Macet sudah menjadi hal yang lumrah dan bahkan tak terpisahkan dari ibukota tercinta, Jakarta. Di sana sini terus saja terjadi kemacetan, bukannya berkurang malahan meningkat tiap tahunnya. Untuk menempuh jarak yang relatif dekat saja misalkan Anda naik mobil pribadi atau lebih-lebih angkutan umum akan terasa menjadi luar biasa jauhnya. Lagi, jalan tol yang biasanya kita sebut sebagai jalan bebas hambatan, bagi jakarta sudah biasa macet. Bagaimana dengan jalan-jalan biasa lainnya? Tentu ini tidak diharapkan oleh semua kalangan, baik pemerintah maupun masyarakat. Logikanya, kalau banyak orang yang menginginkan dapat diatasinya kemacetan tentu kesemuanya akan berusaha bersama-sama untuk mengatasi kemacetan tersebut. Namun, kenapa kemacetan terus saja terjadi? Apakah tidak ada tindakan nyata dari pihak-pihak tersebut? Tentu upaya-upaya untuk mengatasi kemacetan masih terus berlangsung namun memang belum ditemukan formula yang tepat untuk mengatasi kemacetan ini. Setiap solusi yang ditawarkan selalu saja mengundang permasalahan yang baru sehingga usaha yang ada pun tidak berbuah hasil.
Dalam artikel ini saya akan menyampaikan pendapat saya seputar kemacetan dan mencoba memberikan solusi untuk mengatasi kemacetan. Menurut saya masalah kemacetan di Jakarta bisa dibilang sangat rumit dan begitu sulit untuk diatasi. Namun tentu saja ini bukan nilai mati, masih ada berbagai alternatif dan jurus yang dapat kita tempuh untuk mengatasi kemacetan tersebut. Meski demikian diperlukan waktu yang sangat lama dan ketegasan pemerintah dalam









