Passkeys: Solusi Anti-phishing dan Typosquatting

Passkey adalah teknologi pengganti password. Dalam banyak hal passkey lebih aman dan nyaman dibandingkan password. Kasus di mana seseorang salah mengetik banksaya.com menjadi banksaia.com dan uangnya terkuras, bisa dicegah dengan jika kita menggunakan passkey.

Pembahasan teknis mendalam mengenai passkey ini bisa sangat panjang (cukup untuk jadi buku), jadi di tulisan ini saya hanya akan membahas bagian teknis ringan saja, tidak sampai ke detail coding dan matematikanya. Saya akan fokus ke pengguna dulu, mungkin kali lain saya buat artikel untuk programmer dan pentester.

Passkey itu sederhana

Passkey adalah kunci/key rahasia untuk login website/aplikasi. Passkey bisa jadi pelengkap password (untuk 2FA), bisa juga menggantikan password (bahkan bisa menggantikan username juga).

Pertama akan saya jelaskan dulu kasus sangat sederhana, lalu akan saya jelaskan kenapa passkey yang sederhana ini berkembang jadi agak rumit dan membingungkan bagi user biasa. Saya jelaskan dengan contoh kasus Apple dulu karena Passkey dulu diperkenalkan oleh Apple, tapi passkey ini sekarang bisa dipakai untuk Android, Windows, dan OS Lain.

Kalau kita hanya memiliki sebuah iPhone tanpa software tambahan, passkey ini sangat sederhana. Ketika mendaftar sebuah website atau mengaktifkan fitur passkey pada akun sebuah website (catatan penting: tentunya websitenya harus mendukung login dengan passkey), maka iPhone akan membuat sebuah angka rahasia (key) baru khusus untuk website itu, disimpan di hardware iPhone.

Ketika kita ingin login, website akan mengirimkan sebuah data unik (istilahnya: challenge). iPhone akan mengkonfirmasi bahwa kita memang ingin login, dan meminta face scan atau PIN. Setelah dikonfirmasi, iPhone akan mengirimkan balasan dari challenge, dengan menggunakan key yang sudah kita simpan ketika mendaftarkan passkey. Website akan mengkonfirmasi bahwa nilainya benar, lalu user login.

Image
Ilustrasi Passkeys

Ini bisa dianalogikan dengan gembok dan anak kunci, ketika kita register passkey, komputer akan membuat gembok dan anak kunci virtual. Gemboknya dikirim ke server, kuncinya kita yang pegang. Ketika login, servernya akan memasukkan sebuah angka ke dalam kotak, mengunci dengan gembok, lalu dikirim ke kita. Karena kita punya anak kunci, kita bisa buka, lihat isinya, lalu kita bisa mengirimkan angka balasan ke server. Server bisa membandingkan angka itu, kalau sama maka kita boleh login.

Lanjutkan membaca “Passkeys: Solusi Anti-phishing dan Typosquatting”

Chiang Mai Night Safari 2026

Setelah sekian lama ditunggu-tunggu, akhirnya playground di Chiang Mai Night Safari selesai direnovasi. Tulisan ini sekedar update singkat beberapa perubahan yang terjadi beberapa tahun belakangan ini di Chiang Mai Night Safari.

Playground Outdoor Night Safari

Image

Hari ini kami mengunjungi tempat ini dengan tujuan sekedar makan malam. Sejak memiliki kartu anggota Night Safari lagi, kami sering ke tempat ini sekedar memilih satu tempat untuk dikunjungi. Ada kejutan yang menyenangkan karena playground yang bertahun-tahun tutup sudah direnovasi dan digantikan dengan permainan baru.

Lanjutkan membaca “Chiang Mai Night Safari 2026”

Cerita 19 Tahun Lalu

Hari ini 19 tahun yang lalu, kami diberkati di gereja oleh pendeta, dan juga melakukan pencatatan sipil langsung pada hari yang sama. Kalau biasanya kebanyakan orang merayakan hari ulang tahun pernikahan dengan acara spesial, hari ini kami merayakannya dengan menikmati kebersamaan keluarga kecil kami di rumah, dan juga menyempatkan berbelanja untuk kebutuhan mingguan. Hari ini tetap istimewa, walaupun kami melakukan kegiatan rutin kami saja.

Ada banyak pelajaran yang bisa didapat sejak hari pernikahan sampai hari ini. Kali ini saya akan menuliskan beberapa hal yang terjadi di sekitar hari pernikahan kami 19 tahun yang lalu.

Image
Lanjutkan membaca “Cerita 19 Tahun Lalu”

19 Tahun Menikah

Kotbah minggu lalu adalah tentang blessings (berkat), dan saya merasa di dalam 19 tahun pernikahan saya ini, saya merasa banyak diberkati, dan diberi kesempatan menjadi saluran berkat untuk banyak orang.

Saya merasa bersyukur dan diberkati karena Tuhan membantu memilihkan saya istri yang tepat, tempat tinggal yang tepat, dengan profesi yang tepat. Dulu saya tidak punya rencana sama sekali mencari istri dari suku lain. Dulu saya berencana jadi dosen dan tinggal di Bandung.

Image
Sebelum masuk Planetarium di Chiang Mai
Lanjutkan membaca “19 Tahun Menikah”

Kesan Tentang Medan (Des 2025/ Januari 2026)

Tulisan ini sekedar catatan dari kesan tentang Medan dari pengalaman mudik kemarin. Saya menuliskan dari sudut pandang seorang yang dulu pernah tinggal di Medan dari sejak berumur 3 tahun sampai lulus SMA. Memang kalau dihitung, saya sudah lebih lama merantau dibandingkan tinggal di Medan.

Saya meninggalkan Medan sejak tahun 1995, banyak hal yang tentu saja sudah berubah, bandaranya saja sudah berubah. Kota Medan yang saya ingat sudah hampir tidak ada kesamaannya dengan Medan yang saya temui kemarin. Kesan yang terakhir saya rasakan Medan jadi kurang nyaman dibandingkan masa kecil saya, padahal kalau dipikir-pikir banyak hal sudah seperti itu sejak saya masih tinggal di sana.

Mungkin saja dulu saya lebih menerima hal-hal yang terjadi sebagai sebuah hal yang normal, tetapi sejak merantau ke Bandung lalu ke Chiang Mai, saya jadi berharap ada perubahan yang lebih baik di masa depan untuk kota Medan. Supaya ingat dan siapa tau harapan saya terpenuhi, saya akan menuliskan kesan saya tentang kota Medan di akhir 2025 dan awal 2026 ini.

Lanjutkan membaca “Kesan Tentang Medan (Des 2025/ Januari 2026)”

Terbang Bersama Air Asia di Tahun Baru 2026

Saat ini kami sudah kembali ke Chiang Mai. Tulisan ini sekedar catatan tentang perjalanan dari Chiang Mai ke Kualanamu Medan dan kembalinya lagi. Bersyukur penerbangan pergi maupun pulang semua lancar tepat waktu dan tidak ada delay sama sekali.

Perjalanan berangkat CNX – KNO tanggal 30 Desember 2025 dan kembalinya KNO-CNX tanggal 5 Januari 2026. Kami memilih penerbangan Fly-Thru AirAsia dan bertukar pesawat di Don Mueang Bangkok. Selain transit di Bangkok, Air Asia juga memiliki penerbangan ke Medan melalui Kuala Lumpur. Kami memilih lewat Don Mueang karena bandaranya lebih kecil dibandingkan Kuala Lumpur, selain itu waktu total penerbangan juga lebih singkat.

Image
Sarapan di Black Canyon Airport sebelum berangkat
Lanjutkan membaca “Terbang Bersama Air Asia di Tahun Baru 2026”

Mengapa masih betah di Chiang Mai

Sudah 18 tahun kami di Chiang Mai, dan masih banyak yang bertanya: masih betah di Chiang Mai? Jawaban singkatnya: masih. Berikut ini detailnya kenapa kami masih betah.

Hampir semua orang tidak merokok

Secara statistik, jumlah perokok di Thailand cukup banyak,. Tapi kenyataannya di kota ini (sejak kami datang di 2007), boleh dibilang tidak ada yang merokok. Sesekali ketemu turis yang merokok, pekerja dari negara tetangga, atau kadang ada 1-2 orang lokal yang merokok.

Image
Sumber: https://globalactiontoendsmoking.org/

Kami tidak menemukan asbak di tempat umum, dan jarang sekali menemukan ada ruangan khusus untuk yang merokok. Tapi di sini merokok tidak difasilitasi seperti di Indonesia, di Indonesia masih banyak restoran dengan ruangan merokok (termasuk juga di bandara).

Lanjutkan membaca “Mengapa masih betah di Chiang Mai”