kata terima kasih saja memang tidak cukup.
dan ini bukanlah hal yang baru saya pikirkan,
katanya saya lahir beratnya 3,5 kilo. bulet. rambut saya gondrong. ibu saya dibikin heran. jarang aja bayi perempuan gondrong gitu. katanya juga, saya itu susah banget keluarnya, jadinya mesti disuntik rangsang dulu.
saya aja masih takjub sama kehadiran diri saya sendiri, apalagi orang yang yang ngelahirin saya ya. dan sekarang ngeliat anaknya udah umur segini aja.
iya, semua orang juga tau besarnya perjuangan ibu untuk anak-anaknya.
saya mungkin bukan orang yang pandai buat ngungkapin perasaan terhadap orang-orang yang saya sayangi, atau, saya belum menemukan cara yang tepat untuk mengungkapkan sesuai dengan diri saya. entah itu rangkaian kata-kata atau perbuatan dari dalam diri saya.
mungkin aja saya gak bisa ketemu sahabat-sahabat saya, mungkin aja, saya gak pernah ngerasain hadir di dunia ini, kalo bukan karena ibu saya yang berjuang untuk melahirkan saya.
terima kasih bu...
selamat hari melahirkan saya ya bu...=)
30.3.09
23.3.09
genap setahun
maret...maret...maret...
marah...
jengkel..
putus asa..
tangis..
jujur..
bahagia..
kata-kata itu...
kenapa masih keingetan sih?
marah...
jengkel..
putus asa..
tangis..
jujur..
bahagia..
kata-kata itu...
kenapa masih keingetan sih?
pengembalian
dari catatan hagi hagoromo:
saya bukan sedang kelaparan,
tapi sepertinya saya mesti menghabiskan semua
yang saat ini terhidang di depan saya..
tidak, tidak mesti semuanya sekaligus..
bertahap saja, sesuai kemampuan, dan waktu yang saya punya..
nggak mesti cepet-cepet,
tapi juga bukan berarti bisa berlama-lama..
saatnya semua yang sudah saya lewati, dikembalikan ke semesta ini..
biar terus berputar, dan menjadikan siklus yang sempurna..
itu tugas saya.
kan?
ini, tugas saya juga...
saya bukan sedang kelaparan,
tapi sepertinya saya mesti menghabiskan semua
yang saat ini terhidang di depan saya..
tidak, tidak mesti semuanya sekaligus..
bertahap saja, sesuai kemampuan, dan waktu yang saya punya..
nggak mesti cepet-cepet,
tapi juga bukan berarti bisa berlama-lama..
saatnya semua yang sudah saya lewati, dikembalikan ke semesta ini..
biar terus berputar, dan menjadikan siklus yang sempurna..
itu tugas saya.
kan?
ini, tugas saya juga...
17.3.09
8.3.09
kosong kepompong
kalo tong pasti bunyi...
kalo rumah pasti ada penghuni...
kalo hati...?
rasanya, tidak seperti biasanya...
atau malah yang sekarang ini sudah biasa...
entah...
kalo rumah pasti ada penghuni...
kalo hati...?
rasanya, tidak seperti biasanya...
atau malah yang sekarang ini sudah biasa...
entah...
5.3.09
iseng tp seneng...
====dapet dari ini====
Your view on yourself:
Other people find you very interesting, but you are really hiding your true self. Your friends love you because you are a good listener. They'll probably still love you if you learn to be yourself with them.
=saya misterius?iya gitu?hehehe..tapi saya memang senang mendengarkan cerita orang...ayo bercerita!=
The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:
You like serious, smart and determined people. You don't judge a book by its cover, so good-looking people aren't necessarily your style. This makes you an attractive person in many people's eyes.
=saya sangat kagum dengan orang yang cerdas!, iyalah...yang pentingkan hatinya...hehehe=
Your readiness to commit to a relationship:
You prefer to get to know a person very well before deciding whether you will commit to the relationship.
=betul!betul!=
The seriousness of your love:
You are very serious about relationships and aren't interested in wasting time with people you don't really like. If you meet the right person, you will fall deeply and beautifully in love.
=bener banget...jangan buang2 waktu!=
Your views on education
Education is very important in life. You want to study hard and learn as much as you can.
=iya sih...tapi semampunya aja..=
The right job for you:
You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life.
=kalo jadi penulis termasuk ga?=
How do you view success:
You are afraid of failure and scared to have a go at the career you would like to have in case you don't succeed. Don't give up when you haven't yet even started! Be courageous.
=hmm..berarti mesti nyari jiwa2 positif nih=
What are you most afraid of:
You are afraid of things that you cannot control. Sometimes you show your anger to cover up how you feel.
=iya...huhuhu.apa ini berarti saya sangat rasional?seperti yang dia bilang?ih..masalah?=
Who is your true self:
You are mature, reasonable, honest and give good advice. People ask for your comments on all sorts of different issues. Sometimes you might find yourself in a dilemma when trapped with a problem, which your heart rather than your head needs to solve.
=benarrrrr!!!kepala saya sekarang penuhh banget!!!=
Your view on yourself:
Other people find you very interesting, but you are really hiding your true self. Your friends love you because you are a good listener. They'll probably still love you if you learn to be yourself with them.
=saya misterius?iya gitu?hehehe..tapi saya memang senang mendengarkan cerita orang...ayo bercerita!=
The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:
You like serious, smart and determined people. You don't judge a book by its cover, so good-looking people aren't necessarily your style. This makes you an attractive person in many people's eyes.
=saya sangat kagum dengan orang yang cerdas!, iyalah...yang pentingkan hatinya...hehehe=
Your readiness to commit to a relationship:
You prefer to get to know a person very well before deciding whether you will commit to the relationship.
=betul!betul!=
The seriousness of your love:
You are very serious about relationships and aren't interested in wasting time with people you don't really like. If you meet the right person, you will fall deeply and beautifully in love.
=bener banget...jangan buang2 waktu!=
Your views on education
Education is very important in life. You want to study hard and learn as much as you can.
=iya sih...tapi semampunya aja..=
The right job for you:
You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life.
=kalo jadi penulis termasuk ga?=
How do you view success:
You are afraid of failure and scared to have a go at the career you would like to have in case you don't succeed. Don't give up when you haven't yet even started! Be courageous.
=hmm..berarti mesti nyari jiwa2 positif nih=
What are you most afraid of:
You are afraid of things that you cannot control. Sometimes you show your anger to cover up how you feel.
=iya...huhuhu.apa ini berarti saya sangat rasional?seperti yang dia bilang?ih..masalah?=
Who is your true self:
You are mature, reasonable, honest and give good advice. People ask for your comments on all sorts of different issues. Sometimes you might find yourself in a dilemma when trapped with a problem, which your heart rather than your head needs to solve.
=benarrrrr!!!kepala saya sekarang penuhh banget!!!=
knock-knock =)
===dari sahabat terbaik...hega densana medyani...===
Kesempatan adalah waktu lo ketemu orang yg tepat utk lo cintai, waktu lo ada di tempat & waktu yg tepat, ato waktu lo ketemu sama orang yg bikin lo tertarik. Nah... kalo pilihan, adalah waktu lo MEMUTUSKAN utk mencintai seseorang dgn sgala kekurangannya, apa pun yg terjadi, dan walopun lo nyadar bahwa bnyk org laen yg lebih menarik, lebih pinter, dan lebih tajir drpd orang itu.
Intinya:
Mungkin lo kebetulan emang ketemu pasangan jiwa lo, tapi mencintai dan setia sama si soulmate lo itu tetep adalah pilihan.
Dan inget, ya... Keberadaan kita di dunia tuh sbenernya BUKAN buat nyari orang yg sempurna utk dicintai, tapi buat BELAJAR mencintai orang yg TIDAK SEMPURNA dgn cara yg sempurna... :)
[Edaaannn... manteb bet, yakk!]
Ngerti, kan?
Kalo belom... nih, ada sedikit wacana yg mungkin bisa "mengetuk" kepala dan hati kita.
Hehe... Are you readyyyy??
1,
2,
3,
Knock-knock...
Bertahun-tahun yang lalu, aku berdoa kepada Tuhan agar diberikan pasangan hidup. Bukan cuma meminta, tapi aku juga menjelaskan kriteria pasangan yang kuinginkan.
Aku menginginkan pasangan yang baik hati, lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, dan penuh perhatian. Aku bahkan memberikan kriteria fisik yang selama ini kuimpikan.
Seiring waktu, aku menambahkan daftar kriteria yang kuinginkan dalam pasanganku. Hingga suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata, "Hamba-Ku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."
Aku bertanya, "Tuhan, mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang kuminta dari-Mu?"
Jawab Tuhan, "Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti dirimu. Tidaklah adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar, atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam, atau seseorang yang mudah mengampuni tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam..."
Lalu Ia berkata lagi, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang menurut-Ku dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini, daripada membuatmu membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semuanya itu.
Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya, dan kalian berdua akan menjadi satu.
Pernikahan itu seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri, bukan hanya untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid.
Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna untukmu karena engkau sendiri tidak sempurna. Aku memberimu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu."
Kesempatan adalah waktu lo ketemu orang yg tepat utk lo cintai, waktu lo ada di tempat & waktu yg tepat, ato waktu lo ketemu sama orang yg bikin lo tertarik. Nah... kalo pilihan, adalah waktu lo MEMUTUSKAN utk mencintai seseorang dgn sgala kekurangannya, apa pun yg terjadi, dan walopun lo nyadar bahwa bnyk org laen yg lebih menarik, lebih pinter, dan lebih tajir drpd orang itu.
Intinya:
Mungkin lo kebetulan emang ketemu pasangan jiwa lo, tapi mencintai dan setia sama si soulmate lo itu tetep adalah pilihan.
Dan inget, ya... Keberadaan kita di dunia tuh sbenernya BUKAN buat nyari orang yg sempurna utk dicintai, tapi buat BELAJAR mencintai orang yg TIDAK SEMPURNA dgn cara yg sempurna... :)
[Edaaannn... manteb bet, yakk!]
Ngerti, kan?
Kalo belom... nih, ada sedikit wacana yg mungkin bisa "mengetuk" kepala dan hati kita.
Hehe... Are you readyyyy??
1,
2,
3,
Knock-knock...
Bertahun-tahun yang lalu, aku berdoa kepada Tuhan agar diberikan pasangan hidup. Bukan cuma meminta, tapi aku juga menjelaskan kriteria pasangan yang kuinginkan.
Aku menginginkan pasangan yang baik hati, lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, dan penuh perhatian. Aku bahkan memberikan kriteria fisik yang selama ini kuimpikan.
Seiring waktu, aku menambahkan daftar kriteria yang kuinginkan dalam pasanganku. Hingga suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata, "Hamba-Ku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."
Aku bertanya, "Tuhan, mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang kuminta dari-Mu?"
Jawab Tuhan, "Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti dirimu. Tidaklah adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar, atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam, atau seseorang yang mudah mengampuni tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam..."
Lalu Ia berkata lagi, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang menurut-Ku dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini, daripada membuatmu membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semuanya itu.
Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya, dan kalian berdua akan menjadi satu.
Pernikahan itu seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri, bukan hanya untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid.
Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna untukmu karena engkau sendiri tidak sempurna. Aku memberimu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu."
saatnya menentukan posisi
kamu sering berbicara dengan nada-nada minor, dan membuatku selalu mempertanyakan tentang sebuah makna.
vokal dan konsonan tercipta untuk menggetarkan ruang.
membuat air mata menyepi dan mulai menunjukkan kelemahannya terhadap gravitasi bumi.
terkadang bintang muncul mengelilingi pandangan untuk mengajak otak menari. sehingga, bulan sabit menampakkan diri pada permukaan wajah.
kepadaku, yang selalu berbicara seakan tubuhnya berlumur lumpur. dan berusaha untuk memutar lehernya sendiri.
tapi menjual pada mereka, yang terpesona pada pangeran berkuda putih.
aku nanti,di ujung perjalanan ranting.
pantas dan terkomposisi.
rasional atau dangkal.
nakal atau tunduk.
palsu atau jujur.
vokal dan konsonan tercipta untuk menggetarkan ruang.
membuat air mata menyepi dan mulai menunjukkan kelemahannya terhadap gravitasi bumi.
terkadang bintang muncul mengelilingi pandangan untuk mengajak otak menari. sehingga, bulan sabit menampakkan diri pada permukaan wajah.
kepadaku, yang selalu berbicara seakan tubuhnya berlumur lumpur. dan berusaha untuk memutar lehernya sendiri.
tapi menjual pada mereka, yang terpesona pada pangeran berkuda putih.
aku nanti,di ujung perjalanan ranting.
pantas dan terkomposisi.
rasional atau dangkal.
nakal atau tunduk.
palsu atau jujur.
saya tidak tahu...
kamu tahu? bahwa cinta adalah kata lain dari saling mendengarkan? sebab mendengarkan adalah saling membuka diri: saling memberi dan saling menerima dengan tulus.
kamu tahu? ketika kita tak punya waktu untuk saling mendengarkan, kita hanya akan menyulut egois satu sama lain.
kamu tahu? ukuran kebahagian bukan dari apa "yang aku rasakan" tapi apa "yang kita rasakan".
kamu tahu? hubungan dibangun bersama-sama, bukan untukku, bukan untukmu, tapi untuk kita.
kamu tahu? kebahagiaan tak harus sesuai rencana, kadang ia justru jauh lebih bermakna ketika muncul sebagai sebuah ketiba-tibaan yang tak terduga-duga sebelumnya.
kamu tahu? ketika kita tak punya waktu untuk saling mendengarkan, kita hanya akan menyulut egois satu sama lain.
kamu tahu? ukuran kebahagian bukan dari apa "yang aku rasakan" tapi apa "yang kita rasakan".
kamu tahu? hubungan dibangun bersama-sama, bukan untukku, bukan untukmu, tapi untuk kita.
kamu tahu? kebahagiaan tak harus sesuai rencana, kadang ia justru jauh lebih bermakna ketika muncul sebagai sebuah ketiba-tibaan yang tak terduga-duga sebelumnya.
Langganan:
Komentar (Atom)
