Cieehh.. iya, aku..

Hai, selamat malam menjelang pagi para pemirsa. Karena sedari malam sudah merasa hampa, jadi  saya putuskan untuk ngenet. Nah, sekalian deh tuh saya buka-buka kembali akun-akun masa lalu, haha. Iya, masa lalu. Jaman-jaman kuliah kan jaman-jamannya getol ngenet, sampai-sampai punya banyak akun, baik jejaring sosial ataupun blog mini. Nah, salah satunya tumblr.

Aduh, mamas sayangee! Ternyata dulu saya cukup memiliki peluang untuk alay. Iya, alay. Sampai niat bikin foto-foto dan quote-quote yang aduh mamas sayangee malu sendiri kalau lihat. Tapi saya menemukan sejumput foto yang cukup dewasa dan kiranya cocok untuk menggambarkan situasi dan kondisi saat ini. Ya, bisa dibilang cukup mewakili perasaan saya. Iya, saya.. *haduh maap maap, dodit lagi, dodit lagi.

Oke, siap ya?

Udah siap belum?

Itu yang di belakang, jangan berisik ah..

Siap yaa..

Ini saya mau siap-siap upload fotonya, mohon para pemirsa jangan ada yang tertawa. Plis, hargai saya ya. Pliiss. 😀

tumblr_lcr9tunBUZ1qdbbdgo1_500

Sudah ya, saya pamit dulu. Saya buru-buru ada acara. Salamelekum.. *lari terkibrit-kibrit 😀

The Social Syndrome

IMG_17607085607816

Tidak terasa, sudah 7 tahun berlalu sejak saat terakhir mengenakan seragam putih abu-abu. Seragamnya juga udah gak tau kemana. Eh tapi ini bukan mau mbahas seragam ya, pemirsa. Ini persoalan hati. Sekali lagi, ini persoalan hati. Halah 😀

IMG_17594595744509

Jadi, saya adalah seorang siswi juruan IPS di salah satu SMA negeri yang bisa dibilang sekolah kaporit eh favorit di kota Yogyakarta. Angkatan saya waktu itu, ada 6 kelas jurusan IPA reguler, 1 kelas jurusan IPA akselerasi, dan hanya 1 kelas jurusan IPS yang hanya berisi 12 siswa saja. Piye jal kui? 😀 Untungnya ada 4 siswa pindahan dari SMA lain, jadi keseluruhan anggota kelas menjadi 16 siswa. Bukannya apa-apa sih, bukannya kami yang masuk jurusan IPS itu bodoh. Tidak, sama sekali tidak. Kami hanya tidak mampu mengikuti pelajaran di jurusan IPA. Itu saja *hahaha, sama saja dong. Eh tapi serius, penjurusan IPA atau IPS atau Bahasa itu berdasarkan pilihan siswa sendiri, dengan mempertimbangkan minat siswa itu sendiri. Jadi, intinya kami yang berenambelas itu mungkin memang sudah memiliki jiwa IPS dari sononya. Okesip 🙂

IMG_17598878053970

Hal yang mengubah hidup kami adalah bahwa kami memiliki sebuah laboraturium IPS yang kami bangun dengan swadaya dan swadana, dari guru-guru IPS, orangtua/wali, dan siswa-siswa IPS itu sendiri. Lab tersebut lah yang sempat kami singgahi sebagai ruang kelas ketika kelas kami digoncang gempa bumi tektonik tahun 2006 silam. Sungguh masa-masa yang indah yang dapat menjadi pelipur duka ditengah bencana. Setiap hari kami menonton video klip musik, video iklan lucu, film, sampai serial Happy Tree Friends yang keji dan munkar. Nontonnya dengan LCD, udah gitu sambil tidur-tiduran lagi. Lha wong memang belum ada bangku 😀 .

IMG_17601864604124

Menjadi anak SMA apalagi anak jurusan IPS, serba salah karena dianggap nakal. Tetapi kami tidak termasuk ke dalam golongan anak nakal lho, beneran. Kami cuma ada saja tingkahnya, usilnya, nakalnya, haha. Berikut 10 kelakuan menyimpang kami menurut On the Spot *loh 😀

1. Saat jam pelajaran, meminta ijin kepada guru untuk ke toilet, ternyata ke kantin. Ketahuan lah, soalnya pulang-pulang bibirnya berminyak, lha wong abis jajan gorengan lupa dilap 😀

2. Saat jam pelajaran, ngumpet dari guru. Ketika guru ke kelas, kami yang sebelumnya ada di lab IPS, mengendap-endap, ngumpet. Ketika guru menuju lab IPS, kami menyusup ke kantin belakang. Ya allah, gurunya nangis.. maaf ya bu 🙂

3. Saat jam pelajaran, membolos rame-rame. Namanya juga kaum minoritas, sekalinya membolos berbarengan eh yang di kelas cuma tinggal 1 atau 2 orang. Dan pelajaran tetap berjalan jal. Ya allah.. maaf ya pak 🙂

4. Saat jam pelajaran, ada yang tidur di bawah bangku dan tidak ketahuan, bujubuneng 😀

5. Saat jam pelajaran, ada beberapa kelompok siswa yang menonton film dengan laptop, pura-puranya ngedit-ngedit slide 🙂

6. Saat jam pelajaran, guru menerangkan, kami menghitung kata-kata andalan guru yang merpakan ciri khas beliau, dan mencatatnya dalam pembukuan khusus 😀

7. Saat jam pelajaran, ada yang bermain kartu (poker) di laci, dan tidak ketahuan, ajiibb 😀

8. Ada yang bawa kucing peliharaannya ke sekolah dan diumbar di kelas. Pas pelajaran, kucingnya wara-wiri di depan guru 😀

9. Saat jam istirahat, kami suka sepedaan keliling lapangan, bonceng-boncengan. Asal comot sepeda di parkiran dan ga tau punya siapa. Eh beberapa minggu kemudian, semua sepeda dikunci sama yang punya. Pfftttt

10. Saat jam pulang sekolah, sedang menunggu hujan reda, kami main perosotan di depan kelas, eh ada yang kepleset. Pingsan. Terus yang menelpon keluarga korban adalah salah satu dari kami yang bicaranya gagap, ga jadi sedih deh 😀

Sudah ya cukup segitu aja pemirsa, takut membongkar aib yang lebih nista lagi. Gimana setelah melihat foto-foto kami, sudah dapat menyimpulkan sesuatu? 🙂

Hi, There!

Hi, pals! Hi, there, my new world!

It’s been a month since my last post and now I bring something to share. Last month, I was waiting for a rainfall, then, God gives me the sweet rain. Last month, I was waiting for a man, then, God gives me him. I have no idea, yet I think it’s my first time for believing that, finally, I’ve found a man for my whole life. Hopefully.

Lastly, just be thankful, pray for the best, and live life joyfully.

– Idul Adha 1433 H 🙂