Monolog itu penting
melepaskan segala yang terbuku
bukan untuk mengaduh nasib
sekadar melapangkan dada
Monolog itu penting
Dalam mewarnai gambaran masa depan kau
Untuk kau terus melangkah
Mencari apa yang kau inginkan
Monolog itu penting
Untuk kau meluahkan
merindui dirinya
bukan untuk menanggung setiap detik
Monolog itu penting
untuk kau imbas kembali
ketika saat kau berduka
ketika saat kau gembira
Ye aku akur
Hanya Dia yang mendengar keluhan ku
Hanya Dia yang mampu membantu
Hanya Dia yang mampu merasai