Hidup Bertetangga Tanpa Empati: Mengapa Kebisingan Terus Dianggap Wajar?
Kebisingan dari tetangga hingga kafe live music atau deru sepeda motor gede (moge) di tengah permukiman bukan sekadar gangguan suara, tetapi juga persoalan etika bertetangga, tanggung jawab sosial, dan hak warga untuk hidup nyaman. I. Pendahuluan: Masalah Klasik yang Terus Berulang Masalah tetangga berisik merupakan salah satu persoalan sosial yang kerap muncul dalam kehidupan sehari-hari. Di lingkungan permukiman, gangguan suara bisa datang dari berbagai sumber, mulai dari penyewa tempat yang berteriak dan bercanda hingga larut malam, pengeras suara yang diputar dengan volume tinggi, hingga kafe yang menggelar pertunjukan live music di tengah rumah-rumah warga. Situasi seperti ini sering kali dianggap sepele oleh orang yang melakukannya, tetapi dapat menjadi sumber ketidaknyamanan bagi mereka yang harus mendengarnya berulang kali. Persoalan kebisingan di lingkungan permukiman bukan semata-mata tentang suara yang terlalu keras. Ada persoalan yang lebih mendasar, yaitu bagaim...