PENA MUDA – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day berlangsung dengan nuansa berbeda di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). Ribuan buruh yang hadir tidak menggelar aksi tuntutan besar, melainkan mengikuti rangkaian kegiatan hiburan dengan panggung musik sebagai pusat perhatian massa.
PENA MUDA – Kampus kerap diagungkan sebagai mimbar kebebasan sekaligus ruang intelektual. Namun, realitas kembali menampar, yakni terkait kasus kekerasan seksual berbasis digital di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) yang baru-baru ini justru menunjukkan hal sebaliknya. Alih-alih menjadi ruang beradab yang menjunjung tinggi martabat kemanusiaan, lingkungan akademik masih gagal menyediakan rasa aman yang paling mendasar, khususnya bagi perempuan.
PENA MUDA – LPM Marhaen menggelar diskusi publik yang bertajuk “Hak atas Tubuh Perempuan dalam Cengkeraman Kapitalisme dan Patriarki” dalam rangka memperingati Dies Natalis LPM Marhaen ke-14 yang berlokasi di Perpustakaan Petojo Enclek, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat pada Jumat (17/04/26).
PENA MUDA – Sejumlah perwakilan dari masing-masing Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menghadiri audiensi bersama pihak rektorat di Auditorium Grha Tanoto, pada Rabu (1/4). Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan yang tertuang dalam dokumen Pakta Integritas, meliputi perbaikan sarana dan prasarana, penyediaan sekretariat ormawa, serta transparansi kebijakan kampus.
Judul : Tunggu Aku Sukses Nanti Sutradara : Naya Anindita Rilis : 18 Maret 2026 Genre : Drama Rating/Ulasan : 8,1/10 (IMDb) Durasi : 1 jam 50 menit
PENA MUDA — Tunggu Aku Sukses Nanti merupakan film yang disutradarai oleh Naya Anindita yang dapat mencuri perhatian penonton melalui potret realitas keluarga yang sangat dekat dengan realitas. Film ini dibintangi oleh aktor-aktor seperti Ardit Erwandha, Sarah Sechan, Afgansyah Reza, dan jajaran pemeran lainnya. Dengan genre drama, film ini tidak sekadar menyoroti kerasnya fase mencari kerja atau quarter-life crisis, tetapi juga memotret realitas pahit tentang rumitnya komunikasi antaranggota keluarga yang sering kali berujung pada luka batin. Melalui penceritaan visual yang kuat, penonton diajak menyelami realitas yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari.
PENA MUDA – Lobby merupakan ruang publik yang sering digunakan oleh sivitas akademika untuk berbagai aktivitas, mulai dari berbincang hingga sekadar berlalu-lalang. Sebagai ruang bersama, kenyamanan di area ini seharusnya menjadi tanggung jawab semua pihak. Namun, pada kenyataannya, masih banyak orang yang merokok di lobby, meskipun larangan telah jelas terpampang. Hal ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan, terutama bagi nonperokok.
Pena Muda — Bisnis mode selalu menjadi salah satu sektor yang paling menjanjikan setiap tahunnya. Di luar makna spiritualnya, Idulfitri juga telah menjadi momentum besar bagi tren fashion yang mampu menggerakkan pasar dalam skala luas. Kita tentu masih ingat bagaimana pada tahun 2023 jalanan mendadak dipenuhi hamparan warna hijau sage. Lalu pada 2024, tren tersebut bergeser cukup drastis ke arah warna-warna cerah dengan aksen shimmer yang berkilau.
PENA MUDA – Pembentukan Board of Peace (BOP) oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada 22 Januari 2026 memicu kontroversi internasional. Lembaga yang diklaim sebagai inisiatif perdamaian ini justru dinilai berpotensi melemahkan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam tata kelola perdamaian global. Dikutip dari Kompaspedia, secara konseptual Dewan Perdamaian awalnya dibentuk untuk mengawasi jalannya pemerintahan transisi di Gaza melalui Komite Nasional Administrasi Gaza. Namun dalam piagam pembentukannya, mandat lembaga ini kemudian diperluas hingga mencakup upaya penyelesaian konflik di tingkat global. Perluasan kewenangan tersebut memunculkan perdebatan, mengingat Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2803 Tahun 2025 sebenarnya telah memberikan dukungan terhadap rencana perdamaian di Gaza.
PENA MUDA – Bulan Ramadan sering kali identik dengan perubahan pola aktivitas sehari-hari. Meski sedang menjalankan ibadah puasa, kegiatan seperti kuliah, belajar, dan aktivitas lainnya tetap harus berjalan seperti biasa. Oleh karena itu, mendukung kondisi tubuh agar tetap bugar menjadi hal penting agar seseorang tetap bisa menjalani hari dengan produktif.
Judul buku: Ronggeng Dukuh Paruk Penulis: Ahmad Tohari Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia Tebal buku: 520 Halaman Tahun terbit: Januari 2026 (cetakan ke-7) ISBN: 978-602-8195-5
PENA MUDA – Ronggeng Dukuh Paruk merupakan novel populer karya Ahmad Tohari yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1982 dalam bentuk trilogi, sebelum kemudian disatukan menjadi satu jilid pada tahun 2003. Novel ini berlatar tahun 1960-an yang menceritakan perjalanan hidup Srintil, seorang penari ronggeng di pedukuhan terpencil bernama Dukuh Paruk. Lingkungan Dukuh Paruk membentuk sekaligus membelenggu kehidupan Srintil, memaksanya menerima takdir yang ditempa oleh adat, cinta, serta gejolak politik pada masa itu.