Kita Sedang Berperang!!!
Genderang perang sudah bertalu saatnya kita menyerang pasukan musuh yang menghadang. Siapkan bekalmu: iman yang kokoh, fisik yang kuat, ilmu yang mantap, senjata yang lengkap. Karena musuh kita sudah semakin dekat bahkan mungkin tanpa kita sadari sudah masuk dalam hari-hari kita. Kok bisa? Yang mana musuhnya? Kok nggak kelihatan?
Umat muslim saat ini sedang dihadapkan dengan perang. Perang yang lebih dahsyat dari perang yang lainnya. Perang yang bisa merubah nilai-nilai agama Islam yang sudah ada pada diri umat Islam sehingga uamt Islam keluar dari nilai-nilai Islamnya. Istilahnya biasa disebut dengan Ghazwul Fikri, Ghozwul berarti serbuan, fikir berarti pemikiran. Berarti suatu bentuk penyerbuan dengan bentuk pemikiran atau ideologi. Cara ini ditempuh oleh musuh-musuh Islam setelah mereka kalah dalam perang salib. Musuh-musuh Islam sadar kalau mau menghancurkan umat Islam tidak dengan perang fisik. Karena dengan perang fisik mereka tidak akan menang menghadapi umat Islam. Karena umat Islam tidak takut mati, justru matilah yang dicari (syahid). Makanya mereka menggunakan Ghazwul Fikri sebagai cara untuk menyerbu umat Islam.
Musuh-musuh Islam selalu ingin menjauhkan umat Islam dari ajaran yang suci ini. Mereka selalu berusaha untuk memasukkan ajaran-ajaran mereka, setelah umat Islam kosong Islamnya. Mengenai hal ini Allah sudah mengingatkan hamba-Nya dalam surat Al-Baqarah: 120 ”Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti jalan mereka. Katakanlah, ” Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar).” Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi penolong dan pelindung bagimu.” Musuh Islam tidak akan berhenti menyerang hingga mereka memadamkan agama Allah. ”Mereka ingin hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah akan tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci.” (Ash-Shaff: 8). Sudah sangat jelas sekali musuh-musuh Islam akan selalu berusaha menghancurkan Islam dengan berbagai cara. Apakah kita kan termasuk orang-orang yang lalai setelah datang pengetahuan terhadap kita? Hanya tinggal diam tak membela panji Islam ini. Coba lihat kembali diri kita.
Banyak cara yang dilakukan oleh musuh-musuh kita dengan Ghazwul Fikrinya. Pertama, dengan pendangkalan atau peragu-raguan. Umat Islam dibuat ragu akan agamanya. Dengan dalih jika kita mengikuti ajaran Islam akan ketinggalan zaman. Contohnya dalam hal fashion mereka menyebarkan gaya pakaian yang sangat tidak sesuai dengan gaya pakaian yang diajarkan Islam. Sasaran mereka kaum muda yang cenderung berpikiran mengikuti mode yang sedang trend. Mereka mengatakan nilai-nilai Islam sudah tidak bisa diterapkan dizaman modern ini. Islam cuma agama ritual, masalah yang lain tidak perlu menggunakan ajaran Islam. Padahal Allah sudah menjadikan agama Islam sebagai petunjuk hingga akhir zaman. Sudah saatnya kita kembali pada Al-Qur’an dan Al Hadits, yang mengatur segala segi kehidupan yang memberikan jaminan ketentraman hidup jika kita menerapkannnya dalam hidup kita.
Kedua, dengan menghilangkan kebanggana terhadap Islam. Dengan menyebarkan isu bahwa Islam adalah agama teroris, agama yang cinta kekerasan, tidak menjunjung HAM, terutama bagi kaum wanita. Cara ini sangat mudah dipercaya oleh umat Islam yang belum paham benar dengan ajaran Islam. Oleh karena itu, mulailah pompa kembali semangat belajar Islam dengan menghadiri majelis-majelis Ilmu yang bisa memberikan pemahaman yang lebih mendalam lagi terhadap Islam agar musuh-musuh Islam tak kuasa lagi menyerang kita.
Ketiga, budaya westernisasi. Musuh Islam meyerang dengan membawa budaya-budaya barat ke negara-negara yang terdapat umat Islam di dalamnya. Mereka menyebarkan gaya hidup barat seperti cara berpakaian, musik, model rambut, kapitalisme, hedonisme(senang-senang, hura-hura). Sasaran mereka jelas anak muda yang mudah mengikuti gaya baru yang berkembang tanpa berpikir panjang karena takut dikatakan ketinggalan zaman.
Musuh Islam menyebarkan serangannya untuk menghancurkan umat Islam dengan media massa. Hampir semua sarana media massa mereka gunakan untuk meracuni umat Islam dengan pemikiran-pemikirannya. Menyelipkan pemikirannya dalam sinetron TV yang sangat digemari orang Indonesia yang mayoritas muslim, menyelipkan pemikirannya dalam tulisan-tulisan di media cetak, dan menyelipkan pemikirannya dalam acara musik di radio.
Ternyata cara musuh Islam menyerang kita dengan cara ini hasilnya lebih besar dibandingkan dengan perang fisik. Dampaknya tidak hanya sedikit dari umat Islam, tapi sebagian besar umat Islam terjerumus di dalamnya. Sebagai umat Islam tentunya kita tidak akan rela Islam dihancurkan. Bangunlah wahai umat Islam, kita tegakkan kembali ajaran suci ini, jangan pernah takut untuk melawan musuh-musuh Allah. Telah datang kebenaran dan kebenaran itu pasti datang, dan kebenaran itu akan memusnahkan kebatilan. Dan kebatilan itu adalah sesuatu yang pasti musnah.
Recent Comments