Allah itu Ada

Image

Kata Karl Marx, bapak komunisme, sebenarnya tuhan tidak menciptakan manusia, tapi manusialah yang menciptakan tuhan. Ia adalah khayalan manusia, kata Karl Marx. Sebegitu hebatnya khayalan manusia, akhirnya manusia menjadi percaya bahwa tuhan itu ada. Demikian ringkasnya pendapat Marx tentang manusia dan tuhan.

Kalau demikian, dalam pikiran Karl Marx, tuhan itu tidak ada bedanya dengan Superman, Spiderman bahkan bisa jadi Dora Emon. Jagoan-jagoan dunia khayal yang sudah seolah-olah nyata. Buktinya ada kan orang yang begitu terkesannya sama si manusia Krypton sampai akhirnya menjadikannya sebagai idola (bayangkan, tokoh kartun jadi idola!). Sama juga dengan sejumlah remaja putri seumurmu yang memimpikan jadi pacarnya Dao Ming She, satu lakon di serial Meteor Garden. Padahal si kasep berambut shaggy ini kan fiktif. Cuma khayalan.

Nggak usahlah kita membahas Marxisme yang njlimet itu sehingga membuat orang pusing (malah dengan kurang ajar Marx bilang kalau agama itu adalah candu), yang sebenarnya jauh dari kebenaran. Tapi yang memprihatinkan saya dan kita semua adalah di zaman milenium ini, nggak sedikit remaja yang makin tidak peduli apakah tuhan itu ada atau tidak. Malah ada juga yang dengan bangga bilang, “I don’t believe in God. I am atheist.” Na’udzubillahi min dzalik. Baca lebih lanjut

merakit komputer

Latihan Merakit Komputer

By Niko Atmadja

Langkah 1: Persiapkan seluruh komponen hardware.


PC Casing

Power Supply

Motherboard

Processor

Heat Sink

Memory

Floppy Disk

Harddisk

CD-ROM

PCI Cards

Kabel-kabel

Baca lebih lanjut

TAWAZUN

Tawazun artinya seimbang antara kebutuhan jasmani/fisik, akal/pikiran, dan ruh/hati.

Jasmani/fisik, membutuhkan makam dan minum.

Akal/pikiran, membutuhkan menuntut ilmu, tafakur.

Ruh/hati, membutuhkan beribadah, berdzikir.

Adapun golongan yang termasuk tidak tawazun, yaitu:

  1. atheis, karena hanya mengandalkan rasio/akal saja.
  2. materialis, karena hanya mementingkan hal-hal yang berifat duniawi dan materi saja.
  3. pantais/kebatinan, karena hanya mengutamakan ketanangan hati.

Perbedaan antara rukun dan syarat:

Rukun, yaitu segala hal yang harus dilakukan ketika saat tertentu saja.

Syarat, yaitu segala hal yang harus dipenuhi dari awal hingga akhri suatu kegiatan ibadah.

IKHLAS

Ikhlas adalah perasaan ridho karena Allah, tidak mengaharapkan imbalan dengan niat yang bersih dan murni.

Niat, yaitu suatu tujun atau maksud hati yang ingin dicapai.

Ikhlasunniah, yaitu membesihkan/memurnikan maksud, motivasi kepada Allah dari maksud dan niat lainnya.

Pentingnya Ikhlasunniah, karena Ikhlasunniah sebagai:

  1. ruhnya amal
  2. syarat diterimanya amal
    1. bersungguh-sungguh
    2. ihlas
    3. sesuai dengan syariat
  3. penentu nilai / kualitas anal
  4. mendatangkan berkah dan pahala dari Allah.

Unsur-unsur dalam membentuk niat, yaitu:

  1. memperhatikan pandangan Allah bukan makhluk
  2. harus singkron/selaras antara batiniah dan zahir
  3. menganggap sama pujian dan celaan
  4. tidak boleh memandang ikhlasnya
  5. melupakan tuntunan pahala amal di akhirat
  6. takut penyususpan riya dan hawa nafsu

Cara-cara menumbuhkan Ikhlasunniah, yaitu:

  1. mengetahui arti ikhlas dan urgensinya
  2. menambah pengetahuan tentang Allah
  3. banyak berinteraksi dengan Al-Quran
  4. memperbanyak amal rahasia
  5. mengurangi saling memuji
  6. berdoa kepada Allah agar dijauhkan dari ria dan syirik

AQIDAH ISLAMIYAH

Secara bahasa, Aqidah berasal dari Aqdun –Aqoid- yang artinya akal/ikatan. Maksudnya yaitu, ikatan yang mengikat manusia dengan aturan-aturan Allah atau nilai-nilai Islam.

Menurut istilah, Aqidah yaitu suatu yang wajib diyakini atau diimani tanpa keraguan diikrarkan dengan lisan dan diwujudkan dalam amal perbuatan.

Aqidah bagai mototo penggerak dalam kehidupan dan bagai pondasi pada bangunan.

Tauhidullah yaitu berasal dari wahhada yang artinya menjadikan satu. Sehingga kita harus memahami akidah dimulai dari tauhidullah. Tauhid merupakan dasar iman kepada Allah.

Jenis Tauhid, yaitu:

  1. tauhid rububiyah

yaitu keyakinan bahwa Allah satu-satunya pencipta, pemilik pemelihara, dan penguasa seluruh makhluk di seluruh alam.

  1. tauhid uluhiya

yaitu penyesaan Allah dalam peribadatan, kepatuhan, kecintaan, ketakutan, dan ketaatan secara mutlak.

  1. tauhid asma dan sifat Allah

yaitu meyakini bahwa Allah memiliki 99 asmaul husna dan sifat-sifat yang tidak dimiliki selain makhluk.

AL-IMAN

Karakter iman yaitu terkadang naik dan terkadang turun.

Karakter hati yaitu sering bolak balik atau tidak pernah tetap.

Hakekat iman yaitu mengikrarkan dengan lisan, membenarkan dengan hati dan mengerjakan dengan anggota badan.

Mengapa orang beriman beruntung

  1. diberikan ganjaran surga
  2. dilimpahkan ketenangan hati dan kebahagiaan hidup.

Rukun Iman

1. Iman kepada Allah, yaitu kita harus mencintai Allah dengan ikhlas.

2. Iman kepada malaikat, yaitu dengan tidak melakaukan perbuatan maksiat dimanapun kita berada

3. Iman kepada kitab, yaitu dengan menjalani AlQuran sebagai pedoman hidup kita

4. Iman kepada Nabi dan Rasul, yaitu dengan mencintai dan mengikuti keteladanan para nabi dan rasul

5. Iman kepada hari akhir, yaitu dengan mempersiapkan diri untuk menghadapi waktu tersebut

6. Iman kepada qodho dan qodhar, yaitu dengan menerima dan ridho atas ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.

RUKUN ISLAM

Makna dan hakikat rukun islam yaitu merupakan landasan operasional dari rukun Iman. Belum cukup dikatakan beriman hanya mengerjakan rukun Islam tanpa ada upaya untuk menegakkanya.

Selain itu, rukun Islam merupakan training center atau pusat pelatihan bagi orang mukmin. Yaitu dengan cara:

  1. syahadat, yaitu merupakan perjanjian kita terhadap Allah
  2. shalat, yaitu merupakan training agar setiap muslim setiap lintasan hati, pemikiran dan ucapan serta tindakan bahwa setiap sendi kehidupan dalam rangka ibadah
  3. zakat, yaitu merupakan training bagi setiap rizki statusnya hanya milik Allah
  4. shaum, yaitu merupakan training untk membebaskna muslim dari perbudakan kebiasaan baik fisik maupun rohani
  5. haji, yaitu merupakan training untuk memahami persatuan dan persamaan

IHSAN

Ihsan dianalogikan sebagai atap bangunan Islam, rukun Iman adalah pondasi, dan rukun Islam adalah tiang bangunannya.

Landasan Ihsan:

  1. Landasan kualitas (landasan hokum)

Allah memerintahkan kita berbuat baik kepada orang lain (ihsan). Dan Allah mencintai orang yang berbuat ihsan.

  1. Landasan kauni, yaitu secara sunnatullah orang suka akan berbuat baik dan berkuatitas.

Alasan berbuat ihsan

1. adanya monitoring Allah / pengawasan Allah

2. adanya kebaikan Allah

Dengan mengingat kedua diatas, maka selayaknya kita ber-ihsanniyah (niat yang baik) mengarahkan kita. Dengan cara:

  1. niat yang ikhlas
  2. amal yang rapih
  3. penyelesaian yang baik

keuntungan orang beramal dengan ihsan

  1. dicintai Allah
  2. mendapat pahala
  3. mendapat pertolongan allah

Untuk beramal ihsan harus memenuhi kriteria

  1. penampakan yang ihsan
  2. niat yang ihsan

MENGENAL RASUL

Rasul adalah seorang laki-laki terpilih dan diutus Allah dengan risalah kepada manusia.

Tugas utama Rasul:

  1. membawa risalah
  2. mencontohkan dalam penerapan risalah
  3. memperkenalkan khalik (Allah SWT)
  4. mengajarkan/menerapkan pedoman hidup

Tanda-tanda Rasul

  1. memiliki sifat dasar kemanusiaan dan sifat dasar kenabian
  2. tidak mau menerima shodakoh
  3. memiliki mukjizat
  4. berita kedatangannya jauh sebelum ia dilahirkan
  5. membawa berita kenabian
  6. menghasilkan buah kerasulan yang luar biaya

Kewajiban kita terhadap Rasul

  1. mengimaninya tanpa ada keraguan
  2. mencintainya
  3. memuliakannya
  4. membelanya
  5. mencintai yang dicintainya]
  6. menghidupkan sunnnyanya
  7. memperbanyak shalawat kepadanya
  8. mengikutinya
  9. mewarisi risalahnya

MA’RIFATULLAH

Cara mengenal Allah

Ukhuwah Islamiyah

Makna Ukhuwah Islamiyah

Menurut Imam Hasan Al-Bana

Keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah.

Hakikat Ukhuwah Islamiyah

  1. Nikmat Allah (3:103)
  2. Perumpamaan tali tasbih (43:67)
  3. Merupakan arahan robbani (8:63)
  4. Merupakan cermin kekuatan Iman (49:10)

Perbedaan Ukhuwah Islamiyah dengan Ukhuwah Jahiliyah.

  1. Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan keapda aqidah dan syariat Islam.
  2. Ukhuwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas pada waktu dan tempat) yaitu ikatan selain aqidah (karena keturunan, kesukuan, nasionalisme, kepentingan peribadi).

Tingkata-tingkatan Ukhuwah

1. Ukhuwah lslamiyah dilakukan melalui hubungan pribadi dan secara berjamaah (kelompok) (QS. 49:10 , 8:1 )

2. Melaksanakan proses ta’aruf (saling mengenal) (QS. 49:13 )

· Secara fisik

· Pemikiran

· Kejiwaan

3. Melaksanakan proses tafahum (saling memahami)

· Dengan menyatukan hati (QS. 8:60 )

· Menyatukan pemikiran

· Menyatukan amal

4. Melaksanakan proses ta’awun (saling menolong) (QS. 5:2 )

· Secara hati (saling mendoakan)

· Secara pemikiran (berdiskusi dan menasihati)

· Secara amal (bantu membantu)

5. Melaksanakan proses takaful (saling menanggung) muncul setelah ta’awun

· Hati saling menyatu

· Saling menyayangi

6. Akhirnya muncul kesatuan barisan dan juga kesatuan umat

Pengaruh kaum muslim di dunia

Dalam nasyid yang berjudul ‘Fatal Qur’an (Pemuda al-Qur’an)’ Dr. Yusuf Qardawi berkata, “Seorang Muslim berperan sebagai cahaya jika alam ini gelap. Seorang Muslim adalah mata air sejuk, pelepas dahaga orang yang kehausan. Seorang Muslim adalah pelindung bagi orang yang ingin dilindungi dalam urusan akidah dan amalnya.”

Syarah

· Ukhuwah islamiyah atau persaudaraan islam merupakan ikatan yang akan mewujudkan kekuatan islam. Aqidah yang sudah tertanam di hati aktivis dakwah tetapi tidak diikat dengan ukhuwah maka akan melemahkan kerja dakwah dan matlamat tidak akan tercapai. Persatuan atau jamaah tanpa menjadikan ukhuwah sebagai ikatan maka akan menjatuhkan harakah itu sendiri. Dengan ukhuwah pula kesatuan kerja, amal dan aktiviti akan berlaku. Selain itu juga kesatuan berfikir dan kesatuan di dalam hati akan menambah mantap kekuatan islam.

· Setiap orang yang beriman adalah bersaudara, sedangkan perselisihan yang muncul diantaranya adalah sesuatu yang wajar. Sahabat nabi yang mempunyai kualitas aqidah yang tinggi dan sangat dekat dengan Rasulullah SAW pun masih didapati perselisihan. Perselisihan diantara manusia adalah sunnah dan biasa, hanya sahaja bagaimana sekarang ini kita menghadapi hubungan sesama manusia dan perselisihan ini dengan sikap saling memperbaiki dan mengembalikan diri kita kepada Allah SWT melalui ketaatan sehingga Allah akan turunkan rahmah kepada kita.

· Persaudaraan di dalam islam adalah sesuatu yang wajib dan perlu diamalkan sehingga mendapatkan kebahagiaan di dunia dan juga di akhirat. Namun demikian, ukhuwah islamiyah ini banyak suka dukanya. Proses dan pelaksanaan ukhuwah islamiyah ini di cabar oleh banyak perkara yang bersifat dalaman diri atau luaran diri. Hawa nafsu dan keadaan persekitaran juga mempengaruhi akidah ini.

Dalil

· 49:10; Orang-orang mukmin itu bersaudara, sebab itu perdamaikanlah antara dua orang bersaudara mu dan takutlah kepada Allah mudah-mudahan kamu mendapat rahmah

· 8:1; Mereka itu menanyakan kepada engkau tentang harta rampasan perang. Katakanlah: Harta rampasan perang itu adalah untuk Allah dan Rasul. Sebab itu takutlah kepada Allah dan perbaikilah urusan dintaramu dan ikutlah Allah dan Rasulnya, jika kamu orang beriman


Nikmat Iman

Nikmat Iman

  1. Nimant sebagai makhluk (76:1-4).
  2. Nikmat sebagai manusia ( 95:4).
  3. Nikmat sebagai khalifah (2:30).
  4. Nikmat sebagai muslim (5:3).
  5. Nikmat Iman merupakan nikmat terbesar dari semua nikmat di atas.

Cara Mensyukuri Nikmat yang Didapat

  1. Mengucapkan syukur (hati & Lisan)
  2. Menjaga dan memelihara nikmat yang diberikan.
  3. Melakukan perbuatan sesuai dengan yang dikehendaki pemberi nikmat (Allah SWT).

Lemahnya Iman

Fluktuasi Iman

Secara fitrah, manusia memiliki kedenderungan untuk berbuat fujur (dosa) dan ketakwaan (91:9-10) sehingga mengakibatkan fluktuasi Iman (terkadang naik dan turun).

Fenomena Lemahnya Iman

  1. Terjerumus dalam kemaksiatan
  2. Tidak tekun dan bermalas-malasan dalam beribadah
  3. Memudarnya tali Ukhuwah
  4. Terputusnya tali persaudaraan diantara dua orang yang semua bersaudara
  5. Terpautnya kepada urusan duniawi danb terlalu mencintainya (75:20-21)
  6. Mengeluh dan takut akan musibah (70:192)
  7. Mencela yang ma’ruf
  8. Banyak berdebat dan bertikai yang mematikan hati

Sebab-sebab Lemahnya Iman

  1. Jauh dari suasana atau lingkunang Iman dalam waktu yang lama (57:16)
  2. Jauh dari pelajaran dan teladan baik
  3. Jauh dari menuntut ilmu syariah
  4. Berada di tengah lingkungan kemaksiatan
  5. Tenggelam dalam kesibukan dunia
  6. Sibuk mengurusi harta benda, istri, dan anak
  7. Panjang angan-angan atau yang berlebihan
  8. Berlebihan dalam masalah makan, tidur, bicara, dan tertawa

Image

Kuatnya Iman

Hal-hal yang Menguatkan Iman

  1. Menuntut ilmu
  2. Menyimak dan mentadaburi al-quran
  3. Dzikir dan fakir
  4. Mengikuti dan berkomitmen terhadap halaqah dzikir
  5. Memperbanyak amal saleh
  6. Melakukan berbagai macam ibadah
  7. Dzikrul maut (mengingat mati)
  8. Mengingat akhirat
  9. Bermunajat keapda allah dan pasrah
  10. Tidak berangan-angan yang berlebihan
  11. Memikirkan kehinaan dunia
  12. Mengagungkan hal-hal yabng terhormat di sisi allah swt
  13. Al wala wal bara (loyal/patuh terhadap allah dan ajaran-nya dan berlepas diri dan menentang terhadap musuh-musuh allah)
  14. Tawadhu (rendah hati)
  15. Musabah diri
  16. Berdoa

Image

Orang beriman akan akan mendapatkan cobaan dari Allah. Sesuai dengan firman-Nya:

Dalam Alquran, Allah SWT berfirman, “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepada kamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, ‘kapankah datangnya pertolongan Allah?’ Ingatlah pertolongan Allah itu sangatlah dekat.” (QS 2: 214).

Tafsir QS. Al-Hujurat ayat 10-13

Image

QS. Al-Hujurat ayat 10 (Persaudaraan dalam Islam)

  1. Jangan menyerahkanb saudara kita keapda musuh.
  2. Jangan tinggikan dinding rumah kita sehingga menutupi jalan udara orang lain.
  3. Jangan mengganggu tetangga dengan asap masakan kita.
  4. Jangan menyuruh anak kita untuk makan di luar rumah tanpa memberi kepada tetangga.
  5. Doakan saudara ktia tanpa memberitahunya.

Image

QS. Al-Hujurat ayat 11- 12 (Etika pergaulan)

  1. Jangan mengolok-olok orang lain.
  2. Jangan berkeluh kesah dan mengolok diri sendiri.
  3. Jangan memanggil dengan nama-nama yang buruk.
  4. Jangan berburuk sangka kepada seseorang.
  5. Jangan mencari kesalahan orang lain.
  6. Jangan menggunjing orang lain.

Image

QS. Al-Hujurat ayat 13 (persamaan derajat manusia)

Surat Al Hujuraat menerangkan tentang akhlak yang baik yang berhubungan dengan sikap orang mukmin terhadap Allah, Nabi Muhammad SAW, sikap mereka terhadap saudara-saudara mereka seagama, sopan santun dalam pergaulan dan pergaulan antar bangsa. Juga surat ini menerangkan bagaimana sikap orang-orang mukmin dalam menerima berita dari orang-orang fasik. Kemudian surat ini ditutup dengan menerangkan hakekat iman dan keutamaan amal orang-orang mukmin.

HUBUNGAN SURAT AL HUJURAAT DENGAN SURAT QAAF

1. Pada akhir surat Al Hujuraat disebutkan bagaimana keimanan orang-orang Badui dan sebenarnya mereka belum beriman. Hal ini dapat membawa kepada bertambahnya iman mereka dan dapat pula menjadikan mereka orang yang mengingkari kenabian dan hari berbangkit; sedang pada awal surat Qaaf disebutkan beberapa sifat orang kafir yang mengingkari kenabian dan hari berbangkit.

2. Surat Al Hujuraat lebih banyak menguraikan soal-soal duniawi sedang surat Qaaf lebih banyak menguraikan tentang ukhrawi.

Pentingnya Akhlak Mulia

Akhlak adalah semua tingkah laku dan gerak-gerik makhluk (manusia).

Sumber akhlak Islam yaitu Al-Quran dan Sunnah Rasulullah.

Faktor-Faktor yang Dapat Membentuk Akhlak

  1. Al-Wiratsiyah, yaitu Genetik
  2. Anafsiyah, yaitu Psikologis
  3. Asyariah Ijtimaiyah, yaitu Sosial
  4. Al Qiyam, yaitu Nilai Islam

Pentingnya Akhlak Islami

  1. Salah satu factor penentu derajat keislaman dan keimanan seseorang
  2. Akhlak adalah buah ibadah
  3. Akhlak adalah amalan terberat di akhirat
  4. Akhlak merupakan lambang kualitas seorang manusia , masyarakat , dan umat.

Cara Mencapai Akhlak Mulia (Akhlakul Karimah)

  1. Menjadikan Iman sebagai pondasi dan sumber kekuatan
  2. Pendekatan secara langsung yaitu melalui Al-Quran dan Sunnah Rasul
  3. Pendekatan secara tindak langsung yaitu melalui sejarah

Bentuk-bentuk akhlak:

· Akhlak kepada Allah (QS. 2:186 )

· Akhlak kepada Rasul (QS. 33:21 , 4:80 )

· Akhlak kepada diri sendiri (QS. 2:44 )

· Akhlak kepada sesama manusia (QS. 2:83 , 31:17 , 18 dan 19 )

· Akhlak kepada alam (QS. 11:61 , 7:56 )

Inti ajaran akhlak: melepaskan diri dari perbuatan-perbuatan rendah dan menghiasi diri dengan perbuatan yang utama.


Image


Image

Akhlak Rasulullah

Misi utama diutus ke dunia

Mencakup segala sisi kehidupan (sebagai suami, kepala pemerintah, panglima tertinggi pasukan Islam)

Rasul memiliki akhlak yang agung

Gambaran Akhlak Rasul Secara Umum

  1. Akhlak Qurani
  2. Akhlak mansia terbaik

Contoh-contoh Akhlak Mulia

  1. Jujur
  2. Dermawan
  3. Malu
  4. Menepati janji
  5. Menutup aib

Contoh-contoh Akhlak Tercela

  1. marah (3:133-134)
  2. ghibah dan namimah (49:12)
  3. riya (2:264)
  4. sombong (17:37)
  5. dholim

Image

Sifat-sifat rasul:

· Manusia sempurna (QS. 14:11 , 25:8 )

· Terpelihara dan kesalahan (QS. 5:67 , 80:1 , 66:1 )

· Benar (QS. 39:33 , 53:34 )

· Cerdas (QS. 48:27 )

· Amanah (QS. 4:58 , 69:44 , 45 dan 46 )

· Menyampaikan (QS. 5:67 , 81:24 , 80:12 )

· Komitmen (QS. 17:73 , 68:6 )

Akhlak yang agung yaitu akhlak AlQur’an (QS. 68:4 )

Sebagai suri teladan (QS. 33:21 )

Image

Image

Bangunan Islam

Karakteristik (ciri khas) Islam

  1. Bersumber dari Allah (Robbaniyah)
  2. Bersifat universal
  3. Lengkap dan mencakup seluruh aspek kehidupan
  4. Mudah dikerjakan
  5. Bertujuan untuk menegakkan keadilan
  6. Bersifat seimbang

Kandungan Ajaran

  1. Pokok dan pondasi (asas)

Ø Akidah

Ø Ibadah

  1. Bangunan (bina), yang mencakup seluruh aspek kehidupan

Ø Sistem politik

Ø Sistem ekonomi system keprajuritan

Ø Sistem akhlak

Ø Sistem sosial masyarakat

Ø Sistem pengajaran

  1. Pendukung dan penopang (muajidat)

Ø Konsep jihad

Ø Amar ma’ruf nahi munkar

Ø Hukum-hukum

Ø Sanksi

Tabiat agama Islam:

· Agama yang bersih dari syirik dan sesuai dengan fitrah membentuk pribadi mukhlis dan hanif(luTus) (QS. 39:2 , 22 dan 14 , 7:172 , 30:30 )

· Agama yang penuh dengan nilai-nilai dan konsepsi membentuk pribadi yang bermutu dan bermanhaj (QS. 43:4 , 36:12 )

· Agama akhlak atau moral dan hukum membentuk pribadi yang berakhlak dan bijaksana (QS. 4:36 ,105 )

· Agama kebersihan dan kesucian membentuk pribadi yang bersih dan suci (QS. 9:108 )

· Agama ilmu dan amal membentuk pribadi yang berilmu dan aktif bekerja (QS. 47:19 , 2:44 )

· Agama ilmu dan pemikiran membentuk pribadi berilmu yang mufakir (pemikir) (QS. 9:122 )

· Agama kerja dan harapan membentuk pekerja yang optimis (QS. 9:105 , 46:19 , 4:123124 )

· Agama yang kuat dan bertanggung jawab membentuk pribadi yang teguh dan dapat dipercaya (QS. 18:26 )

· Agama yang penuh gengsi dan kasih sayang membentuk pribadi yang berprestasi dan santun (QS. 9:128 , 49:10 )

· Agama daulah dan ibadah membentuk ahli politik ahli ibadah (QS. 73:20 )

· Agama pedang dan Qur’an membentuk pribadi mujahid yang berorientasi kepada Rabb (QS. 9:111 , 3:79 )

· Agama harakah dan minhaj membentuk pribadi mutaharik (aktif bergerak) dan minhaji (berpedoman) (QS. 9:3839 , 16:125 )

Keseluruhannya merupakan pribadi islami.

Konsep Islam vs Jahiliyah

Sarahan

· Konsep Islam merupakan ajaran yang bersumber dari Allah yang Maha Tinggi, tanpa dicampuri oleh pemikiran manusia. Kerana Allah maha mengetahui maka Islam adalah ilmu yang dalam. Kerana Allah Maha Hidup maka Islam merupakan panduan hidup. Kerana Allah maha bijaksana, maka Islam adalah hukum-hukum yang adil dan bijaksana. Islam merupakan perwujudan sifat Allah yang membimbing dan memimpin manusia menuju kepada kebahagian yang sejati.

· Konsep orang kafir menjadikan selain Islam sebagai panduannya misalnya pandangan bukan dari Allah, Rasul dan diennNya. Mereka merupakan orang yang bodoh (jahil) terhadap kebenaran. Keingkaran mereka menunjukkan kehinaan dan kerendahan yang tidak bererti dibandingkan dengan ketinggian Allah. Konsep hidup mereka tidak boleh diikuti oleh manusia.

Konsep Islam :

– Dasarnya syahadatain
– Kalimah Allah tinggi (9:40)
– Kalimah berorientasikan tauhid (112:1-3)
– Merupakan kalimah taqwa (48:26)
– Kalimah yang baik (14:24)
– Stabil (14:24)
– Kuat (5:3, 58:21, H)

Konsep selain Islam :

– Dasarnya pemikiran jahiliyah
– Kalimah orang-orang kafir (9:40)
– Kalimah berorientasikan syirik (39:64)
– Kebanggaan jahiliyah (48:26)
– Kalimah yang buruk (14:26)
– Goncang (14:26, 16:26)
– Lemah (29:41)

Image

Eksistensi Allah

Bukti Eksistensi Allah

  1. Dalil fitrah
  2. Dalil akal

* Ciptaannya

* Kesempurnaan

* Perbandingan ukuran yang tepat dan akurat

* Hidayah (tuntunan dan bimbingan)

  1. Fenomena kehidupan

* Dalil akhlak (91:7-8)

* Dalil wahyu (6:91)

* Dalil sejarah (47:10)

1. Eksistensi Allah

· Dalil fitrah (QS. 7:172 , 29:61 , 43:9 , 75:1415 )

· Dalil Indera (QS. 54:1 , 17:1 , 8:9 , 3:125 , 36:37- 40 )

· Dalil Aqli (QS. 41:53 , 27:88 , 87:1-4 )

· Dalil Naqli (QS. 4:82 , 17:88 , 30:1-3 , 15:9 , 47:4 )

· Dalil Sejarah (QS. 3:137 , 7:176 , 12:111 , 11:120 )

2. Mengagungkan Allah

3. Mentauhidkan Allah (QS. 21:92 )

Sifat-sifat yang menghambat pengenalan terhadap Allah

1. Sifat yang berasal dari penyakit syahwat

Akan dimurkai — diobati dengan mujahadah

2. Sifat yang berasal dari penyakit subhat

Berakibat Sesat — diobati dengan Ilmu

Image

Makna Asyhadu

Secara bahasa

Asyhadu, yaitu saya bersyahadat/bersaksi

Bentuknya, yaitu fiil mudori (menyatakan suatu pekerjaan yang sedang berlangsung dan belum selesai)

Kata syahadat secara bahasa mengandung 3 makna:

  1. Al-‘ilamu (pernyataan) (3:64)

Seseorang saat masuk gerbang islam menyatakan bahwa tiada ilah kecuali allah dan muhammad adalah utusan-nya.

  1. Al-wa’du (janji) (7:172)

Syahadat merupakan sebuah perjanjian selama janji belum direalisasikan harusnya ia merasa berutung karena janji adalah hutang dan hutang harus di bayar.

  1. Al-qosamu (sumpah) (6:162-163)

Ini berarti kita menjadikan hanya allah saja sebagai ilah dan rasulullah sebagai qudwah.

Secara istilah

Shahadah, yaitu sebuah pernyataan, janji sekaligus sumpah untuk beriman keapda Allah dan Rasul-Nya dengan membenarkan dalam hati, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan dengan anggota tubuh.

Keimanan seseorang yang bersyahadah harus diikuti dan disempurnakan dengan istiqomah, karena tidak ada Iman tanpa Istiqomah dan tidak ada Istiqomah tanpa Iman.

Sifat yang timbul dari Istiqomah

  1. Sajaah (berani)
  2. Tafa’ul (optimis)
  3. Tumaninah/itminah (tentram)

Syahadatain berarti:

· pengakuan bahwa tidak ada Ilah selain Allah menuntut adanya penghambaan secara menyeluruh kepada Allah (tiada sesembahan selain Allah) dan harus mengimani Allah(QS. 21:25 )

· pengakuan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menuntut kesediaan menjadikan Rasulullah sebagai teladan (QS. 33:21 ), sehingga menjadi bernilai di sisi Allah.

Syahadatain menjadikan seorang muslim memiliki rasa cinta (mahabbah), ridha, iman, dan membentuk shibghah (celupan) (QS. 2:138) sehingga menimbulkan perubahan total (QS. 2:207208 ) dalam:

· keyakinan (QS. 6:19 )

· cara berpikir (QS. 50:37 , 67:10 )

· perasaan/selera (QS. 24:26 , 5:10 )

· tingkah laku (QS. 25:63 )

Seluruhnya membentuk kepribadian Islam (QS. 3:64 ) yang bermutu di sisi Allah swt. (QS. 5:27 , 49:13 )

Urgensi Syahadatain (QS. 4:41 , 2:143 )

1. Pintu masuk ke dalam Islam (QS. 7:172 ,  47:19 )

2. Intisari ajaran Islam (QS. 21:25 , 45:18 )

3. Konsep dasar reformasi total (QS. 6:122 , 13:11 ).

4. Hakikat da’wah para Rasul (QS. 21:15 , 3:31 , 6:19 , 16:36 )

5. ImageKeutamaan yang besar (Hadits: Man qala Lailaha illallah, dakhalal jannahImage


Mahabbah /Cinta

Cinta atau Al-Mahabbah, yaitu kasih sayang.

Menurut Abdullah nasih Ulwan

Cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut dan kasih sayang.

Klasifikasi Cinta

  1. Prioritas tertinggi, kepada Allah, Rasulullah dan jihad di jalan Allah.
  2. Prioritas menengah, kepada orangtua, anak, saudara, istri dan kerabat. (terikat hubungan aqidah, keluarga, dan shahabat).
  3. Cinta terendah, yaitu cinta yang mengutamakan prioritas menengah dibandingkan prioritas tertinggi dan cinta didasarkan syahwat.

Tanda-tanda Cinta

Rasa kagum/simpatik, berharap, takut, rela, dan selalu ingat kepada yang dicintainya.

Refleksi Cinta

Tunduk, patuh, menurut, taat perintah Allah menjauhi larangan Allah.

Cinta adalah salah satu sifat fitri (alami) yang memang Allah SWT anugerahkan kepada manusia. Dengan cinta, manusia satu dan lainnya dapat membina hubungan dengan harmonis. Rasulullah SAW bersabda, ”Sesungguhnya Allah SWT memiliki 100 rahmat kasih sayang. Sebanyak 99 Ia simpan untuk hamba-hamba-Nya nanti di akhirat, sedangkan satunya Ia turunkan kepada umat manusia. Dengan hanya satu rahmat inilah, manusia satu dengan yang lainnya saling mencintai.” (HR Bukhari-Muslim)

Rasulullah SAW pernah bercerita kepada Abu Hurairah, ”Sesungguhnya ada seorang laki-laki yang berniat mengunjungi temannya dalam sebuah kampung. Dalam perjalanan, ia bertemu dengan malaikat yang sengaja Allah turunkan untuk menanyakan tujuannya. Laki-laki itu menjawab, ia ingin mengunjungi salah satu temannya di sebuah kampung. Malaikat bertanya lagi tentang alasan kunjungan itu, apakah karena temannya itu memiliki satu jasa berharga yang harus dibalas atau tidak. Dengan tegas, laki-laki itu menjawab ia tidak memiliki alasan selain bahwa kunjungannya itu adalah karena cintanya kepada temannya, cinta yang dilandasi semata-mata karena Allah SWT. Malaikat itu akhirnya memberi tahu kepada laki-laki itu bahwa ia adalah utusan Allah untuk menyampaikan kabar gembira bahwa laki-laki itu dijamin akan dicintai Allah selamanya, dengan sebab cintanya pada temannya itu.” (HR Muslim).

Cinta sesama manusia hanya karena Allah, bukan karena alasan lain, itulah cikal bakal cinta abadi yang Allah SWT siapkan di akhirat kelak. Cinta model ini pulalah yang akan menjadi naungannya nanti di hari kiamat. Satu hari yang tidak ada naungan lagi selain naungan yang Allah berikan kepada manusia. Rasulullah SAW bersabda, ”Pada hari kiamat nanti Allah SWT akan berseru, ‘Mana orang-orang yang saling mencintai hanya karena Aku? Pada hari kiamat yang tidak ada naungan ini, Aku akan memberikan naungan-Ku pada mereka semua’.” (HR Muslim). Dengan cinta yang dilandasi keyakinan seperti inilah, umat manusia akan dapat mewujudkan kedamaian dan keharmonisan di antara sesama. Wallahu a’lam.

Image

Problematika Umat

Potensi Umat Islam

  1. Potensi syariah/aturan yang lengkap, mencakup seluruh aspek kehidupan.
  2. Potensi kekayaan alam yang hampir sebagian besar (65%) berada di negeri-negeri muslim.
  3. Potensi jumlah penduduk di dunia adalah ummat islam.
  4. Jaminan kemenangan dari allah swt.
  5. Sejarah islam yang penuh kejayaan (mulai dari zaman rasul sampai berabad-abad setelahnya).

Faktor Kemunduran Umat Islam

a) faktor internal

1. Jauhnya umat Islam dari Al Quran dan As Sunnah.

2. Terpecah belah karena perbedaan masalah furu’ (cabang).

3. Adanya perasaan rendah diri dan tidak Tsiqoh pada umat Islam.

4. Adanya gejala taklid yang datang dari kaum kafir.

5. Tertinggal dari ilmu penyetahuan dan teknologi.

b) faktor eksternal

1. Ghozhul fikri (perang pemikiran).

2. Harakatul irtidad (gerakan pemurtadan).

Persoalan umat disebabkan oleh:

1. Kejiwaan manusia:

· Kecenderungan

· Watak

· Syahwat

· Insting

2. Persoalan temporer adalah:

· Sisa-sisa masa penyelewengan dengan: raja /diktator, kebaikan yang berpenyakit, para penyeru ke neraka jahannam, ditinggalkannya hukum sampai ditinggalkannya shalat. Dua perkara di atas menyebabkan kaum Muslimin jahil terhadap Islam

· Penyakit-penyakit hasil penjajahan seperti berbagai lembaga kekufuran, keterbe-lakangan pengetahuan, cara berpikir yang salah dan kejiwaan yang salah. Hal ini menyebabkan adanya dominasi musuh-musuh terhadap umat.

· Kekuatan yang menantang seperti dengan perencanaannya, dengan penyusunannya dan sarananya. Mereka melakukan perang jahiliyah yang tersusun rapi.

3. Akibatnya umat Islam seperti buih yang ringan timbangannya dan mengikuti arus. Jalan keluarnya adalah ilmu pengetahuan, pembi-naan/tarbiyah dan jihad.

Solusi untuk Menyelesaikan Problematika Umat

1. Umat Islam harus menerapkan syari’ah Islam dalam seluruh aspek kehidupan.

2. Mendidik generasi Islam dengan manhaj pendidikan yang syail (sempurna) dan mutakamil (menyeluruh).

3. Menyiapkan kekuatan semaksimal mungkin.

4. Dengan perjuangan dan pengorbanan total.

Pilar kebangkitan umat

Image

Image


Ghozwul Fikri

Pengertian

  1. Al-Ghazwu Al-Fikri (Perang Pemikiran)(QS. 61:8 , 9:32 )

· Ifsaad Al-Akhlaq (merusak Akhlak) (QS. 15:29 )

· Tahthiim Al-Fikrah (Menghancurkan Fikrah) (QS. 4:60 )

· Idzabah Asy-Syakhshiyah (Melarutkankepribadian) (QS. 68:6 , 4:89 )

· Ar Riddah (menumbangakan Akidah) (QS. 2:109 , 3:149 )

  1. Al-Wala’ Lil Kafiriin (Memberikan loyalitas kepada orang Kafir) (QS.5:51 )

Sarana Gozhul Fikri

1. Musuh-musuh Islam

· Atheis, Yahudi (QS. 5:82 )

· Musyrikun (QS.9:36 )

· Nasrani (QS. 2:120 )

· Munafikun (QS. 63:4 )

2. Mustakbirun (Orang-orang yang sombong) (QS. 34:31 ,32 ,34 , 2:166 )

3. Mereka menggunakan berbagai sarana (QS.17:64 ):

· Penerangan

· Pendidikan /pengajaran

· Media cetak

· Hiburan

· Klub-klub

· Olahraga

· Yayasan,dll.

4. Terhadap orang yang lemah (QS. 34:33 , 2:167 )

5. Orang-orang yang murtad (QS. 2:109 , 3:100 , 3:149 , 47:2526 )

Bahayanya Gozhul Fikri

1. Bahaya ghazwul fikri:

· Tertipu (QS. 35:6 )

· Cenderung pada orang kafir(QS. 11:13 )

· Mencintai orang kafir (QS. 3:118 )

· Menaati orang kafir (QS. 47:26 )

· Mengikuti tatacara hidup mereka (QS. 2:120 )

· Menyerupai perilaku dan penampilan mereka (QS. 5:51 )

· Memberikan loyalitas kepada mereka (QS. 5:51 )

2. Akibatnya:

· Kehinaan

· Mudah dikendalikan

· Mendapat laknat dan cobaan Allah

· Terjatuh dalam syirik

· Allah berlepas diri darinya

· Murtad dan azab

3. Timbullah kehidupan jahiliyah

Tahapan-tahapan Ghozwul Fikri

1. Fase sebelum jatuhnya khilafah:

· orientalisme,

· kritenisasi,

· pemutusan hubungan negeri-negeri Islam dengan khilafah

2. Fase jatuhnya khilafah:

· orientalisme,

· kritenisasi,

· memisahkan agama dari negara,

· menyebarkan faham nasionalisme,

· menjatuhkan khilafah

3. Fase sesudah jatuhnya khilafah:

Terjadi perubahan besar dalam politik, sosial, dan moral. Sarananya adalah:

· orientalisme,

· kritenisasi,

· ateisme

· nasionalisme

· pembaratan

ImageSekulerisasi menjalar di bidang pengajaran, penerangan, dan perundang-undangan

Image

Image

Image

Image

Berjuang dengan apa yang ada di Nicolo Paganini

Niccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal
di abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang
memenuhi ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi
orkestra penuh.

Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus. Keringat
dingin mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan
memainkan lagunya. Kejadian yang sangat mengejutkan
senar biolanya yang lain pun putus satu persatu hanya
meninggalkan satu senar, tetapi dia tetap main. Ketika
para penonton melihat dia hanya memiliki satu senar
dan tetap bermain, mereka berdiri dan berteriak,
“Hebat, hebat.”

Setelah tepuk tangan riuh memujanya, Paganini menyuruh
mereka untuk duduk. Mereka menyadari tidak mungkin dia
dapat bermain dengan satu senar. Paganini memberi
hormat pada para penonton dan memberi isyarat pada
dirigen orkestra untuk meneruskan bagian akhir dari
lagunya itu.

Dengan mata berbinar dia berteriak, “Peganini dengan
satu senar.” Dia menaruh biolanya di dagunya dan
memulai memainkan bagian akhir dari lagunya tersebut
dengan indahnya. Penonton sangat terkejut dan kagum
pada kejadian ini.

~~~

Hidup kita dipenuhi oleh persoalan, kekuatiran,
kekecewaan dan semua hal yang tidak baik. Secara
jujur, kita seringkali mencurahkan terlalu banyak
waktu mengkonsentrasikan pada senar kita yang putus
dan segala sesuatu yang tidak dapat kita ubah.

Apakah anda masih memikirkan senar-senar Anda yang
putus dalam hidup Anda? Apakah senar terakhir nadanya
tidak indah lagi? Jika demikian, saya ingin
menganjurkan jangan melihat ke belakang, majulah
terus, mainkan senar satu-satunya itu. Mainkanlah
itu dengan indahnya.

+-+-+-+
Credits
=======
Kiriman      : Raymond E.

10 WASIAT IMAM HASAN AL-BANNA

Image

1. Bangunlah segera untuk melakukan shalat apabila mendengar Adzan walau bagaimana pun keadaannya.

2. Baca, telaah, dan dengarkanlah Al-Qur’an atau dzikirlah kepada Allah dan jangan engkau senang menghambur-hamburkan waktumu dalam  masalah yang tidak ada manfaatnya.

3. Bersungguh-sungguhlah untuk bisa dan berbicara dalam bahasa Arab dengan fasih.

4. Jangan memperbanyak perdebatan dalam berbagai bidang pembicaraan sebab hal ini semata-mata tidak akan mendatangkan kebaikan.

5. Jangan banyak tertawa sebab hati yang selalu berkomunikasi dengan Allah (dzikir) adalah tenang dan tentram.

6. Jangan bergurau, karena ummat yang berjihad tidak berbuat kecuali dengan bersungguh-sungguh terus menerus.

7. Jangan mengeraskan suara diatas suara yang diperlukan pendengar, karena hal ini akan mengganggu dan menyakiti.

8. Jauhilah dari membicarakan kejelekan orang lain atau  melukainya dalam bentuk apapun dan janganlah berbicara kecuali yang baik.

9. Berta’aruflah dengan saudaramu yang kalian temui walaupun dia tidak meminta, sebab prinsip dakwah kita adalah cinta dan ta’awun (kerja sama)

10. Pekerjaan Rumah kita sebenarnya lebih bertumpuk dari pada waktu yang tersedia, maka tolonglah selainmu untuk memanfaatkan waktunya dan apabila kalian mempunyai sesuatu keperluan maka sederhanakanlah dan percepatlah untuk diselesaikan.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai