Rencana Tindak Lanjut (RTL)
Kegiatan Berbagi Praktik Baik Tema: Menyunting Video Sederhana menggunakan Wondershare Filmora di SMK Negeri 4 Bandung
I. Pendahuluan
Kegiatan berbagi praktik baik bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyunting video sederhana menggunakan Wondershare Filmora. Dengan keterampilan ini, diharapkan guru dapat memanfaatkan media video dalam pembelajaran dan meningkatkan kualitas pengajaran.
II. Tujuan Kegiatan
- Meningkatkan pemahaman guru tentang penggunaan Wondershare Filmora.
- Mendorong guru untuk membuat video pembelajaran yang kreatif.
- Membangun jaringan kolaborasi antar guru dalam pengembangan media pembelajaran.
III. Rencana Tindak Lanjut
1. Sesi Pelatihan Lanjutan
Deskripsi: Mengadakan sesi pelatihan lanjutan bagi guru yang ingin mendalami lebih jauh fitur Wondershare Filmora.
Waktu: 2 minggu setelah kegiatan utama.
Tempat: Laboratorium RPL SMK Negeri 4 Bandung.
Penanggung Jawab: Tim Pengajar RPL.
2. Pembuatan Video Pembelajaran
Deskripsi: Menginstruksikan guru untuk membuat video pembelajaran menggunakan Wondershare Filmora dan membagikannya di platform sekolah.
Deadline: 1 bulan setelah sesi pelatihan.
Penanggung Jawab: Masing-masing guru dengan bimbingan Tim Guru RPL.
3. Feedback dan Evaluasi
Deskripsi: Mengumpulkan feedback dari guru mengenai penggunaan Wondershare Filmora serta evaluasi video yang telah dibuat.
Waktu: 2 minggu setelah deadline pembuatan video.Metode: Kuesioner dan diskusi kelompok.
Penanggung Jawab: Tim Evaluasi.
4. Sesi Diskusi dan Berbagi Pengalaman
Deskripsi: Mengadakan sesi diskusi untuk berbagi pengalaman dalam menyunting video dan tantangan yang dihadapi.
Waktu: 1 bulan setelah evaluasi.
Tempat: Ruang Guru SMK Negeri 4 Bandung.
Penanggung Jawab: Koordinator Kegiatan.
5. Penyusunan Panduan Penggunaan
Deskripsi: Menyusun panduan penggunaan Wondershare Filmora yang dapat diakses oleh semua guru.
Waktu: 2 minggu setelah sesi diskusi.
Penanggung Jawab: Tim Guru.
IV. Penutup
Rencana tindak lanjut ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan guru dalam menyunting video serta mendorong inovasi dalam pembelajaran. Komitmen dan partisipasi aktif dari seluruh guru sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini.




Cara Mengatasi Pulsa Reguler Axis yang habis terus
Berikut ini saya sampaikan pengalaman pribadi ketika memiliki pulsa reguler di operator Axis yang selalu habis padahal tidak berlangganan sms premium atau paket tertentu. Karena keseringan seperti itu, kita sebagai pengguna pastinya merasa jengkel dengan keadaan seperti itu. Kalau kita oprek-operak aplikasi mobile AXISnet ternyata sudah fitur untuk menguncinya supaya pulsa reguler tersebut bisa tetap aman.
Langkah-langkahnya sangat mudah :
- Install aplikasi AXISnet dari playstore :

2.Kalau sudah diinstall aplikasi AXISnet tersebut, silahkan dibuka memakai akun (nomor AXIS yang kita miliki)

3. Klik tombol lock (gambar kunci) disebelah saldo pulsa, maka akan diarahkan ke halaman berikut ini :

4. Pada tampilan tersebut kita bisa mengatur Lock Button untuk semua General dan Layanan dengan cara mengklik ikon kunci yang terbuka menjadi ikon kunci yang tertutup (lock).
5. Kalau sudah dilock semuanya, klik tombol simpan
6. Coba dilihat Security Levelnya maka akan menampilkan sesuai dengan tingkatan keamanannya.
7. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
Contoh Normalisasi Basis Data dari Faktur Service Sepeda Motor
Assalamu’alaikum…..
Sudah lama tidak mengisi tulisan di blog ini, alhamdulillah kini saatnya memulai kembali. Sebetulnya banyak sekali yang tidak tercatat disini, sepertinya terlalu banyak langsung posting di sosmed (FB, IG, WA, dll) sehingga sedikit terlupakan kalau masih punya blog di wordpress ini….upsss…. 😀
Ok baiklah, kali ini kita lanjutkan lagi postingan tentang perancangan basis data kembali. Beberapa waktu lalu, saya melakukan service motor Yamaha Fino ke bengkel resmi. Biasanya setiap service di bengkel resmi selalu ada faktur service, kebetulan mau ngasih materi di kelas Basis data tentang perancangan. Jadi saya putuskan untuk memakai dokumen dasar ‘faktur service’ untuk merancang basis data dengan teknik normalisasi. Berikut adalah penampakan dari faktur service yang sama terima dari bengkel :
Sebelum melakukan perancangan, ingat-ingat kembali tahapan-tahapan normalisasi berikut ini:
1. Unnormalisasi
2. Normalisasi 1 (1 NF)
3. Normalisasi 2 (2 NF)
4. Normalisasi 3 (3 NF)
Atau kalau mau melihat penjelasan dari masing-masing tahapan bisa dilihat disini : https://jauharulali.wordpress.com/2017/11/02/normalisasi-kuitansi-belanja-online/
Untuk tahapan normalisasi faktur service sepeda motor silahkan bisa dilihat dibawah ini :
1. Tahap Tidak Normal (Unnormalisasi)
Keterangan :
tahap unnormalisasi diatas saya potong jadi 3 gambar (aslinya bersatu, landscape)
2. Normalisasi 1 (1 NF)
Keterangan :
tahap normalisasi ke 1 diatas saya potong jadi 2 gambar (aslinya bersatu, landscape)
3. Normalisasi 2 (2 NF)
Keterangan :
- nik merupakan atribut tambahan yg dijadikan PK di tabel konsumen, karena dari dokumen dasar tidak ada atribut yang unik untuk dijadikan PK di tabel tsb.
- no_teknisi merupakan atribut tambahan yg dijadikan PK di tabel teknisi, karena dari dokumen dasar tidak ada atribut yang unik untuk dijadikan PK di tabel tsb.
4. Normalisasi 3 (3 NF)
Keterangan :
Pada tahap 3NF ini saya melakukan pemecahan di tabel faktur, sehingga ada tambahan tabel det_faktur. Kenapa harus ada tabel tsb? karena untuk bisa memudahkan dalam transaksi service yang pada umumnya dalam satu faktur supaya bisa mencatat lebih dari satu jenis service dan lebih dari satu sparepart.
Demikian tulisan mengenai normalisasi basis data dari faktur service sepeda motor ini saya sajikan, mohon maaf apabila masih banyak ditemukan kesalahan-kesalahan.
Insyaa Alloh akan ada lanjutannya implementasi di DBMS, sekaligus untuk melakukan pengujian basis data dengan berbagai perintah SQL.
Salam sehat dan ceria selalu.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Read the rest of this entry
Membuat Pepes Belut
Alhamduillah kembali di hari jum’at ini (19 Juni 2020) saya kembali memosting tulisan setelah sekian lama vakum :D, kali ini saya akan berbagi tata cara membuat pepes belut baik bahan maupun tata cara memasaknya.
Bahan :
- Belut 1 Kg
- Bawang merah 1 Ons
- Bawang putih 1 Ons
- Garam (secukupnya)
- Gula pasir (2 sendok makan)
- Kunyit 1 Ons
- Serai
- Bawang Daun
- Tomat (5 buah)
- Jahe
- Daun salam
- Daun kemangi
- Daun pisang (untuk membungkus pepes)
Cara Memasak :
1. Bersihkan belut, keluarkan semua kotoran sampai bersih, potong-potong sesuai kebutuhan, simpan dalam baskom.
2. Ulek bawang merah, bawang putih, kunyit, garam dan gula pasir sampai lembut
3. Campurkan bumbu yang telah diulek dengan belut sampai rata
4. Potong-potong serai, bawang daun, tomat dan jahe
5. Bungkus belut yang telah dibumbui dengan daun pisang, masukan secara rata serai, daun salam, bawang daun, tomat, daun kemangi dan jahe
6. Siapkan langseng yang berisi air untuk mengukus pepes belut
7. Setelah selesai dibungkus, kemudian kukus selama kurang lebih 2 jam (sampai matang)
8.Pepes belut siap disajikan. Alangkah lebih baik disajikan dengan lalapan, tempe, tahu dan sambal sehingga akan semakin nikmat rasanya….Alhamdulillah, Mantap!!!
Resep Ikan Nila Goreng
Alhamdulillah di hari jum’at siang ini kembali saya posting di blog ini, kali ini akan saya sampaikan resep ikan nila goreng, kalaupun sederhana namun mungkin sebagian orang ada yang nggak mau (males) ngurusin ikan, kalau makannya banyak yang mau sepertinya. :D. Ok baiklah dibawah ini saya lampirkan bahan & tata cara masak ikan nila goreng :
Bahan :
1. Ikan Nila (1 Kg)
2. Bawang merah (5 siung)
3. Bawang putih (3 siung)
4. Garam (3 sendok makan)
5. Kunyit (3 siung)
6. Minyak goreng (500 ml)
Cara Memasak :
1. Bersihkan ikan nila, keluarkan semua kotoran sampai bersih, simpan dalam baskom.
2. Ulek bawang merah, bawang putih, kunyit dan garam sampai lembut
3. Campurkan bumbu yang telah diulek dengan ikan nila sampai rata
4. Panaskan minyak goreng
5. Goreng ikan nila secukupnya (sesuai ukuran katel)
6. Tunggu sampai ikan matang
7. Tiriskan ikan nila yang telah digoreng tersebut
8. Ikan nila siap disajikan. Alangkah lebih baik disajikan dengan lalapan, tempe, tahu dan sambal sehingga akan semakin nikmat rasanya….Alhamdulillah.

Demikian resep sederhana ikan nila goreng ini saya sampaikan, selamat mencoba & menikmati! 🙂
Pisang Angleng Hasil Tanam Orang Tuaku

Pisang Angleng Masih dipohon

Pisang Angleng yang sudah ditebang

Pisang Angleng sudah disisir

Pisang Angleng sudah matang
Alhamdulillah hari ini saya kembali posting mengenai buah-buahan yang didapat hasil panen di kebun Orang tuaku. Kali ini mengenaai pisang angleng, saya kurang tau didaerah lain apa nama lain pisang angleng ini. Gambar-gambar ini saya ambil bulan maret 2018 lalu. Pohon pisang angleng ini terbilang lebih tinggi dibanding pisang-pisang lainnya, untuk pohon induk yang super bisa menghasilkan kurang lebih sampai 18 sisir pisang.
Pisang angleng ini ketika matang memiliki aroma wangi yang khas. Kami di keluarga biasa menebang pohon pisang ini kalau sudah kelihatan buahnya sudah tua (agak menguning) atau ada salahsatu yang sudah dimakan sama kelelawar. Ciri lain dari pisang angleng adalah ketika mau memetik dari sisirnya akan sangat sulit lepas tanpa bantuan pisau untuk memotongnnya.
Demikian ulasan singkat mengenai pisang angleng, mudah-mudahan ada manfaatnya.
Membuat Basis Data Penilaian SMK
Alhamdulilah di hari selasa yang cerah ini akan saya posting pembuatan basis data penilaian untuk di SMK. Kalaupun masih jauh dari sempurna yang utama, semua tulisan di blog ini untuk dokumentasi pribadi yang bisa dibaca oleh umum.
Persiapan :
- DBMS MySQL / MariaDB nya harus sudah terinstal di laptop / PC.
- Running service yang dibutuhkan (apache & MySQL / MariaDB)
- Buka jendela SQL di PHP MyAdmin / CMD / SQL Yog / Navicate atau yang lainnya
- Siapkan struktur tabel beserta tipe data untuk masing-masing tabel
- Siapkan data untuk mengisi masing-masing tabelnya.
A. Membuat basis data penilaiansmk :
Create database penilaiansmk;
– Masuk ke database penilaiansmk :
Use penilaiansmk;
B. Membuat Tabel
Tabel : kompetensi
| No. | Nama Field | Keterangan |
| 1. | kd_kompetensi | Primary Key |
| 2. | nama_kompetensi | |
| 3. | prog_keahlian |
Perintah SQL :
Create table kompetensi(kd_kompetensi char(2) primary key, nama_kompetensi varchar(50), prog_keahlian varchar(50));
Lihat hasilnya : desc kompetensi;
Tabel : guru
| No. | Nama Field | Keterangan |
| 1. | nip | Primary Key |
| 2. | nama_guru | |
| 3. | tempat_lahir | |
| 4. | tgl_lahir | Tanggal lahir |
| 5. | jenkel | Jenis Kelamin (L, P) |
| 6. | alamat | Alamat lengkap |
| 7. | no_hp | Nomor handphone |
| 8. | pend_akhir | Pendidikan terakhir |
Perintah SQL :
CREATE TABLE guru(nip VARCHAR(18) PRIMARY KEY, nama_guru VARCHAR(50), tempat_lahir VARCHAR(50), tgl_lahir DATE,jenkel ENUM(“L”,”P”), alamat VARCHAR(100), no_hp VARCHAR(15), pend_akhir VARCHAR(50));
Lihat hasilnya : desc guru;
Tabel : matpel
| No. | Nama Field | Keterangan |
| 1. | kd_matpel | Primary Key |
| 2. | nama_matpel | Nama Mata Pelajaran |
| 3. | jumlah_jam | |
| 4. | tingkat | Tingkat (level kelas) |
| 5. | kd_kompetensi | Foreign key (link ke tabel kompetensi) |
Perintah SQL :
Create table matpel(kd_matpel char(5) primary key, nama_matpel varchar(50), jumlah_jam int(2), tingkat varchar(5), kd_kompetensi char(2));
Lihat hasilnya : desc matpel;
Tabel : siswa
| No. | Nama Field | Keterangan |
| 1. | nis | Primary Key |
| 2. | nama_siswa | |
| 3. | tempat_lahir | |
| 4. | tgl_lahir | Tanggal lahir |
| 5. | alamat | |
| 6. | no_telepon | Nomor telepon / handphone |
| 7. | kd_kompetensi | Foreign Key (link ke tabel kompetensi) |
Perintah SQL :
Create table siswa(nis char(10)primary key, nama_siswa varchar(50), tempat_lahir varchar(50), tgl_lahir date, alamat varchar(100), no_telepon varchar(15), kd_kompetensi char(2));
Lihat hasilnya : desc siswa;
Penambahan field jenkel setelah kolom tgl_lahir :
ALTER TABLE siswa ADD jenkel ENUM(“L”,”P”)AFTER tgl_lahir;
Cek perubahan struktur tabel siswa :
Tabel : nilai
| No. | Nama Field | Keterangan |
| 1. | kd_nilai | Primary Key |
| 2. | nis | Foreign Key (link ke tabel siswa) |
| 3. | kd_matpel | Foreign Key (link ke tabel mata pelajaran) |
| 4. | nilai_p | Nilai pengetahuan |
| 5. | nilai_k | Nilai Keterampilan |
| 6. | semester | |
| 7. | tapel | Tahun Pelajaran |
Perintah SQL :
Create table nilai(kd_nilai int primary key auto_increment, nis char(10), kd_matpel char(5), nilai_p int(3), nilai_k int(3), semester varchar(6), tapel varchar(10));
Lihat hasilnya : desc nilai;
C. Mengisi Data
Format penulisan satu baris :
Insert into nama_table (field1, field2, field3) values (‘nilai_field1′,’nilai_field2′,’nilai_field3’);
atau
Insert into nama_table values (‘nilai_field1′,’nilai_field2′,’nilai_field3’);
Format penulisan lebih dari satu baris :
Insert into nama_table (field1, field2, field3) values
(‘nilai_field1′,’nilai_field2′,’nilai_field3’),
(‘nilai_field1′,’nilai_field2′,’nilai_field3’),
(‘nilai_field1′,’nilai_field2′,’nilai_field3’),
(‘nilai_field1′,’nilai_field2′,’nilai_field3’),
(‘nilai_field1′,’nilai_field2′,’nilai_field3’);
atau
Insert into nama_table values
(‘nilai_field1′,’nilai_field2′,’nilai_field3’),
(‘nilai_field1′,’nilai_field2′,’nilai_field3’),
(‘nilai_field1′,’nilai_field2′,’nilai_field3’),
(‘nilai_field1′,’nilai_field2′,’nilai_field3’),
(‘nilai_field1′,’nilai_field2′,’nilai_field3’);
Contoh :
– Mengisi tabel kompetensi :
Insert into kompetensi values
(“01”,”TITL”,”Teknik Ketenagalistrikan”),
(“02”,”TOI”,”Teknik Ketenagalistrikan”),
(“03”,”TAV”,”Teknik Elektronika”),
(“04”,”RPL”,”Teknik Komputer dan Informatika”),
(“05”,”TKJ”,”Teknik Komputer dan Informatika”),
(“06”,”MM”,”Teknik Komputer dan Informatika”),
(“07”,”Semua Kompetensi”,”Semua Program”);
Tampilan setelah di running (F9) :
Untuk tabel lainnya (guru, matpel, siswa, nilai) silahkan dilanjutkan karena caranya sama dengan perintah insert pada tabel kompetensi diatas, tinggal menyesuaikan kolom dan nilainya saja.
Contoh pengisian seperti berikut :
D. Menerapkan Constraint
Constraint (batasan) pada sebuah field di basis data ada beberapa yaitu :
- Primary key (kombinasi antara unique dan not null)
- Foreign key (kunci tamu)
- not null (menetapkan sebuah kolom supaya harus diisi / tidak boleh kosong)
- unique (menetapkan sebuah kolom supaya nilainya berbeda dengan baris data yang lain)
- check
- default
- index
Contoh penerapan :
– merelasikan antara tabel matpel dengan guru :
Alter table matpel add constraint foreign key(nip) references guru(nip);
– merelasikan antara tabel matpel dengan kompetensi :
ALTER TABLE matpel ADD CONSTRAINT FOREIGN KEY(kd_kompetensi) REFERENCES kompetensi(kd_kompetensi);
– merelasikan antara tabel siswa dengan kompetensi :
ALTER TABLE siswa ADD CONSTRAINT FOREIGN KEY(kd_kompetensi) REFERENCES kompetensi(kd_kompetensi);
– merelasikan antara tabel nilai dengan siswa :
ALTER TABLE nilai ADD CONSTRAINT FOREIGN KEY(nis) REFERENCES siswa(nis);
– merelasikan antara tabel nilai dengan matpel :
ALTER TABLE nilai ADD CONSTRAINT FOREIGN KEY(kd_matpel) REFERENCES matpel(kd_matpel);
E. Menampilkan Data
– Contoh penulisan select dari satu tabel:
select * from kompetensi;
– Contoh penulisan select lebih dari satu tabel (multitable):
SELECT siswa.`nis`, siswa.`nama_siswa`, kompetensi.`nama_kompetensi`
FROM siswa, kompetensi
WHERE siswa.kd_kompetensi=kompetensi.`kd_kompetensi`
Perintah SQL (Structure Query Language)
SQL adalah bahasa standar yang digunakan untuk menyimpan, memanipulasi dan mengambil data dalam database. Dalam mempelajari SQL ada beberapa hal yang harus kita pahami, diantaranya :
A. Kelompok Perintah SQL
B. Constraints
C. Tipe Data (data type)
D. Objek Basis Data (database object)
Marilah kita rinci satu-persatu :
A. Kelompok Perintah SQL
| No. | Kelompok Perintah | Perintah | Objek | Operasi | Fungsi |
| 1. | DDL (Data Definition Language) | Create | Database, table, index | Membuat database, table atau index | |
| Alter Table | Column, constraint | Add, drop, change / modify | Mengubah struktur table (nama field, tipe data, field size) | ||
| Drop | database, table | Menghapus database atau table | |||
| 2. | DML (Data Manipulation Language) | Insert | table | Menambahkan data pada table | |
| Select | table | Menampilkan data dari table | |||
| Update | table | Mengubah data pada sebuah table | |||
| Delete | table | Menghapus data tertentu pada sebuah table | |||
| 3. | DCL (Data Control Language) | Grant | Memberikan hak akses kepada user tertentu | ||
| Revoke | Menghapus hak akses yang telah diberikan terhadap user tertentu | ||||
| 4. | TCL (Transaction Control Language) | Commit | Menyetujui transaksi yang baru saja di running (mengakhiri semua transaksi) | ||
| Rollback | Mengembalikan ke keadaan terakhir dari sebuah transaksi yang telah di commit |
B. Constraints
Constraints adalah aturan (batasan) yang diterapkan pada kolom (field) tertentu. Constraint pada basis data meliputi :
- Primary Key : Kombinasi dari UNIK dan NOT NULL. Mengidentifikasi setiap baris dalam tabel secara unik
- Foreign Key : Mengidentifikasi baris / rekaman di tabel lain secara unik
- Unique : Memastikan bahwa semua nilai (data) dalam kolom berbeda antara baris satu dengan yang lainnya
- Not Null : Memastikan bahwa kolom tidak dapat memiliki nilai NULL (mesti diisi)
- Check : Memastikan bahwa semua nilai (data) dalam kolom memenuhi kondisi tertentu
- Default : Menetapkan nilai default untuk kolom ketika tidak ada nilai yang ditentukan
- Index : Digunakan untuk membuat dan mengambil data dari database dengan sangat cepat
C. Tipe Data (Data Type)
Hal ketiga yang harus dipahami adalah penentuan tipe data, dengan tipe data kita bisa mengatur nilai (data) apa saja yang boleh dimasukkan pada tabel tertentu. Secara umum tipe data di DBMS dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian, yaitu : tipe data string, numerik, dan tanggal waktu. Dari tiga kelompok tipe data tersebut lagi selanjutnya di masing-masing DBMS diuraikan lagi menjadi tipe data yang lebih spesifik sesuai dengan peruntukannya. Berikut ini kita lihat tipe data dari DBMS MS Access, SQL Server, MySQL dan Oracle yang saya ambil dari beberapa sumber.
1. MySQL :
| a. String : char, varchar, binary, varbinary, tinyblob, tinytext, text, blob, mediumtext, mediumblob, logtext, longblob, enum, set. |
| b. Numerik : BIT, tinyint, bool, boolean, smallint, mediumint, int, bigint, float, double, double precision, decimal. |
| c. Tanggal dan Waktu : date, datetime, timestamp, time, year |
2. SQL Server
a. String : char, varchar, text, nchar, nvarchar, ntext, binary, varbinary, image
b. Numerik : bit, tinyint, smallint, int, bigint, decimal, numeric, smallmoney, money, float, real
c. Tanggal dan Waktu : datetime, datetime2, smalldatetime, date, time, datetimeoffset, timestamp
3. Microsoft Access :
a. String : Text, memo, yes/no, ole object, hyperlink, lookup wizard
b. Numerik : byte, integer, long, single, double, currency, autonumber
c. Tanggal dan Waktu: date/time
D. Objek Basis Data (database object)
Secara umum dalam DBMS biasa terdapat objek-objek berikut ini :
1. Tables (kumpulan tabel)
2. Views (kumpulan query yang disimpan)
3. Stored Procedure
4. Stored Function
5. Triggers
Jeruk Bali (Jeruk Besar)
Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk menghirup udara segar dan melaksanakan segala aktivitas yang rutin setiap hari, disela-sela kegiatan saya sempatkan untuk posting ulasan di blog ini. Kali ini kita bahas mengenai jeruk bali, kalaupun sebenarnya bukan berasal dari bali, entah kenapa sampai diberi nama jeruk bali. Jeruk bali (pomelo), memiliki nama ilmiah Citrus grandis / Citrus maxima, buah ini memiliki rasa asam dan ada manisnya.
Gambar jeruk bali tersebut saya foto tahun 2011, waktu itu tepat dibelakang rumah ortuku ada pohon jeruk bali yang kebetulan sedang berbuah, Alhamdulillah saya merasakan memetik sendiri dari pohonnya.
Jeruk sama saja seperti jeruk biasa (kecil), namun karena jeruk bali ini memiliki ukuran yang besar (kira-kira sebesar bola / kepala orang dewasa) tentunya memiliki kulit buah yang tebal, biji yang lebih besar namun dengan jumlah yang jarang. Cara mengkonsumsinya biasa saja, ada yang dimakan langsung, dibuat jus, atau bisa juga dicampur dengan buah-buah lain dalam sebuah sop buah. Negara kita (Indonesia) memiliki tanah yang subur sehingga berbagai buah-buahan bisa tumbur subur pula dan menghasilkan buah yang super-super bisa dikoonsumsi untuk diri sendiri dan keluarga, bisa juga dibudidayakan untuk dijual bakhan sampai di ekspor.
Terakhir melalui tulisan ini, saya menghimbau kepada para pembaca yang mmemiliki lahan kosong agar dimanfaatkan untuk menanam buah-buahan yang bermanfaat. Insyaa Alloh ketika suatu saat pohon tersebut sudah menghasilkan buah tentunya bukan haanya yang menanamnya yang akan memetik hasilnya juga orang laain ikut merasakannya. Demikian ulasan ini saya tulis, selamat menanam dan memetik hasilnya!.
Menanam Cabe Rawit (Cengek)

Kalau mendengar kata cabe rawit (cengek) pasti kesan yang didapat adalah rasa pedas. Memang itu rasa dari cabe rawit yaitu untuk memberikan rasa pedas pada bumbu di masakan, membuat sambal, atau dimakan langsung ketika memakan makanan tertentu. Katanya di dalam cabe rawit ada kandungan vitamin C nya, entah berapa banyak aku nggak tau 😀 karena belum pernah melakukan penelitian di laboratorium. 😛
Ok baiklah, kali ini saya mau berbagi tentang cara menanam cabe rawit. Ada beberapa langkah yang harus kita ketahui, diantaranya :
1. Siapkan cabe rawit yang super (pilih cabe yang sudah matang)
2. Jemur di tengah terik matahari sampai benar-benar kering (beberapa hari)
3. Setelah kering, pisahkan biji cabe rawit dengan kulit buahnya
4. Siapkan media untuk melakukan pembenihan cabe (di tanah langsung, pada poli bag ataupun di pot)
5. Taburkan benih cabe rawit pilihan di tempat pembenihan, tutup dengan tanah yang tipis supaya tidak kelihatan / tidak mudah terganggu oleh manusia, binatang, atau angin.
6. Siram pembenihan cabe rawit tersebut dengan air
7. Perhatikan benih cabe rawit tersebut setiap hari
8. Setelah tumbuh kurang lebih tingginya 10 cm , benih cabe tersebut siap dipindahkan ke media tanam yang akan dipakai (tanah, pot, atau polibag)

Pembenihan Cabe rawit di tanah langsung

Cabe rawit kuning yang sedang berbunga





















