Hamemayu di Bulan Pertama

Hari Pertama

Hari Pertama

Aku menulis tulisan ini karena keterbatasanku, yaitu keterbatasan untuk mengingat semua kejadian yang terjadi dalam hidupku. Aku tidak mau suatu hari jika anakku bertanya kapan dia mulai bisa jalan, dan jawabanku adalah lupa. Kapan dia mulai bisa berbicara dan aku jawab lupa juga. Dan siapa tahu suatu hari anakku jadi orang terkenal dan biografinya banyak diinginkan orang, tentunya dia akan sangat butuh cerita tentang masa lalunya. InsyaAllah samapai saat ini perjalanan 11 bulan hidupnya aku masih ingat betul (meskipun tidak semua). Karena aku baru kepikiran mulai menulis sekarang tidak dari sejak dia lahir.
Kumulai saja dengan kapan dia mulai menyapa dunia. 14 Mei 2008, mundur sekitar 9 hari dari perkiraan dokter, mundur 3 hari dari perkiraan bidan. Memang secanggih apapun ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki manusia tidak akan bisa menebak dengan pasti takdir yang sudah digariskan Tuhan. Jam 17.45WIB menjelang adzan magribh. Setelah adzan berkumandang di telinganya tak lama kemudian adzan di masjid kembali terdengar di telinganya. Semoga ini adalah pertanda baik, apa yang dia dengar di awal-awal hidupnya adalah kalimat-kalimat yang memanggil-manggil manusia untuk menghadap Tuhannya. Anakku lahir dengan berat 3.25kg dan panjang 49cm di Rumah sakit Bina sehat Jember. Kalau harus menceritakan proses kelahirannya, hemm sepertinya seru. Ak masuk RS jam 10 pagi setelah kurasakan kontraksi berkali-kali sejak tadi malam. Sampai rumah sakit baru bukaan 2 rupanya. Kondisi air ketuban ketika diperiksa bidan masih baik2 saja. Menjelang jam 11 siang dokter yang menanganiku datang memeriksa, dan betapa mengejutkan… doketer bilang air ketubanku sudah kering, harus segera observasi. Ya Allah… kenapa aku sampai tidak merasakan air ketubankupecah dan terkuras habis.  Padahal masih bukaan 5… dan bayinya belum juga mau keluar. Akhirnya bayiku di rangsang keluar dengan cara diinduksi. MasyaAllah sakitnya minta ampuuuun, katanya sih berkali-kali lipat dibandingkan melahirkan normal. Akhirnya jam 17.15WIB bayiku lahir dengan selamat. Tapi… mengapa dia tidak menangis, detak jantungku serasa berhenti. Ya Allah jangan ambil bayiku… Namun beberapa detik kemudian kudengar suara tangis yang menggelegar. Alhamdulillah…. suara tangis bayiku yang begitu merdu. Kata dokter dia g menangis karena sempat kehabisan air ketuban ketika dalam perut, dan terlalu lama berada dijalan lahir. Posisi kepalanya menengadah jadi sulit untuk dikeluarkan, sampai-sampai untuk menyelamatkannya dia perlu di vacum. Yaah… apapun usaha yang dilakukan yang penting bayiku sekrang telah lahir dengan selamat dan sehat. Malamnya dia agak sering menangis mungkin karena kepalanya masih terasa sakit setelah bersentuhan dengan alat vacum. Tapi alhmadulillah dia banyak minum susu, jadi aku tidak khawatir bayiku kuning.

Hamemayu Hayuning Ratri

Subhanallah… Walhamdulillah Wa Lailahaillallahu Allahu Akbar…

Telah lahir dari rahimku tanggal 14 Mei 2008 seorang anak perempuan dengan berat 3.25kg. Melalui perjuangan yang akhirnya menyadarkanku bahwa begitu besar dosanya seorang anak jika durhaka pada sang ibu. Sakiiit, ya benar benar sakit…

Tapi syukurlah sakit itu telah tergantikan dengan kebahagian menyambut hadirnya si kecil ke dunia. Dan kini berjuta rasa bercampur aduk dalam hatiku, antara bahagia, sedih, bimbang, khawatir, takut, cemas dan lain sebagainya.

Bahagia karena kini aku bisa mempersembahkan keturunan untuk keluargaku dan suamiku, sedih karena kini bayiku  tak lagi menyatu denganku, bimbang kawatir dan cemas karena aku merasa belum pandai merawat bayi. Dan perasaan inilah yang paling menyiksaku yaitu perasaan “takut”, aku begitu takut kehilangan dia, takut dia tumbuh dan berkembang tidak sempurna dan berbagai ketakutan lainnya.

Astaghfirullah…

Sadarkan aku ya Allah bahwa dia hanya titipan-Mu…                                 Dia terlahir selain sebagai nikmat juga sebagai ujian bagiku…

Kunamai dia Hamemayu Hayuning Ratri, begitu dalam maknanya yaitu Memelihara Kebaikan Malam…(Boleh kalian artikan sendiri).

Semoga nama itu sekaligus menjadi doa dan menjadikanmu anak yang tidak mengulangi kesalahan-kesalahan yang dilakukan Ayah ibunya, tetapi mewarisi segala kebaikan yang telah mampu kami kerjakan sebagai orang tua, dan menambahnya dengan berjuta kebaikan lainnya. Amiiin…

Pelanggan Banjir

Banjir kembali melanda. Ciri khas bila musim hujan telah tiba. Untuk kesekian kalinya, mata ini menjadi saksi peristiwa yang terjadi akibat keteledoran dan ketidakmampuan manusia dalam mengatur hidupnya.

Sudah seminggu ini, kelurahan meranti kecamatan Rumbai dan daerah disekitarnya  terendam banjir. Letak pemukiman yang lebih rendah dari sungai siak membuat luapan air dari sungai tersebut dengan mudah memasuki pemukiman tersebut. Belum lagi gundukan sampah menambah kesuksesan air kiriman tersebut untuk menenggelamkan rumah warga.

Dalam pemantauan Kompas dari pesawat Twin Pack TNI Angkatan Udara Pekanbaru bersama tim Departemen Kehutanan, sebagian hutan lindung Bukit Suligi dan Tanaman Hutan Rakyat di Riau telah beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit, rumah penduduk, dan sebagian ditinggalkan dalam kondisi rusak setelah pohon-pohon ditebangi.

Hutan lindung Bukit Suligi merupakan hulu Sungai Siak. Sungai Siak yang meluap dan menyebabkan banjir di Kota Pekanbaru merupakan satu-satunya sungai di Riau yang berhulu di Provinsi Riau.

Sungai-sungai lain yang melintasi Riau mempunyai hulu di provinsi tetangga, yakni Sungai Kampar dan Sungai Indragiri, yang berhulu di Sumatera Barat, serta Sungai Rokan yang berhulu di Sumatera Utara.

Menteri Kehutanan MS Kaban mengakui adanya perencanaan tata ruang yang tidak sinkron dengan kondisi sebenarnya. Di kawasan hulu sungai, misalnya, tanaman perkebunan lebih banyak. Padahal, seharusnya mempunyai banyak hutan.

“Perlu ada program yang sinergis antara pemerintah pusat dan daerah karena bagaimanapun pembangunan di daerah harus tetap terlaksana, tetapi kawasan hutan juga tetap berfungsi,” kata Kaban.

Tentang penanganan banjir di Riau, Kaban berjanji mengundang Gubernur Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Riau untuk duduk bersama.

Terlepas dari kontrofersi siapa dan apa penyebab banjir, hendaknya kita introspeksi diri. Dari kebiasaan yang kita anggap sepele seperti membuang sampah sembarangan(biarpun hanya sebungkus permen), sampai kebiasaan manusia dalam merealisasikan ketamakannya (merusak hutan demi mencari harta).

Semoga di musim hujan tahun2 mendatang, Negara kita tidak lagi menjadi pelanggan tetap bencana banjir.

Blog

Pertama kenal istilah blog ni dari temen.  Sebenarnya untuk ukuran anak elektro agak telat. Tapi seperti kata sang pepatah: “lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali”. Akhirnya muncullah blog ini dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Bener2 pinter yang nyiptain teknologi ni. Harusnya pencipta situs ini diberi piala  penghargaan untuk the best methode  for exploring creativities (lah panjang banget ya kategorinya). Situs kayak gini cocok untuk orang2 yang kreatif, aktif, proaktif, sensitif, komunikatif, fiktif,intuitif dan bagus juga untuk sarana profokatif, opinitif,ceritaif,diskutif,silaturahmif he he maksa.

Wes pokoke bagi kalian yang ketemu ma penciptanya situs ni, ucapkan terimakasihku. 😀

What is Love?

Suatu hari Plato bertanya kepada gurunya, Socrates. Apa itu cinta ? Bagaimana saya bisa menemukannya? Gurunya menjawab, ada ladang gandum yang luas di depan sana. Berjalanlah, tetapi jangan mundur kembali, kemudian ambillah satu buah ranting. Jika kau menemukan ranting yang kau anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta.
Plato kemudian berjalan, tidak beberapa lama kemudian ia kembali dengan tangan kosong tanpa membawa apapun. Gurunya bertanya, mengapa kamu tidak membawa satu ranting pun? Plato menjawab, aku hanya boleh membawa satu saja dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tetapi aku tidak tau apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi ranting tersebut tidak ku ambil. Setelah aku melanjutkan perjalanan, baru aku sadar bahwa ranting-ranting yang kutemukan kemudian tidak sebagus ranting yang tadi, jadi akhirnya tak sebatang rantingpun yang kuambil. Guru menjawab, itulah yang dimaksud cinta.

Beberapa hari kemudian plato kembali bertanya kepada gurunya, apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya? Gurunya menjawab, ada hutan yang subur di depan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, tebanglah. Dengan begitu artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan.
Plato kemudian berjalan dan tidak beberapa lama kemudian ia kembali dengan membawa sebuah pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja. Gurunya bertanya, mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu? Plato menjawab, berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah hampir menjelajah setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi pada kesempatan ini, aku lihat pohon ini dan kurasa tidak terlalu buruk. Jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya ke sini. Aku tidak mau kehilangan kesempatan untuk mendapatkannya. Gurunya menjawab, itulah yang dimaksud dengan perkawinan.
Cinta itu semakin dicari, semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika kita dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan berlebihan akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan.
Tak ada satupun yang didapat serta tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapar diputar undur. Terima cinta apa adanya………….

Perkawinan adalah kelanjutan dari cinta. Perkawinan merupakan proses mendapatkan kesempatan. Ketika kau mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka kau akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya. Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia-sialah waktumu untuk mendapatkan perkawinan itu. Karena kesempurnaan itu hampa adanya……………

Image

Takdir

Saat hati sedang sedih…Saat jiwa kian tak tenang. Saat diri tersadar dari kealpaan. Semoga lirik lagu dibawah ini bisa membuatmu kembali tegar. Jalani kembali hidup ini dengan senyuman… Karena semua sudah ditakdirkan. Pasrahkanlah segala urusan hanya pada Nya.

Takdir
Album : Semesta Bertasbih
Munsyid : Opick Feat Melly Goeslaw
http://liriknasyid.com

Dihempas gelombang dilemparkan angin
Terkisah bersedih bahagia
Di indah dunia yang berakhir sunyi
Langkah kaki di dalam rencanaNya

semua berjalan dalam kehendakNya
nafas hidup cinta dan segalaNya

Dan tertakdir menjalani segala kehendakMu ya robbi
Ku berserah ku berpasrah hanya padaMu ya robbi
Dan tertakdir menjalani segala kehendakMu ya robbi
Ku berserah ku berpasrah hanya padaMu ya robbi

Bila mungkin ada luka coba tersenyumlah
Bila mungkin tawa coba bersabarlah
Karena air mata tak abadi
Akan hilang dan berganti (hilang kan berganti)

Bila mungkin hidup hampa dirasa
Mungkinkan hati merindukan Dia
karena hanya denganNya hati tenang
Damai jiwa dan raga

Dan tertakdir menjalani segala kehendakMu ya robbi
Ku berserah ku berpasrah hanya padaMu ya robbi
Dan tertakdir menjalani segala kehendakMu ya robbi
Ku berserah ku berpasrah hanya padaMu ya robbi
Hanya padaMu ya robbi

LinTas Alam, Wuihh seru…

Lomba lintas alam yang diselenggarakan oleh kwarcab pramuka pekanbaru ini menempuh rute disekitar pekanbaru aja, tapi melewati jalan yang ga wajar,  maksudnya rutenya  melewati sungai2 n rawa, wuihh seru banget lah. Kita samapi2 bisa teriak dan tertawa lepas, sambil nyanyi2, cerita2, and saling mengerjai satu sama laen. Serasa kembali ke masa kecil…

Aku ma temen2ku Tianshe,adi,lukijo,suna alias putri sumenep, yang tergabung dalam kelompok PCR (Power Caltex Ranger, he he kalo ada kesamaan nama dengan tempat kami bekerja yaitu PCR/Politeknik Caltex Riau,itu semata-mata adalah unsur kesengajaan).
Dalam lintas alam tuh kita harus melewati 5 pos. Pos pertama laporan, pos kedua tempat istirahat+kita dikasi soal seputar pengetahuan umum, pos ketiga kita dikasi soal lagi tentang kesehatan/p3k, untuk sampai ke pos 4 kita harus manjat tebing dulu, tebing2an maksudnya he he. Dipos 4 kita meragain p3k untuk orang patah tulang dll. Akhirnya sampai deh dipos terakhir, kita diberi pertanyaan tentang tokoh melayu yang namanya hang tuah, pada tau nama tuh gak?

sshuut…Eh tapi jangan bilang siapa2 ya kalo untuk menjawab semua pertanyaan tuh kita melakukan kecurangan, yaitu dengan sms ke orang2 yang kita percaya, nyesel sih tapi…wuakakak…

Oiya Percaya gak kalo kebanyakan peserta adalah siswa SMU. Dari sekitar 80an kelompok, hanya 3 kelompok yang non pelajar. Tapi kita ga kalah imutnya loh sama mereka, he he. ..

Sekali-kali bertingkah atau melakukan aktivitas anak2 di alam bebas itu perlu, dengan tujuan menyegarkan pikiran. Menelaah dan mengilhami sifat anak2 yang positif yang makin jarang dimiliki oleh orang dewasa (ceria,pantang menyerah,polos,jujur, dll). Selain itu bermain2 dialam, membuat kita semakin dekat dengan bukti-bukti kebesaran Ilahi.

Semoga perjalanan yang hanya beberapa jam saja itu bisa bermanfaat dan membuatku jadi lebih baik dimasa yang akan datang.

Sweer Memory,

Pekanbaru,24-12-2006

Smile…

Manusia hidup untuk belajar dan berusaha mencapai puncak peradaban. Dan disetiap langkah menuju puncak peradaban tersebut, akan banyak rintangan. Setiap rintangan akan mengantarkan kita pada sebuah kedewasaan. Meskipun berat, tetaplah berjalan dengan tegar dan senantiasa tersenyumlah. Karena senyuman menandakan kekuatan dan ketegaran. Senyum adalah tanda syukur dan ikhlas. Senyum menunjukkan kebahagiaan, ketulusan,keramahan dan ketenangan.

Sejak saat ini mulailah untuk selalu tersenyum menghadapi semua kejadian, Karena dibalik semua kejadian terkandung sebuah hikmah. Dan sesungguhnya hikmah itu merupakan nikmat yang begitu besar.

Dan aku akan selalu tersenyum dan seraya menjadikan setiap detikku sebagai sebuah langkah perjuangan tuk Persembahkan yang terbaik, bagi Rab-ku, alam dan makhluk disekitarku, terutama teruntuk kau Ibuku.

Keep Fight n Keep Smile



Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai