Feeds:
Pos
Komentar

حبيبى
بقلم : شفران

احبك..
يا من سرق قلبي مني
يا من غير لي حياتي
يا من احببته من كل قلبي
يا من قادني الى الخيال

حبيبي..
أهديتك قلبي وروحي
وبين ظلوعي اسكنتك
ورسمت معك احلامي
و وعــــــودي

تواعدنا..
ان نبقى سوياً مدى الحياة
ان نجعل حبنا يفوق الخيال
ان نكتب قصة حبنا في كل مكان
ان نغسل قلوبنا من نهر العذاب

الفراق
من امام اعيننا الاحلام
ومن حبنا اوصلنا الحب الى الفراق
ومن نبضات انين اعتلت القرار
ومن قصة حبنا التي تجبر على الاحتظار

هكذا انتهينا
واصبح كل منا للآخر ذكرى عابرة

يغتالها الغياب

 

Naskah puisi yang kubaca saat perlombaan baca puisi Bahasa Arab tingkat mahasiswa se-Nusantara dalam rangka Gebyar Bahasa Arab HMJ PBA IAIN Syeikh Nur Jati Cirebon, pada tanggal 24-28 Maret 2014. Alhamdulillah meraih peringkat ke-3.

 

WHY

Why do we lie to each other
If you know there is love between us
Why do we torment each other
If our miss always hit

Why do we hate each other
If our heart can not lie
Why do we hurt each other
If  ourself is always to deny

Why do we love each other
If finnally there is only wound
Why are we always forced
If all of us had never existed

Stop lying
Because there is still love
Stop torturing
so, there is miss no longer feels

Stop hating
That is no longer lie to myself
Stop hurting
So,  the heart no longer deny

 

Love, lies, wounds, hate, and longing,

you should never let it rule over you, until finally there is only one word “Why”.

Never Lasting

Everything was never lasting
Like the young leaves are rolled yesterday
And fallen to earth tomorrow
As the original cold air
Turned hot in seconds

You will not be eternal
Will go from my side
When i did not realize
And the time  can not be stopped

Help me  to realize
Teach me to let go
And tell me there will be instead
More beautiful than the previous

Kenapa kau diam?
Kenapa kau tak berani menjawabnya?
Bukankah kau bilang itu takdir Tuhan?

Bukan aku yang tersakiti sejujurnya
Tapi dia, mungkin
Atau tidak sama sekali

Satu yang ingin ku katakan padamu
Jujurlah meski berat untukmu
Jujurlah sebelum ku terlanjur membencimu

Don’t walk in front of me

I can’t follow you

Don’t walk behind me

I can’t lead  you

 

But . . .

Please walk beside me

Now, and forever

Cermin

Dua wujud yang sama

Tapi mengapa berbeda

Bayangan itu berwarna biru

Aku berwarna kelabu

 

Dia bersemanagt

Bersinar bagai mentari

Bersinar awan seputih salju

 

Dan aku….

Mata yang kuyu

Wajah yang begitu pucat

Dingin dan membeku

 

Aku bertanya padanya

Kaukah bayanganku ?

Atau yang menjadi bayanganmu

Dia tersenyum yang  tak asing bagiku

 

Detik demi detik berlalu

Dia mulai terlihat jelas

Dan aku . . . .

Kemana kaki yang tampak ragu untuk melangkah

Kemana pula tubuh yang selalu terasa lelah

Tanganku . . . wajahku . . .

Sempurna sudah

 

Akulah bayangannya

Yang hidup dalam cermin

Inilah akhir ceritaku

 

Dari kepingan tubuhku

Aku mengenali senyum itu

Seharusnya dialah aku

Dan itulah senyumku yang dulu

 

                                      Banjarnegara, 26 Juli 2013

LAYARKU YANG PATAH

Ombak tak lagi bernyannyi merdu       

Deburannya bernada sendu

Daratan kian menjauh

Kala layarku tak kunjung berlabuh

                   Angin yang dulu sahabat

                   Menjadi badai dalam sesaat

                   Laut bukan lagi teman

                   Tapi lingkaran yang tak punya perasaan

Ketakutan, keputus asaan

Terombang ambing di lautan

Hanya kesabaran dan keikhlasan

Obat mujarab kesedihan

                  Layarku yang patah

                  Dan telah hilang arah

                   Bila esok datangkan kembali terkembang

                   Sampai jauh mata memandang

Biar saja

Tak pernah sama lagi
Dan tak kan sama
Seperti sebelumnya
Atau Seharusnya
 
Harusnya tak ada sesal
Tak ada tangis yang tak perlu
Dan tak butuh pengertian
 
Biar saja
Jika memang begini adanya
Seharusnya dan selamanya

SEDETIK SAJA

Aku hanya meminta sedetik saja, tak lebih dari itu

Hanya sedetik yang mungkin tak berguna bagimu

Ingatlah, aku tak ingin kau menyesali semua tentangku, juga tentangmu, dan tentang kita. Sedetik saja dari hidupmu yang mungkin lama, mungkin juga tidak.

 

AKHIR CERITA INI

Aku tak mampu lagi merangkai

Kalimat yang indah itu untukmu

Aku tak mampu lagi beharap

Berharap banyak tentang dirimu

Setelah semua ini teras jauh

Dan jauh……..

Kembali takkan mungkin

Dan takkan penah mugkin untuk kembali lagi

Biarlah ku bawa cinta ini

Menyendiri di relunng hati Yang ku tangisi

Inilah akhi kisah ini……

Kisah yang memilukan hati

                                                                                                 Bara,28 Maret 2012

                                                                                                 D’penzy yang Kelabu

Catatanku

Ini adalah album yang berisi catatan yang saya tulis dalam perjalanan waktu hidup. Catatan yang terinspirasi dari apa yang saya lihat, saya baca, saya dengar, dan saya rasakan.

WELCOME TO MY BLOG

INSYAALLOH AMANAH SELALU D'PENZY

Cerita Aku Untuk Dunia

Cukup dengan membagi hal yang kecil kepada orang lain kamu akan mendapatkan kebahagian yang luar biasa :)

Iwan Yuliyanto

- Fight For Freedom -

Cerpenme

"Bukan sekedar cerpen biasa"

Galeri Siswa

parade karya siswa man 2 banjarnegara

Mas Djoen Blog

INSYAALLOH AMANAH SELALU D'PENZY

ruang imaji

menebar kata menuai makna

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai