“Barangsiapa yang meniru suatu kaum maka dia termasuk dari mereka.” (HR. Abu Daud yang dishahihkan oleh Ibnu Hibban)

“Tet.. Teret.. tet..tet..”Sudah mulai banyak polusi suara yang terdengar terhitung beberapa hari sebelum tahun baru Masehi 2012. So pasti, para pembuat terompet musiman membanjiri jalalan terutama di sore hingga malam hari. Bahkan bukan hanya terompet, tapi juga petasan yang sudah jelas berBAHAYA dan MUBAZIR, hanya menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak penting.
Di malam tahun baru tersebut digunakan untuk jalan-jalan sampai larut malam oleh para muda-mudi. Padahal banyak sekali mudharatnya, seperti adanya ikhtilat (campur baru antara laki-laki dan perempuan), membuat jalanan macet, lading para pencopet, dan pembakaran petasan & kembang api yang bisa menyebabkan kebakaran. Bahkan ada yang sampai rela menyewa villa di puncak dengan merogoh kocek hingga ratusan ribu per malamnya untuk merayakan tahun baru bersama keluarga, teman-teman, atau hanya berdua dengan sang Kekasih. Naudzubillah!!
Padahal ya, kalo kita mau cek n ricek lagi, tahun baru Masehi itu tahun barunya siapa sih? Jelas banget kan tahun barunya orang Nasrani. Ya, jadi ga aneh dong kalau cara merayakannya pun dengan cara yang ga jelas kayak gitu, serba mubazir tanpa makna dan yang pasti sih full maksiat, ya kan?!!
Buat kita yang ngaku muslim, harusnya tuh cuek bebek aja deh sama yang namanya tahun baru Masehi. Karena umat muslim punya tahun baru tersendiri, yaitu Tahun Baru Hijriah yang jatuh pada tanggal 1 Muharram 1433 H atau 27 November 2011. Baru aja sebulan yang lalu kita tahun baru-an. Itu berarti sudah 1433 tahun yang lalu sejak Rasulullah SAW hijrah dari Mekkah ke Madinah untuk menerapkan Syariat Allah secara kaaffah.
Ok, back to tahun baru 2012. Selain acara-acara remaja tadi, ada acara-acara khusus yang biasa ditampilkan di TV. Tahu ga apa? Yupz,, ramalan tentang tahun yang akan datang. Pasti di setiap TV mendatangkan para peramal seperti Ki Joko Bodo (heran deh kalau masih mau percaya, berarti mau di bodo-bodoin) atau kalau dulu ada Mama Lauren yang bilang bahwa kiamat terjadi pada tahun 2012, eh dianya merasakan kiamat sugra duluan. Apa sih yang dibahas? Mengutip perkataan salah satu peramal ketika tahun 2010 akan berakhir :
“Tahun depan akan banyak yang lahir, banyak yang meninggal, banyak yang menikah dan cerai. Banyak juga musibah yang akan menimpa Indonesia.”
Yaelah, gubrag deh! Namanya juga setahun full, pasti banyak yang lahir, meninggal, nikah, cerai dan bencana dong. Ga mutu banget kan, kita doing juga bias ngomong kayak gitu.
Terlebih lagi, rugi banget deh kalau kita masih percaya sama yang kayak gitu. Pertama, jelas itu salah satu bentuk pembodohan kepada masyarakat. Kedua, bisa merusak akidah islam kita. Kalau kita percaya sama peramal, jelas itu termasuk syirik kepada Allah. Kalau kita syirik kan jadinya dosa. Kalau dosa jadi masuk neraka deh.
“Barangsiapa yg mendatangi seorang peramal dan mempercayai ucapannya, maka sesungguhnya ia telah berbuat kufur dengan apa yg telah diturunkan kepada Muhammad” (Hadist shahih, diriwayatkan Abu Daud, at-tirmidzi, ibnu majah)
Masih mau nih merayakan tahun baru masehi 2012?
Naudzubillah.. ga banget deh setelah tahu bahwa tahun baru masehi adalah budaya Nasrani & banyak kemaksiatan di dalamnya.