Icona Pop, Ekspresi Kebebasan Lewat Musik

Bagaimana jika kebebasan dibatasi oleh ruang lingkup yang sulit kita tembus? Misalnya lingkungan sekitar ataupun aturan yang kadang bisa membuat gila dan stuck, tidak produktif bukan? Bahkan imajinasi dan mimpi yang akan kita wujudkan perlahan menjauh dan sirna. Meski di zaman sekarang ini kebebasan seakan tidak ada batasnya, demokrasi yang kebablasan tapi adakalanya tempat kita mengekspresikan kebebasan tidaklah tepat dan kurang mendapat apresiasi dari lingkungan sekitar.

Kemudian ada satu tempat untuk mengekspresikan kebebasan tanpa mengganggu ketenangan orang lain (yang tidak suka) secara langsung. Yah, musik! Lebih spesifiknya lewat lagu, seperti yang disuarakan oleh Icona Pop. Duo asal Swedia tersebut menumpah-ruahkan emosi kebebasan mereka dalam lagu yang mereka ciptakan. Kebebasan absolut persis seperti yang mereka inginkan. Kebebasan tentang hidup di metropolitan dan malam yang penuh cahaya warna-warni yang berputar seolah tanpa batas dan tiada akhir, mereka selalu menikmatinya seolah takut kebebasan tak lagi menjadi milik mereka.

Icona Pop merupakan duo dari Swedia yang dibentuk tahun 2009, berawal dari pertemuan Caroline Hjelt dan Aino Jawo di sebuah pesta di tahun yang sama. Icona Pop mengusung musik electro house, punk dan pengaruh musik indie pop. Di awal kemunculannya Icona Pop merilis single berjudul “Manners”, hingga akhirnya nama mereka semakin dikenal lewat hits “We Love It” di mana lagu tersebut sukses secara komersil dan diendorse oleh berbagai pelaku industri bisnis, salah satunya yang populer dijadikan soundtrack iklan Samsung Galaxy S4.

Hingga saat ini Icona Pop telah merilis 6 buah official video untuk hits mereka, yang terbaru berjudul “Girlfriend”.