SPIRIT 2011

SPIRIT ONLINE

PATLABOR CAMP! HIGHLY RECOMMENDED BUAT KAMU!

Assalamu’alaikum! Peace be upon you, brad, sis!

ingin lebih siap nerima hasil snmptn?

ngerasa pede banget keterima, tapi bingung ngisi waktu yang senggang ini?

ingin mengenal dunia kampus tanpa harus ikut ospek dulu?

Jangan bingung! 😀

Kami dari Kamil (Keluarga Alumni Muslim Lima) dan Difa-Ralli (Division for al-furqon riungan alumni muslim 3) mempersembahkan sebuah acara bernama…. *jeng jeng jeng*

PATLABOR CAMP 2011!

Apa sih patlabor camp?

Patlabor camp, atau preparatory training for leader before campus, adalah sebuah serangkaian acara, dalam rangka menunggu pengumuman hasil SNMPTN, yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 s.d. 29 Juni 2011. Acara yang highly recommended untuk seluruh siswa SMA 3 & 5  Bandung. Kenapa? Di dalam acara ini, kamu nggak cuma belajar dari pengalaman-pengalaman mereka yang udah ngerasain pahit-manisnya dunia kampus, tapi sekaligus belajar tips & trik gimana biar dunia kamu tetep produktif dan menarik apapun yang terjadi setelah tanggal 30 Juni kelak.

Lebih dari itu, kamu juga bakal banyak kenal dengan teman-teman antar SMA lho! Jarang-jarang kan ada kesempatan kayak gini. Mungkin saja kalian bakal sekampus, sejurusan, atau bahkan sekelas! Setidaknya nanti kalian udah nggak canggung lagi kalau saling berpapasan di jalan..

Hmm, kayaknya biasa aja.. udah sering..

Kata siapa? Di patlabor camp ini, kamu nggak akan menemukan kata biasa tanpa diawali kata luar. Selalu luar biasa. 😉

Oke deh, bakalan ada apa aja?

Heum. Di Patlabor tahun ini, kami bakal ngadain berbagai macam seminar, talkshow, training, bahkan outbond yang penuh dengan game-game seru! Nggak percaya? Ini beberapa acaranya:

1. Superseminar “Visi Misi Hidup Mahasiswa Muslim” oleh kang Oki Earlivan (Owner and Directur of Education Laboratory -Edulab, Menteri sosial-politik kabinet KM-ITB 2006- 2007)

2. Talkshow “All about Mahasiswa and University” Pembicara:

  • Kang Tizar Bijaksana (Presiden KM-ITB 2011/2012, Runner-Up Ganesha Prize 2010)
  • Teh Monik(Mahasiswa Berprestasi FK-UNPAD 2011, Penerima UNPAD Award Bidang Penalaran, Peserta Exchange Student ke Gunma University, Jepang.)
  • Yasir Mukhtar (UI 2008, Kepala Divisi Media Majelis Wali Amanat UI)
  • Moderator: Kang Ibrahim Imaduddin Islam  (Ketua LP2K Karisma Salman ITB, Owner of Epic Industri)

3. Muhasabah “Sabar dan Syukur”  oleh kang Rendy Saputra (owner of Saputra Empire Business Group)

4. Super Training “How the Leader Survive in Campus” oleh kang Harri Firmansyah (Founder and Owner of Butterfly Fathunnafs Center and National Trainer)

Amazing race, Rihlah edun, Sharing mimpi, Qiyamul Lail, Life Mapping, dan maasiiih banyak lagi!

Wuih, nampaknya menarik.. Gimana caranya ikutan?

Kunjungi stand meriah kami tanggal 18 dan 21 Juni 2011 ! 

Di koridor SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung

 

Infaq*: -sendiri: Rp 30.000,-

-couple (daftar berdua) : Rp 50.000,-

-trio (daftar bertiga): Rp 60.000,-

*Sudah termasuk seminar kit, konsumsi, dan sertifikat

Dapatkan informasi sebanyak-banyaknya dan ajak kawan-kawan kalian untuk daftar di stand!

Image

Penjelasan BIUS

“Di bawah ini, informasi umum tentang proses penerimaan mahasiswa baru
ITB dan penerima BIUS (sebetulnya ada di situs BIUS).

yang terpenting, berbeda dengan sebelum-sebelumnya, kali ini
permohonan BIUS diajukan setelah mahasiswa diterima di ITB.

Bagi mereka yang mau SNMPTN gratis, bisa daftar beasiswa BIDIK MISI.
Nanti, kalau diterima di ITB, BIUS-nya akan digabung dengan BIDIK
MISI. Soal bidik misi ini, lihat di situs:
http://bidikmisi.dikti.go.id/portal/

Situs-situs penting lain yang harus dibaca:
http://www.itb.ac.id/
http://www.itb.ac.id/usm-itb/
http://www.itbuntuksemua.com/
http://www.snmptn.ac.id/
https://undangan.snmptn.ac.id/.
dan
http://ujian.snmptn.ac.id/

Semua informasi tentang ITB dan BIUS mengacu ke situs-situs tsb.

============
Peminat program Beasiswa ITB Untuk Semua (BIUS) dapat mendaftar masuk
ITB melalui dua jalur penerimaan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk
Perguruan Tinggi Negeri), yaitu:

Jalur Undangan

Jalur ini disediakan untuk mereka yang berprestasi sangat baik di
sekolahnya. Siswa harus terlebih dahulu dinominasikan oleh sekolahnya.
Siswa yang telah didaftarkan oleh pihak sekolah akan diberi Nomor
Pendaftaran dan Password untuk mendaftarkan diri di situs
https://undangan.snmptn.ac.id/.

Dengan menggunakan Nomor Pendaftaran dan Password, siswa mengisi
biodata, pilihan PTN dan program studi, mengunggah (upload) foto resmi
terbaru, dan mencetak Kartu Bukti Pendaftaran.

Jadwal seleksi jalur Undangan sbb:

Pendaftaran : 1 Februari – 12 Maret 2011
Pengumuman Hasil : 18 Mei 2011
Registrasi : 31 Mei dan/atau 1 Juni 2011

Jalur Ujian Tertulis dan/atau Ketrampilan

Jalur ini disediakan bagi semua siswa. Pendaftaran SNMPTN 2011 jalur
Ujian Tertulis dan/atau Keterampilan dilakukan secara online melalui
halaman situs http://ujian.snmptn.ac.id/.

Pendaftaran SNMPTN Jalur Ujian Tertulis/Keterampilan dilakukan pada
2–24 Mei 2011. Ujian tertulis diadakan pada 31 Mei–1 Juni 2011.
Sementara itu, ujian Keterampilan pada 3-4 Juni 2011. Hasil ujian akan
diumukan pada 30 Juni 2011.

PERMOHONAN BEASISWA

Mereka yang lulus SNMPTN, baik Jalur Undangan maupun Jalur Ujian
Tertulis dan/atau Ketrampilan, dipersilakan mengajukan permohonan
Beasiswa ITB Untuk Semua, dengan mengisi formulir serta melengkapi
dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Penerima BIUS diumumkan segera
setelah permohonan yang bersangkutan disetujui.

Syarat-syarat yang harus dipenuhi calon penerima beasiswa:

Pengahasilan kedua orang tua calon penerima beasiswa di bawah atau
sama dengan Upah Regional Minimum (UMR),
Memiliki prestasi akademik yang baik,
Aktif di kegiatan organisasi dan ekstrakulikuler semasa di SMU dan sederajat,
Memiliki prestasi non-akademik.

Dokumen yang harus disertakan dalam formulir pengajuan beasiswa:

Essay/karangan singkat tentang calon penerima beasiswa, keluarga,
cita-cita dan kegiatan calon penerima beasiswa, sesuai format yang
telah disediakan ITB,
Surat Keterangan Penghasilan atas nama masing-masing kedua Orang Tua
calon penerima beasiswa, dilegalisasi oleh RT/RW,
Keterangan Tidak Mampu dari RT/RW atas nama masing-masing kedua Orang
Tua calon penerima beasiswa,
Keterangan Tidak Mampu atas nama masing-masing kedua Orang Tua calon
penerima beasiswa dari Dinas Sosial Daerah setempat, minimal setingkat
Kecamatan,
Kartu Keluarga Orang Tua calon penerima beasiswa,
Fotokopi KTP kedua Orang Tua calon penerima beasiswa,
Fotokopi Kartu Identitas calon penerima beasiswa.

Sebarkan ke adek-adek kelas ya :) tetep semangat!

Salam hangat penuh semangat!
Di bawah ini, informasi umum tentang proses penerimaan mahasiswa baru
ITB dan penerima BIUS (sebetulnya ada di situs BIUS).

yang terpenting, berbeda dengan sebelum-sebelumnya, kali ini
permohonan BIUS diajukan setelah mahasiswa diterima di ITB.

Bagi mereka yang mau SNMPTN gratis, bisa daftar beasiswa BIDIK MISI.
Nanti, kalau diterima di ITB, BIUS-nya akan digabung dengan BIDIK
MISI. Soal bidik misi ini, lihat di situs:
http://bidikmisi.dikti.go.id/portal/

Situs-situs penting lain yang harus dibaca:
http://www.itb.ac.id/
http://www.itb.ac.id/usm-itb/
http://www.itbuntuksemua.com/
http://www.snmptn.ac.id/
https://undangan.snmptn.ac.id/.
dan
http://ujian.snmptn.ac.id/

Semua informasi tentang ITB dan BIUS mengacu ke situs-situs tsb.

============
Peminat program Beasiswa ITB Untuk Semua (BIUS) dapat mendaftar masuk
ITB melalui dua jalur penerimaan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk
Perguruan Tinggi Negeri), yaitu:

Jalur Undangan

Jalur ini disediakan untuk mereka yang berprestasi sangat baik di
sekolahnya. Siswa harus terlebih dahulu dinominasikan oleh sekolahnya.
Siswa yang telah didaftarkan oleh pihak sekolah akan diberi Nomor
Pendaftaran dan Password untuk mendaftarkan diri di situs
https://undangan.snmptn.ac.id/.

Dengan menggunakan Nomor Pendaftaran dan Password, siswa mengisi
biodata, pilihan PTN dan program studi, mengunggah (upload) foto resmi
terbaru, dan mencetak Kartu Bukti Pendaftaran.

Jadwal seleksi jalur Undangan sbb:

Pendaftaran : 1 Februari – 12 Maret 2011
Pengumuman Hasil : 18 Mei 2011
Registrasi : 31 Mei dan/atau 1 Juni 2011

Jalur Ujian Tertulis dan/atau Ketrampilan

Jalur ini disediakan bagi semua siswa. Pendaftaran SNMPTN 2011 jalur
Ujian Tertulis dan/atau Keterampilan dilakukan secara online melalui
halaman situs http://ujian.snmptn.ac.id/.

Pendaftaran SNMPTN Jalur Ujian Tertulis/Keterampilan dilakukan pada
2–24 Mei 2011. Ujian tertulis diadakan pada 31 Mei–1 Juni 2011.
Sementara itu, ujian Keterampilan pada 3-4 Juni 2011. Hasil ujian akan
diumukan pada 30 Juni 2011.

PERMOHONAN BEASISWA

Mereka yang lulus SNMPTN, baik Jalur Undangan maupun Jalur Ujian
Tertulis dan/atau Ketrampilan, dipersilakan mengajukan permohonan
Beasiswa ITB Untuk Semua, dengan mengisi formulir serta melengkapi
dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Penerima BIUS diumumkan segera
setelah permohonan yang bersangkutan disetujui.

Syarat-syarat yang harus dipenuhi calon penerima beasiswa:

Pengahasilan kedua orang tua calon penerima beasiswa di bawah atau
sama dengan Upah Regional Minimum (UMR),
Memiliki prestasi akademik yang baik,
Aktif di kegiatan organisasi dan ekstrakulikuler semasa di SMU dan sederajat,
Memiliki prestasi non-akademik.

Dokumen yang harus disertakan dalam formulir pengajuan beasiswa:

Essay/karangan singkat tentang calon penerima beasiswa, keluarga,
cita-cita dan kegiatan calon penerima beasiswa, sesuai format yang
telah disediakan ITB,
Surat Keterangan Penghasilan atas nama masing-masing kedua Orang Tua
calon penerima beasiswa, dilegalisasi oleh RT/RW,
Keterangan Tidak Mampu dari RT/RW atas nama masing-masing kedua Orang
Tua calon penerima beasiswa,
Keterangan Tidak Mampu atas nama masing-masing kedua Orang Tua calon
penerima beasiswa dari Dinas Sosial Daerah setempat, minimal setingkat
Kecamatan,
Kartu Keluarga Orang Tua calon penerima beasiswa,
Fotokopi KTP kedua Orang Tua calon penerima beasiswa,
Fotokopi Kartu Identitas calon penerima beasiswa.

Sebarkan ke adek-adek kelas ya :) tetep semangat!

Salam hangat penuh semangat!”

Offu
SMAN 3 bandung 2008

Mandiri-Terpercaya Gerakan Anti Nyontek Pelajar Nasional ~ “MANTEP GAN”

Image

Gerakan Nasional Memakai Pita Biru saat Ujian Nasional bukan sebagai simbol kesombongan, tapi sebagai simbol bahwa KAMI PEMUDA YANG MASIH PUNYA INTEGRITAS dan PRIHATIN atas KETIDAKJUJURAN yang sedang mewabah!

VISI:
“Mempopulerkan kejujuran pelajar di tengah maraknya ketidakjujuran saat ujian dan memfasilitasi idealisme pelajar yang sedang ditantang tren kecurangan saat ia seolah mulai menjadi kewajaran di ranah pendidikan”

MISI:
1. Aksi mengenakan pita biru saat ujian.
2. Pengefektifan penggunaan grup pada media Facebook sebagai sarana untuk saling memotivasi.
3. Pengiriman kisah-kisah inspiratif di media Facebook saat Ujian Nasional berlangsung.
4. Mempropagandakan kejujuran lewat media twitter.

LATAR BELAKANG GERAKAN:
Satu perhelatan akbar setiap tahun seolah jadi pusat gravitasi seluruh pelajar tingkat akhir di Indonesia: Ujian Nasional. Kasak-kusuk menjelajah di setiap sudut sekolah. Ruang guru rame. Ruang kelas riuh. Bimbel-bimbel kebanjiran pelajar yang haus ilmu. Kantor pemerintah sibuk berwacana ini-itu. Bahkan sampai pasar gelap pun seakan tersengat sedikit lampu. Ada apakah gerangan? Oh, ternyata mereka bicara tentang tiga kata: LULUS / TIDAK LULUS. Dan banyak di antara mereka yang menjatuhkan, bahkan saling mendorong sahabatnya sendiri ke jurang kehinaan. Lewat “usaha” mereka.

Miris rasanya pas liat ketidakjujuran seolah menjadi sebuah “kewajaran” di ranah pendidikan. Hal yang kita sering anggap “remeh” macam nyontek pas ulangan kalau dipikir=pikir bisa dampaknya besar banget buat masa depan. Dari sini idealisme kami sebagai pemuda dan pelajar pun tergugah. Kami gak sanggup hanya diam dan menyaksikan bibit-bibit kehancuran bangsa ini di masa depan. Kami yakin ada yang bisa kami lakukan walau keciiil. Kami bukan sekelompok manusia suci atau “sok suci” yang gak pernah berbuat salah. Kami hanya pelajar yang jiwa mudanya berontak ingin dengan lembut berkata kebenaran. Kami hanya berusaha untuk menjaga integritas kami, dan menjaga nurani kami agar tak mati.

Punya masa lalu buruk? Masa lalu udah berlalu. Kamu tuh kamu yang hari ini lho, bukan yang kemarin. Kemarin udah lewat! Kami disini kumpulan pemuda-pemuda yang BERUSAHA untuk tetap di trek kejujuran. Karena kami peduli, dan kami masih punya idealisme 😀 Siapapun bisa gabung. Aku, kamu, dia, mereka, kita! Gabung yuk!!

Facebook: “MANTEP GAN”
Twitter: “ManTep_GAN”

Daftar Anak SMA 8 Jakarta yang dah dapet PT

Daftar Siswa yang Telah Diterima di Perguruan Tingi

SMA NEGERI 8 JAKARTA Angkatan 2011

Per 21 Maret 2011 pukul 22.15

  1. Miranti Puti Lestari Bisnis NUS & Math-Econs NTU
  2. Kemal Razindyaswara Bisnis NUS & Econs NTU
  3. Auditya Randi Computer Science NUS & NTU
  4. Naufal Elang Ciptadi EEE NTU
  5. Pasha Laksamana Putra MSE NTU
  6. Cindy Gamal CBE NTU
  7. Adiwena Arisyanto Todai
  8. Risandi Priatama  Todai
  9. Romy Fatinhizam Lamadjido  : MIT, University of Virginia. USA, University of Illinois Urbana Champaign. USA, University of Minnesotta, Twin Cities, MN, USA, NUS (National University of Singapore), NTU (Nanyang Technological University)-Singapore.
  10. Centane Onanda Nasri The Hague University of International and European Law, Belanda

Ayo, anak SMA3 juga gak akan kalah! Semangat!!!

Peluang Masuk dan 3 Jurusan Terfavorit ITB

TEMPO InteraktifBandung – Peluang masuk Institut Teknologi Bandung dari jalur seleksi tertulis tahun ini diperkirakan makin ketat. Pada tahun ini, ITB membuka 3.360 kursi untuk calon mahasiswa baru. Namun dari jumlah itu, 60 persen atau 2016 kursi bakal diisi calon mahasiswa dari jalur undangan. Sisanya, 40 persen atau 1.344 kursi bakal diperebutkan lewat jalur seleksi mahasiswa perguruan tinggi negeri (SMPTN) atau jalur seleksi tertulis.

Misalnya jika tahun lalu daya tampung di sebuah jurusan favorit ada 200 kursi dan diperebutkan 2.000 peminat, maka mereka yang bakal ikut seleksi tertulis harus berjuang keras untuk memperebutkan 80 kursi. Sebab, 120 kursi atau 60 persen telah dialokasikan untuk peserta jalur undangan.

“Persaingannya memang makin besar,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik ITB Carmadi Machbub, Jumat (11/3).

Menurut Carmadi, besarnya persaingan itu ada beberapa sebab. Pertama, mereka yang tidak lolos seleksi jalur undangan diperkirakan bakal mencoba masuk dari jalur seleksi tertulis. Kedua, peserta yang tahun lalu gagal lolos tes, akan mencoba ikut tes kembali.

Berdasarkan peminat pada tahun lalu, inilah tiga fakultas atau sekolah menjadi pilihan favorit peserta ujian masuk ITB.

1. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)

FTTM menempati pilihan teratas para calon mahasiswa. Tahun lalu peminatnya 2.611 orang. Adapun tahun ini kuotanya untuk 98 orang dari tes tertulis dan 157 peserta jalur undangan.

2. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)

STEI berada diurutan kedua dengan jumlah peminat 2.197 orang tahun lalu. Sekarang daya tampungnya 168 untuk orang yang lulus tes tertulis, dan 262 orang jalur undangan.

3. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)

FTSL berada di posisi ketiga dengan jumlah peminat tahun lalu 1.660 orang. Kali ini kursinya terbagi untuk 124 orang dari tes tertulis dan 197 peserta jalur undangan.

ANWAR SISWADI

Ragu Masuk ITB? Oh Tidaaak!

Beberapa bulan belakangan mungkin teman-teman dipusingkan jalur masuk ITB yang bernama SNMPTN. Di bawah ini ada info-info yang semoga bisa dimanfaatkan dan bisa dikabarkan pada yang lain.

Latar Belakang

Jika teman-teman tahu bahwa BIDIK MISI tahun 2010 mensyaratkan prestasi 30% terbaik di kelas, apakah teman-teman merasa itu sebuah keadilan? Jela…s tidak. Banyak saudara-saudara kita yang –maaf- kurang mampu, yang sebenarnya cerdas tapi tidak punya kesempatan yang sama dengan teman-temannya untuk bersaing. Kurangnya fasilitas dan terbatasnya akses menjadi penghalang dari prestasi akademik mereka. Bahkan halangan tersebut bisa berupa tuntutan untuk bisa melanjutkan hidup hari esok. Konsentrasi mereka dicurahkan untuk bertahan hidup. Benar-benar tidak adil jika dibandingkan dengan mereka yang bisa mengikuti bimbel, bebas menggunakan warnet, dan lain sebagainya. Keadilan memang hanya dari-Nya. Namun bangsa yang sedang memperbaiki diri ini melalui KemDikNas menyusun sebuah sistem yang –semoga- lebih adil: SNMPTN Jalur Undangan. Ini juga latar belakang ITB memberi porsi 60% di sistem ini.

Salah satu keunggulan sistem SNMPTN ini adalah fleksibilitas presentase prestasi calon mahasiswa. Pada sekolah dengan akreditasi tinggi, yang di dalamnya terdapat persaingan yang ketat, memiliki presentase yang lebih longgar. Info lebih lengkap bisa dilihat di www.snmptn.ac.id

Selain itu, cara merangking siswa boleh dengan rangking yang hanya memperhitungkan nilai-nilai mapel UN. Jika sistem ini dipakai, nilai mapel lain bisa dimasukkan jika memang menunjukkan keunggulan siswa tersebut. Contoh: untuk mendapat nilai plus dalam penerimaan mahasiswa FSRD, sekolah bisa mencantumkan nilai mapel Seni Budaya. Yang terpenting dalam penentuan sistem rangking adalah adanya kesepakatan sekolah dengan semua pihak dan dilakukan secara konsisten pada seluruh siswa.

Jika sekolah terbukti melakukan kecurangan dalam mendaftarkan siswanya, sekolah tersebut akan di-blacklist dari seluruh jalur SNMPTN selama dua tahun.

BPPM(Biaya Penyelenggaraan Pendidikan yang dibayar di Muka)

Banyak protes yang berdatangan menyambut ditetapkannya BPPM 55 juta rupiah untuk fakultas/sekolah sains dan teknik serta 80 juta rupiah untuk SBM. Sebenarnya tidak se-saklek yang diduga teman-teman. Jika memang merasa hanya bisa membayar 75%, 50%, 25%, atau Rp 0,00 , janjikan saja BPPM sebesar kemampuan teman-teman.  Yang penting, besarnya BPPM diberitahukan pada ITB dengan mengirim form ke alamat yang ada pada www.usm.itb.ac.id . Besarnya BPPM yang dijanjikan tidak memengaruhi kemungkinan diterimanya mahasiswa. Form kesediaan BPPM hanya sebagai syarat bahwa calon mahasiswa mau memenuhi aturan dari ITB. Form ini selama proses SNMPTN hanya dilihat sebagai sebuah kelengkapan. Jika sudah diterima, barulah form tersebut akan dimintai pertanggungjawabannya. Bagi yang meminta keringanan akan dimintai bukti berupa beberapa berkas yang belum ada kepastian tentangnya.

Beasiswa Full

Jika ada calon mahasiswa yang ingin mendapat beasiswa BIDIKMISI(uang kuliah gratis plus biaya hidup), bisa mendaftarkan diri ke sekolah masing-masing. Selanjutnya, kepala sekolah yang akan mendaftarkan calon mahasiswa sebagai calon penerima BIDIKMISI. Sedangkan berkas persyaratan BIDIKMISI –kalau ada- baru akan ditagih setelah peserta diterima sebagai mahasiswa. Pencalonan pelamar BIDIKMISI diserahkan sepenuhnya di sekolah.

ITB menargetkan MINIMAL 20% mahasiswa yang diterima mendapatkan beasiswa. Artinya, ITB bisa menerima lebih dari itu. Jika BIDIKMISI tidak mencukupi, masih ada beasiswa lain seperti BIUS(Beasiswa ITB Untuk Semua).

Rencananya, penerimaan calon mahasiswa dengan beasiswa hanya akan ada di SNMPTN Jalur Undangan. Tapi jika di jalur ini calon mahasiswa yang kurang mampu yang diterima jumlahnya di bawah 20%, ITB masih membuka kesempatan di SNMPTN Jalur Ujian Tulis. ITB akan mengusahakan beasiswa-beasiswa tersebut tidak salah sasaran hanya untuk memenuhi target 20%. Di luar kedua beasiswa tersebut pun masih banyak beasiswa di ITB. Bahkan saking banyaknya kadang beasiswa juga bisa didapatkan mereka yang mampu.

Bagaimana dengan yang taraf ekonominya ‘pas-pasan’? Sebenarnya mereka yang orangtuanya memiliki gaji di bawah 3-4juta rupiah di ITB tergolong layak mendapat beasiswa. Masalah BPPM, sekali lagi, tidak perlu dipaksakan 55 juta rupiah. Tapi, jangan menjanjikan BPPM di bawah kemampuan. Setidaknya BPPM yang dijanjikan sebesar sekitar 10% pendapatan per bulan kedua orangtua dikalikan 24bulan.

Fakta unik: dari sekitar 17.000 SMA di Indonesia, hingga saat ini (rabu 16/02/2011) hanya sekitar 500 SMA yang mendaftarkan diri mengikuti SNMPTN Jalur Undangan ke ITB. Kasihan siswa-siswanya jika sampai kehilangan kesempatan mengikuti jalur ini. Toh tidak ada ruginya. Minimal, pastikan sekolahmu sudah terdaftar! Jika belum, silakan melobi kepala sekolah masing-masing..

Sumber: wawancara Kementerian Pelayanan dan Kesejahteraan Mahasiswa Kabinet KM-ITB dengan Kasubdit Penjaringan Mahasiswa.

Biaya SNMPTN ITB Jalur Undangan: Sama aja, 55 Juta, bahkan lebih!

BIAYA PENDIDIKAN BAGI PESERTA SNMPTN 2011 JALUR UNDANGAN

Sebagaimana dimaklumi, penyelenggaraan program pendidikan memerlukan pembiayaan yang memadai. ITB berkewajiban untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi dalam bidang studinya masing-masing, oleh karena itu diperlukan sumberdaya dan proses pembelajaran yang juga berkualitas tinggi. Satuan pembiayaan (unit cost) menjadi dasar perhitungan pembiayaan penyelenggaraan program pendidikan. Berdasarkan perhitungan, satuan pembiayaan pendidikan di ITB rata-rata Rp. 27 juta/mahasiswa/tahun. Artinya bila seorang mahasiswa lulus tepat waktu (4 tahun) diperlukan biaya sebesar Rp. 108 juta per mahasiswa. Berikut ini diatur ketentuan pembiayaan:

 

1)    Biaya pendidikan terdiri atas komponen Biaya Pendidikan yang dibayar di Muka (BPM) yang di bayar sekali dan komponen Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) yang dibayar setiap awal semester.

 

2)    Untuk tahun 2011 BPM ditetapkan Rp. 55.000.000,- per mahasiswa dan BPP Rp. 5.000.000,- per mahasiswa per semester. Khusus untuk calon mahasiswa yang diterima di SBM, BPM ditetapkan Rp. 80.000.000,- dan biaya SKS sebesar Rp. 750.000,- per SKS.

 

3)    Orang tua yang memerlukan bantuan untuk pembiayaan putra/putrinya yang diterima di fakultas/sekoiah bukan SBM dapat mengajukan permohonan subsidi untuk pembayaran BPM yang akan dipertimbangkan sesuai dengan bukti-bukti yang menunjukkan kemampuan ekonomi orang tua. Besarnya subsidi akan bervariasi: 25%, 50%, atau 75%.

 

4)    Sesuai dengan ketentuan pemerintah, ITB juga mempersiapkan subsidi 100% baik BPM maupun BPP, bagi minimum 20% mahasiswa yang akan diterima, yakni untuk lebih dari 600 mahasiswa baru, termasuk untuk mahasiswa SBM. Subsidi ini diberikan kepada mahasiswa baru yang berasal dari keluarga golongan ekonomi lemah dengan penghasilan keluarga yang tidak memungkinkan membiayai studi anggota keluarganya di perguruan tinggi.

 

5)    Semua calon mahasiswa yang mendaftar pada SNMPTN 2011 – Jalur Undangan harus mengisi dan menyerahkan Formulir Kesediaan Pembayaran BPM ITB 2011, paling lambat pada hari Jumat tanggal 18 Maret 2011, pukul 15.30 WIB.

·         Formulir Kesediaan Pembayaran BPM ITB 2011 dapat diunduh di alamat http://www.itb.ac.jd/usm-itb/form-bpm-2011.pdf.

·         Formulir Kesediaan Pembayaran BPM ITB 2011 yang telah diisi lengkap dikirimkan melalui kantor pos/faksimili/e-mail, atau diserahkan sendiri ke alamat:

Loket Direktorat Pendidikan ITB

Gd. CCAR ITB It. 1

Jl. Tamansari no. 64 Bandung 40116

Telp.     : 022-2508519, 022-4254016

Faks.    : 022-2508519

E-mail : usmitb@pusat.itb.ac.id

·         Siswa pelamar yang tidak menyerahkan Formulir Kesediaan Pembayaran BPM  ITB 2011 pada tanggal yang telah ditetapkan, secara otomatis dianggap membatalkan keikut-sertaannya pada SNMPTN 2011 – Jalur Undangan.

 

6)    Di samping BPM dan BPP, calon mahasiswa yang diterima melalui SNMPTN 2011 – Jalur Undangan, akan diminta untuk membayar biaya pelaksanaan Program Matrikulasi dan biaya pendaftaran Mahasiswa Baru yang besarnya akan ditentukan kemudian. Namun bagi calon mahasiswa peserta SNMPTN 2011 – Jalur Undangan yang menerima subsidi BPM dan BPP sebesar 100%, akan dibebaskan dari kewajiban membayar biaya pelaksanaan Program Matrikulasi, dan biaya Pendaftaran Mahasiswa Baru.

 

7)    Khusus bagi peserta program KN-ITB 2011, dipersilahkan untuk menghubungi Person In Charge (PIC) di masing-masing Perusahaan Mitra ITB/Pemerintah Daerah yang mensponsori calon peserta yang bersangkutan. Bagi peserta program KN-ITB 2011, besar BPM yang harus dibayar sebesar Rp. 65.000.000,- untuk peserta yang diterima di fakultas/sekolah bukan SBM atau Rp. 80.000.000,- untuk peserta yang diterima di SBM.

 

8)    Bagi calon mahasiswa yang sejak awal hanya berminat untuk memilih Program Studi Astronomi (FMIPA), Program Studi Meteorologi (FITB), dan/atau Program Studi Oseanografi (FITB) dapat mengajukan permohonan Beasiswa Minat berupa subsidi 100% BPM (Biaya Pendidikan yang dibayar di Muka). Untuk itu pemohon harus menyerahkan Formulir Pilihan Program Studi ITB yang dapat diunduh dari situs http://www.itb.ac.id/usm-itb/form-prodi-2011.pdf paling lambat hari Jumat tanggal 18 Maret 2011, pukul 15.30 WIB. Formulir yang telah diisi lengkap dikirimkan melalui kantor pos, faksimili, e-mail, atau diserahkan sendiri ke alamat:

Loket Direktorat Pendidikan ITB

Gd. CCAR ITB It. 1

Jl. Tamansari no. 64 Bandung 40116

Telp.     : 022-2508519, 022-4254016

Faks.    : 022-2508519

E-mail : usmitb@pusat.itb.ac.id

 

    • Di samping BPM dan BPP, calon mahasiswa yang diterima melalui SNMPTN 2011 – Jalur Undangan, akan diminta untuk membayar biaya pelaksanaan Program Matrikulasi dan biaya pendaftaran Mahasiswa Baru yang besarnya akan ditentukan kemudian. Namun bagi calon mahasiswa peserta SNMPTN 2011 – Jalur Undangan yang menerima subsidi BPM dan BPP sebesar 100%, akan dibebaskan dari kewajiban membayar biaya pelaksanaan Program Matrikulasi, dan biaya Pendaftaran Mahasiswa Baru.
    • Khusus bagi peserta program KN-ITB 2011, dipersilahkan untuk menghubungi Person In Charge (PIC) di masing-masing Perusahaan Mitra ITB/Pemerintah Daerah yang mensponsori calon peserta yang bersangkutan. Bagi peserta program KN-ITB 2011, besar BPM yang harus dibayar sebesar Rp. 65.000.000,- untuk peserta yang diterima di fakultas/sekolah bukan SBM atau Rp. 80.000.000,- untuk peserta yang diterima di SBM.

     

    Biaya SNMPTN ITB Jalur Biasa: 55 Juta.

    BIAYA PENDIDIKAN BAGI PESERTA SNMPTN 2011 JALUR UJIAN TULIS

    Sebagaimana dimaklumi, penyelenggaraan program pendidikan memerlukan pembiayaan yang memadai. ITB berkewajiban untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas tinggi dalam bidang studinya masing-masing, oleh karena itu diperlukan sumberdaya dan proses pembelajaran yang juga berkualitas tinggi. Satuan pembiayaan (unit cost) menjadi dasar perhitungan pembiayaan penyelenggaraan program pendidikan. Berdasarkan perhitungan, satuan pembiayaan pendidikan di ITB rata-rata Rp. 27 juta/mahasiswa/tahun. Artinya bila seorang mahasiswa lulus tepat waktu (4 tahun) diperlukan biaya sebesar Rp. 108 juta per mahasiswa. Berikut ini diatur ketentuan pembiayaan:

    1) Biaya pendidikan terdiri atas komponen Biaya Pendidikan yang dibayar di Muka (BPM) yang di bayar sekali dan komponen Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) yang dibayar setiap awal semester.

    2) Untuk tahun 2011 BPM ditetapkan Rp. 55.000.000,- per mahasiswa dan BPP Rp. 5.000.000,- per mahasiswa per semester. Khusus untuk calon mahasiswa yang diterima di SBM, BPM ditetapkan Rp. 80.000.000,- dan biaya SKS sebesar Rp. 750.000,- per SKS.

    3) Orang tua yang memerlukan bantuan untuk pembiayaan putra/putrinya yang diterima di fakultas/sekoiah bukan SBM dapat mengajukan permohonan subsidi untuk pembayaran BPM yang akan dipertimbangkan sesuai dengan bukti-bukti yang menunjukkan kemampuan ekonomi orang tua. Besarnya subsidi akan bervariasi: 25%, 50%, atau 75%.

    4) Sesuai dengan ketentuan pemerintah, ITB juga mempersiapkan subsidi 100% baik BPM maupun BPP, bagi minimum 20% mahasiswa yang akan diterima, yakni untuk lebih dari 600 mahasiswa baru, termasuk untuk mahasiswa SBM. Subsidi ini diberikan kepada mahasiswa baru yang berasal dari keluarga golongan ekonomi lemah dengan penghasilan keluarga yang tidak memungkinkan membiayai studi anggota keluarganya di perguruan tinggi.

    5) Semua calon mahasiswa yang mendaftar pada SNMPTN 2011 – Jalur Ujian Tulis harus mengisi dan menyerahkan Formulir Kesediaan Pembayaran BPM ITB 2011, paling lambat pada hari Jumat tanggal 24 Maret 2011, pukul 15.30 WIB.

    · Formulir Kesediaan Pembayaran BPM ITB 2011 dapat diunduh di alamat http://www.itb.ac.jd/usm-itb/form-bpm-2011.pdf.

    · Formulir Kesediaan Pembayaran BPM ITB 2011 yang telah diisi lengkap dikirimkan melalui kantor pos/faksimili/e-mail, atau diserahkan sendiri ke alamat:

    Loket Direktorat Pendidikan ITB

    Gd. CCAR ITB It. 1

    Jl. Tamansari no. 64 Bandung 40116

    Telp. : 022-2508519, 022-4254016

    Faks. : 022-2508519

    E-mail : usmitb@pusat.itb.ac.id

    · Siswa pelamar yang tidak menyerahkan Formulir Kesediaan Pembayaran BPM ITB 2011 pada tanggal yang telah ditetapkan, secara otomatis dianggap membatalkan keikut-sertaannya pada SNMPTN 2011 – Jalur Ujian Tulis.

    6) Di samping BPM dan BPP, calon mahasiswa yang diterima melalui SNMPTN 2011 – Jalur Ujian Tulis, akan diminta untuk membayar biaya pelaksanaan Program Matrikulasi dan biaya pendaftaran Mahasiswa Baru yang besarnya akan ditentukan kemudian. Namun bagi calon mahasiswa peserta SNMPTN 2011 – Jalur Ujian Tulis yang menerima subsidi BPM dan BPP sebesar 100%, akan dibebaskan dari kewajiban membayar biaya pelaksanaan Program Matrikulasi, dan biaya Pendaftaran Mahasiswa Baru.

    7) Khusus bagi peserta program KN-ITB 2011, dipersilahkan untuk menghubungi Person In Charge (PIC) di masing-masing Perusahaan Mitra ITB/Pemerintah Daerah yang mensponsori calon peserta yang bersangkutan. Bagi peserta program KN-ITB 2011, besar BPM yang harus dibayar sebesar Rp. 65.000.000,- untuk peserta yang diterima di fakultas/sekolah bukan SBM atau Rp. 80.000.000,- untuk peserta yang diterima di SBM.

    8) Bagi calon mahasiswa yang sejak awal hanya berminat untuk memilih Program Studi Astronomi (FMIPA), Program Studi Meteorologi (FITB), dan/atau Program Studi Oseanografi (FITB) dapat mengajukan permohonan Beasiswa Minat berupa subsidi 100% BPM (Biaya Pendidikan yang dibayar di Muka). Untuk itu pemohon harus menyerahkan Formulir Pilihan Program Studi ITB yang dapat diunduh dari situs http://www.itb.ac.id/usm-itb/form-prodi-2011.pdf paling lambat hari Jumat tanggal 18 Maret 2011, pukul 15.30 WIB. Formulir yang telah diisi lengkap dikirimkan melalui kantor pos, faksimili, e-mail, atau diserahkan sendiri ke alamat:

    Loket Direktorat Pendidikan ITB

    Gd. CCAR ITB It. 1

    Jl. Tamansari no. 64 Bandung 40116

    Telp. : 022-2508519, 022-4254016

    Faks. : 022-2508519

    E-mail : usmitb@pusat.itb.ac.id