Hasil penelitian penanaman sorgum manis selama dua musim (musim hujan dan musim kemarau), memperlihatkan bahwa penampilan atau vigor tanaman sorgum manis sangat tergantung musim. Pada musim hujan, hijauan tanaman sorgum manis jauh lebih banyak untuk semua genotip yang diuji, dibandingkan dengan hijauan tanaman pada pertanaman musim kemarau. Ada interaksi antara genotip dengan musim. Dengan demikian ada perbedaan jenis sorgum yang harus ditanam pada musim hujan dan musim kemarau.
Namun demikian ranking atau urutan genotip sorgum manis sebagai penghasil gula cenderung tetap diantara dua musim tanam. Ini menunjukkan bahwa genotip yang menghasilkan gula tinggi pada musim kemarau, juga dapat menghasilkan gula tinggi pada musim hujan. Sepertinya musim kurang berpengaruh pada kualitas gula yang dihasilkan. Laporan penelitian lengkap akan kami terbitkan di jurnal ilmiah.
Rubrik Kuliah dan Penelitian
Download
Homepage
Journal
Top Posts
Top Clicks
- None
Ruang Diskusi
Dwi Arjanto on Roti Tawar Dari Tepung So… anaszu on Kriteria Seleksi Sorgum Manis… Ferdy Efandy on Kriteria Seleksi Sorgum Manis… cringgi on Mesin Sosoh Biji Sorgum U… chaqnoer on Mesin Sosoh Biji Sorgum U… March 2026 W T F S S M T 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Blog Stats
- 105,340 hits
Visitors
Citation Index of Journal
