Children have never been good at listening to their elders, but they have never failed to imitate them. ~James Baldwin, (Anak-anak tak pernah menjadi pendengar yang baik bagi orang dewasa, tapi mereka tidak pernah gagal menirukannya)- pertama adalah mencari bentuk buku yang disukai seorang anak.
- Kedua, membiasakan anak membaca setiap hari. Perlu diketahui, membaca adalah keterampilan. Semakin banyak anak berlatih membaca, maka keterampilan ini akan semakin terasah.
- Ketiga, adalah membuat anak terfokus pada pilihan kata tertentu. Maksud cara ketiga ini adalah, orangtua hendaknya bisa menghadirkan buku dengan pilihan kata yang sering dimunculkan. Misalnya, huruf yang ada dalam kata itu sendiri atau berupa padanan atau sinonim atau persamaan dari kata-kata yang disukai si anak.
Keempat, memperkaya penguasaan kata. Sebagai contoh cara ini dilakukan dengan menambahkan kata-kata baru yang mirip namun memiliki arti yang berbeda. Contohnya ‘tall’ dan ‘ball’.
Kelima, mengajari anak untuk pengejaan kata-kata yang sulit dieja, misal Arnold Schwarzenegger.• VIVAnews

- Tiga tipe karakter anak
- Bagaimana agar anak bisa belajar Bahasa Inggris dengan mudah?
- Mengapa matematika menjadi pelajaran yang paling ditakuti siswa?
- Lagu anak-anak dalam bahasa InggrisKIDDY ENGLISH and MATHEMATICS CENTRE
Biarkan kami berproses – sebuah Rumah belajar
Anakanak mengeja namanya di setiap doa, ajari kita bahwa rindu dan cinta itu ada –Mimpi anak-anak Rini Intama Feb 2011
Dogen berkata, “Kau harus belajar tidak hanya karena kau menjadi ibu saat kau melahirkan, tapi juga karena kau menjadi anak lagi.”
Biarkan kami berproses dan bernyanyi lagu indah setiap hari
untuk belajar bagaimana kami bisa mencintai ilmu
lalu perlahan kami buka jendela dunia dengan riang
Jika anda ingin anak anda berkembang, biarkan mereka mendengar hal baik yang anda katakan tentang mereka kepada orang lain – Dr Haim Ginott


Jika anak di besarkan dengan kasih sayang
Mengutip apa yang diungkapkan Dorothy Law Nollte:
Jika anak dibesarkan dengan celaan, maka ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, maka ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, maka ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, maka ia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, maka ia belajar mengendalikan diri
Jika anak dibesarkan dengan motivasi, maka ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan kelembutan, maka ia menghargai
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, maka ia belajar percaya
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, maka ia belajar menghargai diri sendiri
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, maka ia belajar menemukan kasih dalam kehidupannya
Akar pendidikan Anak
Lokasi di kantor pusat : Kiddy English & Mathematics centre – Tangerang
Akar pendidikan anak Tanamkan nilai-nilai yang baik pada anak anda, sebab itulah yang membuat mereka bahagia, bukan emas. (Ludwig van Beethoven)


Orang tua adalah guru pertama Segala potensi yang dimiliki anak, pengembangannya tergantung pada bagaimana orang tua mengarahkannya. Dari rumah menuju sekolah: ‘prepared environment’ Untuk anak 3-6 tahun (Home-based Montessori Learning) Anak usia ini berada di masa transisi menjelang masuk sekolah. Ia perlu disiapkan agar lebih mudah beradaptasi.


Rumah adalah wadah yang tepat untuk itu. Bila orangtua menuntut terlalu banyak Para ahli menyatakan, anak yang terlalu dipompa pengetahuannya oleh orangtua seringkali menjadi kurang kreatif dan takut salah.


Selain itu, bila tiap hari anda memaksa anak belajar, anak akan kehilangan gairah untuk bereksplorasi. Aduh, Sibuk Sekali Kamu, Nak…! Kesibukan bukan hanya monopoli orang dewasa. Agenda anak-anak kita pun tak klah padatnya. Hati-hati, jika salah memilih kegiatan, bukannya sukses yang di raih malah stres yang datang.

Bersiaplah Menjadi Fasilitator Active Learning Di Rumah Saat ini metode active learning atau berbaris kompetensi telah diterapkan, tapi seperti yang sudah-sudah, metode ini tidak bisa bergantung pada pihak sekolah semata. Perlu peran orangtua di rumah.

Setiap Anak Unik Semua anak adalah anak yang berbakat. Tiap-tiap anak terlahir ke dunia ini dengan potensi yang unik. Bila dipupuk dengan benar, dapat turut memberikan sumbangan bagi dunia yang lebih baik.


Tantangan terbesar bagi para orangtua dan guru adalah menyingkirkan batu besar yang menghalangi jalan mereka dalam menemukan, menembangkan, dan merayakan anugrah yang mereka miliki itu. (Thomas Armstrong)

Masa Perkembangan Anak Memasuki usia sekolah, anak mengalami masa transisi dan menghadapi perubahan-perubahan yang membingungkan. Dengan memahami dia, orang tua bisa membantu dan membimbingnya. Si kecil sang juara


Dewasa ini anak-anak sering mengalami stres akibat dorongan orangtua dan lingkungan sekitar yang terlalu berorientasi pada keberhasilan. Menggali Potensi Anak Sindroma Down “Mereka tak bisa menyatakan keinginannya, tetapi orang tua semestinya bisa mengukur. apa yang sebetulnya mereka butuhkan.”
Bagaimana sih anak yang cerdas itu ?
Bagaimana sih anak cerdas itu?
Sering kita mengatakan, kalau anak cerdas adalah anak yang selalu mendapatkan ranking dan angka yang tinggi di sekolahnya
(apakah nilai akademis yg tinggi sudah dapat mewakili bahwa anak tersebut dpt dikatakan anak cerdas?)

Ternyata, anak cerdas tidak hanya anak yang cerdas di bangku sekolah, tetapi cerdas dan kreatif juga dalam mengaplikasikan pengetahuan yang dimilikinya, mampu mengekspresikan ide-idenya, kemampuannya, khayalannya dan keinginan-keinginannya ke dalam dunianyata.
Anak cerdas selalu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka suka bereksperimen dan bereksplorasi. Mereka umumnya sering melakukan hal-hal yang aneh yang seringkali membuat orangtua, guru dan orang-orang dewasa disekelilingnya merasa jengkel dan terganggu.
Pada dasarnya, kecerdasan seorang anak tidak hanya dipengaruhi oleh IQ yang tinggi, tetapi lebih banyak dipengaruhi oleh keterampilan-keterampilan EQ.
EQ dapat berkembang dengan baik bila lingkungan memberi dorongan dan kesempatan seluas-luasnya pada anak untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki (selama ini banyak orangtua yang lupa untuk membantu mengembangkan kemampuan dr EQ ini, karena pada dasarkan pada saat awal-awal perkembangan EQ, sifat dan sikap anak dirasakan lingkungan sangat mengganggu dengan rasa “ingin tahunya” yang tinggi, pertanyaan-pertanyaannya dan daya kritisnya yang sering membuat
lingkungan kewalahan untuk menjawabnya
Speaking Class of KEMCentre
Kenalkan warna pada anak sejak dini
Tip sukses mengenalkan warna pada warna

• Harus kontinu secara terus-menerus dilakukan setiap hari berkisar 15 hingga 20 menit. Hal ini untuk menyeimbangkan pengetahuan yang ia miliki dengan pertumbuhan saraf otaknya yang sedang maksimal.
• Untuk usia dua tahun kenalkan tiga warna dasar (merah, biru dan kuning) terlebih dulu. Karena, ketiga warna tersebut merupakan warna dasar dari warna yang lain. Setelah ia bisa mengenali tiga warna dasar tersebut, Moms boleh mengenalkan warna-warna yang lainnya.
• Untuk memperkenalkan aneka warna tersebut Moms bisa menggunakan apa pun yang ada di sekeliling rumah dan lingkungan. Misalnya mainannya yang berwarna biru, buah apel yang berwarna merah atau warna kuning pada jeruk/lemon. Jangan lupa tunjuk benda yang dimaksud atau saat ia memakan buah tersebut.
• Lafalkan warna dengan intonasi yang jelas sehingga anak akan tahu perbedaannya dengan lebih jelas. Agar lebih fun lakukan sambil bermain. Jika perlu perlihatkan ekspresi muka Moms ketika menyebutkan warna tersebut karena sebelumnya, dia belajar dari cara mendengar.
• Indra sentuhan juga bisa sekaligus ibu ajarkan. Dengan cara meraba kulit jeruk, lemon atau apel si kecil juga akan tahu visual dan teksturnya.

• Jika ia sulit untuk menghafal dan mengetahui warna tersebut, janganlah berputus asa. Moms dapat melakukan penambahan intensitas belajar sambil bermain seperti di atas dengan waktu yang sedikit lebih banyak. Misal, kalau dulu satu kali sehari maka sekarang dua atau tiga kali sehari. Namun tetap harus fun dengan durasi hanya 15 sampai dengan 20 menit. Namun tetap jangan memaksakannya ya, Moms!
• Moms juga harus dapat melihat kemampuan si kecil lebih peka kepada indra pendengarannya atau indra penglihatannya. Karena jika Moms mengetahuinya maka akan lebih mudah mengajarkan si kecil untuk mengetahui aneka warna.
• Moms boleh-boleh saja mengenalkan warna dengan dua bahasa (misalnya bahasa Inggris dan Indonesia). Namun yang perlu diperhatikan, bahasa harus dapat dimengerti oleh anak, sehingga si kecil tahu persis bahwa dua bahasa tersebut berarti sama.
• Yang tak kalah penting, saat mengenalkan warna kepada si kecil, Moms harus sabar dan jangan putus asa.
Si kecil hafal warna, tanda cerdas?
Bila dikaitkan dengan sistem kerja otak, ternyata ada sistem kerja otak anak yang dominannya visual -ditandai dengan fungsi lobus oksivitalis yang sangat kuat- di mana ia peka terhadap warna, gambar dan semua yang sifatnya berhubungan dengan tatapan matanya.
Namun ada juga anak yang lebih dominan pada fungsi audionya (suara atau pendengaran) – ditandai dengan lobus temporaly. Gaya belajar yang ditentukan dari fungsi otak tersebut membuat setiap anak mempunyai kepekaan yang berbeda terhadap proses belajar.
Dengan demikian diharapkan Moms lebih mengetahui, bila si kecil lebih peka terhadap pendengaran maka pengenalan warna (secara visual) akan membutuhkan warna sedikit lebih banyak. Tapi jangan langsung mencap bahwa ia lebih lambat mengetahui warna berarti ia kurang cerdas.
Soal Biologi kelas 9
2. Apakah yang dimaksud menopause?
3. Sebutkan penyakit yang ditimbulkan dari system reproduksi?
4. Sebutkan penyakit – penyakit pada Ginjal?
5. Sebutkan macam-macam selaput pembungkus rahim!
a. Uretra b. Pelvis c. Medula d. Ureter
a. Albuminuria b. Glukosaria c. Nefritis d. Hematuria
a. Hati b. Ginjal c. Paru-paru d. Empedu
a. Filtrasi b. Augmentasi c. Reabsorpsi d. Eksplorasi
a. Korteks b. Medula c. Pelvis Renalis d. Hipodermis
a. Memproses penyaringan zat sisa
b. Menampung Urine
c. Memproses penyerapan kembali zat yang masih digunakan
d. Mengatur temperature suhu tubuh dan menerima rangsang dari luar tubuh.
a. Testis b. Tuba Fallopi c. vas deferens d. Penis
b. Testis b. Tuba Fallopi c. vas deferens d. Penis
a. Sifilis b. Gonore c. herpes genetalis d. Aids
a. Oogenesis b. spermatogenesis c. Ovulasi d. Menopause
a. Insulin b. Estrogen c. Progesteron d. Testosteron
Ovarium b. Ovulasi c. Oviduk d.Zigot
a. Oviduk b. Uterus (Rahim) c. Plasenta (ari-ari) d. Ovarium
a. Perimetrium b. Miometrium c. Endometrium d. Ovarium
Kata bijak bahasa Inggris
“Honesty is the currency of wherever you are.”
Kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimanapun anda berada.
“We will never know the real answer, before you try.”
“The more we are grateful, the more happiness we get.”
“Our life is very difficult, but there are millions of people with a more difficult life out there.”
How to speak english ?

Read This Web Page and Learn How To Get The Success You Want With English Speaking
Are you a good English reader, but not a GREAT English speaker?
Do you feel that textbook English is not teaching you the REAL English you need?
Is it difficult for you to understand real conversations?
Do you need English for job interviews, better jobs, international travel and to make international friends?
Have you already improved your English, and now you are ready to go to a whole new level?
In other words, do you actually need to USE real English in real conversations?
In school you learned textbook English for tests. Now, however, you need real English for real conversations. You need to actually speak English quickly, powerfully, and correctly.
Now that you know who we are and how we created our lessons, you need to know how you will learn from them.
What you will learn:
A Huge Number Of Common Idioms– The slang you can’t find in a dictionary or textbook.
How To Automatically Speak Like A Native Speaker– Without thinking or translating.
How To Use Our Deep Learning Method – You naturally learn English words and grammar so you can be confident about your speaking.
How To Understand Real English Conversations – You listen to REAL conversations between real people. No actors. We teach you the real, casual conversation that native English speakers use everyday with each other. This is not formal English. This is the real English that real people use.
How To Learn Grammar And Vocabulary Without Memorizing – Throughout all the lessons you will learn grammar and vocabulary just like children do – naturally and without memorizing. When you learned your native language as a child, you did not memorize grammar rules or vocabulary… and you still learned to speak well!!
How to Improve Your Listening Comprehension – The new TOEFL requires a lot of both listening and speaking skills. Our Real English Conversation lessons focus on listening. Listening is the most important part of our powerful system.
How To Study Like the Best – We show you how our best students have learned and studied so that you can copy those habits to create your success even faster.
How To Enjoy Learning English – We want you to learn to speak English, but we also want you to have fun and enjoy the experience. Learning English does not have to be boring.
How to Meet Others Just Like You – We also show you how to meet and speak with other English learners just like you.
The Lessons
Our Real English Conversations lesson package contains lessons for more than 6 months. There are 30 lesson sets with over 35 hours of lessons. And after you complete your purchase, these lessons are yours to keep for life.
Each lesson set features:
Audio Vocabulary Lessons The best way to learn vocabulary is by listening to it. Audio lessons are more effective than reading vocabulary lessons. No more lists to memorize.
Listen & Answer Mini Stories These are absolutely amazing lessons. They are powerful! By listening to mini-stories everyday, you will hear real English spoken and used naturally. And with this new type of lesson, you learn to speak and understand English more easily and more quickly.
Real English Conversations Forget the same old boring lessons. These are REAL conversations by real native speakers. No actors. No reading. Real topics. Real slang and idioms. Real pronunciation. These are the key to your speaking. These are the key to understanding real native speakers.
Untuk Anak-anak Indonesia

- Bank Soal Bahasa Inggris
- Bank Soal Matematika
- Belajar Matematika
- Cara belajar Bahasa Inggris yang paling sederhana
- Contoh kalimat Bahasa Inggris
- Faktor-faktor yang Mempengaruhi Proses dan Hasil Belajar anak
- Info buku
- Macam-macam metode pembelajaran
- Matematika adalah ilmu seni kreatif
- Menggali dan mengembangkan potensi anak
- Psikologi Warna
- QUESTION WORDS (KATA-KATA TANYA)
- RELATIVE PRONOUNS (Kata ganti penghubung)
- Rumus Balok
- Rumus bangun ruang
- Rumus kubus
- Sebuah Inspirasi
- Sekilas tentang penulis
- Tentang Anak-anak Indigo
- Tiga tipe karakter anak
- Tips belajar Matematika
- Buku Tamu
- KIDDY ENGLISH and MATHEMATICS CENTRE
- Belajar Bahasa Inggris di Tangerang ?
- Matematika kelas 6
- Belajar Matematika di Tangerang ?
- Bank Soal IPA
- Bagaimana agar anak bisa belajar Bahasa Inggris dengan mudah?
- Album kami..
- Mengapa matematika menjadi pelajaran yang paling ditakuti siswa?Anak-anak Indonesia
- Intuisi
- Menggali Potensi anak
- Membentuk Karakter anak
- contoh kalimat dengan kata “believe”
- contoh kalimat dengan kata “fulfill”
- contoh kalimat “Much, a lot of & lots of”
- contoh kalimat dengan kata “requirement”
- contoh kalimat dengan kata “purpose”
- Daily Activities
- Teenage Dream – Katty Perry
- Question Response
- contoh kalimat Gerund
- Present Continuous Tense
- Simple Present tense
- Simple Future Tense
- Simple Past Tense
- Present Perfect Tense
- Agar anak gemar membaca
- Biarkan kami berproses – sebuah Rumah belajar
Anak-anak Indonesia
Oleh : Rini Intama
Pendidikan bagi anak adalah ibarat pertumbuhan akar bagi sebuah pohon. Akar yang kuat akan menopang sebuah pohon yang besar, Pohon yang baik dan subur. Sebuah pohon yang subur akan menghasilkan daun yang hijau, bunga yang cantik dan buah yang baik
Keberhasilan suatu pendidikan sering dikaitkan dengan para orang tua dalam hal memahami anak sebagai indivdu yang unik,dimana setiap anak dilihat sebagai individu yang memiliki potensi-potensi yang berbeda satu sama lain namun saling melengkapi dan berharga.
Selain memahami bahwa anak merupakan individu yang unik, ada beberapa catatan yang perlu kita perhatikan dalam kaitannya denga upaya kiat memahami anak, karena anak adalah tetap anak-anak, bukan orang dewasa, mereka memiliki keterbatasan bila di bandingkan dengan orang dewasa. Dunia mereka adalah dunia bermain, yaitu dunia yang penuh dengan spontanitas dan menyenangkan. Selain tumbuh secara fisik, anak juga berkembang secara psikologis, ada fase perkembangan yang dilaluinya dan anak menampilakn berbagai perilku sesuai dengan ciri-ciri masing-masing fase perkembangan tersebut. Dan anak itu sangat senang meniru. Karena salah satu proses pembentukan tingkah laku mereka adalah diperoleh dengan cara meniru. Terakhir anak-anak itu pada dasarnya kreatif, mereka mempunyai ciri-ciri individu yang oleh para ahli sering digolongkan sebagai ciri-ciri individu yang yang kreatif. rasa ingin tahu yang besar, senang bertanya dan mempunyai imajinasi yang tinggi.
Dalam hal ini maka orang tua dan guru perlu memahami kreatifitas yang ada pada diri anak-anak, dengan sikap yang luwes dan kreatif pula.
Membentuk Karakter anak
Peran orang tua , sebaiknya orang tua memperkenalkan nilai-nilai kebaikan kepada anakanak sejak mereka masih kecil. Nilai-nilai tersebut akan melekat dalam kepribadian mereka.
Ciptakan lingkungan yang sehat , hindari anak-anak tumbuh dan besar dalam lingkungan yang
tidak sehat secara lingkungan tempat tinggal maupun kesehatan jiwanya karena rentan perbuatan asusila.
Peran sekolah, selain orang tua, sekolah berperan penting dalam melahirkan generasi yang cerdas dan berkarakter baik sesuai dengan kebutuhan bangsa.
Bagaimana anak yang cerdas itu ?
Akar pendidikan anak Tanamkan nilai-nilai yang baik pada anak anda, sebab itulah yang membuat mereka bahagia, bukan emas. –Ludwig van Beethoven
Sering kita mengatakan, kalau anak cerdas adalah anak yang selalu mendapatkan ranking dan nilai tinggi di sekolahnya. Ternyata, anak cerdas tidak hanya anak yang cerdas di sekolah, tetapi cerdas dan kreatif juga mengaplikasikan pengetahuan yang dimilikinya, bisa mengekspresikan ide-idenya, khayalannya dan keinginannya ke dalam dunia nyata. Karena anak cerdas selalu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, bereksperimen dan bereksplorasi.
Pada dasarnya, kecerdasan seorang anak tidak hanya dipengaruhi oleh IQ yang tinggi, tetapi lebih banyak dipengaruhi oleh keterampilan-keterampilan EQ. EQ dapat berkembang dengan baik bila lingkungan memberi dorongan dan kesempatan seluas-luasnya pada anak untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki nya.
Bagaimana menggali Potensi anak ?
Tantangan terbesar bagi para orangtua dan guru adalah menyingkirkan batu besar yang menghalangi jalan mereka dalam menemukan, menembangkan, dan merayakan anugrah yang mereka miliki itu. (Thomas Armstrong)
Dewasa ini anak-anak sering mengalami stres akibat dorongan orangtua dan lingkungan sekitar yang terlalu berorientasi pada keberhasilan. Tapi anak tak bisa menyatakan keinginannya, tugas orang tua semestinya mengukur. apa yang mereka butuhkan. Dan tugas kita sebagai orang tua membantu memecahkan segala permasalahan yang dihadapi anak dalam kegiatan belajar mengajar. Membantu anak-anak membangun rasa percaya diri.
Bersiaplah menjadi fasilitator belajar dengan aktif di rumah . Kita orang tua adalah guru pertama segala potensi yang dimiliki anak, pengembangannya tergantung bagaimana orang tua mengarahkannya. Untuk anak 3-6 tahun anak usia ini berada di masa transisi menjelang masuk sekolah. Kedua rumah juga wadah yang tepat untuk itu, maka bersiaplah menjadi fasilitator Active Learning di rumah. Metode ini tidak bisa bergantung pada pihak sekolah semata. Tetapi jika setiap hari kita memaksa anak belajar, anak akan kehilangan gairah untuk eksplorasi. Dan harus kita sadari bahwa setiap Anak itu sungguh unik, karena semua anak adalah anak berbakat, mempunyai potensi yang unik. Maka perlu dipupuk dengan benar agar dia dapat menjadi dirinya sendiri..
Masa perkembangan anak masuk usia sekolah, anak mengalami masa transisi dan menghadapi perubahan-perubahan yang membingungkan. Dengan memahami dia, orang tua bisa membantu dan membimbingnya.
Bagaimana agar anak senang membaca ?
Tentu saja memperkenal kan buku sebagai hadiah yang indah dan membaca sebagai kegiatan yang menarik buat mereka. Membaca di awali dengan membacakan mereka dongeng sejak dini dan kegiatan ini yang akan mengembangkan daya imajinasi mereka dengan baik. Hal yang paling awal harus kita lakukan adalah mencari bentuk buku yang disukai seorang anak.
Kedua, membiasakan anak membaca setiap hari. Perlu diketahui, membaca adalah keterampilan. Semakin banyak anak berlatih membaca, maka keterampilan ini akan semakin terasah. Ketiga, adalah membuat anak terfokus pada pilihan kata tertentu.
Sebagai penutup, kita adalah orang tua yang mencoba menerapkan cara mendidik anak agar cerdas dan bisa membantu perkembangan anak hingga mereka dewasa kelak Hal penting itu karena kecerdasan seorang anak dapat di katakan berkembang bila nalar, emosi, dan motoriknya dapat difungsikan dengan baik. Tentu saja Peran para perempuan yang juga seorang ibu, bagaimana dengan kasih saying dan cinta memberikan seluruh hati dan hidupnya pada anak-anak sebagai penerus bangsa.
Intuisi
Intuisi adalah istilah untuk kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas. Sepertinya pemahaman itu tiba-tiba saja datangnya dari dunia lain dan di luar kesadaran. Misalnya saja, seseorang tiba-tiba saja terdorong untuk membaca sebuah buku. Ternyata, di dalam buku itu ditemukan keterangan yang dicari-carinya selama bertahun-tahun. Atau misalnya, merasa bahwa ia harus pergi ke sebuah tempat, ternyata di sana ia menemukan penemuan besar yang mengubah hidupnya. Namun tidak semua intuisi berasal dari kekuatan psi. Sebagian intuisi bisa dijelaskan sebab musababnya.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang berada dalam jajaran puncak bisnis atau kaum eksekutif memiliki skor lebih baik dalam eksperimen uji indera keenam dibandingkan dengan orang-orang biasa. Penelitian itu sepertinya menegaskan bahwa orang-orang sukses lebih banyak menerapkan kekuatan psi dalam kehidupan keseharian mereka, hal mana menunjang kesuksesan mereka. Salah satu bentuk kemampuan psi yang sering muncul adalah kemampuan intuisi. Tidak jarang, intuisi yang menentukan keputusan yang mereka ambil.
Sampai saat ini dipercaya bahwa intuisi yang baik dan tajam adalah syarat agar seseorang dapat sukses dalam bisnis. Oleh karena itu tidak mengherankan jika banyak buku-buku mengenai kiat-kiat sukses selalu memasukkan strategi mempertajam intuisi.
Sumber : http://psikologi-online.com/intuisi
Menggali Potensi anak
Keberhasilan suatu pendidikan sering dikaitkan dengan para orang tua dalam hal memahami anak sebagai indivdu yang unik,dimana setiap anak dilihat sebagai individu yang memiliki potensi-potensi yang berbeda satu sama lain namun saling melengkapi dan berharga.
-
Anak adalah tetap anak-anak, bukan orang dewasa, mereka memiliki keterbatasan bila harus dibandingkan dengan orang dewasa.
-
Dunia Bermain. Dunia mereka adalah dunia bermain, yaitu dunia yang penuh dengan spontanitas dan menyenangkan.
-
Berkembang. Anak selain tumbuh secara fisik, juga berkembang secara psikologis, ada fase perkembangan yang dilaluinya dan anak menampilakn berbagai perilku sesuai dengan ciri-ciri masing-masing fase perkembangan tersebut.
-
Senang meniru. Anak-anak pada dasarnya enang meniru, karena salah satu proses pembentukan tingkah laku mereka adalah diperoleh dengan cara meniru.
-
Kreatif. Anak-anak pada dasarnya kreatif, mereka mempunyai ciri-ciri individu yang oleh para ahli sering digolongkan sebagai ciri-ciri individu yang yang kreatif, misalnya rasa ingin tahu yang besar, senang bertanya, imajinasi yang tinggi.
Dalam hal ini maka orang tua dan guru perlu memahami kreatifitas yang ada pada diri anak-anak, dengan sikap yang luwes dan kreatif pula.
Membentuk Karakter anak
Meningkatkan peran orang tua
Orang tua sebaiknya memperkenalkan nilai-nilai kebaikan kepada anakanak sejak mereka masih kecil. Dengan demikian, ketika anak-anak dewasa, nilai-nilai tersebut akan melekat dalam kepribadian mereka.
Ciptakan lingkungan yang sehat
Jangan biarkan anak-anak tumbuh dan besar dalam lingkungan yang tidak sehat serta rentan dengan perbuatanperbuatan asusila.
Meningkatkan peran sekolah
Selain orang tua, sekolah berperan penting dalam melahirkan generasi yang cerdas dan berkarakter baik sesuai dengan kebutuhan bangsa.



















