Bismillah…
Setelah merenung sekian malam, ngehapusin postingan sebagian foto di instagram, mulai mikir lagi kalo beberapa postingan memang layak dishare berikut pengalaman pribadi yang kadang bikin nyesek, seneng, sedih, marah, dan lain-lain.
Awal postingan di instagram dulu pas tanggal 6 Mei 2017, sehabis beli case batik parang. Bela-belain beli sesuatu yang secara harga kemahalan dan secara fungsi kurang sesuai sama apa yang diinginkan hanya karena yang namanya “motif”. Lalu, perlakukan terhadap si hp ijo yang dikasih case agak “mehong” juga jadi berubah. Pelan-pelan naronya, hati2 bawanya, dll dll. Padahal sebelumnya ngga mikirin apapun. Mau kebanting, mau ketindih ato apapun, karena pakenya jelly case jadi masa bodo. Tapi setelah dipakein case yang lumayan mahal, jadinya malah lahirlah satu celetukan di instagram (sekarang fotonya udah dihapus hahahaha). Kira-kira begini tulisannya (dari facebook juga yang aku share).

Dan kembali banyak berpikir tentang benda-benda duniawi yang kita jaga semaksimal mungkin tapi pada akhirnya hilang dan berlalu. Cinta, misalkan. Saat kita terlampau mencintai sesuatu, semakin kita ngga bisa berpikir secara logis. Entah cinta ke keluarga, cinta kepada lawan jenis, cinta sama satu benda, dll. Allah SWT sangat cemburu kepada hamba-Nya yang lebih mencintai ciptaan-Nya ketimbang Dia.
Kadang sering terpikir, ketika kita menyayangi sesuatu melebihi kadarnya juga, kita sering dijauhkan dari hal yang kita sukai. Awalnya sedih memang, tapi setelah dicerna itu memang yang terbaik. Bisa jadi, saat Allah ngga peduli kita, dan membiarkan kita dalam perasaan itu, kita menjadi lupa diri. Wallahu alam.
Intinya, mengingatkan diri sendiri. Jangan mencintai melebihi kadar kecintaan kita pada Allah SWT. Tadinya mau share pengalaman,… Tapi setelah dipikir2 malah buka aib sendiri hahahaha…
Dan satu quote yang pernah aku copy dari temen facebook aku kurang lebih bilang gini:
Bukan berarti ketika mereka mencintaimu, mereka tidak akan meninggalkanmu. Tidak ada yang abadi di dunia ini.
salam_timberlake_