Category Archives: Muhasabah

Takut ga sih masuk neraka?

Mungkin kita sering ngedenger tentang neraka. Dalam bayangan kita tuh di sana api semua. Atau mungkin ada yang membayangkan di sana tuh kaya lautan lahar panas. Kita juga udah pernah denger tentang penyiksaan-penyiksaan bagi penghuni neraka. Bahkan katanya ada yang bakal jadi bahan bakar neraka. Read the rest of this entry

Surga Dikelilingi..

Surga dikelilingi oleh hal-hal yang tidak disukai dan neraka dikelilingi oleh syahwat. (HR. Bukhari)

Bisa ga ya kita menyukai hal-hal yang tidak kita sukai?? Karena dalam hadits ini Rasulullah saw. bilang kalo surga itu dikelilingi hal-hal yang tidak kita sukai. Mungkin maksudnya untuk menggapai surga itu banyak rintangan yang tidak kita sukai. Sedangkan syahwat atau hal-hal buruk yang gampang kita lakukan sebenernya malah bakal nganter kita ke neraka. Read the rest of this entry

Perbaiki hidup kita

“dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang Luas dalam gua itu. itu adalah sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Allah. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, Maka Dialah yang mendapat petunjuk; dan Barangsiapa yang disesatkan-Nya, Maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya.”

Ayat di atas adalah salah satu ayat dari surat Al-Kahfi yaitu ayat ke 17. Ada salah satu kalimat pada ayat tersebut yang sejenak membuat saya kaget. Yaitu pada kalimat ke 3 yang berbunyi : Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barang siapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapatkan seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk.

Terpikirkah oleh kita, bagaimana jika ternyata kita adalah yang termasuk ke dalam orang yang disesatkan-Nya.? Padahal jika demikian maka tidak akan ada seorangpun yang bisa menyadarkan kita bahwa kita telah disesatkan oleh Allah. Selama ini kita merasa menjadi salah satu orang yang diberi petunjuk oleh Allah.

Saatnya kita merenungi perjalanan hidup kita selama ini. Apakah sudah benar sesuai yang diridhai Allah? Sudah sejauh mana pemahaman kita terhadap agama kita sendiri? Apakah kita beragama Islam hanya sekedar identitas untuk mengisi formulir-formulir ketika kita mendaftar sesuatu? Sudah saatnya kita perdalam pemahaman kita terhadap Islam. Agar kita tahu, di mana posisi kita saat ini. Apakah berada di jalan-Nya atau malah keluar jalur? Kalau ternyata keluar jalur, jangan-jangan kita termasuk orang yang disesatkan oleh Allah. Jika benar demikian tentu kita tidak mau menerima dengan pasrah. Kita inginnya kan menjadi orang yang diberi petunjuk oleh Allah. Maka saat itulah, mari kita kembali ke jalan yang benar. Kita ubah masa depan kita.

“bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah[767]. Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan[768] yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”

[767] Bagi tiap-tiap manusia ada beberapa Malaikat yang tetap menjaganya secara bergiliran dan ada pula beberapa Malaikat yang mencatat amalan-amalannya. dan yang dikehendaki dalam ayat ini ialah Malaikat yang menjaga secara bergiliran itu, disebut Malaikat Hafazhah.

[768] Tuhan tidak akan merobah Keadaan mereka, selama mereka tidak merobah sebab-sebab kemunduran mereka.

Dari ayat tersebut tertulis perkataan Allah bahwa Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Oleh karena itu, mari kita ubah keadaan diri kita menjadi lebih baik lagi.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai