Dia orangnya siapa ya?
Free to believe again in my human side ~ Yes (It will be a good day)
Pertanyaan unik yang selalu berulang ketika saya sedang melakukan inspeksi mendadak hari kemarin, “Pak, dia orangnya siapa ya?”. Intrik dan curiga selalu muncul di depan wajah saya oleh team inti. Saya paham dan sangat memaklumi asal pertanyaan itu muncul, karena antipati terhadap team lain tidak instant tercipta dalam semalam, tetapi memang sengaja dan dikondisikan oleh kepala geng team lain sejak mulai berjalan.
Trik itu sudah jadul sangat, Pak. Terlebih di era manajemen modern dimana fokusnya adalah target yang ditunjang oleh team yang solid. Entah mengapa trik ini masih saja dipakai dan di bangga – banggakan di depan saya, apakah pengetahuan dia tidak up to date atau malas belajar lebih jauh dalam hal manajemen organisasi yang solid.
Hingga terpikir untuk merekam jawaban saya lalu ketika pertanyaan tersebut muncul, klik langsung play rekaman.
Karena penunjukan langsung orang stock melalui saya, kewajiban agar orang tersebut cepat beradaptasi berada di tangan saya, oke lah belum ada skill yang memadai dalam hal ini, tetapi itu bukan alasan untuk berleha – leha dan menjawab belum tahu apa yang akan di kerjakan, nek ra ngerti ya takon mas.. ojo meneng tok trus dulinan hape, sepet motoku ndeloke…
Demikian banyak rasa ragu yang di alamatkan ke saya, ‘kok orang gak ada skill sudah di kasih gaji pro?’, ‘kenapa gak ambil dari supermarket yang jelas skill nya mumpuni?’, ada pertimbangan tertentu baik dari saya maupun dari atasan untuk mengambil orang ini, lah ngerti ngono mbok sing giat takon Pak, ben cepet isoh nyekel gaweane Pak.. Ojo malah dulinan ra jelas, jane aku yo isin rek ambek wong sing takon kok si Pak iku isuk – isuk bukane gawe malah dulinan hape, ahhahaha.
Dan the ultimate question yang bikin kepala makin spanneng ketika saya mau naik mobil (lah iyo rek, site iku nggene 3.5jam adohe seko kantorku, mosok ate mancal jaran) adalah.. ‘Pak, nanti gimana kejelasan soal rumah untuk saya..’ Pak Stock bertanya.
Astaga…
‘Performance mu iku jek durung jelas Pak, skill jek durung ono, kerjoan sing durung nyekel, lapo takon soal kui, sadar diri dikit lah dadi wong, tunjukno sek nek koen isoh nyekel gawean iki, kabeh lancar, ra ono komplen.. baru isoh takon soal omah‘
Ahhahahahaha.
Senyap
Stone Walls do not a Prison make,
Nor Iron bars a Cage ;
Minds innocent and quiet take
That for an Hermitage ;
If I have freedom in my Love,
And in my soul am free ;
Angels alone that sore above,
Enjoy such Liberty.
To Althea, from Prison ~ Richard Lovelace
Belum ini dan belum itu
“Wedio ambek sing penak, wanio ambek sing angel” ~ konco lawas
Kesejahteraan, kata ini sering menjadi berhala baru di sisa ruang tempat sekumpulan berhala usang. Mengena ketika bercakap dengan teman lama yang selalu menunda untuk mencari pasangan hidup walaupun berkali – kali mengeluh tentang tiada nya pasangan bagi dia. Naif bagi saya bila berpendapat hal itu merupakan satu lelucon garing dalam episode rumus instant kehidupan, toh bagi teman tersebut adalah masalah yang dihadapi dengan kening berkerut untuk menunjukkan derajat keseriusan nya melakukan kontemplasi.
Jika saja sedikit membuka diri untuk berbincang lebih dalam dengan saya tanpa gengsi karena mempunyai lebih umur, mungkin ada semacam pemicu untuk melihat masalah dari beberapa sisi yang dapat dilemparkan di tengah perbincangan. Sayangnya, tidak. Toh saya bukan air hujan yang tidak bisa ber empati :).
Bila alasan sesungguhnya adalah kesejahteraan, saya bisa maklum. Karena memang kesejahteraan sudah menjadi berhala baru di hampir setiap kepala, dan di jaman yang serba jumpalitan – dan akan semakin jumpalitan ini sah untuk berpisah sembari bernyanyi..
Sorry honey
If I don’t change the pace
I can’t face another day*
Kalau itu yang menjadi ganjalan mu, kawan. Segeralah belajar untuk menjadi orang yang sejahtera. Bila kau berkata, itu mengusik nurani mu, belajarlah untuk jujur, karena selama ini yang berkuasa di otak itu adalah berhala kesejahteraan.
Sesuatu yang penak/nyaman terkadang membuat terlena dan lupa bahwa segala sesuatu yang ada ini selalu mengalir, berubah.
Penderitaan, begitu banyak penderitaan.
*lagune elton john, judule love lies bleeding.
Sick
I am sick (flu and coughing a lot), it’s been two days and that’s the best blessing for this week, see you tomorrow :).
note: it makes me wonder a lot, what happened when you smack someone with a bunch of data and a little mumbo jumbo analysis? do they feel threatened?. Fight or flee, I think it’s our default response behaviour.
Untroubled mind
An untroubled mind,
No longer seeking to consider
What is right and what is wrong,
A mind beyond judgments,
Watches and understands.
Know that the body is a fragile jar,
And make a castle of your mind.
In every trial
Let understanding fight for you
To defend what you have won.
-taken from progressive buddhism blog
berhitung untuk masa datang
increase %, proportion %, increment %… proposed $?
*ukrek2 ijiran ate munggahno rego
nek kualitas ate di dukno, kene yo ra gelem rek.. iku jenenge ngerusak nama baik (dudu’ nama baik ku, lah jenengku wis elek jee.. *thanks to you, ahhahaha)
rokokan sedilut, trus data crunching maneh.
ada yang bilang
“Vanity, definitely my favorite sin.” ~ John Milton
ada yang bilang, saya memendam kesedihan yang mendalam
ada yang bilang, saya berusaha melarikan diri dari kubangan sakit hati
ada yang bilang, ‘kamu cepatlah bangkit kembali!’
karena sering melihat saya bekerja hingga larut malam.
Tetapi gini loh ya nduk, le tak kandani alasane,
saya itu suka sekali melihat jeroane perusahaan, lembar demi lembar spreadsheet dengan angka – angka di dalamnya melukiskan pemandangan yang indah (elek atau apik pemandangane, nek jareku yo indah kok, podo ambek kelakuane wong – wong, prilaku elek atau prilaku apik, yo podo indahe, ya iku lah sisi indahe menungso, ra ono sing ngatur kudu elek atau kudu apik, nek jare ku loh ya).
dadi ra ono alasan aku kerjo sampai lewat tengah bengi mung gara – gara bab roman.
sing jek durung percoyo, tak sawat watu. ahhahahaha
Resik-resik
astaga, awakku meriang ngene.. mangkane to le.. nek mindah altar iku mbok yao ritual sek.. sepurane njih mbah, kulo mboten kiat ritual bengi iki, mangke kemawon njih.. awak kulo legrek kwabeh dino iki..
hiks.
Pindah kamar, bonus sofa (kayaknya sih bakal ada 4 sofa yang nongkrong di kamar) lah iku kamarku ate digae opo to kok sofa ne soyo akeh, nek isine sofa kabeh lah nggenanku turu nang endi? huwaaaaaaaaa
leave a comment