tugasku di ilmu kesehatan anak belum selesai

aku tatugasku di ilmu kesehatan anak belum selesai

aku takut banget, ntar lek ga bisa selesai, akan menambah waktu studiku, merepotkan banyak orang

teringat aku akan trauma yang diakibatkan oleh keterlambatan mengerjakan tugas akhir,, huhuhu

tak mau lagi! aku tak mau membiarkan hal yang sama terulang
(iiihhh,,, padahal kan tugas di IkA cuma tiga, maca Nina ga bisa sii)

kut banget, ntar lek ga bisa selesai, akan menambah waktu studiku, merepotkan banyak orang

teringat aku akan trauma yang diakibatkan oleh keterlambatan mengerjakan tugas akhir,, huhuhu

tak mau lagi! aku tak mau membiarkan hal yang sama terulang

(iiihhh,,, padahal kan tugas di IkA cuma tiga, maca Nina ga bisa sii)

kabhie ghamBaiklah, hal terberat dalam hidup adalah melawan diri sendiri, sepakat?!
Kita punya ego dan harga diri yang harus dipertahankan, kita tak tahan pada kritik dan kesalahan

Kesulitan, kesalahan, kekeliruan
Semua itu sebuah alat yang sederhana, sering digunakan, dan efektif
Untuk menguji kekuatan kita

Ya, segala sesuatu membutuhkan 2 faktor untuk terjadi
Versinya bang napi sih, Niat dan Kesempatan

Nah, kita sudah punya niat bagus, itu pasti
Hati pasti berontak ketika ada niat jahat

Yang kita lakukan selanjutnya adalah menciptakan kesempatan

Ada kalanya halangan untuk berbuat berasal dari diri sendiri
Itu bisa diatasi dengan cukup mudah

Pecah diri kita
Seolah ada yang jahat dan yang baik

Ini bisa lebih mudah dilakukan jika kita menuliskan segala kegundahan
‘Tau menceritakannya

Biasanya, hal itu akan membikin ada jarak antara kita yang bijaksana
Dengan permasalahannya

Maka kita bisa mengamati secara obyektif
Dan melaksanakan hal yang tepat

Dengan menciptakan ‘lawan’
Akan memicu reflek alami dalam diri
Berkompetisi

Dan, dengan hadiah
Perasaan berhasil, berharga, atau penting

(tapi ati-ati ojo kebablasan dadi skizofrenia, hehe)

Maka NinAv
Jika ada masalah yang membuatmu stress
Berbahagialah karena kau masih menanggapinya dengan normal

Kau bisa sedih, kau bisa menyesal
Karena kau memiliki harapan

Suatu saat Allah pasti mengabulkan harapanmu
Karena barangsiapa menginginkan sesuatu
Maka alam semesta akan mendukungnya untuk mendapatkan
Apapun yang dia inginkan

Impossible is Nothing.

Sometimes I feel worry
Before give anything to any body
Will he/she likes it?
Will it be useful?
Will it make him/her glad?

By and by
I realize
That, no matter the actual value of a present
If that come from your friend’s generosity
The value folded million-million times

Try to understand…
Why?
Even for a simple ‘hi’
Or a 1GB Kingston Flashdisk
That glad all felt the same
The feeling that
Somebody cares you

Finally
The old wisdom coming back to me

“Jangan lihat nilai barangnya,
Lihatlah keikhlasannya”

apa ini sebenarnya

mengapa

inderaku menjadi semakin merasa

kesedihan mendalam

merana

bahagia yang manis

rindu

pahit

asin asem manis, rame rasanyaaaa

hehehe

.

.

aku bersyukur
🙂

lucu ya

lucu ya

Syifa namanya, putri pertamanya Anis, wanita yang paling dewasa diantara perempewi2 PMR 04 (hehehehehe, ya iya laah. Anis kan uda menikah duluan:)

Syifa itu berwajah mirip Bapaknya, Mas Qomar. Tapi yang bikin heran, kulitnya putihhh banget. Jelas gak mirip Bapaknya (hehe) tapi juga jauh lebih putih dari kulit Ibunya, apalagi dari kulitku 😛

Dia anak yang ramah pada smua orang. Bahaya juga kalo ada yang berniat jahat, dia gak tereak-tereak (naudzubillah). Emang sap[a si orang jahatnya? Yaaa bukan NinAv laaah. secara dSyifa keliatan bahagiaaaaa banget kalo ku gendong (hehe, lebhay narsisny)

Yang jelas, semoga Syifa kelak berhasil menjadi investasi dunia akhirat bagi ortunya 🙂 Amiinnn

sore.

hujan.

basah.

(ya iya laah)

air mencari jalan

untuk lebih dan semakin

dekat ke bumi

yang merindukannya selalu

agar bumi dapat
menumbuhkan

bukti cintanya pada makhluk lain

begitu pula aku

air adalah restu

yang kuinginkan

*o*

Design a site like this with WordPress.com
Get started