Menatap Dunia Melalui Kartu Pos | ポストカードを通して世界を見つめて | पोस्टकार्ड के माध्यम से विश्व को घूर
Tampilkan postingan dengan label Uzbekistan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Uzbekistan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 Februari 2019
Selasa, 28 Januari 2014
[Uzbekistan] Dzharkurganskiy Minaret
Sejauh ini, kartu pos bergambar Dzharkurganskiy Minaret atau Menara Masjid Jakurgan inilah yang pencarian informasinya cukup menyita waktu :) Padahal sebelum ini sudah dua kartu pos dari Uzbekistan saya ulas dan informasinya tersaji dengan mudah. Tulisan "Surxondaryo" yang berada di balik kartu pos mengarah kepada Provinsi Surxondaryo yang ada di Uzbekistan. Sedangkan "Djarqo'rg'on Minorasi" mengarah ke beberapa laman yang menggunakan huruf Rusia sehingga ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi Dzharkurganskiy Minaret dan... sayangnya Dzharkurganskiy Minaret kembali diterjemahkan oleh google ke dalam bahasa Rusia :D
Provinsi Surxondaryo adalah provinsi yang terletak di selatan Uzbekistan. Resmi didirikan pada tanggal 6 Maret 1941 dengan ibukota Provinsi bernama Termez. Namun sebetulnya Termez merupakan kota tua yang bahkan telah merayakan ulang tahun ke-2500 pada tahun 2002 silam. Pada abad ke-6 SM Kekaisaran Achaemenids sudah menyebut bahwa Termez adalah kota tua. Bahkan pada tahun 329 SM, Alexander Agung berhasil menaklukkan kota ini.
Nah, Jarkurgan Minaret atau Menara Masjid Jarkurgan sendiri dibangun pada tahun 1108 s.d 1109 atau awal abad ke-12. Terletak 60 km dari kota Termez tepatnya berada di sebuah desa kecil bernama Dzharkurgan. Menara masjid ini milik sebuah masjid besar yang dindingnya dilapisi oleh batu bata yang dibakar.
Bentuk gelombang yang ada pada menara sangat unik diantara struktur menara serupa yang ada di Asia Tengah. Hal ini lebih mencirikan bangunan Buddha yang ada di India dan Semenanjung Indochina. Struktur seperti ini memperlihatkan kesan kelembutan dan keanggunan yang membuat ornamen baru herringbone ini seperti jaringan lunak ketimbang struktur monumental.
Saat ini Menara Masjid Jarkurgan kehilangan tinggi aslinya. Kini tingginya hanya 21,6 meter dan diukur dan diperiksa langsung pada tahun 1927. Dan, di tahun 1948 di bawah kepemimpinan VP Petrov, menara ini kembali diukur secara detail. Sebagaimana fungsinya menara masjid, fungsi utama menara ini untuk muazin menyerukan azan. Dilain sisi, menara ini juga berfungsi sebagai menara pengawas di masa lalu. Jika penasaran ingin melihat menara ini ketika zaman dulu, silahkan klik disini. Alena, sekali lagi terima kasih atas kartu pos yang kamu kirimkan kepada saya :)
Senin, 27 Januari 2014
[Uzbekistan] Itchan Kala In Xiva
Xiva atau Khiva adalah kota berpenduduk 50 ribu orang yang terletak di Provinsi Xorazm, Uzbekistan. Meskipun arkeolog menyatakan bahwa kota ini sudah ada sejak abad ke-6, kota Khiva pertama kali tercatat oleh wisatawan Muslim di abad ke-10. Pada awal abad ke-17, Khiva menjadi ibukota Khanate Khiva dan diperintah oleh Astrakhans sebuah dinasti Genghis Khan.
Pada awalnya penduduk kota ini banyak dihuni oleh warga Iran dan dikenalkah bahasa Khwarezmian yang merupakan bahasa Iran Timur. Selanjutnya, kekuasaan Iran di kota ini diambil alih oleh Turki di abad ke-10 Masehi dan secara perlahan penduduknya mulai menggunakan bahasa Turki. Sayangnya, pada tahun 1873 Jenderal Rusia bernama Von Kaufam melancarkan serangan hingga pada akhirnya Khiva jatuh pada tanggal 28 Mei 1873. Uniknya meskipun Kekaisaran Rusia menguasai kota ini, Khiva tetap diperbolehkan secara prektorat berdiri sendiri/independen.
Setelah Bolshevik merebut kekuasaan atas kota ini setelah peristiwa Revolusi Oktober, Uzbekistan bergabung ke Uni Soviet pada tahun 1924. Masih butuh waktu lama bagi Uzbekistan agar merdeka dan mampu berdiri sendiri sebagai negara yang utuh hingga kemudian pada tanggal 25 Desember 1991, Uzbekistan merdeka dengan sebenar-benarnya.
Cerita tradisional yang berkembang di Khiva mencatat mengenai keberadaan salah satu anak nabi Nuh. Konon, Shem (anak nabi Nuh) setelah peristiwa banjir besar, ia menemukan dirinya mengembara di padang pasir lalu tertidur. Dalam mimpinya, ia melihat 300 obor terbakar. Bagi Shem ini pertanda baik dan dia mendirikan kota dengan bentuk kapal secara garis besar dengan penempatan obor sesuai dengan yang ada dalam mimpinya. Cerita lain mengatakan bahwa ketika para musafir melewati kota ini dan meminum air yang ada di kota ini, mereka berseru, "Khey yakh!" (Menyenangkan -air tersebut) karena itulah kota ini dikenal sebagai Kheyvakh yang kini berganti menjadi Khiva.
Lalu bangunan apa yang ada di dalam kartu pos ini? Itu adalah West Gate atau Gerbang Barat area Itchan Kala, yakni kawasan yang memiliki lebih dari 50 monumen bersejarah, 250 rumah tua (yang dibangun di abad ke-18 dan ke-19), Masjid Djuma (didirikan pada abad ke-10 dan dibangun kembali tahun 1788-1789) dan bangunan berstruktur kuno lainnya. Ini adalah situs Uzbekistan pertama yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia yang harus dilindungi.
Fitur yang paling spektakuler dari Itchan Kala adalah dinding bata crenellated dan empat gerbang di setiap sisi benteng (dengan ketinggian hingga 10 meter) yang dibangun pada abad ke-10 (dan diperbaiki di abad ke-17). Oleh karena itulah Itchan Kala dijuluki "Inner town" alias kota batin. Yakni 'kota' di dalam sebuah kota. Arsitektur bangunan yang ada di Itchan Kala kental dengan nuansa muslimnya.
Sebelum mengakhiri tulisan mengenai Itchan Kala, mari saya ajak menembus ruang dan waktu untuk mendatangi kota indah ini.
[Uzbekistan] Historic Centre of Shakhrisyabz : Aq-Saray Palace
Shakhrisabz adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Qashqadaryo. Terletak di Uzbekistan, negara pecahan Uni Soviet, tepatnya berada di sebelah selatan dari Samarkand. Shakhrisabz terletak di dataran dengan ketinggian 622 meter dan merupakan tempat kelahiran kaum Turko-Mongol pada abad ke-14. Turko-Mongol sendiri ialah julukan bagi para perantau yang hidup pada masa Kekaisaran Mongol.
Kota ini sebelumnya dikenal dengan nama Kesh yang berarti "menyenangkan hati". Sempat juga diidentifikasi sebagai Nautaca kuno. Shahrisabz adalah salah satu kota paling kuno di Asia Tengah. Didirikan lebih dari 2700 tahun lalu dan dari abad ke-6 hingga abad ke-4 SM kota ini menjadi bagian Kekaisaran Akhemenid.
Alexander Agung yang terkenal itu bahkan bertemu istrinya -Roxanna di kota ini takkala menghabiskan musim dingin pada tahun 328-327 SM. Di kota inilah pusat sejarah Shakhrisyabz berdiri. Di sini terdapat beberapa monumen yang secara kesatuan dilindungi oleh UNESCO pada tahun 2000 sebagai situs warisan dunia yang harus tetap dilestarikan.
Bangunan yang ada di kartu pos itu ialah Aq-Saray Palace yakni sebuah istana yang terletak di bagian timur laut Shahrisabz. Istana ini dibangun pada tahun 1380 dengan desain megah yang mencirikan periode Timurid. Istana ini sempat hancur sehingga bagian kubahnya yang konon setinggi 50 meter juga tak tersisa. Namun, fondasi gerbang besar tetap berdiri kokoh. Fondasi inilah yang nampak pada kartu pos ini. Uniknya, di gerbang masuk Aq-Saray terdapat sebuah tulisan yang berbunyi, "If you challenge our power - look at our buildings!" Wow! Untuk melihat istana ini secara lebih luas silahkan klik ini.
Prangko ini bertuliskan "So'zana Andijon" merupakan seri prangko keluaran Uzbekistan yang mendandai kesembilan belas ASR Ozbekistonning. Hmm, terus terang saya agak kurang paham apa maksudnya. Google translate pun tidak banyak membantu. Walau begitu, saya senang mendapatkan kartu pos dengan gambar sisa bangunan bersejarah ini. Luar biasa! Terima kasih Elena :)
Langganan:
Komentar (Atom)







