16
Mei
09

simple plan

simple_plan_2

16
Mei
09

‘SIMPLE PLAN’ Ajak Penggemar Ikuti Irama

Simple Plan, grup musik asal Kanada kini menelorkan album ketiganya. Album bertajuk self titel, SIMPLE PLAN ini mengusung sebelas lagu-lagu mereka. Di album ketiga ini, grup yang digawangi Pierre Bouvier (vocal), Jeff Stinco (guitar), Chuck Comeau (drum), Sébastien Lefebvre (guitar-vocal) David Desrosiers (bass), masih mengusung aliran musik yang sama, pop-punk, hanya kali ini meluncurkan irama beda dari dua album sebelumnya.

Grup ini masih membawa trademark kor besar mereka lewat tembang Hold On dan When I’m Gone, yang dipilih sebagai single pertama album ini. Sedang lagu I Can Wait Forever meluncurkan kekuatan lagu balada, membuat pendengar mungkin bertanya-tanya suara vokalis grup ini, Pierre Bouvier mungkin lebih merefleksikan isi dari lagu ini pada dirinya sendiri.

Dalam tembang Your Love Is a Lie dan No Love grup ini sepertinya ingin mengungkapkan segala tentang komitmen mereka untuk mempertahankan aliran emo/pop-punk dengan lirik mengasihani diri sendiri dan keputusasaan pada umumnya. Tapi ini tak akan terjadi kalau Anda akan duduk diam dan ikut bernyanyi sepanjang lagu-lagu ini diputar.

Tembang-tembang lain seperti Take My Hand – yang terdengar sangat catchy, Generation – yang dilengkapi synth intro, Time To Say Goodbye – yang khas dengan irama pop-punk mereka, dan semuanya patut untuk didengarkan.

Sepertinya, lewat album self title ini Simple Plan berencana membuat para pendengar ikut menyanyi dan bergoyang diiringi lagu-lagu mereka. Dengan strategi sederhana ini, Simple Plans berupaya memasarkan album barunya dengan lebih efektif. (kpl/amz/erl)

simple_plan1-c

05
Mei
09

Grup Simple Plan Senang Jalan Jalan Dan Tampil Ke Jakarta

In Penyanyi on Juli 25, 2008 at 11:16 am
Grup Simple Plan mengaku senang akan tampil lagi di Jakarta. Setelah konser mereka Maret 2005, band asal Kanada ini akan tampil di Jakarta pada 31 Juli dalam konser Jakarta Jam!.

”Terakhir kami main di Jakarta rasanya luar biasa. Bagaimana ramainya orang datang ke konser kami dan bagaimana respons penggemar, itulah yang membuat kami kembali,” kata penabuh drum Simple Plan, Charles-Andre ”Chuck” Comeau (29).

Chuck bercerita, ia dan para personel Simple Plan lainnya, yang terdiri dari Pierre Bouvier (vokal), Jeff Stinco (gitar), Sébastien Lefebvre (gitar), dan David Desrosiers (bass), sempat berjalan-jalan di Jakarta.

Walau terkena macet juga, Chuck tetap bisa menikmati ramainya jalan-jalan di Jakarta. ”Kalau macet sih, semua kota besar di dunia pasti ada kan,” katanya.

Untuk kunjungannya ke Indonesia kali ini, Chuck sebenarnya ingin juga berkeliling ke berbagai kota lain di Indonesia. Namun, dari jadwal Simple Plan, ia memperkirakan keinginannya itu tak bisa terwujud. Kira-kira dia hanya akan sempat jalan-jalan di Jakarta saja.

”Biarlah, kami sudah cukup puas jalan-jalan di Jakarta karena semua orang di sini (Jakarta) ramah,” kata Chuck saat dihubungi, Kamis

02
Mei
09

Chuck Simple Plan: Cerita Album Baru Dan Dave Grohl

berita

berita

Hari Minggu (9/03) kemaren, tepat jam 10.00 pagi, Whatzup berhasil mewawancarai lewat telepon Charles Andre Comeau atau lebih dikenal dengan panggilan Chuck, drummer Simple Plan. Dia bercerita tentang pengaruh dalam album terbaru Simple Plan, perkembangan musik mereka dan teknik drum yang dia gemari! Check this out!

Whatzup : Hallo Chuck, apa kabar?
Chuck : Baik. Bagaimana dengan Anda?

Sama-sama, gue juga baik!. Chuck, bisa ceritakan sedikit tentang album ketiga Simple Plan ini?
Musik kita semakin beranjak dewasa, kami semacam mendapat petuah untuk bisa meraih pangsa yang lebih luas dengan materi yang kita buat untuk album ketiga ini. Anda bisa dengar kedewasaan tersebut seperti dalam lagu “When I’m Gone”, Your Love Is A Lie”, “The End”, dan “Generation”. Kita mendapatkan pengaruh dari beberapa band lawas sebagai bentuk referensi pendewasaan dalam album terbaru Simple Plan.

Mengapa kalian merekam ulang lirik “Generation”?
Kami merasa kurang puas saja setelah mendengar hasilnya. Jadi kita coba rubah ulang liriknya dari sisi pandang yang berbeda yang sifatnya lebih
universal. Dengan maksud agar orang lebih mudah untuk mencerna makna lagu tersebut.

Alasan kalian memilih Dave Fortman, Danjahands dan Max Martin untuk memproduseri lagu “When I’m Gone”?
Mereka memunyai reputasi dan kualitas yang begitu baik dalam bidang ini.
Terutama Danjahands yang memproduseri album artis besar dunia seperti Timbaland dan Justin Timberlake. Kita sangat senang bisa bekerja sama dengan orang-orang jenius seperti ketiga orang itu.

Mengapa tidak memilih produser yang memang roots-nya rock sekali seperti Butch Vig misalnya?
Hmmm..saya akan sangat senang sekali bekerja sama dengan manusia jenius yang satu itu. Kamu tahu? Dia adalah salah satu idola saya. Suatu hari nanti Simple Plan pasti bekerja sama dengan dia. Kita lihat saja!

Saya mendengar Anda anti dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan hal yang berbau teknis dan elektronik, benarkah itu?
Yang benar adalah saya lebih suka sesuatu yang sifatnya live, entah itu rekaman dan sudah pasti manggung! Hahahaha, sudah jelas kan kalau manggung seorang drummer yang baik harus bermain secara live! Sesuatu hal yang sangat menyebalkan bagi saya jika Simple Plan diundang untuk bermain dalam sebuah acara yang sifatnya playback. Saya tambahkan, seorang Chuck lebih menyukai hal-hal yang sifatnya organik. Jadi ada beberapa lagu dalam album simple Plan yang materi-nya saya take secara live. Karena saya memang sangat menyenangi hal itu. Jadi kesimpulannya saya bukan seseorang yang anti electronic. Buktinya saya menjadi co-director beberapa klip Simple Plan.

Berbicara teknik drum, siapa drummer yang Anda jadikan Patron?
Dave Grohl semasa dia di Nirvana, Taylor Hawkins, Foo Fighters dan Stewart Copeland, The Police.

Apa harapan Anda untuk album ketiga ini?
Standar. Saya ingin setiap orang bisa menikmatinya. Bukan hanya penggemar Simple Plan saja. Kami juga ingin memperlebar segmen pasar.

Seandainya Simple Plan bubar, Anda ingin bermain di band apa?
Hmm..pertanyaan yang cukup sulit! Saya pilih Foo Fighters.

Ok, pertanyaan terakhir, kapan kalian akan datang lagi ke Indonesia?
Saya begitu menikmati crowd saat kita tampil di negeri Anda. Simple Plan sangat menginginkan untuk kembali manggung di sana! Serius, doakan saja dalam waktu dekat kami bisa sesegera mungkin menghibur teman-teman kami di Indonesia.

Ok Chuck. Thank you and good luck!
You too dude!

Thanks to: Emma dan Warner Music Indonesia.

Teks: Nicko Krisna

02
Mei
09

Lirik Simple Plan – Running Out Of Time

It’s just another day,
And it feels like you’re still running late
‘Cuz the times are gonna change,
And you’re stuck in your old mentality

You can try to lead us on,
But there’s no one else to blame
Won’t be left to clean the mess when you’re gone

We’re running out of time!

We’re running out of time,
And you just don’t get it
Now you’re watching people die,
And you still don’t care
We’re running out of time,
And you just don’t get that this is how I feel
There’s a million things I hate about you

It’s just another battle,
When you exercise your authority
When the dust is finally settled,
Will you catch up with reality?

You’ve been waiting way too long
Now it’s time for us to pay,
And we won’t be looking back when you’re gone

We’re running out of time!

We’re running out of time,
And you just don’t get it
Now you’re watching people die,

And you still don’t care
We’re running out of time,
And you just don’t get that this is how I feel
There’s a million things I hate about you (about you)

About you
About you (about you)
About you

I don’t wanna hear the same excuses (don’t wanna hear)
I don’t wanna here the same excuses (don’t wanna hear)
I don’t wanna hear your story

We’re running out of time,
And you just don’t get it
You’re watching people die,
And you still don’t care
We’re running out of time,
And you just don’t get it
If everybody dies,
Will you still don’t care?

We’re running out of time,
And you just don’t get it
Now you’re watching people die,
And you still don’t care
We’re running out of time,
And you just don’t get that this is how I feel
I don’t wanna think about…
This is how I feel

There’s a million things I hate about you
There’s a million things I hate about you

30
Apr
09

Simple Plan-Click Five Guncang LaMB

13 August, 2008 – 17:26

Astaga!Musik – Dua band kenamaan dunia, Simple Plan dan Click Five nggak cuma piawai dalam bermusik. Buktinya LaMB, film animasi high definition (HD) pertama produksi Animax Asia, mengguncang pasar dengan musik rock yang ditulis mereka.

Bukan hanya itu, anggota band Simple Plan akan dianimasikan. Sedangkan The Click Five akan ditampilkan dalam alur cerita. LaMB mengawali keterlibatan kedua band itu untuk produksi di Asia, diawali premier di saluran TV, mobile dan situs regional Animax Asia.

“Animax Asia dengan bangga menghadirkan dua band popular untuk LaMB. Keduanya punya penggemar di kalangan kaum muda dan pemirsa di seluruh Asia memberikan dukungan internasional untuk LaMB,” kata Gregory Ho, Vice President & General Manager, Animax Asia.

Bekerjasama dengan Peach Blossom Media, video klip animasi untuk lagu akan tayang Desember 2008 mendatang di saluran TV Animax dan bisa diakses online




Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai