Alhamdulillah, setelah mendapatkan keputusan di bulan Juli, atau Juni ya? 🙂 #lupa, saya langsung bergegas menata hati, pikiran dan impian untuk menyesuaikan ritme baru. Ritme baru ini adalah kehidupan mahasiswa S2 Ilmu Fisika UGM. Dari mulai tes defisiensi sampai angkut barang ke kota Budaya Yogyakarta. Alhamdulillah, tidak ada kendala besar yang menggalaukan #halah,,,
Ok,, di sini saya akan berbagi mengenai kehidupan saya sendiri sebagai mahasiswa pascasarjana di kampus UGM, semoga bisa menjadi pengetahuan dan pelajaran bagi teman-teman yang hendak mengambil kuliah S2, khususnya di bidang Keilmuan Fisika UGM. Kita mulai dari hal yang paling awal.
JADWAL Penerimaan Mahasiswa S2 UGM
Penting sekali untuk memperhitungkan waktu, jadwalkan dengan seksama bagaimana kehidupan anda akan berjalan. Terutama bagi mahasiswa S1 yang akan mengambil S2 di UGM. Anda tidak harus wisuda dulu untuk dapat mendaftar S2. Cukup lengkapi berkas anda dengan surat keterangan lulus, lebih baik lagi jika dilampirkan surat khusus dari Kaprodi atau Kajur yang menerangkan bahwa anda sudah lulus dan pantas diterima sebagai mahasiswa S2 (suport untuk surat rekomendasi). Untuk Syarat2nya kita bahas nanti. Jadwal penerimaan mahasiswa bisa dipantau langsung pada website berikut ini:
UM UGM
Nah dengan website tersebut anda bisa melihat jadwal penerimaan S2 UGM, perhatikan jadwal gelombang2nya, hal ini sangat penting jika anda juga apply beasiswa. Baik itu BPPDN maupun LPDP.
BIAYA Pendidikan
Ehm,, topik sensitif ini. Silahkan lihat langsung di sini:
Biaya Studi
Nah, bagi anda yang menginginkan beasiswa, berikut ada dua beasiswa yang saya rekomendasikan:
BPPDN
LPDP
TES Bahasa Inggris dan Potensi Akademik
Jika anda memiliki sertifikat TOEFL dan TPA seperti saya, maka anda beruntung, anda tidak perlu mengikuti tes yang diadakan oleh pihak universitas. Tapi perhatikan, tidak semua sertifikat TOEFL bisa diterima, sertifikat toefl yang bisa diterima hanya yang dikeluarkan oleh lembaga-lembaga di bawah Kementrian Pendidikan. Simplenya begini, jika sertifikat anda dikeluarkan oleh pusat studi/bahasa di bawah Universitas Negeri, maka sertifikat anda diakui. Namun jika sertifikat anda dikeluarkan oleh lembaga swasta (walaupun sertifikat berlabel ETS), maka sertifikat anda tidak diakui oleh pihak UGM dan tentu saja anda wajib mengikuti tes yang diselenggarakan oleh UGM. Untuk TPA, yang dikui adalah Tes TPA OTTO BAPPENAS.
TES Defisiensi
Tes defisiensi adalah tes yang digunakan untuk mengetahui seberapa tingkat pengetahuan anda mengenai bidang anda sendiri. Di beberapa Univ lain seperti UNY, tes ini biasa disebut tes matrikulasi dan dilakukan jauh sebelum perkuliahan semester awal dimulai (mohon koreksinya jika saya salah). Nah jika anda tidak lulus tes ini, maka anda diwajibkan untuk mengikuti kuliah defisiensi/matrikulasi. Jika di UNY kuliah ini dimulai bulan April/Juni.
Untuk UGM, khususnya Ilmu Fisika, tes defisiensi dilakukan pada bulan Agustus (akhir), jadi persiapkan dengan baik ya 🙂 . Kuliah defisiensinya dilakukan bersamaan dengan kuliah S2. Biayanya adalah Rp. 200k/sks. Jika anda tidak lulus semua mata kuliah defisiensi, maka anda harus mengikuti perkuliahannya, dan jatah sks S2 anda akan berkurang. Maksudnya, jika anda diberi 20 sks untuk semester 1 dan anda punya beban kuliah defisiensi 7 sks (contohnya), maka anda hanya bisa menggunakan 13 sks sisanya untuk mata kuliah S2 yang ditawarkan oleh jurusan. Paham ya? kalau tidak paham silahkan komen di bawah.
Nah tes defisiensinya apa saja? kalau ini saya hanya bisa menjawab untuk jurusan Ilmu Fisika. Saya sudah buatkan artikel tentang tes defisiensi pada blog ini, anda bisa mendownload hasil scan soal-soal defisiensi tahun lalu sebagai bahan belajar:
soal tes defisiensi
KOS
Ok,,, jika anda telah diterima sebagai mahasiwa pascasarjana UGM, selamat, anda termasuk orang-orang terpilih dan sekaligus mengemban amanah untuk memajukan Bangsa ini #Halah,,. Pada saat anda menerima pengumuman S2, anda akan kesulitan mencari kos-kosan. Kenapa? karena kosnya sudah banyak terisi oleh mahasiswa S1. Jika anda mengambil kos di dekat kampus, konsekuensinya uang anda akan banyak berkurang. Kisaran harga untuk kos di dekat kampus itu minimal Rp. 250k/bulan (layak huni). Kalau saya sendiri kos di jakal km 7,8, cari yang murah, tenang dan dekat dengan warga, harganya Rp. 200k/bulan.
Tips cari kos:
1. Jika anda sudah punya teman S2, apalagi yang satu jurusan dengan anda, yang sudah memiliki kos, maka usahakan ambil kamar kos yang sama dengannya. Keuntungannya, anda bisa belajar bersama dan tidak bersusah payah melanglang buana untuk mencari kos.
2. Masjid. Khusus untuk kaum muslim, perhatikan ini, anda harus mencari kos yang dekat dengan masjid. Minimal suara adzannya bisa terdengar dengan jelas. Keuntungannya anda akan tahu betul waktu sholat dan ringan langkahnya menuju masjid. Jelas ya?? Wajib nih wajib bro solat mah,, Kalau bisa sukses dunia akhirat, ngapain ente nyari sukses di dunia doang. Paling 60 tahun umurnya. Akhirat kekal masbro.. next
3. Kosongan atau Isi. Nah ini uniknya, kalau di kota Solo dan Bandung, setau ane si semua kos itu sudah disediakan kasur bantal beserta almari. Nah kalau di Jogja sob, itu ada dua macamnya. Kalau kos isi, maka ada isinya, kasur dan almari. Kalau kosnya kosongan, maka isinya cuma “harapan dan impian” aja. Ehehe 😀
4. Jarak. Perhatikan jarak antara kos dan kampus, terutama bagi bro-bro yang berpotensi untuk telat #jiah,,,. S2 sob, jangat telat ya,, malu tu ama titel ente.
5. Lingkungan. Perhatikan juga lingkungan di sekitar calon kos anda, apakah bising ataukah tidak aman? kok pilihannya gak enak semua ya, ehehe 🙂 . Kalau kos saya sendiri berada di wilayah warga, jadi aman dan hening, oleh karna itu ada dua dosen yang sedang menempuh S3 yang kos bersama saya.
SAMBILAN
Sembari anda mengambil S2 di kota Jogja ini, manfaatkan waktu dengan baik. Anda bisa bekerja menjadi tentor, ambil kursus, atau aktif di organisasi. He?? Organisasi?? Ya, di UGM sendiri ada Himpunan Mahasiswa Pascasarjana yang bisa menampung energi para mantan aktifis di S1. Saya sendiri mengikuti kursus Bahasa Jepang karena memang saya bercita-cita untuk melanjutkan studi di Jepang. Jika anda berminat mengikuti kurusus Bahasa Jepang, anda bisa mendaftar di Pusat Budaya Jepang. Atau les bahasa Jerman di Pusat Studi Jerman.
Jadi, sesuaikan aktifitas anda saat ini dengan impian anda. Set your dreams, jangan takut bermimpi, bermimpi itu tidak bayar. Ehehe 🙂
…
Ya, itulah kegiatan saya saat ini, kuliah, kursus, kos. Alhamdulillah masih 3 tempat ini, insya Allah kepingin juga membenarkan bacaan Al-Qur’an. Oh iya, seperti kata dosen mata kuliah Mekanika Klasik saya, bahwa kuliah S2 itu hanya menyediakan 1/3 ilmu yang seharusnya anda kuasai. Dengan kata lain, 2/3 ilmunya harus anda pelajari di kos/rumah. Jadi, jangan malas belajar ya,, ehehe 🙂
Jika memang anda sulit membaca ebook di komputer seperti saya, anda bisa mencetak ebook di tempat fotocopy di sekitar kampus. Rekomendasi saya, cobalah cetak ebook anda di Pandu, sebelah timur F. Teknik UNY. Print dengan kertas buku, ini akan membuat buku anda menjadi lebih ringan dibandingkan dengan buku kertas hvs biasa.
Ok Sejauh ini yang bisa saya bagikan, jika ada hal yang ditanyakan silahkan, nanti saya buatkan artikel tentang minat-minat atau bidang-bidang yang ada di S2 Ilmu Fisika UGM.