Sukses tidak datang dengan sendirinya, pemenang undian sekalipun membutuhkan usaha untuk meraih suksesnya memenangkan undian. Setidaknya dia harus membeli kupon undian atau membeli sesuatu yang memiliki undian berhadiah sebagai promosinya. Namun jika kupon itu anda dapatkan cuma-cuma ketika secara tidak sengaja anda melihat ke bawah saat perjalanan pulang, itu bukan sukses, itu keberuntungan. Ya, anda sangat beruntung kala itu. Akan berbeda hasilnya ketika anda dari awal sudah memiliki tujuan untuk memenangkan undian dengan cara mendapatkan kupon undian yang terjatuh, tapi seberapa besarkah kemungkinannya?
Standar kepuasan masing-masing orang berbeda-beda, demikian juga sukses. Sukses bagi satu orang belum tentu sukses bagi orang lain. Dan yang mempengaruhi standard tersebut sangatlah banyak. Antara lain: status sosial, tingkat pendidikan, keluarga, bahkan lingkungan dan pergaulan sangat berpengaruh terhadap tingkat sukses seseorang. Akan tetapi itu semua dapat diskalakan dengan alat yang kita namakan uang, terutama bagi manusia kelas menengah ke bawah, pecaya atau tidak hampir semua orang kelas tersebut mengatakan bahwa mereka sudah sukses ketika sudah punya uang banyak. Apakah salah pernyataan ini? Tentu saja tidak. Lalu sebenarnya apakah yang menjadi dasar kesuksesan seseorang? Kuncinya adalah tujuan dan semua pengalaman yang didapatkan untuk mencapai tujuan tersebut. Tanpa tujuan, manusia tidak dapat mengukur apakah dia sudah sukses atau belum.
Menurut opini saya, sukses adalah tercapainya tujuan seseorang. Hanya sesederhana itu memang, tapi pada kenyataannya dalam mencapai tujuan tersebut seseorang pasti banyak mengalami hambatan. Variabel inilah yang membedakan perasaan sukses seseorang dengan orang lain.
Salah satu penulis favorit saya mengatakan bahwa sukses adalah buah dari bibit yang ditanam dengan cinta, dan ketika waktu panen tiba anda bisa mengatakan “Saya telah sukses!” Dan bagi saya, saya telah menetapkan tujuan untuk dapat menulis dan menerbitkan sebuah buku. Karena itu saya akan berkata “Saya telah sukses!” ketika saya telah berhasil menerbitkan buku tersebut, syukur-syukur bisa diterima di masyarakat dan laku di pasaran. Jadi, carilah pekerjaan yang kau cintai, apabila itu sulit, cobalah mulai mencintai pekerjaanmu. Dan pada akhirnya nanti anda akan bisa berkata “Saya telah sukses!”