jump to navigation

Maen DOF dengan obyek Nikon D60 August 6, 2010

Posted by danoe87 in Hobi.
Tags: , , , , , , , , , , ,
comments closed

Image

Ada Kamera nganggur langsung deh dijadikan bahan Maenan :D

Data Teknis :

  • Nikon D5000
  • F-Stop : 5.3
  • Exp Time (Shutter Speed) : 1/4 sec
  • ISO : 200
  • Exp bias : 0
  • Focal Length : 62 mm
  • Exp Program  : manual
  • Saturation : normal
  • Sharpness : hard
  • White Balance : manual

Resize gambar dan Auto Level menggunakan GIMP


Copyright © 2008
This feed is for personal, non-commercial use only.
The use of this feed on other websites breaches copyright. If this content is not in your news reader, it makes the page you are viewing an infringement of the copyright. (Digital Fingerprint:
)

Coban Rondo July 30, 2010

Posted by danoe87 in Daily Journal.
Tags: , , , , , , , ,
comments closed

Image

Coban Rondo adalah sebuah lokasi Wisata Alam Air Terjun di daerah Pujon Kabupaten Malang. Perjalanan menempuh waktu sekitar 1/2 jam dari Kota Malang. Selain air terjun sebagai lokasi wisata utama disini juga disediakan lokasi untuk kemah dan fasilitas outbond. Kelebihan lokasi wisata ini adalah aksesnya yang relatif mudah, lokasi air terjun dengan tempat parkir sangat dekat dan banyak penjual makanan dan souvenir disana. Dekat lokasi Air terjun juga terdapat kawanan kera yang berkeliaran. Proses Geomorfologis terjadinya Air Terjun Coban Rondo Air terjun Coban Rondo berasal dari air hujan yang ditampung oleh Daerah Aliran Sungai (DAS) Coban Rondo yang berada di leren Gunung Kawi. Luas DAS Coban Rondo diperkirakan 1252,6Ha, dan curah hujannya sekitar 1.721 mm/tahun, sehingga diperkirakan DAS Coban Rondo menampung sekitar 21,6 milyar liter air hujan per tahun dan dialirkan melalui sungai Coban Rondo dengan debit terendah sekitar 150 liter/detik. Fluktuasi debit air terjun Coban Rondo sangat tergantung pada curah hujan dan kondisi vegetasi / hutan didalam DAS Coban Rondo. Apabila hutannya gundul, maka pada saat musim hujan debitnya sangat tinggi dan airnya coklat (erosi), sedangkan pada musing kering airnya sedikit. Karena kecuramannya, sifat tanahnya mudah erosi dan curah hujan yang tinggi menyebabkan terjadinya tanah longsong pada bagian yang lemah.

Image

Legenda Coban Rondo Asal-usul Coban Rondo berasal dari sepasang pengantin baru yang baru saja melangsungkan pernikahan. Mempelai wanita bernama Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi yang menikah dengan Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmoro, namun orang tua Dewi Anjarwati melarang kedua mempelai pergi karena baru selapan. Keduanya bersikeras pergi berangkat dengan segala resiko apapun yang terjadi di perjalanan. Ketika di perjalanan, keduanya dikejutkan dengan hadirnya Joko Lelono yang tidak jelas asal usulnya. Tampaknya Joko Lelono terpikat oleh kecantikan Dewi Anjarwati dan berusaha merebutnya. Perkelahian tidak dapat dihindarkan, kepada Punokawan yang menyertainya Raden Baron berpesan agar Dewi Anjarwati disembunyikan di suatu tempat yang ada Cobannya (air terjun). Perkelahian berlangsung seru dan akhirnya sama-sama gugur, dengan demikian akhirnya Dewi Anjarwati menjadi janda (Janda dalam bahasa Jawa berarti Rondo). Sejak saat itulah, Coban tempat tinggal Dewi Anjarwati menanti suaminya dikenal dengan nama Coban Rondo. Konon batu besar dibawah air terjun merupakan tempat duduk sang putri.

Image


Sedikit Tips Night Shoot July 26, 2010

Posted by danoe87 in Daily Journal, Hobi.
Tags: ,
comments closed

Image

Pernahkah kita melihat sebuah foto jalan raya dimana ada berkas cahaya yang nampak namun kendaraannya tidak nampak..? kalo belum pernah lihat foto diatas saja deh… ;)

ada beberapa trik agar bisa menjepret gambar seperti diatas yaitu :

    • Kamera tentunya yang bisa mengatur Shutter Speed dan bukaan Diafragma ( F ) secara manual.
    • Tripod agar kamera bisa steady dengan baik atau jika tidak ada bisa menggunakan dudukan yang ada.
    • Jika lensa menggunakan filter UV atau CPL (Filter Polarisasi) disarankan untuk dilepas karena bisa menghasilkan titik-titik yang tidak diinginkan pada gambar.
    • ISO diset di angka 200 agar noise gambar kecil.
    • Set bukaan diafragma ( F ) pada angka antara 18-22.
    • Shutter Speed bisa diset antara 5 sampai 10 detik  bisa juga lebih lama lagi.
    • Jangan menggunakan flash kecuali jika flash diatur menjadi Rear Sync Flash.
    • Masalah White Balance bisa diatur sesuka hati sesuai selera dan eksperimen.

      Mengambil gambar Night Shoot memang menarik namun dianjurkan untuk tidak melakukan Long Shutter (Shutter Speed diset diatas 5 detik) terlalu sering, karena sayang dengan lensa dan sensor pada kamera.

      Selamat Mencoba :)

      Image


      Copyright © 2008
      This feed is for personal, non-commercial use only.
      The use of this feed on other websites breaches copyright. If this content is not in your news reader, it makes the page you are viewing an infringement of the copyright. (Digital Fingerprint:
      )

      Photo Session @Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo July 21, 2010

      Posted by danoe87 in Daily Journal, Hobi.
      Tags: , , , , , , , , , ,
      comments closed

      Image

      Judulnya koq keliatan lebay yahh.. kalo photo session kan harusnya ada modelnya lha ini ga ada cuman foto sisi-sisi Pelabuhan saja. Langsung saja deh, Pelabuhan Tanjung Tembaga sudah sejak lama berdiri sejak jaman dahulu (setidaknya ketika saya lahir sudah ada pelabuhan ini) secara Administratif berada di wilayah Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Terletak sekitar 2 KM arah utara dari pusat kota, karena letanya berada di pulau Jawa bagian utara maka Pelabuhan ini masuk dalam jalur Pantai Utara.

      Image

      Pelabuhan ini merupakan tempat yang sangat strategis karena langsung berhadapan dengan laut Madura makanya tempat ini sering dijadikan lokasi bongkar muat kayu untuk selanjutnya diolah di Pabrik PAI yang lokasinya juga berada di sekitar Pelabuhan. Masyarakat sekitar menjadikan pelabuhan ini sebagai tempat mencari rezeki karena pekerjaan sehari-hari masyarakat sekitar adalah sebagai Nelayan.

      Image

      Di sisi timur pelabuhan ini dibangun sebuah TPI (Tempat Pelelangan Ikan) dan pelabuhan baru dengan fasilitas yang lebih baik dan lebih luas. Sisi timur juga sering digunakan masyarakat untuk menikmati pagi dan Sunrise, selain itu sering juga dijadikan sebagai lokasi pacaran hehehe…

      Image

      tambahan foto – foto Sunrise dari Sisi Timur

      Image

      Image

      Yang ini gambar sepedaku dan sepeda adek yang mengantarkan kami ke Pelabuhan ^_^

      Image


      Copyright © 2008
      This feed is for personal, non-commercial use only.
      The use of this feed on other websites breaches copyright. If this content is not in your news reader, it makes the page you are viewing an infringement of the copyright. (Digital Fingerprint:
      )

      Eksotisme Bromo June 14, 2010

      Posted by danoe87 in Daily Journal, Hobi.
      Tags: , , , , , , , , , ,
      comments closed


      Image

      Berawal dari ajakan Mas Taqi akhirnya sabtu tanggal 5 Juni 2010 kami melakukan perjalanan ke Bromo bersama satu rekan Mas Taqi dari Gresik yang bernama mas Adi. Segala peralatan dipersiapkan mulai dari Jaket, sepatu, penutup kepala, sarung tangan, dan tidak lupa Kamera dan Tripod, karena emang tujuaannya adalah hunting gambar. Jadilah kami bertiga berangkat sekitar pukul dua siang melalui jalur Nongkojajar. Sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan menarik masyarakat sekitar. Para pembawa susu yang mengumpulkan ke KUD pada sora hari, hamparan Terasiring, dan sungai cukup menggoda kami untuk berhenti sejenak untuk sekedar mengambil gambar namun sayang hujan deras membuat kami untuk mengurungkan niat. Sore hari kami sampai di Terminal di dekat Pos Masuk Wilayah Bromo. Setelah memesan tempat menginap kami beristirahat untuk memulihkan tenaga menyongsong perburuan gambar eksotis Gunung Bromo.. (halah bahasaku).

      Image

      Gunung Bromo sendiri adalah sebuah Gunung aktif dengan caldera yang besar. Masuk wilayah Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (TNBTS), wilayah ini sendiri diapit oleh empat Kota/Kabupaten yaitu Probolinggo, Semeru, Lumajang, Malang. Kantor perwakilan TNBTS sendiri berada di Kota Malang, saya sendiri heran kenapa kantor perwakilan ini ada di Kota Malang dimana kota ini posisinya paling jauh dengan kawasan TNBTS itu sendiri. Lokasi Favorit bagi pemburu foto dan wisatawan lain adalah melihat Sunrise di kawasan Gunung Penanjakan. Harus diakui pemandangan dari tempat ini memang sangat memukau, maka dari itu tidak jarang para pemburu gambar (termasuk saya dan mas Taqi) berlomba mencari Spot yang bagus untuk mengambil gambar.

      Image

      Puas di Gunung Penanjakan perjalanan diteruskan turun ke lautan pasir dan kita bisa naek ke gunung bromo dengan berjalan kaki maupun naek kuda. Lokasi parkir kendaraan dari gunung bromo cukup jauh. bagi saya yang waktu itu membawa peralatan jepret2 (kamera+lensa tambahan+tripod+laptop) cukup melelahkan namun itu bukan suatu masalah, kalau naek kuda biayanya antara 10-20 ribu… bisa maen tawar menawar… saran untuk kuda jangan menawar di pos pemberangkatan kuda mending jalan dulu nanti di perjalana pasti ada pembawa kuda yang nawarin dan silahkan tawar menawar disana… untuk naek ke bromo kudu naek tangga dan tentunya kuda ga bisa naek kesana.


      Copyright © 2008
      This feed is for personal, non-commercial use only.
      The use of this feed on other websites breaches copyright. If this content is not in your news reader, it makes the page you are viewing an infringement of the copyright. (Digital Fingerprint:
      )

      Membuat firewall di FreeBSD menggunakan IPFW May 20, 2010

      Posted by danoe87 in linux/unix.
      Tags: , , , , , , , , , , ,
      comments closed
      Sudah lama ga update blog sore ini kayae waktu yang tepat sambil menunggu waktu presentasi ke atasan, maka dari itu saya akan menulis sebuah tutorial membuat firewall pada mesin FreeBSD.
      Firewall yang digunakan adalah IPFW, jangan tanya kenapa koq pake firewall ini karena emang lagi pengen pasang aja ga ada alasan tertentu hehehe. Firewall ini biasanya sudah terpasang pada saat kita melakukan installasi FreeBSD
      Step ini adalah opsional namun jika menambahkan fungsi NAT maka dilakukanlah compile kernel. Sebagai catatan editor yang digunakan adalah ee (easy-editor)
      Pastikan IPFW belum dicompile pada kernel
      # ipfw list
      jika didapatkan error maka kita harus melakukan kompilasi kernel
      ipfw: getsockopt(IP_FW_GET): Protocol not available
      Berpindah ke lokasi kernel dan copy kernel asli freebsd
      # cd /usr/src/sys/1386/conf
      # cp GENERIC IPFWKERNEL
      tambahkan support IPFW
      # ee IPFWKERNEL
      tambahkan line berikut ini pada kernel diatas

      options IPFIREWALL # dibutuhkan untuk IPFW
      options IPFIREWALL_VERBOSE # optional; logging
      options IPFIREWALL_VERBOSE_LIMIT=10 # optional; don’t get too many log entries
      options IPDIVERT # dibutuhkan untuk NAT

      tutup dan simpan perubahan pada file. Selanjutnya adalah build kernel baru
      # cd /usr/src
      # make buildkernel KERNCONF=IPFWKERNEL
      Install kernel baru
      # make installkernel KERNCONF=IPFWKERNEL
      selanjutnya reboot mesin anda
      # reboot
      ENABLE IPFW pada saat boot mesin

      masuk ke /etc/rc.conf
      # ee /etc/rc.conf
      masukkan line dibawah ini
      firewall_enable=”YES”
      firewall_script=”/usr/local/etc/ipfw.rules”
      tutup dan simpan file tersebut

      Menulis Rule pada script Firewall
      masuk ke script ipfw.rules
      # ee /usr/local/etc/ipfw.rules
      masukkan line dibawah ini
      IPF=”ipfw -q add”
      ipfw -q -f flush
      #loopback
      $IPF 10 allow all from any to any via lo0
      $IPF 20 deny all from any to 127.0.0.0/8
      $IPF 30 deny all from 127.0.0.0/8 to any
      $IPF 40 deny tcp from any to any frag
      # statefull
      $IPF 50 check-state
      $IPF 60 allow tcp from any to any established
      $IPF 70 allow all from any to any out keep-state
      $IPF 80 allow icmp from any to any
      # open port ftp (20,21), ssh (22), mail (25) http (8118), dns (53)
      $IPF 110 allow tcp from any to any 21 in
      $IPF 120 allow tcp from any to any 21 out
      $IPF 130 allow tcp from any to any 22 in
      $IPF 140 allow tcp from any to any 22 out
      $IPF 150 allow tcp from any to any 25 in
      $IPF 160 allow tcp from any to any 25 out
      $IPF 170 allow udp from any to any 53 in
      $IPF 175 allow tcp from any to any 53 in
      $IPF 180 allow udp from any to any 53 out
      $IPF 185 allow tcp from any to any 53 out
      $IPF 200 allow tcp from any to any 80 in
      $IPF 210 allow tcp from any to any 80 out
      # deny and log everything
      $IPF 500 deny log all from any to any
      tutup dan simpan perubahan
      # sh /usr/local/etc/ipfw.rules
      selanjutnya ketikkan command dibawah ini
      #ipfw list
      perhatikan apa yang muncul… :)
      IPFW sudah siap digunakan

      Copyright © 2008
      This feed is for personal, non-commercial use only.
      The use of this feed on other websites breaches copyright. If this content is not in your news reader, it makes the page you are viewing an infringement of the copyright. (Digital Fingerprint:
      )

      Bululawang Wet Edition January 21, 2010

      Posted by danoe87 in Daily Journal, Hobi.
      Tags: , , , , , , , , , , , , ,
      comments closed

      Yap kali ini gowes dilakukan di Bululawang (lagi) bersama Rangga dan Ambon, walaupun begitu karena sebelumnya terjadi hujan lebat maka tantangan gowes kali ini ada pada trk yang licin dan beberapa lokasi yang berlumpur.

      Secara garis besar trek di Bululawang terdiri dari satu tanjakan menengah, satu tanjakan pendek, dan satu tanjakan panjang. Ada tanjakan tidak afdol dengan belum masuknya turunan, dari semua turunan di Bululawang termasuk memacu adrenalin walaupun lurus-lurus aja terutama jika dari atas tidak menarik rem sama sekali maka untuk pemula sangat disarankan untuk turun sambil menarik rem belakang pelan-pelan. Secara garis besar ada 3 turunan di Bululawang, yang pertama turunan curam yang langsung bertemu pertigaan jembatan dan pematang sawah, disini harus ekstra hati-hati salah sedikit bisa menabrak jembatan jika terlanjur cepat sepeda sebaiknya diarahkan ke jembatan. Turunan kedua adalah turunan curam dimana di akhir turunan terdapat sungai kalau tidak hati-hati hampir bisa dipastikan pasti langsung nyebur ke sungai. Turunan ketiga tidak terdapat halangan seperti dua turunan diatas namun turunan ini ekstrim dan panjang juga jalannya paling tidak rata daripada dua turunan sebelumnya.

      Bagi saya untuk kondisi kering tanjakan dan turunan tersebut bukan masalah langsung dilibas tanpa terlalu banyak mikir cuman kalo sudah basah dan berlumpur lain lagi urusannya. Ban Bontrager Jonex XR jelas kelimpungan menghadapi trek ini, dari awal turunan langsung tarik rem (kecuali turunan pertama) dan ternyata tidak banyak membantu, ban belakang langsung skidding ga karu-karuan. Untungnya dari tiga turunan tidak terjadi kecelakaan baik saya maupun kedua rekan saya. Tanjakan ketiga dan terlama juga lumayan menguras tenaga karena ban yang terus menerus skidding.

      Untuk gowes kali ini perjalanan dilanjutkan sampai Gor Ken Arok (di postingan sebelumnya sampai kedungkandang) menyusuri pinggiran sungai sambil sesekali melintasi jalan aspal.

      Beruntung untuk gowes kali ini ada si Ambon hehehe jadinya bisa ikutan narsis secara kalo jalan-jalan sama anak-anak entah itu sepedaan atau apapun juga saya mesti kebagian jatah jepret-jepret.

      untuk gambar-gambar langsung aja cekidot…..


      Copyright © 2008
      This feed is for personal, non-commercial use only.
      The use of this feed on other websites breaches copyright. If this content is not in your news reader, it makes the page you are viewing an infringement of the copyright. (Digital Fingerprint:
      )

      Living People January 5, 2010

      Posted by danoe87 in Hobi.
      Tags: , , , , , , , , , ,
      comments closed

      Setelah sekian lama berkutat dengan komputer dan Sepeda sekarang saatnya kembali ke hobi yang sempat terbengkalai, yaitu jeprat jepret. Setelah mendapat pinjaman D40 dari Om Dheche maka dilaksanakanlah perburuan kehidupan manusia dengan “sebagian kecil” aktifitasnya, namun namanya juga rookie jadinyaa yaa terlihat biasa-biasa aja lah manusia-manusia tersebut dalam frame kamera “pinjaman” ku. Berhubung ada dorongan (yang saya anggap paksaan :D ) dari Om Taqi buat dipasang disini maka dengan “tidak” berat hati foto-foto yang lama tersimpan di harddisk nongol juga di postingan ini.

      Langsung cekidot gan…

      (Foto sudah diupdate – part I)


      Copyright © 2008
      This feed is for personal, non-commercial use only.
      The use of this feed on other websites breaches copyright. If this content is not in your news reader, it makes the page you are viewing an infringement of the copyright. (Digital Fingerprint:
      )

      Deore 2010-RD-M592-SGS Shadow Review October 14, 2009

      Posted by danoe87 in Daily Journal, Hobi.
      Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,
      comments closed

      productimagemediaimagescyclingproductsbikecomponentsrdrd-m592-sgs_600x450_v1_m56577569830677819_dot_jpgbm512384gif

      Sebetulnya upgrade RD Deore 2010 ini lebih dikarenakan terpaksa karena RD lawas (Accera) dipatahin sama teman pas Drop off di daerah Dau, Selorejo. Karena kudu beli RD lagi akhirnya kepikiran buat sekalian upgrade ke LX nah pas di toko sepeda keliatan si Deore 2010 ini setelah cari referensi dan bertanya kepada beberapa ahli (dan dikomporin juga) dipilihkan si Deore walaupun dengan harga 100 ribu lebih mahal…. ini sedikit reviewnya

      Harga : 4/5

      Sebetulnya harga termasuk murah untuk sebuah RD dengan tipe shadow daripada kita harus membeli SLX atau XT namun bagi saya yang notebene masih anak kuliahan harga 350ribu cukup menguras kantong untuk sebuah RD

      Penampilan 5/5

      mantap lahh penampilan udah persis sama XT. Dah ga kaya RD ku yang dulu-dulu.

      Performa 5/5

      Very good tidak ada lagi acara loncat-loncat rantai diantara gigi belakang. Dibuat jumping juga oke, pas mendarat rantai tetap duduk manis pada posisinya

      Kualitas 4/5

      Kalo dilihat dari bahannya udah bagus udah pake aluminium dan besi semua dan pernya kelihatannya lebih kuat daripada si LX (dan lebih besar)

      Kesimpulan

      Recommended buat teman-teman yang pengen ngerasain sebuah RD rasa Shadow namun dengan harga miring.

      Ready, Camera, Action July 27, 2009

      Posted by danoe87 in Hobi.
      Tags: , , , , , , , , , , , , ,
      comments closed

      Bareng teman-teman Bike to Work Malang menyusuri perkemahan Bedengan di Selorejo Dau pas sampe di perkemahan bikin jepretan pas kita-kita lagi beraksi……….. langsung Cekidottt

      Image
      Image
      Image
      Image
      Image
      Image
      Image
      Image

      Design a site like this with WordPress.com
      Get started