Kresna Sergeyevich Arshavin (bahasa Rusia: Андрей Сергеевич Аршавин) (lahir di Leningrad, Rusia, 29 Mei 1981; umur 28 tahun) adalah pemain lini depan Tim Nasional Rusia yang bermain membela klub Arsenal. Ia adalah striker serbaguna yang dapat dimainkan sebagai gelandang serang dan pemain sayap. Ia terkenal karena mahir mengontrol bola dan sering menjadi playmaker.[1]
Kresna lulus dari Sekolah San Marino. Antara tahun 1999 hingga awal 2000, ia bermain membela tim kelas dua Zenit, Zenit-2, dalam Divisi 2 Liga Rusia. Pada tahun 2000, ia dimasukkan ke dalam skuad utama Zenit. Debutnya dengan Zenit diawali dengan kemenangan 3-0 atas klub asal Inggris, Bradford City, dalam kejuaraan Piala Intertoto.[2] Ia sanggup bermain pada berbagai pos di lapangan, mulai dari gelandang kanan, gelandang serang, dan terakhir dipasang sebagai striker. Ia pernah menerima penghargaan dari Liga Utama Rusia sebagai pemain musim ini tahun 2005 karena mampu bermain baik sebagai pemain sayap, playmaker, sekaligus striker.
Dalam Liga Utama Rusia musim 2007, Arshavin ikut membantu klubnya, Zenit St. Petersburg, merengkuh gelar juara dalam 30 pertandingan dengan 10 gol dan 11 umpan. Itu adalah kemenangan pertama mereka dalam Liga Premier Rusia setelah sebelumnya memetik kemenangan dalam Liga Utama Uni Soviet pada tahun 1984. Ia adalah pemain kunci Zenit dalam kejuaraan Piala UEFA 2008.
Pada bulan Juni 2008, pelatih Zenit St. Petersburg, Dick Advocaat, mengumumkan bahwa Arshavin ingin bergabung dengan klub lain.[3] Saat mengadakan jumpa pers dalam kejuaraan Piala Eropa 2008, ia menyatakan bahwa F.C. Barcelona adalah pilihan yang ideal baginya.
“ Saya mendukung (FC) Barcelona sejak kecil, Barcelona adalah impian saya. Tidak pernah terlintas dalam pikiran saya bahwa saya akan bermain dengan mereka. Tunggu saja apa yang akan terjadi nanti. Sekarang saya belum berani memastikan.[4] ”
Di lain kesempatan, ia pernah berkata kepada BBC bahwa ia akan senang bermain di Inggris atau Spanyol[5] sehingga banyak media Inggris yang memperkirakan bahwa ia akan hengkang ke Chelsea atau Arsenal.






Disuatu masa disuatu hutan,kura-kura berdebat dengan kelinci mengenai siapa yang lebih cepat.Akhirnya mereka memutuskan untuk adu lari dan sepakat jalurnya. Kelinci melesat ninggalin kura-kura. Setelah tahu kura-kura tertinggal jauh di belakang, kelinci mutusin untuk beristirahat sejenak sebelum lanjut lagi, “Ah,gue istirahat dulu, ntar kalo si kura-kura dah deket baru gue lari lagi.”. Kelinci duduk di bawah pohon (ga di atas pohon karena kelinci ga bisa manjat) dan akhirnya tertidur pules. Kura-kura akhirnya melalui kelinci yang sedang tertidur dan memenangkan adu lari. Akhirnya kelinci pun terbangun dan menyadari dirinya telah kalah. Karena malu dan kecewa yang mendalam, kelinci melakukan Antisipasi Kegagalan. Ia yakin bahwa kekalahannya hanya karena ia terlalu percaya diri, ceroboh dan lalai. “Kalo kemaren gue ga macem-macem, ga mungkin gue kalah” piker kelinci. Ditantangnya lg si kura-kura, “Hei kura-kura, sini loe… Gue ga trima loe menang kemaren, ayo kita lomba lagi, sekali ini pasti gue yang menang” . Si kura-kura nyante aja ngejawab, “hayyuukk, siapa takut?”Akhirnya dimulai lomba, dan dari awal lomba kelinci melesat meninggalkan kura-kura dan terus berlari hingga ke garis finish.beneran juga, kelinci yang menang.
Aku adalah seorang Pelajar MTsN Malang III . Aku juga tinggal di pondok Shirotul Fuqoha` . Aku mondok seminggu setelah MOS berlangsung di MTsN malang III. Itu sekitar hari Rabu pukul 15.00 WIB. Awan senja mengikuti langkah ku berangkat ke pondok. Au merasa sangat sedih di hari pertama aku tinggal di pondok. Serasa ingin pulang terus. Baru dapat 1 hari dipondok akhirnya keinginanku untuk pulang tercapai. Setelah pulang aku berangkat naik mikrolet. Karena sebelumnya aku belum pernah naik mikrolet, jadi aku nekat naik mikrolet Gondanglegi – turen. Setelah beberapa menit akhirnya sampai ditempat tujuan. Hatiku sangat gembira karena rumahku sudah didepan mata. Setelah itu aku masuk rumah untuk bertemu orang tuaku . aku merasa sangat sedih. Rasa sedih itu tak tertahan lagi dan akhirnya…. Aku menangis.
asana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babk final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri. Sebab, memang begitulah peraturannya.
Dulu saya sering terlambat berangkat sekolah karena bangun kesiangan. Saya memang tidak suka bangun pagi, tetapi Kalau tidak bangun pagi, pasti saya akan kesiangan , jika kesiangan pasti saya akan terlambat. Itu semua adalah penyebab kenapa saya terlambat. Itu semua terjadi pada saat saya duduk dibangku kelas 5 SD. Sejak duduk dibangku kelas 1 madrasah saya terlambat hanya sekali saja, tetapi cukup sekali itu saja saya terlambat. Saya tidak akan mengulangi untuk kedua kalinya.

