Image
Cerpen

Cenderawasih dari Wanggita

Hay kenalin, namanya Rani. Nama lengkapnya ada di bio akun ini, satu dari sekian adek tingkat yang ku kenal beberapa tahun lalu di Jakarta. Sebagai senior waktu itu "seperti orang jutek" begitu katanya setelah kami nostalgia tentang perjumpan kami kala itu. Latar belakang dari keluarg sederhana memupuknya menghargai hal-hal yang sederhana, semisal nyirih berdua tanpa… Lanjutkan membaca Cenderawasih dari Wanggita

Image
Cerpen

Deru Samudera di Dadaku

Pagi ini bumi melayu dibasuh peluh air langit, memekakan keheningan orang-orang menumpuk di sini. Di tempat yang ku pijaki pertama kali pada 5 September 2014 silam pasca magrib. Di awal subhu pagi ini aku akan berpulang menapaki lorong-lorong sempit, tersesat pada belantara gedung-gedung menjulang tinggi (Jakarta). 4 september 2022 aku meninggalkan Bumi Melayu, ku sertakan… Lanjutkan membaca Deru Samudera di Dadaku

Image
Opini

Penderitaan “Kekerasan”

Kita akan membicarakan apa yang menjadi tujuan anda mengunjungi blog ini dan yang perlu diketahui apa yang anda harapkan dari membaca tulisan ini tentunya tidak akan menjadinya kenyataan. Penulis pun tidak akan menjamin kalau pengetahun anda akan bertambah dengan membaca tiap bagian dari tulisan ini. Alasan saya menulis ini datang dari lembaran pertama dari ulasannya… Lanjutkan membaca Penderitaan “Kekerasan”

Image
Opini

Desa ku Telah Berubah, Aku pun Mesti Berubah

Lahir dan besar di kampung seindah itu aku tidak pernah meninggalkan kampung itu sedikit pun. Aku pergi dengan membawah semua kenangan bersamanya, memperkanalkannya begitu ditel bagi mereka yang bertanya dari mana asal ku. “Kamu dari Papua?” ya tentu itu pertanyaan yang selalu dihadirkan sebab aku berperawakan Papua yang sangat mudah di identifikasi. Pertanyaan selanjutnya biasanya… Lanjutkan membaca Desa ku Telah Berubah, Aku pun Mesti Berubah

Image
Cerpen

Santi “Teman Hidup yang Berjarak”

Sore temaram jalan dipadati orang-orang urban kota. Tinggal selangkah ramadhan pergi meninggalkan jejak iman dan takwah yang terpatri dalam benak para pencari syafat kelak menjadi penyelamat akhirat. Bintang menjadi orang paling bahagia, wanita yang akhirnya di panggil Ti bakal menjadi teman berbuka puasa sore itu. Santi, dua minggu sudah mereka menjalin komunimasi by phon. Dari… Lanjutkan membaca Santi “Teman Hidup yang Berjarak”