Panduan Submit Jurnal SINTA: Tingkatkan Publikasi Anda
Selain itu, jangan sertakan salam atau salam apa pun. Artikel harus segera dimulai dengan poin pertama.
SINTA (Science and Technology Index) adalah portal indeksasi publikasi ilmiah yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia. Lebih dari sekadar direktori, SINTA berfungsi sebagai tolak ukur kualitas dan kinerja publikasi ilmiah para peneliti, dosen, dan institusi di Indonesia. Memahami SINTA adalah langkah krusial sebelum memulai proses submit jurnal, karena peringkat SINTA jurnal secara langsung memengaruhi nilai angka kredit (kum) dan reputasi akademis.
SINTA mengklasifikasikan jurnal ilmiah ke dalam enam tingkatan, yaitu SINTA 1 (tertinggi) hingga SINTA 6 (terendah). Peringkat ini ditentukan berdasarkan beberapa faktor, termasuk:
- Kualitas Konten: Kedalaman riset, orisinalitas, metodologi yang digunakan, dan relevansi topik.
- Proses Peer-Review: Kualitas dan ketelitian proses penelaahan sejawat. Jurnal dengan proses peer-review yang ketat dan independen cenderung memiliki peringkat SINTA yang lebih tinggi.
- Manajemen Jurnal: Profesionalisme pengelolaan jurnal, termasuk kecepatan publikasi, kualitas penyuntingan, dan ketersediaan informasi kontak.
- Sitasi: Jumlah sitasi yang diterima oleh artikel yang diterbitkan dalam jurnal tersebut. Semakin banyak sitasi, semakin tinggi dampak dan pengakuan jurnal tersebut.
- Pengindeksan: Jurnal yang terindeks di basis data internasional bereputasi seperti Scopus, Web of Science, atau DOAJ cenderung memiliki peringkat SINTA yang lebih tinggi.
Penting untuk dicatat bahwa peringkat SINTA jurnal dapat berubah seiring waktu, karena Kemendikbudristek secara berkala melakukan evaluasi dan pembaruan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, selalu periksa peringkat SINTA jurnal terbaru sebelum melakukan submit.
Persiapan naskah yang teliti dan cermat adalah kunci keberhasilan publikasi. Naskah yang tidak memenuhi standar kualitas akan ditolak, meskipun topik penelitiannya menarik. Berikut adalah beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan:
- Orisinalitas: Pastikan naskah Anda adalah hasil penelitian asli dan belum pernah dipublikasikan di tempat lain. Hindari plagiarisme dengan melakukan pengecekan plagiarisme menggunakan perangkat lunak seperti Turnitin atau iThenticate. Ambang batas plagiarisme yang umum diterima adalah di bawah 20%, tetapi beberapa jurnal mungkin memiliki standar yang lebih ketat.
- Struktur Naskah: Ikuti format standar penulisan ilmiah, yang umumnya meliputi:
- Judul: Singkat, jelas, dan informatif, mencerminkan isi penelitian.
- Abstrak: Ringkasan padat yang mencakup tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan penelitian.
- Pendahuluan: Menjelaskan latar belakang masalah, tinjauan pustaka, dan rumusan masalah.
- Metode Penelitian: Menguraikan secara rinci desain penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, dan analisis data.
- Hasil Penelitian: Menyajikan temuan penelitian secara objektif, menggunakan tabel, grafik, atau gambar jika diperlukan.
- Pembahasan: Menjelaskan dan menginterpretasikan hasil penelitian, menghubungkannya dengan teori yang ada, dan membandingkannya dengan penelitian sebelumnya.
- Kesimpulan: Merangkum temuan utama penelitian dan memberikan implikasi serta saran untuk penelitian selanjutnya.
- Ucapan Terima Kasih (Opsional): Menyatakan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam penelitian.
- Daftar Pustaka: Mencantumkan semua sumber yang dirujuk dalam naskah, menggunakan format yang konsisten (misalnya APA, MLA, Chicago).
- Bahasa: Gunakan bahasa Indonesia yang baku, jelas, dan lugas. Hindari penggunaan bahasa yang ambigu atau bertele-tele. Jika jurnal target menggunakan bahasa Inggris, pastikan naskah diterjemahkan dengan baik oleh penerjemah profesional atau penyedia layanan proofreading.
- Format: Ikuti pedoman format penulisan yang ditetapkan oleh jurnal target. Perhatikan jenis huruf, ukuran huruf, margin, spasi, dan gaya sitasi.
- Referensi: Pastikan semua referensi yang dicantumkan akurat dan lengkap. Gunakan perangkat lunak manajemen referensi seperti Mendeley atau Zotero untuk memudahkan pengelolaan referensi.
Memilih jurnal target yang tepat adalah langkah penting untuk meningkatkan peluang publikasi. Pertimbangkan faktor-faktor berikut:
- Ruang Lingkup Jurnal: Pastikan topik penelitian Anda sesuai dengan ruang lingkup jurnal. Periksa deskripsi jurnal, tujuan dan cakupan, serta artikel-artikel yang telah dipublikasikan sebelumnya.
- Peringkat SINTA: Pilih jurnal dengan peringkat SINTA yang sesuai dengan target Anda. Jika Anda ingin meningkatkan angka kredit (kum) secara signifikan, targetkan jurnal dengan peringkat SINTA yang lebih tinggi. Namun, perlu diingat bahwa jurnal dengan peringkat SINTA yang lebih tinggi biasanya memiliki tingkat persaingan yang lebih ketat.
- Reputasi Jurnal: Periksa reputasi jurnal di kalangan peneliti dan akademisi. Jurnal dengan reputasi baik biasanya memiliki proses peer-review yang ketat dan standar kualitas yang tinggi.
- Waktu Publikasi: Perhatikan waktu publikasi jurnal. Beberapa jurnal memiliki waktu publikasi yang lebih cepat daripada yang lain. Jika Anda membutuhkan publikasi yang cepat, pilih jurnal dengan waktu publikasi yang singkat.
- Biaya Publikasi: Beberapa jurnal mengenakan biaya publikasi (Article Processing Charge/APC), sementara yang lain tidak. Periksa kebijakan biaya publikasi jurnal sebelum melakukan submit. Pastikan Anda memiliki dana yang cukup untuk membayar biaya publikasi jika diperlukan.
- Pengindeksan: Periksa apakah jurnal terindeks di basis data yang relevan dengan bidang Anda. Jurnal yang terindeks di basis data seperti Scopus, Web of Science, atau DOAJ memiliki visibilitas yang lebih tinggi.
Untuk membantu Anda memilih jurnal target, Anda dapat menggunakan alat bantu pencarian jurnal seperti Journal Finder atau Elsevier JournalFinder. Alat-alat ini memungkinkan Anda untuk mencari jurnal berdasarkan topik penelitian, kata kunci, dan abstrak.
Setelah Anda memilih jurnal target, ikuti proses submit yang ditetapkan oleh jurnal tersebut. Proses submit umumnya melibatkan langkah-langkah berikut:
- Registrasi: Buat akun di sistem submit jurnal (biasanya melalui website jurnal).
- Submit Naskah: Unggah naskah Anda beserta dokumen pendukung lainnya (misalnya surat pengantar, pernyataan orisinalitas, dan hasil pengecekan plagiarisme).
- Mengisi Formulir: Isi formulir submit yang berisi informasi tentang penulis, judul naskah, abstrak, kata kunci, dan informasi lainnya.
- Tinjauan: Setelah submit, naskah Anda akan ditelaah oleh editor dan reviewer. Proses review dapat memakan waktu beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan.
- Revisi: Jika naskah Anda diterima dengan revisi, lakukan revisi sesuai dengan saran dan komentar dari reviewer.
- Kirim ulang: Unggah kembali naskah yang telah direvisi.
- Pengoreksian: Setelah revisi disetujui, Anda mungkin diminta untuk melakukan proofreading naskah untuk memastikan tidak ada kesalahan tata bahasa atau ketik.
- Penerbitan: Setelah proofreading selesai, naskah Anda akan diterbitkan secara online atau cetak.
Selama proses submit, penting untuk berkomunikasi secara profesional dan sopan dengan editor dan reviewer. Tanggapi komentar dan saran mereka dengan serius dan lakukan revisi yang diperlukan. Jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah, jangan ragu untuk menghubungi editor.
Setelah naskah Anda dipublikasikan, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan visibilitas dan dampak penelitian Anda:
- Promosikan Artikel Anda: Sebarkan informasi tentang artikel Anda melalui media sosial, website pribadi, atau blog.
- Bagikan Artikel Anda: Bagikan artikel Anda kepada kolega, teman, dan peneliti lain yang tertarik dengan topik penelitian Anda.
- Sitasi Artikel Anda: Rujuk artikel Anda dalam penelitian Anda selanjutnya.
- Gabung dengan Komunitas Ilmiah: Berpartisipasilah dalam konferensi dan seminar ilmiah untuk mempresentasikan penelitian Anda dan berinteraksi dengan peneliti lain.
- Pantau Sitasi: Pantau jumlah sitasi yang diterima oleh artikel Anda. Semakin banyak sitasi, semakin tinggi dampak penelitian Anda. Anda dapat menggunakan Google Scholar atau Scopus untuk memantau sitasi.
Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat meningkatkan peluang publikasi artikel Anda di jurnal SINTA dan meningkatkan dampak penelitian Anda. Sukses selalu!

