.  Setelah server menemukan file yang diminta oleh browser, selanjutnya yang dilakukan adalah mengecek apakah browser tersebut mendukung kompresi Gzip (informasi ini dikirim oleh header browser dengan parameter, Accept-encoding: Gzip), jika IYA maka server akan mengkompresi (zip) halaman yang diminta tersebut baru kemudian mengirimnya ke browser, dan selanjutnya browser akan me-dekompres (unzip) halaman yang diterimanya dari server. Dengan adanya kompresi ini halaman yang sebelumnya berukuran 200KB bisa turun hanya menjadi 15KB saja, jadi proses load halamannya akan lebih cepat.
Optimisasi HTTP Gzip Compression hanya berjalan pada server (hosting) yang memiliki salah satu module (Apache server) berikut mod_deflate atau mod_gzip yang aktif. Ketika anda menjalankan php info maka pastikan pada server anda terdapat library zlib. Jika sudah ada maka :

  • Buat file .htaccess, siskan script berikut pada file tersebu
<ifmodule mod_deflate.c>
AddOutputFilterByType DEFLATE text/html text/xml text/css text/plain
AddOutputFilterByType DEFLATE image/svg+xml application/xhtml+xml  application/xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/rdf+xml application/rss+xml  application/atom+xml
AddOutputFilterByType DEFLATE text/javascript application/javascript  application/x-javascript
AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-ttf  application/x-font-otf
AddOutputFilterByType DEFLATE font/truetype font/opentype
</ifmodule>
# removes some bugs
BrowserMatch ^Mozilla/4 gzip-only-text/html
BrowserMatch ^Mozilla/4\.0[678] no-gzip
BrowserMatch \bMSIE !no-gzip !gzip-only-text/html
Header append Vary User-Agent
# Other Compression (Gzip)
<ifmodule mod_gzip.c>
mod_gzip_on Yes
mod_gzip_dechunk Yes
mod_gzip_item_include file \.(html?|txt|css|js|php|pl)$
mod_gzip_item_include handler ^cgi-script$
mod_gzip_item_include mime ^text/.*
mod_gzip_item_include mime ^application/x-javascript.*
mod_gzip_item_exclude mime ^image/.*
mod_gzip_item_exclude rspheader ^Content-Encoding:.*gzip.*
</ifmodule>
# END Compression
  • Jika anda tidak bisa membuat file .htaccess, bisa mencoba dengan menggunakan kode PHP berikut ini
< ?php
if (substr_count($_SERVER['HTTP_ACCEPT_ENCODING'],  'gzip'))
ob_start("ob_gzhandler"); else ob_start();
?>

Pasang kode php tersebut disetiap awal halaman website kita. Untuk mengecek apakah berhasil atau tidak silakan kunjungi alamat web berikut :

Jika hasilnya gzipped maka anda berhasil, jika tidak maka anda belum beruntung 😀

Sumber Klik Disini

Articles

odbc_connect(): SQL error: [unixODBC][Driver Manager]Driver’s SQLAllocHandle on SQL_HANDLE_HENV failed, SQL state IM004 in SQLConnect

In Teknologi on December 24, 2010 by Chandra Saputra

Sebuah catatan niubi kembali di tuliskan, server saya dengan OS Centos yang terdapat koneksi DB2 dan platform PHP mengalami masalah. Error statementnya adalah :

odbc_connect(): SQL error: [unixODBC][Driver Manager]Driver’s SQLAllocHandle on SQL_HANDLE_HENV failed, SQL state IM004 in SQLConnect

Setelah browsing-browsing keletmu solusi dan alhamdulillah berhasil, kasus ini terjadi dengan kondisi

  • isql -> Ok
  • PHP ODBC -> Ok

Adapun solusinya adalah menambahkan sintak ini pada odbc.ini :
DENEME
Driver=db2
Description=Sample Database
DMEnvAttr=SQL_ATTR_UNIXODBC_ENVATTR={DB2INSTANCE=db2inst1}

It’s Work..!!!

Sumber klik disini

Sekian dulu tulisan dari saya, semoga bermanfaat. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberi saran dan kritik. Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.


Articles

How to show IP list Connected on Centos

In Teknologi on November 26, 2010 by Chandra Saputra

Sebuah catatan kembali dituliskan.

Ketika seorang kawan bertanya : “carane ndelok ip mana aja sing connect nang centos yak apa?”
Ada sebuah fasilitas dari Centos yang bisa kita gunakan, yaitu menggunakan service netstat.
Dari berbagai sumber didapatkan info mengenai netstat, netstat merupakan command-line tool yang berfungsi untuk melihat koneksi yang masuk dan yang keluar dari server (incoming and outgoing), routing tables, dan statistik dari network interface kita. Dari wikipedia didapatkan info tentang netstat sebagai berikut :

Read More »

Articles

How to HTML Redirect Page

In Teknologi on October 15, 2010 by Chandra Saputra

Kembali sebuah tulisan niubi.

Hal kali in yang ingin dibahas  adalah cara direct link pada web, bagai mana mengarahkan web ke link tertentu pada saat di load, atas bantuan teman saya bias mendiret link webserver saya, dan pertama saya ingin mengaturnya di virtual host, dan teman saya menyarankan menggunakan html redirect page. Adapun script sederhananya sebagai berikut :

<!DOCTYPE HTML PUBLIC “-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN”>
<html>
<head>
<title>Your Page Title</title>
<meta http-equiv=”REFRESH” content=”0;url=http://www.the-domain-you-want-to-redirect-to.com”></HEAD>
<BODY>
Optional page text here.
</BODY>
</HTML>

Untuk meredirect halaman web gantikan :
url=http://www.the-domain-you-want-to-redirect-to.com dengan alamat website yang anda inginkan, simpan dalam file index anda.

Sumber

Demikian tulisan saya, semoga berguna dan mohon koreksi jika ada kesalahan.

Articles

Setting receipients in chkuser Qmailtoaster

In Teknologi on October 14, 2010 by Chandra Saputra

Sebuah catatan niubi kembali di tuliskan.
Kali ini giliran mail server yang bermasalah dari log mail didapatkan :

@xxxxxxxxxxxxxxxxxx  CHKUSER rejected intrusion: from <all-bounces@lists.domain.xx.xx::> remote <smtp-gw.xx.xx.xx:unknown:IP> rcpt <usermail@xx.xx.xx> : rcpt ignored, session over INTRUSION threshold

Dari log mail (/var/log/qmail/smtp) didapatkan info tersebut diatas, secara logika pada mail terjadi intrusion atau gangguan pada mail, cek smtp gateway gak ada masalah, ternyata terjemahan dari log itu bahwa intrusion terjadi akibat ada semacam spamming pada email, dan ternyata benar.

Analogi sederhananya sementara adalah, ketika list memforward email ke mail server, di allow oleh smtp, tapi oleh engine email dia punya limit satu user memforward maksimum berapa email (mohon koreksi kalo salah).  ternyata fungsi CHKUSR dikembangkan secara khusus untuk menghilangkan semacam spam yang masuk ke dalam server.

Untuk kasus ini setelah googling ada beberapa solusi, saya mencoba untuk mengikuti salah satunya, yang saya lakukan adalah mengedit file

/etc/tcprules.d/tcp.smtp

27.:allow,RELAYCLIENT=””,DKSIGN=”/var/qmail/—/—/%/private”:allow,BADMIMETYPE=””,BADLOADERTYPE=”M”,CHKUSER_RCPTLIMIT=”50″?,?CHKUSER_WRONGRCPTLIMIT=”30″,DKSIGN=”/var/qmail/—/—/%/private”

Edit :

CHKUSER_RCPTLIMIT=”5o” menjadi CHKUSER_RCPTLIMIT=”5000″
Kenapa saya jadikan 5000, karena banyaknya account yang di forward dalam satu waktu sekitar 2500 dan ada kemungkinan bertambah.

CHKUSER_WRONGRCPTLIMIT=”30″ tetap CHKUSER_WRONGRCPTLIMIT=”30″ sintak ini *mungkin* digunakan untuk mentoleransi kesalahan pada saat terjadi kegagalan penerimaan email.

Setelah itu jalankan perintah ‘qmailctl cdb’ untuk apply. Restart service qmail anda.

Selamat mencoba..
Mohon koreksi jika terjadi kesalahan persepsi.
Terima Kasih.

Articles

How to Auto Start MySql In Centos

In Teknologi on October 9, 2010 by Chandra Saputra

Sebuah catatan niubi kembali di tuliskan.
Bingung setelah reboot ato mati lampu website kantor gak bisa di akses, setelah di cek ternyata mysqlnya gak jalan, gak autostart tepatnya. Setelah googling dapet beberapa tips, dan ini yang saya coba dan berhasil.

  • Cek service mysql : service mysqld status -> anda akan dapatkan : mysqld is stopped
  • Kemudian jalan kan command berikut : chkconfig mysqld on
  • reboot server untuk memastkan command tadi berjalan dengan baik
  • Cek service mysql apakah sudah start : service mysqld status -> anda akan dapatkan : mysqld (pid 3122) is running…

Cukup sekian catatan seorang admin niubi, akan dilanjut kemudian.

Articles

Centos Command

In 1 on April 23, 2010 by Chandra Saputra

Seorang niubi seperti saya memang susah untuk mengingat hal2 Unix seperti ini, jadi saya berusaha mencatat sebisa saya dan seingat saya pada catatan saya ini…

soal :
Bagaimana melihat paket rpm yang sudah terinstall pada server kita..??
Jawab :

Untuk melihat paket yang sudah terinstall di server kita adalah sengan menggunakan perintah berikut, saya melakukan hal seperti ini :
rpm -qa  >> untuk melihat keseluruhan paket yang kita install
untuk melihat paket tertentu yang kita install kita dapat menggunakan perintah dibawah ini, saya hanya ingin melihat paket rpm milih php yang terinstall.
rpm -qa |grep php
Adapun hasil eksekusinya :
[root@localhost ~]# rpm -qa |grep php
php-odbc-5.2.10-umask.25
php-common-5.2.10-umask.25
php-cli-5.2.10-umask.25
php-mysql-5.2.10-umask.25
php-devel-5.2.10-umask.25
php-pdo-5.2.10-umask.25
php-5.2.10-umask.25

Articles

Disable/Enable Modul PHP #LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so pada Centos 5

In Teknologi on December 17, 2009 by Chandra Saputra

Setelah upload website baru, ada satu modul bawaan PHP yang tidak ter load oleh engine indexing zend, modul tersebut adalah  Modul Rewrite ( #LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so). Setelah cari-cari di internet, ternyata gampang sekali, edit file httpd.conf. Pastikan tidak ada tanda “#” di depan library LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so yang ada di httpd.conf.

Setelah itu cari config AllowOverride yang ada di httpd.conf. Defaultnya “AllowOverride None” rubah AllowOverride  tersebut menjadi “AllowOverride ALL“, setelah itu restart service httpnya.

Selamat Mencoba.

Design a site like this with WordPress.com
Get started