—PROLOG—
“Jangan mencintaiku.”
Satu kalimat yang terus diucapkan lelaki berparas menawan itu. Ia membenci kalimat itu, teramat membencinya. Hingga membuatnya ingin mencabik-cabik apapun, termasuk si lawan bicaranya.
“Sudah ku katakan jangan pernah mencintaiku.”
Seorang gadis cantik dengan sisi misterius mulai mengusiknya. Dan menghancurkan tembok kokoh lelaki itu. Kisah yang terdengar tak biasa, menjadi awal petaka bagi sang lelaki.
“Aku tak perduli siapa kau, apa dan bagaimana dirimu … yang ku perdulikan hanya satu … mencintaimu.”
Sebuah kalimat chessy yang entah mengapa punya epik besar bagi lelaki itu. Tidak kah ini terdengar konyol?
Seorang Bodyguard dengan nonanya terlibat dalam sebuah hubungan.
Sungguh rumit!
Jika dipikirkan ini tidaklah rumit, hanya saja … ada satu rahasia yang membuat ini menjadi rumit.
Bagi gadis itu tidaklah masalah. Tidak dengan sang lelaki, bukan ini yang ia harapkan. Ini bukanlah rencana awalnya menjadi seorang bodyguad keluarga Kim.
Saat semuanya tak sesuai dengan rencana, lelaki itu menjadi lebih gila dari sebelumnya. Tubuhnya memberontak, tapi hatinya berkata lain.
“Jika kau gundah berlarilah padaku.”
Kalimat yang hampir menumpahkan tawa membahana si lelaki.
“Hentikan!” Matanya menatap tajam si gadis, dengan tatapan penuh makna tersirat. Membuat gadis itu, bingung. Semakin dilihat, seringai aneh terbit dari bibir si lelaki.
“Aku tak sebaik yang kau pikirkan … jika itu yang kau takutkan.”
Pengakuan aneh yang tiba-tiba tak membuat lelaki itu terganggu. Wajah datar tanpa emosi itu masih sama, menakutkan. Hanya saja wajah tampannya tak bisa diabaikan begitu saja. Terlalu berharga.
“Aku tak perduli, jika kau menolak ku. Mak aku akan terus mengganggu hingga kau bosan, lalu menerimaku dengan penuh cinta.”
![[Drabble] Back To You](https://mita2796.wordpress.com/wp-content/uploads/2016/01/pixiz-22-01-2016-14-02-051.jpg?w=1086)
