Don’t Open That Room
Part 4
Author : min Wonnie
Cast : Jessica
Kriss
Other Cast : Yoona, Siwon, Seohyun, Sulli, n Amber
Genre : Horror, Mystery (?), Romance
Tetep yah ditunggu kritik dan saran nya.
Happy Read >CEKIDOT<
“Yoona” ucap sebuah suara yg datang dengan tiba-tiba dan sedang berdiri didepan pintu..
Jessica dan Kriss menoleh ke arah suara tersebut. Begitu juga dengan hantu yeoja yg bernama Yoona itu.
“Yoona..”
“Yoona. Hentikan.”
“Choi.. Songsaengnim” Ucap Jessica dan Kriss serentak. Namun pria itu tak menghiraukan mereka berdua.
“Yoona..”
“Siwon !!” ucap hantu yeoja bernama Yoona itu lirih. Seketika ia menghentikan aktifitas nya untuk mencekik Jessica dan terus memandang ke arah namja bernama Siwon itu. Ya, Siwon adalah Wali kelas Jessica.
Jessica dan Kriss hanya bisa memperhatikan dua orang itu saling bertukar tatapan.
Tubuh mereka seolah mematung ditempat dan kini mereka hanya bisa terpaku menyaksikan dua orang tersebut.
“Yoona. Kenapa kau lakukan ini, apa kau ingin membalas dendam. Kau boleh membunuh ku sekarang, aku tau kau sakit hati padaku. Sehingga kau bunuh diri.”
“Kau salah Siwon. Kau salah jika mengira aku bunuh diri..” Yoona berjalan mendekati Siwon.
“Apa.. Apa maksud mu ? Bukan kah waktu itu__”
FLASHBACK
10 years ago
Kring Kring..
Bel berbunyi dan semua murid wajib memasuki kelas mereka masing-masing.
Tidak lama songsaengnim pun datang dan membawa seorang siswi, yg kelihatan nya adalah murid baru dikelas tersebut. Siswi dengan rok panjang dan baju yang dimasukkan kedalam. Kacamata tebal yang melingkar menghiasi mata nya, dan rambut yg dikepang dua. *bayangin sendiri*
“Anak-anak. Hari ini kalian kedatangan murid baru. dia adalah siswi penerima beasiswa dari sekolah kita. Silahkan perkenalkan dirimu” ucap songsaengnim kepada murid baru itu.
“Ne.. Annyeong, Nama saya Yoona. Senang bertemu dengan kalian.” ucap Yoona sembari tersenyum dan sedikit membungkuk.
“Silahkan duduk disamping Siwon”
Yoona pun berjalan kearah Siwon.
Brugh!! Tubuh nya jatuh kelantai,
“Ups.. Kenapa tuh lantai dicium, hahaha” ucap seorang yeoja yg sengaja menghalangi kaki Yoona. Seluruh murid dikelas pun dibuat tertawa oleh adegan yang menurut mereka itu “Lucu”.
“Sudah sudah. Kita kembali belajar”
.
.
.
Bel istirahat berbunyi. Semua murid berhamburan keluar kelas. Tapi tidak dengan Yoona, ia hanya duduk dikelas dengan membaca buku nya. Ditemani Siwon yg masih duduk disamping nya.
“Hey.. Nama mu siapa tadi” ucap Siwon memulai percakapan diantara mereka.
“Yoo.. Yoona.. Nama ku Yoona” ucap Yoona sedikit gugup karena namja tampan itu bertanya siapa nama nya.
Siwon adalah seorang namja yg sangat populer disekolah, selain dia tampan dia juga pintar dan terkenal sangat ramah dengan semua orang. Tak heran banyak yeoja disekolah itu tertarik untuk mendekati bahkan sekedar mencari perhatian Siwon.
Yoona dan Siwon sedang asyik mengobrol tanpa disadari nya 3 orang yeoja tengah memperhatikan mereka dengan tatapan yang sinis.
“Cih..!! Murid baru itu sungguh menyebalkan” Ucap yeoja dengan rambut pendek.
“Bahkan dengan ku saja Siwon tak pernah seperti itu” Kemudian Yeoja berambut panjang menyahut sambil menatap tajam Siwon dan Yoona yg sedang mengobrol.
“Seohyun, kau tenang saja. Kita akan membalas nya” Ucap yeoja berponi kepada yeoja berambut panjang yg diketahui bernama Seohyun.
“Aku setuju dengan Sulli. Kita harus memberinya pelajaran.” Yeoja berambut pendek itu membenarkan perkataan yeoja berponi yg bernama Sulli.
“Iyadong Amber sayang.” ucap Sulli kepada Amber, yeoja berambut pendek.
.
.
.
Sudah satu minggu Yoona berada di sekolah elit itu, dan dia semakin akrab dengan Siwon. Namun ia tidak menyadari bahwa kedekatan nya dengan Siwon membuat murka Seohyun.
Yoona berjalan menuju kelas nya, entah kenapa hari ini ia berangkat terlalu pagi dan sekarang ia tidak menemukan siapa pun didalam kelas. Ia berjalan menuju meja nya dan alangkah terkejut nya ia saat mendapati keadaan meja nya.
“Omona!!” Yoona menatap meja nya yg kini telah dipenuhi dengan coretan-coretan. “KUTU BUKU” “KAU TIDAK PANTAS DISEKOLAH ELIT INI” “JANGAN PERNAH DEKATI SIWON” “KAU AKAN MATI” bla bla bla
“kenapa ini. siapa yang melakukan nya”
Prok Prok Prok
Terdengar suara tepukan tangan yg sangat keras dan menggema diseluruh ruangan kelas yg sangat sepi itu. Tepukan tangan yg berasal dari Seohyun, Sulli dan Amber.
“Ka.. Kalian..” Ucap Yoona dengan terbata.
“JANGAN PERNAH BERANI MENDEKATI SIWON, ATAU KAU AKAN TAHU AKIBAT NYA” Ucap Seohyun yg kini telah menarik tangan Yoona.
“A-apa maksud mu.. A-aku tidak__”
“Kau kira kami buta hah.. Kami melihat semua kelakuan busukmu itu, kau berusaha menggoda Siwon bukan” kini Sulli ikut menimpal perkataan Seohyun.
“Ka-kalian salah.. A-Aku, Aku tidak___”
PLAKK..!!!
Sebuah tamparan keras dari Seohyun berhasil mendarat dipipi Yoona. Pipi nya memerah seketika, Yoona meringis kesakitan tapi ia tidak berani melawan mereka bertiga.
.
.
.
Yoona masih menundukan kepala nya sambil memegangi pipi nya yg merah karena ditampar Seohyun.
“Yoona.. Apa yg terjadi. Ada apa dengan mejamu.” ucap Siwon yg tiba-tiba datang dan langsung duduk disebelah Yoona. Belum sempat Yoona menjawab kini Siwon telah memalingkan wajah Yoona dan kini menghadap nya. Siwon menyingkirkan tangan Yoona dan ia terkejut saat melihat bekas tamparan dipipi Yoona.
“Ini.. Siapa yg melakukan nya. Katakan pada ku Yoona” Yoona menggeleng. sementara itu Seohyun n Friends terus menatap kearah mereka berdua.
“SIAL!! seperti nya ini belum cukup untuk membuat dia jera” ucap Seohyun dengan wajah yg terlihat sangat marah.
“Tenang saja Seo, dia akan dapat hadiah dari kita.” Amber menyeringai memandang Yoona.
.
.
.
Yoona berjalan kearah taman belakang sekolah. melihat Siwon yg sedang duduk disana Yoona pun segera menghampiri nya.
“Siwon.. Boleh aku duduk disini”
“Ne.”
“Hemm.. Boleh aku mengatakan sesuatu”
“Ne boleh” jawab Siwon singkat
“AKU.. AKU MENCINTAI MU Siwon”
“MWO ?” Siwon langsung menghentikan aktifitas nya dan kini ia sedang menatap Yoona dengan tatapan yang bingung dan heran.
“Aku mencintai mu, maaf kan aku mengatakan ini. Tapi aku sungguh mencintai mu..” Yoona menundukan wajah nya yg memerah karena dia malu, dia terus merutuki dirinya dalam hati. Kenapa ia begitu ceroboh menyatakan perasaan nya pada Siwon.
“Yeoja Bodoh!! Dia berani menyatakan cinta pada Siwon” Ucap Sulli yg diam-diam mengikuti Yoona dan bersembunyi dibelakang pohon.
“Maaf kan aku Yoona.. Aku tidak bisa..”
“Kau tidak menyukai ku.. ”
“Aku menyukaimu.. Tapi__”
“Karena aku Jelek, kutu buku. maka nya kau tidak mau jadi Namja chingu ku.. Benar bukan.”
“Bukan Yoona.. Bukan begitu.. Aku__”
“Lupakan.. Anggap saja aku tidak pernah bicara seperti itu.” Yoona pun segera pergi meninggalkan Siwon disusul dengan Sulli dan segera melapor ke Seohyun..
Ke esokan hari nya. Sekolah digemparkan dengan ditemukan nya seorang siswi yang mati dan diduga bunuh diri. Siwon masuk dan menembus semua kerumunan itu menuju ruang kelas nya yg sangat ramai.
Siwon langsung membelalakkan mata nya begitu melihat siapa siswi yg bunuh diri itu. Yoona, siswi yg kemarin menyatakan perasaan kepada nya. Ditemukan tewas dengan tubuh yg tergantung dan dengan nadi yg teriris.
“Yoona..” Siwon sedikit tak percaya dengan apa yg sedang dilihat nya.
Diduga kuat Yoona mati bunuh diri, karena dimeja nya ditemukan sebuah surat.
To : Siwon
Maafkan aku. Aku terlalu malu karena kau telah menolakku, aku merasa tidak sanggup jika harus bertemu dengan mu.
Selamat Tinggal..
From : Yoona
FLASHBACK END
“Kau salah Siwon. Aku tidak bunuh diri” ucap Yoona yg kini sudah merubah wujud nya menjadi Yoona yg cantik tanpa kacamata dan rambut kepang nya.
“Apa maksud mu.. Surat itu, bukan kah surat itu darimu” Yoona segera menggeleng dan menceritakan kejadian sebenarnya.
FLASHBACK
Sore itu Yoona pulang terlambat karena harus menyelesaikan beberapa tugas yg belum sempat ia kerjakan. Waktu sudah menunjukkan pukul 5 tapi Yoona masih sibuk dikelas nya.
BRAK!!
Pintu tertutup dengan keras disusul dengan suara langkah kaki. Seohyun, Sulli dan Amber berjalan mendekati Yoona. Yoona pun segera berdiri karena takut, Seohyun terlihat membawa pisau ditangan nya. Yoona berjalan mundur namun dicegah dengan cepat oleh Sulli.
“Kudengar tadi siang kau menyatakan cinta pada Siwon ? Benar kah ? ” ucap Seohyun yg kini tangan nya sedang menggenggam kerah baju Yoona dengan pisau ditangan kiri nya.
“A-aku.. A-aku tidak..”
Brukk!!
Seohyun tiba-tiba mendorong kepala Yoona hingga membentur tembok. Kepala nya berdarah namun tidak banyak, tapi cukup untuk meninggalkan bercak ditembok itu.
“Ja.. Jangann..” ucap Yoona dengan sisa tenaga yg ia punya.
SREEETTT
Seohyun yg kalap langsung mengiris tangan Yoona tepat dipergelangan nya. Memotong nadi nya.
Tes Tes
darah segar mengalir dari tangan Yoona, membasahi seluruh baju dan rok milik nya. Tidak lama Yoona pun tergeletak dilantai.
Sulli dan Amber hanya bisa memandangi tubuh Yoona yg sudah tergeletak tak bernyawa. Sementara Seohyun sedang sibuk memikirkan apa yg harus ia lakukan sekarang.
“Sul.. To-tolong ambilkan tali di gudang.” perintah Seohyun kepada Sulli. Sulli pun mengangguk dan segera mengambil tali di gudang.
“Amber. Bantu aku mengangkat tubuh Yoona ke meja nya”
“Ne.”
Tidak lama, Sulli datang dengan membawa tali tambang dan langsung menyerahkan kepada Seohyun.
“Kita buat dia seolah-olah mati bunuh diri. Sulli, tolong kau buat surat dari Yoona untuk Siwon. Agar ini terlihat seperti bunuh diri sungguhan”
Sulli dan Amber pun mengangguk, dan menuruti semua perintah Seohyun.
Sulli dibantu dengan Amber segera mengangkat tubuh Yoona, sedangkan Seohyun tengah menyiapkan tali untuk menggantung Yoona.
Yoona sudah dalam keadaan tergantung d.atas meja nya sendiri dengan sebuah surat di atas meja nya.
“Beres. Sebaiknya kita pulang sebelum ada yg melihat kita.” ucap Seohyun kepada Sulli dan Amber.
“Ne.” jawab mereka bersamaan
FLASHBACK END
“Jadi.. Kau__” ucapan Jessica kemudian dipotong oleh Siwon
“Kau tidak bunuh diri. Ya Tuhan, kenapa aku tidak curiga waktu menemukan bercak darah di dinding tembok. Dan waktu melihat kepala mu seperti ada bekas benturan” ucap Siwon dengan penuh penyesalan.
“Surat itu, seharus nya aku tau kalau tulisan itu bukan tulisan mu. Mianhae Yoona. Mianhae,,” Timpal Siwon lagi.
“Sudahlah. Sekarang aku bisa pergi dengan tenang.”
“Seohyun, Sulli dan Amber. Mereka bertiga tewas. Apa__”
Yoona tersenyum kecut mendengar ketiga nama orang yg telah membunuh nya.
“Aku lah yg telah membunuh mereka. Seperti nya waktu ku sudah habis.”
Yoona memandang kearah Jessica dan tersenyum sebelum menghilang untuk selama nya..
Jessica dan Kriss pun terbebas dari keadaan mematung nya. Dan kini mereka telah berdiri disamping Siwon Songsaengnim yg sedang menangis *cengeng lu bang* #Eh
Siwon menghelas nafas nya panjang “Sekarang ayo kita pulang.” ajak Siwon kepada kedua murid nya. Jessica dan Kriss pun mengangguk dan segera keluar dari kelas itu.
“Kriss.. Kenapa kau tau aku disini” tanya Jessica yg masih bingung dengan kedatangan Kriss..
“Hehe.. Aku penasaran dan perasaan ku tidak enak, maka nya diam-diam aku mengikuti mu”
“Dan Songsaengnim kenapa bisa berada disini.” kini Kriss yg bertanya pada Siwon songsaengnim.
“Aku sedang menghirup udara malam, dan tidak sengaja aku melihat mu seperti mengikuti seseorang. Jadi aku juga ikut mengikuti mu.”
Sejak saat itu, kelas kosong tersebut tidak lagi kosong dan digunakan seperti kelas biasa. Kelas ‘angker’ pun sudah tidak ada disekolah tersebut.
1 Year Latter
Sekarang Jessica dan Kriss sudah semakin mend
204 orang dijangkau
ekati Ujian Nasional karena mereka sekarang berada ditingkat 3 SMA tersebut.
Pagi itu kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan seperti biasa, suasana yg hening dan tenang tiba-tiba pecah.
“AAAAAAAAAA” suara teriakan kembali terdengar. Jessica segera memandang k.arah Kriss dan Kriss hanya bisa menelan ludah sambil memandang ke arah Jessica.
END !!
Huwaaaaaa… Akhir nya End juga.. Fiuuhhh *usap keringat*
Ending nya Gaje yah, aneh








