[{"body":" Kebebasan untuk menggunakan perangkat lunak tersebut untuk tujuan apa pun. Kebebasan untuk mempelajari dan meningkatkan perangkat lunak tersebut. Kebebasan untuk membagikan perangkat lunak tersebut. Kebebasan untuk berkolaborasi terhadap perangkat lunak tersebut. Mari kita telaah setiap empat prinsip kebebasan tersebut lebih lanjut.\n0: Penggunaan perangkat lunak Kebebasan nomor \u0026ldquo;nol\u0026rdquo; menjamin hak bagi setiap orang menggunakan perangkat lunak untuk tujuan apa pun. Anda memiliki hak dari penggunaan semua Free Software untuk tujuan apa pun, termasuk komersial \u0026ndash; tampak bertolak-belakang, tapi Anda sebenarnya dapat menjual Free Software. Anda juga dapat menggabungkan Free Software ke dalam pekerjaan Anda, dengan syarat-syarat tertentu \u0026ndash; ada beberapa ketentuan, yang akan kita bahas dalam penggunaan ulang Free Software.\nDalam bahasa Free Software, hal ini dikenal juga dengan kebutuhan \u0026ldquo;tanpa-diskriminasi\u0026rdquo;. 1: Mempelajari dan meningkatkan perangkat lunak Kebebasan pertama menjamin hak untuk mempelajari perilaku program. Anda berhak memahami bagaimana perangkat lunak yang Anda gunakan bekerja! Untuk memfasilitasi ini, sumber kode harus dimasukkan bersama dengan perangkat lunak. Penerbit dari Free Software tidak bisa menggelapkan (obfuscate) sumber kode, melarang reverse engineering, atau mencegah Anda dari menggunakan sumber kode tersebut.\nLebih lanjut lagi Anda berhak meningkatkan sumber kode. Anda tidak saja diberikan hak untuk membaca sumber kode dari Free Software, tapi juga mengubahnya sesuai dengan keinginan Anda.\n2: Membagikan perangkat lunak Kebebasan kedua menjamin hak untuk membagikan Free Software dengan yang lain. Jika Anda memiliki salinan dari Free Software, Anda dapat memberikan salinan tersebut kepada teman Anda, atau merilis-nya dalam situs Anda, atau menggabungkan-nya dengan perangkat lunak lain dan membagikan-nya sebagai bagian dari keseluruhan. Anda juga dapat membagikan hasil peningkatan Anda \u0026ndash; sehingga menguntungkan bagi semua orang!\nAnda dapat mengenakan biaya kepada orang yang Anda bagikan, misalnya untuk menutup biaya internet. Tapi ingatlah bahwa penerima juga berhak untuk membagikan-nya dengan yang lain, tanpa harus membayar royalti. 3: Kolaborasi terhadap perangkat lunak Kebebasan ketiga menjamin hak tambahan: hak untuk berkolaborasi dengan orang lain untuk meningkatkan perangkat lunak. Anda dapat mempelajari, meningkatkan, dan membagikan sumber kode, dan orang lain yang Anda bagikan juga bisa mempelajari, meningkatkan, dan membagikan-nya kembali dengan Anda. Inilah fondasi dari Gerakan Free Software: komunitas global dari penggiat perangkat lunak, berbagi dan meningkatkan perangkat lunak secara bersama-sama.\nLanjut: lisensi Free Software ","link":"https://writefreesoftware.org/id/learn/four-freedoms/","section":"learn","title":"Empat prinsip kebebasan"},{"body":"Ke empat prinsip kebebasan secara umum dijamin lewat penggunaan sebuah lisensi Free Software. Ada banyak macam lisensi dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing, menyesuaikan dengan situasi unik dari proyek perangkat lunak.\nBagaimana cara kerja lisensi dari Free Software Lisensi dari Free Software memberikan hak-hak yang diperlukan, mungkin dengan beberapa kondisi (seperti atribusi), untuk membentuk empat prinsip kebebasan bagi penerima perangkat lunak. Setiap lisensi perangkat lunak bisa saja lisensi buat Free Software jika ia memegang empat prinsip kebebasan, namun secara praktis kebanyakan proyek memilih salah satu dari sekian banyak lisensi yang terkenal. Informasi tentang lisensi perangkat lunak ini dan bagaimana cara memilih di antara mereka untuk proyek Anda dijelaskan dalam memilih lisensi.\nTerkadang Anda akan menemukan lisensi Free Software dalam berkas \u0026ldquo;LICENSE\u0026rdquo; atau \u0026ldquo;COPYING\u0026rdquo; yang ada di dalam sumber kode perangkat lunak. Proyek lainnya, khususnya yang menggabungkan perangkat lunak dari beragam sumber, memiliki cara yang kompleks dalam penggunaan lisensi. Pendekatan umum untuk kasus seperti ini ada di spesifikasi REUSE.\nJika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana lisensi bekerja lebih rinci, tetap baca artikel ini. Jika tidak:\nLanjut: Ikut serta Sifat umum dari lisensi Free Software Untuk memahami kewajiban Anda di bawah lisensi mana pun, Anda harus membacanya (dan mungkin konsultasi dengan pengacara, khususnya bila Anda merepresentasikan entitas bisnis). Namun, kebanyakan lisensi Free Software memiliki beberapa sifat yang mirip satu dengan yang lain, dan Anda bisa memahami semuanya dengan mempelajari tentang beberapa sifat tersebut. Berikut beberapa sifat umum dari lisensi Free Software:\nAtribusi Klausa atribusi membutuhkan Anda untuk mencantumkan penulis, dari hasil kerja, saat mendistribusikan atau menggunakan perangkat lunak yang menggunakan lisensi dengan klausa tersebut. Hal ini biasanya dilakukan dengan mencantumkan seluruh lisensi, atau terkadang cukup dengan mencantumkan hak cipta, saat Anda mendistribusikan, memodifikasi, atau menggabungkan sebagian atau keseluruhan perangkat lunak.\nBerikut contoh atribusi dari lisensi MIT:\nPermission is hereby granted, free of charge, to any person obtaining a copy of this software and associated documentation files (the “Software”), to deal in the Software without restriction, including without limitation the rights to use, copy, modify, merge, publish, distribute, sublicense, and/or sell copies of the Software, and to permit persons to whom the Software is furnished to do so, subject to the following conditions:\nThe above copyright notice and this permission notice shall be included in all copies or substantial portions of the Software.\nPeringatan garansi Free Software sering kali dilihat sebagai hadiah. Sebagai pertukaran dari hadiah ini, Anda akan diminta untuk menerima perangkat lunak tersebut seadanya, tanpa ada ekspektasi dukungan atau garansi dari penerbit. Peringatan garansi ini digunakan untuk mencegah penulis bertanggung jawab dari penggunaan Free Software yang mereka rilis, jadi penerima-lah yang bertanggung jawab sepenuhnya dengan apa yang mereka lakukan dengan perangkat lunak tersebut.\nBerikut contoh peringatan garansi pada lisensi MIT:\nTHE SOFTWARE IS PROVIDED “AS IS”, WITHOUT WARRANTY OF ANY KIND, EXPRESS OR IMPLIED, INCLUDING BUT NOT LIMITED TO THE WARRANTIES OF MERCHANTABILITY, FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE AND NONINFRINGEMENT. IN NO EVENT SHALL THE AUTHORS OR COPYRIGHT HOLDERS BE LIABLE FOR ANY CLAIM, DAMAGES OR OTHER LIABILITY, WHETHER IN AN ACTION OF CONTRACT, TORT OR OTHERWISE, ARISING FROM, OUT OF OR IN CONNECTION WITH THE SOFTWARE OR THE USE OR OTHER DEALINGS IN THE SOFTWARE.\nCopyleft Beberapa lisensi tidak hanya membolehkan Anda membagikan peningkatan, tapi mengharuskan Anda membagikan perangkat lunak atau turunan dari perangkat lunak tersebut dengan menggunakan lisensi yang sama. Bentuk seperti ini adalah lisensi copyleft: sebuah perangkat untuk melindungi Free Software dari tercampur dengan hasil kerja yang tidak-bebas.\nBerikut contoh copyleft dari Mozilla Public License 2.0:\nAll distribution of Covered Software in Source Code Form, including any Modifications that You create or to which You contribute, must be under the terms of this License. You must inform recipients that the Source Code Form of the Covered Software is governed by the terms of this License, and how they can obtain a copy of this License. You may not attempt to alter or restrict the recipients’ rights in the Source Code Form.\nLisensi copyleft dijelaskan lebih detil dalam Apa itu Copyleft? Kompatibilitas lisensi dan sub-lisensi Kemampuan untuk menggabungkan hasil kerja secara bersama adalah sifat esensial dari ekosistem Free Software, namun penggunaan beberapa lisensi dengan hak cipta yang berbeda kadang membuat pekerjaan menjadi sukar. Maka sub-lisensi dan kompatibilitas lisensi membantu: banyak lisensi Free Software membuat ketentuan bagaimana mereka dapat dikembangkan dengan mengikuti syarat-syarat dari lisensi lainnya. Hal ini membolehkan kita menggabungkan perangkat lunak dengan dua atau lebih lisensi yang kompatibel untuk menghasilkan perangkat lunak baru dengan tetap memenuhi syarat lisensi dari semuanya.\nTidak semua lisensi memiliki syarat yang kompatibel satu dengan yang lain; khususnya lisensi copyleft condong kurang kompatibel dengan yang lain. Perangkat lunak dengan lisensi yang tidak kompatibel tidak bisa digabungkan dengan hasil kerja yang lain.\nAnda dapat mempelajari tentang kompatibilitas lisensi dalam Penggunaan ulang Free Software. Penggunaan merek dagang dan hak paten Lisensi perangkat lunak umumnya berurusan dengan hak cipta, namun penerbit perangkat lunak komersil memegang jenis properti intelektual yang lain, seperti hak dagang dan paten. Beberapa lisensi Free Software memiliki klausa yang menangani hubungan antara hak cipta dan properti intelektual yang lain, misalnya menyetujui bahwa penggunaan perangkat lunak tidak akan melanggar paten dari pemegang hak cipta, atau melarang penggunaan hak dagang dari pemegang hak cipta.\nBerikut contohnya dari Apache 2.0 license:\nGrant of Patent License. Subject to the terms and conditions of this License, each Contributor hereby grants to You a perpetual, worldwide, non-exclusive, no-charge, royalty-free, irrevocable (except as stated in this section) patent license to make, have made, use, offer to sell, sell, import, and otherwise transfer the Work, where such license applies only to those patent claims licensable by such Contributor that are necessarily infringed by their Contribution(s) alone or by combination of their Contribution(s) with the Work to which such Contribution(s) was submitted. If You institute patent litigation against any entity (including a cross-claim or counterclaim in a lawsuit) alleging that the Work or a Contribution incorporated within the Work constitutes direct or contributory patent infringement, then any patent licenses granted to You under this License for that Work shall terminate as of the date such litigation is filed. ","link":"https://writefreesoftware.org/id/learn/licenses/","section":"learn","title":"Lisensi Free Software"},{"body":"Copyleft adalah lisensi yang unik terhadap Free Software. Ia dirancang untuk mendorong proliferasi Free Software dan melindungi-nya dari tercampur dengan pekerjaan yang tidak bebas. Ia bekerja dengan memberikan Anda tidak saja hak untuk berbagi peningkatan (perubahan, perbaikan), tapi juga kewajiban untuk membagikan peningkatan Anda dengan kondisi-kondisi tertentu. Sangatlah penting untuk memahami kewajiban ini saat menggunakan perangkat lunak dengan lisensi copyleft dalam pekerjaan Anda.\nCatatan: Kebingungan antara terminologi copyleft dan \u0026ldquo;Free Software\u0026rdquo; sering terjadi: perangkat lunak yang bukan copyleft bisa jadi Free Software, dan perangkat lunak Open Source bisa jadi copyleft. Namun, mereka yang bergerak dalam Free Software cenderung lebih menyukai lisensi copyleft daripada yang bergerak dalam Open Source. Spektrum dari copyleft Beberapa lisensi Free Software menempati ruang spektrum yang berbeda, dari yang permisif sampai copyleft, berdasarkan tingkat penekanan pada syarat dan kondisi dalam lisensi tersebut. Lisensi yang permisif cenderung membolehkan penggunaan hasil kerja dengan kewajiban yang sedikit dan tidak memberatkan, seperti kondisi mencantumkan nama penulis asli dari hasil kerja. Sebaliknya, lisensi yang copyleft mengharuskan untuk membagikan perubahan Anda dan hasil pekerjaan turunan dengan lisensi yang sama.\nBeragam lisensi perangkat lunak dan contoh proyek yang menggunakan mereka, dikelompokkan dalam spektrum copyleft. Gambar asli oleh David A Wheeler, CC BY-SA 3.0. Kenapa memilih lisensi copyleft? Sangatlah umum bagi Free Software dengan lisensi-permisif digunakan dalam pekerjaan yang tidak bebas. Hal ini sering kali dilakukan karena profit dengan mengindahkan empat kebebasan bagi pengguna yang menerima hasil kerja tersebut, menggali profit dari penggunaan perangkat lunak tanpa memberi balik ke komunitas Free Software.\nLisensi copyleft mengatasi beberapa masalah ini:\nCopyleft mempromosikan proliferasi dari Free Software dan empat kebebasan dengan memastikan bahwa hasil kerja yang dibangun dengan Free Software tumbuh dan menguntungkan ekosistem Free Software. Copyleft menjamin mereka yang meningkatkan atau menggunakan Free Software membagikan perubahan mereka dengan komunitas, sehingga semua pengguna mendapatkan keuntungan dari peningkatan tersebut. Perangkat lunak dengan lisensi copyleft dapat dijual, seperti perangkat lunak bebas lainnya, namun mengharuskan setiap peningkatan dari hasil komersial tetap menjamin empat kebebasan dipegang oleh semua partisipan. Lebih lanjut, tidak mudah mengubah lisensi dari perangkat lunak yang copyleft jika hak cipta dipegang secara bersama-sama, sebagai landasan yang menjamin masa depan dari perangkat lunak sebagai Free Software.\nCopyleft lemah dan kuat Lisensi copyleft berbeda dalam seberapa kuat klausa copyleft mempengaruhi penggunaan ulang dari perangkat lunak. Sebagai contohnya, lisensi copyleft lemah Mozilla Public License (MPL) adalah berbasis-berkas, yang mana klausa dari copyleft melingkupi berkas-berkas dari sumber kode secara tersendiri, bukan seluruh proyek: Anda dapat mengambil dan menggunakan salah satu berkas ber-lisensi MPL ke dalam proyek lain tanpa harus me-lisensi ulang seluruh proyek, selama Anda merilis setiap perubahan terhadap berkas tersebut.\nContoh yang lebih kuat yaitu GNU Lesser General Public License (LGPL), yang khusus menangani pustaka perangkat lunak. Setiap pustaka tersebut dikompilasi menjadi satu artifak perangkat lunak, seperti shared object atau arsip statis, dan ketentuan copyleft berlaku terhadap seluruh artifak. Namun, bila digabung dengan program pihak-ketiga, klausa copyleft tidak berlaku lagi. Yang lebih kuat lagi yaitu GNU General Public License (GPL), yang mana klausa dari copyleft berlaku terhadap keseluruhan program sebagai artifak perangkat lunak.\nDi ujung spektrum dari copyleft yaitu lisensi seperti GNU Affero General Public License (AGPL), yang memperluas GPL supaya berlaku untuk perangkat lunak yang digunakan dalam jaringan, seperti basis data, dan menganggap pengguna dari perangkat lunak tersebut sebagai \u0026ldquo;penerima\u0026rdquo;, sehingga berhak menerima sumber kode.\nBagaimana menggunakan hasil kerja copyleft Cara paling mudah menggunakan hasil kerja dari copyleft yaitu menerapkan lisensi mereka ke dalam hasil kerja Anda dan mendistribusikan-nya (dengan lisensi yang sama).\nJika Anda tidak ingin seperti itu, Anda hanya dapat menggunakan hasil kerja copyleft di bawah kondisi yang dibolehkan oleh lisensi-nya, dan kemungkinan terbatas pada penggunaan dari hasil kerja copyleft yang lemah. Sebagai contohnya, jika perangkat lunak Anda bergantung pada sebuah pustaka dengan lisensi LGPL, Anda dapat menggunakan lisensi apa pun terhadap hasil kerja Anda tapi harus membagikan perubahan yang Anda buat pada pustaka tersebut. Jika pustaka tersebut menggunakan lisensi GPL atau AGPL, pendekatan Anda akan lebih terbatas. Bacalah ketentuan dari setiap lisensi secara seksama dan konsultasi dengan pengacara jika Anda tidak yakin bagaimana cara kerjanya.\nUntuk lebih rinci, lihat halaman penggunaan ulang Free Software.\nSoftware Freedom Conservancy adalah sebuah organisasi yang bekerja, salah satunya, menempuh jalur hukum untuk penerapan copyleft. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang penerapan copyleft bagi proyek Anda, Anda bisa berkonsultasi dengan mereka. ","link":"https://writefreesoftware.org/id/learn/copyleft/","section":"learn","title":"Apa itu copyleft?"},{"body":"Banyak dari proyek Free Software membutuhkan bantuan. Tidak masalah wilayah keahlian Anda \u0026ndash; ahli bahasa pemrograman, menulis dokumentasi, manajemen komunitas, ahli penjualan, ahli rancang dan seni \u0026ndash; akan selalu ada proyek di luar sana yang membutuhkan bantuan Anda. Perhatikan perangkat lunak yang Anda gunakan setiap hari: ada kemungkinan banyak dari mereka adalah Free Software.\nKomunitas tersebut sudah tidak sabar bertemu dengan anda! Carilah tempat berkomunikasi, forum internet, dan tempat berkumpul lainnya dan perkenalkan diri Anda.\nHal-hal yang harus diketahui Saat Anda memberikan peningkatan pada Free Software, Anda biasanya diharapkan untuk memberikan-nya sesuai dengan syarat-syarat dari lisensi perangkat lunak yang proyek tersebut gunakan. Bacalah lisensi tersebut dan pastikan Anda setuju dengan syarat-nya terlebih dahulu sebelum memberikan hasil kontribusi anda.\nJika bukan Anda yang memiliki hasil kerja yang Anda berikan (contohnya, Anda berkontribusi dalam waktu kerja atau menggunakan peralatan perusahaan), Anda harus memastikan otorisasi dari pemegang hak cipta. Hal ini juga berlaku bila Anda menggunakan sumber kode dari proyek Free Software lainnya \u0026ndash; lihat Penggunaan Free Software untuk lebih rinci.\nMengenai \u0026ldquo;Contributor License Agreements\u0026rdquo; Beberapa proyek akan meminta Anda menandatangani sebuah \u0026ldquo;Contributor License Agreement\u0026rdquo; (CLA), atau dokumen yang mirip, saat memberikan kontribusi Anda. Sangatlah penting untuk membaca dokumen tersebut secara teliti. Dokumen tersebut mungkin digunakan untuk memastikan bahwa Anda-lah yang memegang hak cipta dari perubahan dan hak untuk berkontribusi. Namun, banyak juga dari dokumen persetujuan tersebut meminta Anda untuk mengindahkan hak-hak Anda, misalnya membolehkan penerbit menggabungkan perubahan Anda ke dalam perangkat lunak versi yang tidak-bebas.\nAnda tidak diwajibkan untuk melepaskan hak-hak Anda. Persetujuan seperti itu diperlukan bagi penulis asli untuk menggabungkan perubahan Anda ke dalam versi perangkat lunak mereka, dan mendistribusikan perubahan tersebut atas nama Anda. Namun, Anda selalu berhak mendistribusikan peningkatan dari perangkat lunak itu sendiri, terpisah dari pemilik aslinya.\nPenulis dari Free Software sangat tidak dianjurkan menggunakan CLA untuk mengatur kontribusi dari komunitas mereka. Untuk lebih rinci lihat Mengatur pemilik hak cipta.\n","link":"https://writefreesoftware.org/id/learn/participate/contribute/","section":"learn","title":"Berkontribusi pada Free Software"},{"body":" \u0026ldquo;Free Software\u0026rdquo; (Perangkat lunak Bebas) adalah perangkat lunak yang dikembangkan dan dirilis berdasarkan prinsip-prinsip yang menghargai hak-hak dan kebebasan dari pengguna dan pembuatnya — kebebasan untuk menggunakan, mempelajari, meningkatkan, dan berbagi perangkat lunak. Pergerakan Free Software adalah komunitas global dari pengembang dan pengguna perangkat lunak yang berkolaborasi membangun perangkat lunak berdasarkan prinsip-prinsip tersebut.\nSetiap perangkat lunak dianggap Free Software selama ia memegang empat kebebasan utama:\nKebebasan untuk menggunakan perangkat lunak tersebut untuk tujuan apa pun. Kebebasan untuk mempelajari dan meningkatkan perangkat lunak tersebut. Kebebasan untuk membagikan perangkat lunak tersebut. Kebebasan untuk berkolaborasi terhadap perangkat lunak tersebut. Perangkat lunak yang memegang empat kebebasan tersebut adalah Free Software. Perangkat lunak yang tidak memegang salah satu dari kebebasan tersebut bukanlah Free Software.\nSelanjutnya: Empat kebebasan Apa itu perangkat lunak \u0026ldquo;open source\u0026rdquo;? Open Source adalah pergerakan yang mirip dengan Free Software. Pergerakan-nya berbeda pada target penggunanya: Open Source lebih condong fokus pada komersial, sementara Free Software condong berpihak pada pengguna. Namun, kedua pergerakan ini sangat berdekatan dan terkadang bekerja secara bersama-sama. Setiap pergerakan memiliki pandangan yang berbeda mengenai kebebasan perangkat lunak, namun secara praktis hampir semua perangkat lunak Free Software juga dianggap Open Source dan sebaliknya. Definisi dari Open Source dan empat kebebasan saling kompatibel satu sama lain.\nKedua pergerakan ini secara keseluruhan sering kali dikenal dengan \u0026ldquo;Free and Open Source Software\u0026rdquo;, atau \u0026ldquo;FOSS\u0026rdquo;.\nPada umumnya, semua perangkat lunak Open Source adalah Free Software, dan sebaliknya. Anda dapat mempelajari tentang Open Source lebih lanjut di opensource.org.\nApa itu perangkat lunak \u0026ldquo;source available\u0026rdquo; (sumber kode tersedia)? Perangkat lunak \u0026ldquo;Sumber (kode) tersedia\u0026rdquo; mengacu pada setiap perangkat lunak yang mana sumber kode-nya dapat dibaca, yang bisa saja memegang empat kebebasan di atas. Namun, perangkat lunak tersebut bisa saja membatasi penggunaan secara komersil, membatasi distribusi ulang, mencegah pengguna memodifikasi perangkat lunak, dan lainnya. Semua Free dan Open Source Software menyediakan sumber kode mereka, namun tidak semua \u0026ldquo;sumber kode tersedia\u0026rdquo; adalah Free Software.\nPerangkat lunak \u0026ldquo;Sumber kode tersedia\u0026rdquo; umumnya tidak bebas pakai. ","link":"https://writefreesoftware.org/id/learn/","section":"learn","title":"Tentang Free Software"},{"body":"Ada banyak cara untuk ikut serta dalam pergerakan Free Software, termasuk dengan merilis proyek perangkat lunak Anda, berkontribusi terhadap komunitas Free Software, membuat acara dan aktivitas untuk Free Software dan banyak lainnya.\nBelajar berkontribusiBelajar menerbitkan\n","link":"https://writefreesoftware.org/id/learn/participate/","section":"learn","title":"Ikut serta"},{"body":"Punya ide bagus untuk proyek Free Software dan ingin merilisnya? Baguslah! Berikut langkah-langkahnya:\nBuat dan tulis kodenya! Pilih lisensi perangkat lunak Rilis proyek Anda Bangun komunitas (opsional) Menulis perangkat lunak Anda Tentu saja kami tidak dapat membantu Anda dalam hal ini. Namun, sebuah saran dari kami: rilis lebih awal. Banyak penulis yang enggan merilis kode mereka, khawatir dengan kurangnya dokumentasi, fitur yang kurang, celah-celah yang banyak, atau bahkan hanya kode yang jelek \u0026ndash; semuanya harus diperbaiki sebelum siap dirilis. Tidak juga! Merilis lebih awal adalah langkah yang penting untuk mendapatkan umpan balik dan sangat penting untuk mendapatkan perhatian dari orang lain yang mungkin bisa membantu Anda. Rilis kode Anda secepat mungkin.\nMemilih lisensi Sebelum Anda merilis, Anda harus memilih sebuah lisensi Free Software yang cocok dengan Anda. Anda dapat menulis lisensi sendiri, namun sangat tidak disarankan, bahkan untuk perusahaan besar yang bisa menyewa pengacara membuat lisensi yang baru. Ada banyak lisensi yang mungkin sesuai dengan kebutuhan Anda, dan kita dapat melihat dan memilih salah satu yang sesuai bagi Anda dalam memilih lisensi.\nMemilih sebuah lisensi diperlukan saat merilis sebuah proyek Free Software \u0026ndash; jika lisensi tidak ada, pekerjaan Anda dianggap menjadi tidak-bebas. Pilihan Anda memiliki konsekuensi yang penting pada jangka panjang proyek Anda, jadi teliti lah dalam memilih. Langkah ini sangat penting.\nMerilis proyek Anda Saat Anda siap merilis proyek Anda, cara paling mudah adalah dengan mengunggah-nya ke sebuah bengkel perangkat lunak. Ada banyak pilihan, setiap-nya menyediakan beragam fitur untuk membuat pengembangan dan kolaborasi lebih mudah bagi Anda. Kebanyakan \u0026ldquo;bengkel perangkat lunak\u0026rdquo; ini adalah Free Software juga \u0026ndash; kami rekomendasi kan menggunakan yang bebas daripada alternatif lain yang tidak-bebas. Berikut beberapa pilihannya:\nCodeberg SourceHut Anda juga dapat merilis dalam infrastruktur Anda sendiri. Dengan mengunggah arsip (.zip, .tar.gz, atau format lain) dari proyek Anda dalam sebuah peladen web Anda sendiri sudah cukup, namun Anda juga bisa menjalankan seluruh \u0026ldquo;bengkel perangkat lunak\u0026rdquo; di peladen Anda sendiri jika itu lebih cocok bagi proyek anda.\nMembangun komunitas Salah satu keuntungan merilis Free Software yaitu komunitas dapat ikut serta membantu membuatnya lebih baik daripada bekerja sendiri. Mengelola komunitas sangat penting untuk memastikan perangkat lunak Anda menjadi lebih baik. Kami menulis artikel tentang beragam subjek bagi semua peserta Free Software, termasuk saran dalam membangun dan mengelola komunitas.\n","link":"https://writefreesoftware.org/id/learn/participate/publish/","section":"learn","title":"Merilis Free Software"},{"body":"Memilih sebuah lisensi adalah bagian penting dalam merilis proyek Free Software Anda. Ada banyak pilihan, dan setiap-nya memiliki kekurangan dan implikasi bagi proyek Anda di masa depan. Akan sangat sukar untuk mengubah lisensi nantinya, jadi Anda harus memperhatikan secara teliti dari awal.\nBerikut beberapa lisensi Free Software yang kami rekomendasikan, dan kenapa Anda harus memilihnya.\nSetelah Anda memilih lisensi, masukan ke dalam perangkat lunak Anda. Cara paling mudah yaitu menyalin versi teks ke dalam berkas \u0026ldquo;COPYING\u0026rdquo; dalam repositori sumber kode Anda. Untuk skenario yang lebih komples, kami merekomendasikan pendekatan REUSE. Lisensi-lisensi copyleft Lisensi copyleft berguna untuk memastikan bahwa perangkat lunak Anda tetap bebas. Penggunaan copyleft mengharuskan setiap orang yang melakukan peningkatan terhadap perangkat lunak Anda merilis-nya di bawah lisensi copyleft yang sama, yang mana memastikan bahwa Anda dapat menggabungkan peningkatan mereka ke dalam versi Anda lagi. Untuk lebih rinci, lihat Apa itu copyleft?\nKelebihan Memastikan perangkat lunak tetap bebas Mendorong kontribusi dari komunitas Mempromosikan Free Software secara umum Kekurangan Kurang atraktif dari sisi bisnis Harus mempertimbangkan kompatibilitas lisensi untuk penggunaan ulang Lisensi copyleft yang direkomendasikan Lisensi Digunakan untuk \u0026hellip; Pendekatan copyleft Mozilla Public License 2.0 Pustaka (membolehkan vendor) Berbasis-berkas GNU Lesser General Public License Pustaka (tidak membolehkan vendor) Berbasis-objek GNU General Public License Program Berbasis-program GNU Affero General Public License Layanan jaringan Berbasis-jaringan Lisensi permisif Lisensi permisif secara relatif memiliki sedikit kewajiban dari sisi penerima perangkat lunak Anda. Lisensi ini membolehkan perangkat lunak bebas digunakan ulang dan diintegrasikan ke dalam proyek perangkat lunak mana pun, termasuk yang tidak-bebas. Lisensi ini berguna untuk proyek yang menargetkan penggunaan komersil atau adopsi yang luas.\nKelebihan Membolehkan penggunaan ulang yang mudah Mendorong adopsi lebih luas Menarik pengguna dari sisi bisnis Kekurangan Dapat digabungkan ke dalam kerja tidak-bebas Kurang mendorong kontribusi dari komunitas Lisensi permisif yang direkomendasikan Kami merekomendasikan lisensi permisif berikut:\nMIT license BSD 3-clause license Rekomendasi untuk bisnis Bagi perusahaan yang merilis Free Software, menginginkan penggunaan lisensi yang permisif yang mengikutkan hak dagang dan hak patent. Untuk tujuan ini kami merekomendasikan Apache 2.0 license.\nDomain publik Penerbit yang menginginkan perangkat lunak mereka masuk ke domain publik haruslah ingat bahwa domain publik itu sendiri tidak cukup bagi penggunaan secara internasional. Kami merekomendasikan lisensi berikut, yang menyediakan hak legal yang sama dengan domain publik dengan cara yang kompatibel dengan hukum-hukum internasional:\nCreative Commons 0 Unlicense Lisensi untuk situasi lain Kami memiliki halaman terpisah untuk rekomendasi lisensi bagi aset yang bukan perangkat lunak, seperti multimedia:\nLisensi aset yang bukan perangkat lunak\n","link":"https://writefreesoftware.org/id/learn/participate/choose-a-license/","section":"learn","title":"Memilih lisensi"},{"body":"Lisensi Free Software umumnya cocok untuk melisensi perangkat lunak saja. Namun, proyek Free Software juga terkadang mengikutkan media yang bukan perangkat lunak, seperti karya seni dan dokumentasi. Kami rekomendasi-kan untuk menggunakan lisensi yang berbeda untuk kasus ini. Kami memiliki beberapa rekomendasi lisensi yang cocok untuk media yang bukan perangkat lunak, namun tetap dengan spirit Free Software, dan kompatibel dengan lisensi Free Software.\nCreative Commons Kebanyakan aset multimedia \u0026ndash; gambar, suara, video, tulisan, dan lainnya \u0026ndash; lebih cocok bila menggunakan lisensi Creative Commons, yang memiliki opsi-opsi yang bisa diatur seperti copyleft dan atribusi. Tapi ingatlah, bahwa, varian dari lisensi Creative Commons seperti -ND (tanpa turunan) dan -NC (bukan-komersil) tidak kompatibel dengan Free Software, dan penggunaan aset tersebut akan membatasi utilitas dari proyek Anda dalam ekosistem Free Software.\nPerangkat keras Proyek perangkat keras (skematis, sumber HDL, dan lain-lain) didorong untuk menggunakan lisensi CERN Open Hardware.\nFont Lisensi SIL Open Font di rekomendasikan untuk mendistribusikan font yang kompatibel dengan Free Software.\nDokumentasi Kebanyakan proyek tidak menggunakan lisensi khusus untuk dokumentasi mereka. Biasanya, GNU Free Documentation License digunakan untuk kasus ini.\n","link":"https://writefreesoftware.org/id/learn/participate/assets/","section":"learn","title":"Melisensi asset yang bukan perangkat lunak"},{"body":"Kepemilikan hak cipta dalam Free Software perlu diperjelas. Tanpa adanya Contributor License Agreement (CLA) atau dokumen yang serupa (sebuah praktik yang kami sangat tidak anjurkan), bagaimana pengembang dan penerbit Free Software mengatur hak-hak legalitas yang berhubungan dengan hak cipta perangkat lunak?\nSiapa yang memiliki proyek Free Software? Saat Anda berkontribusi pada proyek Free Software, jika Anda tidak memberikan hak cipta ke orang lain, Anda akan tetap memiliki hak properti intelektual terhadap kontribusi Anda. Perubahan Anda kemudian di-lisensi-kan ke orang lain, termasuk pemegang hak cipta lainnya, di bawah syarat yang sama dari lisensi proyek tersebut di-distribusi-kan.\nOleh karena itu, pada banyak kasus, hak cipta dari proyek Free Software dipegang secara bersama-sama oleh orang-orang yang telah memberikan kontribusi properti intelektual mereka, yang kemudian me-lisensi kan ke pengguna, dan ke sesama kontributor, dengan sebuah lisensi Free Software.\nMembangun riwayat hak cipta Bagi beberapa proyek, khususnya proyek komersil, memiliki prosedur untuk setiap kontribusi:\nKontributor memegang hak cipta bagi kontribusi mereka, atau pemegang hak cipta memberikan otorisasi untuk menggunakan hasil kontribusi tersebut. Kontributor setuju me-lisensi-kan hak cipta mereka di bawah syarat dari lisensi proyek. Jika proyek Anda ingin membangun prosedur riwayat hak cipta dengan cara tersebut, kami rekomendasi-kan menggunakan Developer Certificate of Origin. Kebanyakan proyek memfasilitasi hal ini dengan meminta kontributor supaya \u0026ldquo;sign-off\u0026rdquo; (menandatangani) kontribusi mereka. Sistem kontrol versi seperti Git menyediakan cara ini dengan mengindikasikan bahwa setiap kontribusi telah ditandatangani dengan \u0026ldquo;git commit -s\u0026rdquo;.\nMengubah lisensi proyek Anda mungkin suatu saat ingin mengubah lisensi dari proyek Anda.\nJika proyek di-lisensi dengan lisensi permisif, biasanya memungkinkan untuk proyek tersebut menggunakan lisensi yang baru, dengan menerapkan lisensi baru terhadap perubahan di masa depan. Anda harus tetap tunduk dengan syarat lisensi yang asli, seperti atribusi, namun perubahan selanjutnya akan diberikan lisensi dengan syarat-syarat yang berbeda. Dengan cara ini, mengubah lisensi sama dengan membuat proyek baru dan menggabungkan basis kode asli ke dalamnya.\nNamun, bila proyek tersebut menggunakan lisensi copyleft, hal ini lebih sukar \u0026ndash; terkadang tidak memungkinkan. Hal ini merupakan sifat dari lisensi copyleft: untuk mencegah proyek tersebut digabungkan ke dalam perangkat lunak tidak bebas. Anda biasanya tidak bisa me-lisensi sebuah proyek copyleft dengan cara yang sama Anda mengubah lisensi dari proyek permisif.\nProyek dengan lisensi copyleft bisa diganti lisensi-nya, dengan syarat (a) pastikan meminta permisi ke semua pemegang hak cipta, atau (b) tulis ulang kontribusi mereka. Pendekatan ini juga cocok jika Anda ingin mengubah lisensi permisif tanpa mengikuti syarat-syarat aslinya (seperti atribusi), namun biasanya hal ini tidak sebanding usahanya, mempertimbangkan lisensi yang permisif relatif tidak memberatkan.\nOleh karena itu memegang hak cipta secara bersama-sama, oleh dan di antara para kontributor, bukan diberikan ke satu entitas, sangat di-rekomendasi-kan bagi proyek copyleft: ia memperkuat jaminan jangka panjang dari status proyek Free Software dengan membuatnya lebih sukar mengubahnya ke lisensi yang tidak bebas.\n","link":"https://writefreesoftware.org/id/learn/participate/copyright-ownership/","section":"learn","title":"Mengatur kepemilikan hak cipta"},{"body":"Salat satu keuntungan dari Free Software adalah potensi yang tinggi dari penggunaan ulang. Anda dapat menggabungkan kode dari proyek Free Software lain ke dalam proyek yang baru, menghemat waktu. Tentu saja Anda harus menghargai hasil kerja dari proyek yang asli, dan ini berarti tunduk dengan syarat-syarat dari lisensi Free Software yang mereka gunakan.\nSelalu baca lisensi dengan teliti saat menggabungkan hasil kerja orang lain ke dalam perangkat lunak Anda. Menggabungkan perangkat lunak permisif Daya tarik utama dari lisensi perangkat lunak yang permisif yaitu kita bisa menggabungkan-nya ke dalam kerja apa pun dengan sedikit kewajiban terhadap pemegang hak cipta yang aslinya. Kebanyakan lisensi permisif membutuhkan Anda hanya mencantumkan teks lisensi, atau cuma pernyataan hak cipta, dalam produk Anda. Bagi proyek Free Software yang menggabungkan kode dengan lisensi permisif ke dalam hasil kerja mereka, memenuhi kewajiban ini biasanya semudah menambahkan berkas lisensi tambahan ke dalam sumber kode Anda.\nSaat menggabungkan perangkat lunak dengan lisensi permisif ke dalam hasil kerja yang tidak-bebas, Anda harus mendistribusikan lisensi Free Software dan/atau atribusi hak cipta bersama dengan perangkat lunak Anda. Kebanyakan penggunaan komersil dari perangkat lunak permisif menambahkan sebuah menu ke dalam produk mereka yang menampilkan semua lisensi perangkat lunak, atau mengikutkan versi cetak lisensi dari produk. Anda bisa menggunakan pendekatan yang sama untuk tetap mengikuti syarat dari lisensi-lisensi tersebut.\nMenggabungkan perangkat lunak copyleft Perangkat lunak copyleft tidak bisa digabungkan ke dalam perangkat lunak yang tidak-bebas. Kebanyakan Free Software dapat digabungkan ke dalam perangkat lunak copyleft, dan sebaliknya, jika lisensi mereka kompatibel. Umumnya, lisensi-lisensi permisif yang terkenal \u0026ndash; tapi tidak semua \u0026ndash; kompatibel dengan kebanyakan lisensi copyleft yang terkenal. Beberapa lisensi copyleft kompatibel dengan lisensi copyleft yang lain (misalnya, Mozilla Public License 2.0 kompatibel dengan lisensi-lisensi di dalam keluarga GNU), tapi kebanyakan juga tidak kompatibel. Bila dua proyek menggunakan lisensi copyleft yang sama maka mereka kompatibel satu dengan yang lain dan bisa berbagi kode dengan bebas.\nGNU memiliki daftar lisensi yang kompatibel dan tidak kompatibel dengan lisensi-lisensi copyleft dalam keluarga GPL. Menggabungkan kode permisif ke dalam sebuah proyek copyleft sangat mudah bila lisensi-nya kompatibel: lihat bagian sebelumnya.\nSebaliknya, menggabungkan perangkat lunak copyleft ke dalam proyek perangkat lunak permisif, tidak mudah. Pada kasus ini, gabungan hasil kerja harus memenuhi syarat-syarat dari lisensi copyleft. Mengatur kumpulan lisensi yang permisif dan copyleft dalam satu hasil kerja memungkinkan, namun ada implikasi-nya bagi proyek Anda. Hal ini sangat tidak disarankan bagi yang tidak berpengalaman: jangan campurkan kode copyleft ke dalam proyek permisif Anda kecuali bila Anda mempersiapkan proyek tersebut untuk pindah ke lisensi copyleft. Mengatur banyak lisensi dan hak cipta dalam satu proyek. Proyek yang kompleks dan besar biasanya menggabungkan perangkat lunak dari banyak sumber kode dengan beragam lisensi dan pemegang hak cipta. Jika proyek Anda seperti ini, kami rekomendasi kan untuk menerapkan spesifikasi REUSE ke dalam kerja Anda.\n","link":"https://writefreesoftware.org/id/learn/participate/derived-works/","section":"learn","title":"Penggunaan ulang Free Software"},{"body":"Situs ini sendiri adalah Free Software. Sumber kode untuk isi dan tampilannya ada di SourceHut, platform untuk pengembangan Free Software. Bukalah tautan tersebut untuk informasi tentang cara berkontribusi! Situs dan isinya menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA 4.0), sebuah lisensi copyleft.\nTema situs ini berbasis tema Hugo compose dengan lisensi MIT, hak cipta © 2020 Weru.\n","link":"https://writefreesoftware.org/id/learn/participate/this-site/","section":"learn","title":"Berkontribusi pada situs ini"},{"body":"","link":"https://writefreesoftware.org/id/categories/","section":"categories","title":"Categories"},{"body":" Membangun perangkat lunak untuk semua Free Software (Perangkat lunak Bebas) adalah gerakan kolaboratif global untuk membangun perangkat lunak yang terbaik dengan menghargai hak-hak dan kebebasan utama dari pengguna dan pembuatnya — kebebasan untuk memakai, mempelajari, meningkatkan, dan berbagi perangkat lunak.\nApa itu Free Software?Memulai\nFoto oleh Flo Köhler, CC-BY 3.0 ","link":"https://writefreesoftware.org/id/","section":"","title":"Membuat Free Software"},{"body":"","link":"https://writefreesoftware.org/id/tags/","section":"tags","title":"Tags"}]